blog-indonesia.com

Senin, 03 Februari 2014

Dua Unit Becak Listrik Buatan Yogyakarta Jalani Uji Coba

Ilustrasi becak listrikYogyakarta Dua unit becak listrik yang dikembangkan oleh warga Kota Yogyakarta diluncurkan dan sekaligus dilakukan uji coba.

"Tujuan dibuat becak listrik adalah untuk meringankan beban pengemudi becak, khususnya yang sudah berusia tua," kata Winawan selaku perancang becak listrik tersebut di Yogyakarta, Minggu (2/2).

Menurut dia, becak listrik tersebut merupakan modifikasi dari becak tradisional dengan menambahkan dinamo sebagai sumber tenaga listriknya. Biaya yang dibutuhkan untuk membuat satu unit becak listrik adalah sekitar Rp 10 juta.

Selain memanfaatkan tenaga listrik sehingga becak bisa dipacu dengan kecepatan 30 kilometer per jam, pengemudi juga tetap bisa memanfaatkan pedal becak untuk mengayuhnya ketika tenaga listrik sudah habis.

Becak tersebut juga dilengkapi dengan berbagai alat pengaman, seperti rem cakram di roda belakang, lampu sein, lampu depan dan klakson.

Daya listrik yang dibutuhkan untuk mengisi baterai adalah 450 watt. "Dalam satu kali pengisian baterai, becak tersebut dapat menempuh jarak 60 kilometer," katanya yang menyebut pembuatan becak listrik itu mendapat dukungan dari Hanafi Rais Center.

Sementara itu, Hanafi Rais yang datang dalam kegiatan tersebut menyatakan becak listrik tersebut adalah becak yang ramah lingkungan. "Sudah ada sepeda listrik serta mobil listrik dan kini muncul becak listrik," katanya.

Hanafi yang kini tercatat menjadi salah satu calon anggota legislatif itu menyatakan, dua unit becak listrik tersebut kemudian akan diberikan kepada dua pengemudi becak yang sudah berusia lanjut.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Yogyakarta, Agus Triyatno mengatakan, pihaknya turut memantau pelaksanaan peluncuran becak listrik sebagai antisipasi apabila terdapat unsur pelanggaran kampanye.

"Berdasarkan hasil pemantauan, kegiatan tersebut tidak mengandung unsur kampanye atau pelanggaran lainnya karena tidak ada orasi atau ajakan untuk memilih calon anggota legislatif yang bersangkutan," katanya.

Agus menambahkan bahwa panitia penyelenggara kegiatan juga sudah melakukan pemberitahuan ke Panwaslu Kota Yogyakarta. "Jika ada pelanggaran kampanye, tentu akan kami tindak tegas," katanya.


0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More