N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KRI Raden Eddy Martadinata 331

PKR 10514, Kapal frigat pertama produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Krait

Kapal patroli 40 m berbahan almunium alloy produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

Panser Canon 90mm

Kendaraan militer dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

PT44 Gudel

Kendaraan taktis militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Rabu, 29 Juni 2011

Rangkul Jurnalis, Telkomsel Hadirkan 'Cellular Updates'

JAKARTA - Menyadari pentingnya peran media dalam menyebarkan informasi terkini seputar industri telekomunikasi, operator seluler Telkomsel memutuskan untuk menyelenggarakan acara 'Cellular Updates', yang bakal mengupas topik-topik hangat industri tersebut.

Namun tidak bisa dipungkiri pengetahuan seputar industri telekomunikasi tidaklah merata di kalangan jurnalis. Hal ini mencuatkan kekhawatiran tersendiri di kalangan operator maupun pelaku bisnis lain bahwa masyarakat akan memperoleh informasi yang kurang lengkap, atau bahkan salah.

Pertimbangan ini kemudian mendorong Telkomsel berinisiatif menggelar diskusi singkat setiap bulannya guna membahas topik-topik hangat di dunia telekomunikasi maupun teknologi.

"Industri seluler dan media mengalami perkembangan yang sangat dinamis serta memiliki keterkaitan sangat erat. Karena itu dibutuhkan keseimbangan informasi antara operator dan media sebelum meneruskan informasi itu kepada publik," jelas Deputy Vice President Corporate Secretary Telkomsel Aulia Ersyah Marinto pada gelaran Cellular Updates perdana di Bibliotheque, Sampoerna Strategic Building, Selasa (28/6/2011).

Selain menyediakan tempat, Telkomsel juga berkomitmen menghadirkan narasumber yang kompeten sesuai topik pembahasan. “Kami ingin ada pihak-pihak lain yang memberikan nilai lebih, dalam hal ini narasumber. Entah itu dari kalangan regulator, technology provider, atau bahkan psikolog,” tambah Aulia.

"Ini merupakan langkah awal kami untuk bisa memberikan informasi lebih dalam dan luas kepada masyarakat umum," pungkasnya.

Pada gelaran perdananya, Cellular Updates Telkomsel memilih untuk membahas layanan dompet mobile T-cash dengan narasumber Bambang Supriogo selaku Vice President T-cash Management.(van)


Okezone

Membangun Social Game yang Menguntungkan

KOMPAS.com - Perkembangan industri game kini tak sekadar untuk hiburan bagi penggunanya. Berkembangnya sosial media ternyata juga mempengaruhi perkembangan "social game" di mana aplikasi-aplikasi game mulai masuk ke dalam sosial media. Kenyataan ini, bisa jadi lahan subur untuk meraup keuntungan bagi para developer.

Sebelum bicara tentang bisnis model, sebaiknya developer menganalisis behaviour para gamer. "Gamer itu ada bermacam-macam. Ada Core Gamer, Status Gamer, Actual Gamer, dan Social Gamer. Sebelum masuk ke dalam bisnis game anda harus tahu dulu akan masuk ke pasar gamer yang mana, di antara empat jenis gamer ini," ujar Marlin Sugama, Co-Founder of Main Studios, salah satu pembicara dalam seminar Sparx Up dengan tema "The Rise of Social Game" di IDS, Epicentrum, Jakarta, Kamis (23/6/2011).

Menurut Marlin, Core gamer adalah pemain game yang menghabiskan seluruh waktunya hanya untuk bermain game. Bahkan bisa tiga hari tiga malam berada di depan layar komputer atau perangkat game miliknya. Sedangkan Status Gamer adalah pemain game yang hanya senang mengumpulkan gadget-gadget yang di dalamnya menyediakan aplikasi game. Status gamer bahkan tidak pernah menamatkan setiap game yang dimainkannya karena yang dicari hanya status sosial bahwa ia pencinta game dan memiliki semua gadget dan peralatan game dari produk lama hingga produk terbaru.

Actual gamer adalah pemain game yang hanya memainkan game di sela-sela kesibukan melalui handphone, laptop, atau tablet miliknya. Sedangkan social gamer adalah pemain game yang memainkan aplikasi game melalui sosial media dengan tujuan memperluas jaringan pertemanan.

"Orang yang bermain game di Facebook belum tentu masuk kategori social gamer. Kalau dia tidak bertujuan memperluas pertemanan dan hanya memainkan aplikasi secara terus-menerus, dia bisa masuk kategori core gamer," tambah Marlin.

Setelah mengetahui jenis-jenis gamer dan perilakunya, developer game bisa mulai membangun game dengan fokus kepada satu jenis gamer. Social gamer adalah salah satu pasar yang bagus pada masa kini karena meningkatnya jumlah pengguna sosial media cukup signifikan untuk menjadi target bisnis game.

Berdasarkan data dari Dean Takahashi yang dijelaskan Marlin, untuk membangun social media game, seorang developer membutuhkan budget minimal 100.000 - 300.000 dollar AS dengan developing time selama 4 hingga 12 minggu, dan developing team berjumlah minimal 10 orang. Setelah game dibangun dan dipublikasikan, hal penting yang harus selalu dilakukan adalah melakukan weekly feature update dan merespon balik setiap feedback dari pengguna.

"Weekly feature update harus rutin dilakukan, kalau tidak, gamer akan bosan. Namun, update mingguan ini membutuhkan biaya yang besar, jadi Anda juga harus memikirkan timbal balik uang dari gamer. Jangan bangga game anda dimainkan ratusan ribu bahkan jutaan pengguna, tapi kalau tidak ada uangnya, percuma Anda berbisnis game," ungkap Marlin.

Untuk mendapatkan penghasilan dari bisnis game ini, developer harus menentukan bisnis model yang dijalankannya.

Untuk mendapatkan penghasilan dari bisnis game ini, developer harus menentukan bisnis model yang dijalankannya. Bisnis model untuk video game adalah dimulai dari developer ke publisher, hingga ke end user. Sedangkan bisnis model untuk mobile game adalah dimulai dari developer ke perusahaan porting, lalu ke publisher, baru sampai ke end user.

Perusahaan porting adalah penyedia layanan porting untuk aplikasi game pada perangkat mobile. "Game yang sudah jadi, harus di-porting agar bisa support untuk banyak handset. Standar porting adalah 250 kali. Jadi satu game saja harus di-porting selama 250 kali. Maka, untuk developer yang ingin berbisnis di aplikasi mobile, harus menyediakan budget tambahan untuk porting ini," jelas Marlin.

Setelah mengetahui bisnis model, developer bisa menentukan cara pembayaran. Cara pembayaran untuk game yang selama ini dilakukan diantaranya melalui subscribe, download, atau F2P (free to play). Marlin menyarankan menggunakan F2P untuk mengembangkan social game. F2P juga memiliki beragam pilihan, yakni item mall, donations, exclusive sponsorship, dan Ingame/advergaming.

Sistem pembayaran item mall adalah game yang dimainkan gratis di awal namun untuk beberapa item tertentu, gamer harus membayar sejumlah uang. Jika memilih untuk tetap main secara gratis, gamer hanya memiliki akses yang terbatas pada beberapa item tertentu saja. Sedangkan sistem pembayaran donations adalah memberikan kesempatan kepada gamer untuk mendonasikan sejumlah uang tanpa diberi target tertentu. Gamer bisa mentransfer sesuai kemampuannya.

Lalu sistem pembayaran exclusive sponsorship adalah anda membangun game untuk digunakan marketing communications sebuah perusahaan untuk menyampaikan pesan-pesan produk. Beberapa perusahaan seperti produsen rokok dan minuman ion pernah melakukan hal ini untuk mengedukasi konsumen tentang produk sekaligus mendekatkan perusahaan dengan konsumen. Seluruh biaya produksi akan ditangung perusahaan dan anda pun akan bisa memperoleh keuntungan.

Terakhir adalah sistem pembayaran dengan ingame/advergaming adalah anda memasukkan iklan sponsor di sisi kanan atau kiri game, atau bahkan setelah game usai dimainkan. Iklan tersebut juga bisa berupa link ke anak perusahaan anda sendiri atau link ke game lain yang juga anda kembangkan. Sistem ini biasa disebut cross promotion. Sistem ini pernah dilakukan oleh Zynga, yang membuat para gamer mengenal semua game yang dikembangkan Zynga tanpa perlu promosi yang berlebihan.


KOMPAS

Bangun Perusahaan Digital sejak Muda

KOMPAS.com - Mungkin gambaran pengusaha di zaman dulu adalah seorang dengan modal besar dan usia yang sudah matang. Pengusaha zaman sekarang, apalagi seorang technopreneur sudah tak lagi menunggu usia matang. Usia muda bukan alasan untuk menunda mendirikan perusahaan baru atau start up, namun justru menjadi semangat untuk mematangkan pengalaman.

Empat orang pendiri start up berusia muda membagi pengalaman mereka mendirikan dan mengembangkan usaha yang mereka bangun dalam acara #StartUpLokal Storm di @america, Jakarta, Minggu (26/6/2011). Keempat orang tersebut adalah Ridho Irawan (23 tahun) – salah satu pendiri eXo Digital dan country representative www.games.co.id. Lalu Shieny Aprilia (24 tahun) – salah satu pendiri Agate Studio. Dua orang lainnya saat ini masih berstatus mahasiswa dan mereka memulai start up sejak masih duduk di bangku sekolah, yakni Tyovan Ari Widagdo (19 tahun) –pendiri www.vemobo.co.id dan Nafi A.Putrawan (16 tahun) – pendiri www.hexacreative.web.id

Ridho Irawan menceritakan 'keisengannya' membeli domain games.co.id bersama seorang temannya saat kuliah. Tahun 2005, Ridho melakukan maintenance karena web tersebut tidak terurus. Namun, secara tak terduga domain itu justru ditawar 10.000 dollar AS oleh perusahaan dari Belanda. "Saya hanya modal 20 USD (dollar AS), lalu ditawar 10.000 USD tentu saja saya tidak menolak saat itu, apalagi masih kuliah. Uang segitu besar sekali," ungkap Ridho.

Setelah domain miliknya diakuisisi perusahaan Belanda tersebut, kini games.co.id menjadi portal games dengan trafik paling tinggi di Indonesia. Lebih dari 2000 game tersedia di portal ini dan 20 persennya merupakan buatan lokal yakni dari Bandung dan Yogyakarta. Tahun 2010, games.co.id menduduki posisi rating 9 untuk local website berdasarkan Alexa rating.

Nafi A.Putrawan memiliki kisah yang lebih unik. Sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama, ia sudah bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang desain. Ketertarikannya di bidang desain ia aplikasikan di komputer miliknya di rumah. Ia juga sering berkumpul dengan komunitas desain untuk memperluas jaringan pertemanan sekaligus saling berbagi ilmu.

Juni 2009, Nafi mulai berani memutuskan untuk mendirikan start up sendiri. Hanya bermodalkan komputer di rumah, dengan koneksi internet seadanya, start up company miliknya pun ia bangun dan jalankan. Ia mendirikan hexacreative.web.id dengan mentor Sanny Gaddafi yang dikenalnya dari salah satu seminar start up. Kini klien Nafi terdiri dari PT Zahir Internasional, Counstruct Singapore, PT. Bluevision Group, InterRail Europe, Leonisecret, dan Murazaki Dental Care. Ia kini telah memiliki satu orang marketing dan 12 orang pengelola web application.

Start up yang paling berani nekat mungkin Agate Studio. Sebelum terbentuk, para developer game Agate telah membangun sebuah game yakni Twilight Project di tahun 2007. "Kami adalah sekumpulan orang-orang penggila game yang saat itu berpikir untuk membangun game yang sangat idealis. Semuanya harus sempurna, sampai ramai sendiri kalau mendiskusikannya. Kami begadang untuk menyelesaikan proyek idealis tersebut," kenang Shieny Aprilia.

April 2009 Agate Studio diresmikan. Para pendiri Agate Studio kemudian rajin mengikuti berbagai kompetisi dan memenangkan juara 3 Best Character Design UKSW Salatiga. Setelah itu, Agate Studio terus mengikuti berbagai lomba namun tidak menang. "Yang penting semangat dulu. Kalah-menang urusan belakangan,” ujar Shieny. Dalam menjalankan Agate Studi, prinsip 'yang penting semangat dulu' juga dijalankan para karyawan. Shieny mengaku saat pertama kali dibangun, Agate Studio hanya mempekerjakan 15 orang karyawan dengan gaji Rp 50 ribu. Saat ini, Agate Studio telah memiliki 53 orang kru yang terbagi dalam berbagai bidang. "Sekarang gajinya sudah tidak segitu," ungkap Shieny.

Menurutnya, yang membuat karyawan Agate Studio mau digaji Rp 50 ribu dengan jam kerja 15 jam per hari adalah karena mereka memiliki passion yang sama dalam industry game. Mereka bukan hanya mencari keuntungan melainkan kepuasan batin dalam hal membangun dan me-maintenance sebuah game.

Tyovan Ari Widagdo punya cerita yang berbeda. Mahasiswa semester 4 jurusan Teknologi Informasi dari Binus University ini memulai start up sejak kelas 1 SMA. Ia membangun e-wonosobo.com yang merupakan portal berita dan pariwisata tentang Kota Wonosobo. Ia menyebut portal tersebut sebagai "trial toys moneymaker" yang ternyata memang menghasilkan keuntungan hingga sekarang. Kini ia juga telah membangun dan mengembangkan IT consultant web di www.vemob.co.id dan juga mendirikan portal www.doktervirus.net yang memberikan layanan antivirus sesuai kebutuhan.

Keempat pendiri start up usia muda ini sepakat bahwa skill (keahlian), networking (jaringan), dan capital (finansial-modal-keuntungan) perlu dimiliki untuk mendirikan dan mengembangkan start up. Namun, menurut Shieny, yang paling penting adalah semangat untuk membangun dan semangat untuk konsisten terhadap apa telah dibangun.

Sedangkan Tyovan menyarankan agar tetap menghitung keuntungan. Kalau tidak juga untung, tinggalkan. Sementara Nafi berpesan bagi pendiri start up berusia muda dan masih awam agar banyak berkonsultasi dengan mentor. "Pendiri start up harus punya mentor yang bisa membimbing. Mentor bisa dicari dan dikenal dengan menghadiri event-event start up, seminar-seminar, dan lainnya," ungkap Nafi.

Satu hal lagi yang disepakati oleh keempat pendiri start up usia muda ini adalah bahwa untuk mendirikan start up harus terlebih dahulu membentuk tim yang saling mendukung. Orang-orang yang jago membangun game saja tidak cukup apabila tidak ada orang yang ahli marketing untuk memasarkan game. Perpaduan orang-orang yang ahli mengenai konsep, teknologi, dan bisnis akan membantu start up bertahan dan cepat mengalami pertumbuhan.


KOMPAS

Selasa, 28 Juni 2011

5 Langkah Membersihkan Virus Palsu Mac Security

Mac Security (vaksin)

Jakarta - Pengguna Mac OS dinaungi ancaman program jahat yang mengaku-ngaku menjadi antivirus. Salah satu yang patut diwaspadai adalah Mac Security yang menyebar dengan memanfaatkan hasil pencarian gambar Google.

Dilihat sekilas dari nama dan tampilannya, Mac Security begitu mirip dengan antivirus beneran. Namun sayang, virus dengan nama lain Trojan.Fakealert.20856 ini bisa mengambil data atau informasi kartu kredit korbannya. Cukup berbahaya bukan?

Berikut 5 langkah untuk membersihkan virus palsu di Mac OS tersebut:

1.Putuskan koneksi jaringan/internet.

2.Matikan proses Mac Security (Trojan.Fakealert.20856)


  • Klik menu Go, pilih Utilities.
  • Pada Utilities, Double klik file Activity Monitor
  • Pada Activity Monitor, pilih proses dengan nama Mac Security kemudian klik Quit Process.

3. Hapus Mac Security (Trojan.Fakealert.20856)


  • Klik menu Go, pilih Applications.
  • Pada Applications, pilih MacSecurity.
  • Kemudian tarik geser program MacSecurity menuju folder Trash.
  • Selanjutnya klik menu Finder, pilih Empty Trash.
  • Saat muncul pesan untuk menghapus secara permanen, klik OK.

4. Hapus login account Mac Security (Trojan.Fakealert.20856)


  • Klik logo Apple, pilih System Preferences.
  • Pada System Preferences, pilih Account.
  • Pada jendela Account, pilih salah satu account kemudian pilih tab Login Items.
  • Selanjutnya pilih pada Mac Security kemudian klik tombol (-) .
  • Lakukan juga terhadap account-account yang lain.

5. Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang terupdate dan mengenali malware ini dengan baik.


*Penulis, Adi Saputra merupakan Lab and Research Head Vaksincom.
( ash / ash )


detikInet

7 Gejala Terinfeksi Virus Mac Security

Mac Security (vaksin)

Jakarta - Jangan terperdaya dengan nama aplikasi ini, Mac Security. Sekilas ia merupakan aplikasi keamanan untuk Mac OS, padahal ini adalah program jahat yang menyamar menjadi antivirus palsu.

Aplikasi ini memiliki nama asli Trojan.Fakealert.20856, dan akan terdownload saat Anda mengakses sebuah link dari situs atau jejaring sosial dan menjalankan file tersebut. File ini umumnya bernama 'MacSecurity3s.mpkg', berukuran 1,9 MB, dan memiliki tipe file installer package.

Secara umum, browser Safari pada Mac Os memiliki fitur 'Open save file after downloading' yang sudah terpilih secara standar. Sehingga jika sudah mendownload, maka secara otomatis jendela instalasi dari Mac Security akan terbuka dan user akan terpaksa untuk menjalankan hingga selesai.

Berikut gejala yang terjadi jika komputer Anda sudah terinfeksi:

1. Aktif pada start-up dan memunculkan splash screen
Setiap komputer dinyalakan, Mac Security (Trojan.Fakealert.20856) akan langsung aktif pada start-up dan akan muncul splash screen.

2. Aktif pada taskbar dan memunculkan pesan pop-up
Mac Security juga akan aktif pada taskbar Mac OS dan akan memunculkan pesan pop-up pada waktu-waktu tertentu.

3. Memiliki tampilan program yang mirip antivirus
Salah satu yang membuat Mac Security dan varian Mac Defender lainnya tampak meyakinkan yaitu tampilan program yang hampir mirip dengan program antivirus. Hal ini digunakan untuk memanipulasi pengguna Mac OS bahwa seolah-olah menggunakan produk antivirus dan agar bersedia membayar lisensinya.

4. Menawarkan lisensi antivirus melalui web secara online
Jika status scan menunjukan adanya varian malware, maka Mac Security akan menawarkan untuk proses pembersihan dengan terlebih dahulu membeli lisensi via internet dengan biaya antara USD 59,95 hingga USD 79,95. Pembuat virus telah membuat beberapa link situs palsu yang digunakan untuk meyakinkan pengguna komputer.

5. Mengambil data atau informasi kartu kredit
Saat menawarkan proses pembelian lisensi tersebut via internet, pengguna akan diminta untuk memasukkan data atau informasi kartu kredit. Hal ini merupakan cara agar pembuat virus mendapatkan data atau informasi kartu kredit dari link situs palsu yang telah dibuat tersebut.

6. Menggunakan email dan website palsu agar memudahkan informasi pembelian Mac Security
Agar pengguna komputer percaya, pembuat virus mencantumkan email dan website palsu untuk memudahkan proses pembelian dari Mac Security. Alamat website yang dicantumkan yaitu antara 'mac-defence.com' dan 'macbookprotection.com'. Kedua website ini diidentifikasi berasal dari Rusia.

7. Terintegrasi dengan login account Mac OS
Agar dapat aktif dan berjalan pada seluruh account termasuk Admin, Mac Security menambahkan pada diri pada login account atau disebut start-up pada Windows.

Berikut metode penyebaran Mac Security:

-. SEO (Search Engine Optimization) Poisoning
SEO Poisoning merupakan cara pembuat virus dengan memanfaatkan hasil pencarian dari sebuah website pencari (Google, Yahoo, Bing, dll) dengan mengelabui pengguna untuk menjalankan sebuah link (javascript) berbahaya. Dengan cara ini maka pengguna akan otomatis mendownload sebuah file varian Mac Defender.

-. Jejaring sosial Facebook
Bagi Anda pengguna jejaring sosial facebook, harap berhati-hati terhadap kiriman pesan yang menampilkan sebuah link video yang juga mengandung javascript.


*Penulis, Adi Saputra merupakan Lab and Research Head Vaksincom.( ash / ash )


detikInet

Software Bajakan Sarang Virus

ILustrasi Virus Komputer (Grafis)

Jakarta (ANTARA News) - Bagi anda yang masih menggunakan software bajakan, segaralah ganti dengan software asli atau anda akan menyesal pada kemudian hari.

Yodanto, S.T, pakar IT Business Software Alliance (BSA), sebuah organisasi yang berdedikasi untuk industri software, mengatakan bahwa banyak risiko jika menggunakan software bajakan.

Risiko itu diantaranya tidak akan mendapatkan garansi keamanan karena ada beberapa komputer pembajak software yang sudah tertanam virus dan virus tersebut ikut masuk ke software bajakan.

"Hampir sebagian besar software bajakan menjadi sarang virus," kata Yodanto ketika menghadiri jumpa pers BSA di Jakarta pada Senin (27/6).

Anehnya, kata dia, virus-virus itu tergolong baru yang tidak dapat terdeteksi anti-virus sekarang sehingga para pengguna baru sadar enam bulan kemudian dengan komputer yang sudah dipenuhi virus.

Bagi para pengguna yang mengunduh software bajakan melalui internet juga harus waspada karena Virus rentan menyerang crack-crack serial number software yang ada di Internet.

"Banyak keluhan dari para pelanggan, banyak komputer mereka terserang virus setelah terinstal crack serial number software bajakan," katanya.

Memang, harga software bajakan jauh lebih murah tapi belum tentu software itu terjamin keamanannya. Hal itu berbeda jika pengguna menggunakan software asli, meskipun mahal, para pengguna tidak perlu khawatir dengan kualitasnya.

"Harga software bajakan memang murah, tapi jika komputer kita terserang virus dan rusak. Banyak juga biaya yang akan dikeluarkan," katanya.

Kemudian, bagaimana cara membedakan antara software asli dan palsu. Mudah saja, kata Yodanto, "lihatlah kemasannya!"

Jelas, kemasan software asli lebih bagus daripada software bajakan dan para pengguna bisa membeli langsung software asli di toko-toko ritel instansi tersebut.

Menurut International Data Corporation (IDC), sebuah firma riset terkemuka di dunia, tingkat pembajakan software komputer di Indonesia naik satu poin pada 2010 menjadi 87%. Hal itu menempatkan Indonesia di posisi ke-11 sebagai negara dengan tingkat pembajakan software komputer tertinggi di Indonesia.(Adm/S026)



ANTARAnews

Senin, 27 Juni 2011

LAPAN: Asteroid 2011 MD Tidak Bahayakan Satelit

Asteroid 2011 MD

JAKARTA
- Pihak Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) mengatakan bahwa asteroid 2011 MD yang akan melintasi Bumi malam ini tidak akan membahayakan satelit-satelit komunikasi.

Asteroid 2011 MD akan melintasi Bumi tengah malam ini, dengan jarak sekira 12 ribu kilometer. Seperti yang kita ketahui ketinggian tersebut adalah jarak yang biasa digunakan oleh satelit-satelit komunikasi, namun LAPAN mengatakan bahwa kecil kemungkinan asteroid tersebut akan menabrak satelit komunikasi.

"Asteroid 2011 MD tidak akan berdampak pada satelit-satelit komunikasi di ketinggian tersebut," ujar Profesor Dr Thomas Djamaluddin, pakar Astronomi dan Astrofisika dari LAPAN, di Jakarta, Senin (27/6/2011).

Thomas menjelaskan bahwa tiap jenis satelit memiliki ketinggian tertentu, berdasarkan kemampuannya masing-masing. "Seperti contoh, satelit Geo-Stationary Earth Orbit (GSO) berada di ketinggian 36 ribu km, satelit Global Positioning System (GPS) di ketinggian 18 ribu km, dan satelit penginderaan jarak jauh serta eksperimen berada di ketinggian 1000 meter," jelasnya.

"Sementara untuk ketinggian 12 ribu km, sangat jarang ada satelit di sana," tambah Thomas.

Thomas memaparkan bahwa semua satelit komunikasi dari seluruh dunia ditempatkan di sepanjang wilayah ekuator dengan tingkat ketinggian yang bervariasi. "Hal ini dilakukan agar orbit tiap-tiap satelit tetatp posisinya," jelasnya.

"Asteroid 2011 MD memang akan melewati wilayah ekuator, namun dengan ketinggian tersebut tidak akan membahayakan bagi satelit-satelit komunikasi. "Sangat kecil kemungkinannya," imbuhnya.

Thomas menyimpulkan bahwa kasus seperti ini harusnya juga menjadi perhatian dari para pihak yang berhubungan dengan dunia satelit komunikasi.(ATA)


Okezone

Ciptakan Benih Unggulan, IPB Luncurkan Seed Centre

TEMPO Interaktif, Bogor - Terus meningkatnya kebutuhan benih nasional mendorong Institut Pertanian Bogor (IPB) menciptakan benih unggul dari ahli pertanian di Indonesia. Untuk mendukung upaya tersebut, perguruan tinggi itu meluncurkan pusat pengembangan perbenihan Seed Centre IPB.

Seed Center IPB akan menjadi wadah bagi para ahli pertanian di Indonesia untuk mengembangkan benih-benih varietas baru yang diharapkan akan dapat meningkatkan produk pertanian,” kata Rektor IPB, Prof Dr. Herry Suhardiyanto, dalam diskusi panel bertema “Peran Pendidikan Benih dalam Pembangunan Pedesaan dan Pertanian Melalui Pengembangan Industri Benih” di Gedung International Convention Centre (ICC), Kampus IPB Baranangsiang, Bogor, Minggu, 26 Juni 2011.

Dalam kegiatan itu, IPB juga mensosialisasikan keberadaan Seed Centre yang berada di Desa Leuwi Kopo, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Herry mengatakan, kebutuhan benih nasional masih mengandalkan impor dari negara lain. Setiap tahun Indonesia membutuhkan bibit padi unggul bersetifikat sebesar 360 ribu ton. Dengan luas lahan padi nasional sekitar 12,66 juta hektar, Indonesia masih mengandalkan bibit-bibit padi unggul dari Vietnam, Cina, Thailand, dan negara importir lainnya.

“IPB melihat hal ini merupakan sebuah peluang positif bagi dunia penelitian di Indonesia untuk terus meningkatkan hasil-hasil produk penelitian benih unggul,” kata Wakil Rektor IPB, Bidang Riset dan Kerja Sama, Dr. Anas Miftah Fauzi.

Seed Center tidak hanya menghasilkan benih-benih unggul hasil kajian dari para peneliti di bidang pertanian, tetapi juga akan dikembangkan bibit-bibit perkebunan, peternakan hingga perikanan. "Keberadaan Seed Center IPB ini akan menjadi pusat penghasil bibit unggul dari berbagai bidang, baik pertanian, perkebunan, perikanan maupun peternakan,” ujarnya.[ARIHTA UTAMA ]


TEMPOInteraktif

Agar Router WiFi Tak Ditembus Peretas

TEMPO Interaktif, Jakarta - Serangan peretas komputer sedang marak akhir-akhir ini. Jaringan WiFi sebetulnya salah satu pintu masuk serangan yang paling gampang karena jaringan ini biasanya lebih rapuh. Bila Anda memasang jaringan WiFi di rumah, ada baiknya meningkatkan keamanannya. Tip berikut ini akan bermanfaat:


1. Posisi antena yang strategis
Jangan menempatkan antena router di lokasi yang membuat sinyal akan bocor ke luar rumah atau kamar. Oleh sebab itu, hindari lokasi di dekat jendela. Tempatkan router di tengah bangunan.


2. Pakai WEP
WEP adalah Wireless encryption protocol. Ini adalah teknik untuk mengenkripsi lalu lintas komunikasi di jaringan nirkabel. Jangan pernah melewatkannya saat menginstalasi sebuah jaringan nirkabel di rumah.


3. Ubah SSID dan jangan siarkan
SSID itu adalah Service Set Identifier. Ia adalah semacam identifikasi yang dilakukan oleh sebuah router untuk memastikan siapa yang berhak memulai koneksi di dalam jaringannya. Pilih nama SSID yang paling unik, seperti memilih nama e-mail atau password. Bila memungkinkan, jangan menyiarkan nama itu sehingga saat orang lain menangkap sinyal WiFi kita, mereka takkan tahu itu koneksi milik siapa.

4. Nonaktifkan DHCP
Dengan cara ini, peretas mesti men-decode parameter TCP/IP, subnet mask, dan alamat IP, untuk meretas jaringan nirkabel ini. Ini tak mudah.

5. Nonaktifkan atau modifikasi setting SNMP:
Ubah pengelolaan privat dan publik pada SNMP. Anda juga bisa menonaktifkannya.

6. Utilisasi daftar akses:
Untuk keamanan tambahan, dan bila router anda mendukung, bikinlah daftar mesin yang boleh mengakses jaringan Anda. Router yang mendukung fitur ini pun biasanya sudah mendukung trivial file transfer protocol (TFTP). [DEDDY SINAGA | FREECOMPUTERTIPS]


TEMPOInteraktif

Tim Pens Juarai Kompetisi Muatan Roket

Bantul (ANTARA News) - Tim asal Politeknik Elektronika Negeri Surabaya menjuarai Kompetisi Muatan Roket Indonesia 2011 tingkat mahasiswa seIndonesia yang digelar pada 25-27 Juni 2011 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Tim menjadi juara karena unggul dalam uji analisa data yakni dalam mempresentasikan data dari rekaman video yang ditampilkan dalam uji muatan roket," kata Ketua Panitia Komurindo 2011 Agfianto Eko Putro di Bantul, Senin.

Menurut dia, tim dengan nama "EEPISKy G-02" itu unggul dari sebanyak 23 tim lainnya yang sebelumnya telah sama-sama melakukan uji terbang muatan pada Minggu, 26 Juni lalu di pantai Pandansimo, Srandakan, Bantul.

Ia mengatakan, sementara juara kedua diraih tim dari Politeknik Negeri Bandung dengan nama "eagleOne" kemudian juara ketiga diraih tim dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dengan nama "Starpens-01".

"Para juara selain mendapat tropi juga mendapatkan uang pembinaan masing-masing sebesar Rp10 juta untuk juara pertama dan sebesar Rp8 juta untuk juara kedua sedangkan juara ketiga mendapat sebesar Rp6 juta," katanya.

Menurut dia, para pemenang komurindo ini berhasil melewati tiga tahapan yakni tahap pertama uji fungsional dan integrasi muatan pada 25 Juni, kemudian tahap kedua uji terbang muatan pada 26 Juni dan tahap ketiga presentasi data 27 Juni.

"Peserta komurindo 2011 ini awalnya diikuti sebanyak 40 tim, namun setelah melewati tahap uji fungsional dan integrasi muatan, sebanyak 23 tim yang lolos dan melakukan tahap uji terbang muatan," katanya.

Ia mengatakan kompetisi yang mengambil tema "Attitude Monitoring and Surveillance" ini untuk mendapatkan juara hasil rancang bangun muatan roket (payload) yang mampu kembali atau menuju sasaran yang telah ditentukan (homming) setelah terlepas dan terpisah dari roket peluncur seri RUM70-100-LPN.

Komurindo 2011, kata dia diselenggarakan oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (DIKTI) bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan Akademi Angkatan Udara (AAU) Pemkab Bantul.(ANTARA/S026)


ANTARAnews

Era Robotik Indonesia di Depan Mata

Infrastruktur tak boleh menjadi batu sandungan bagi perkembangan dunia robotik Indonesia.

Infrastruktur memang salah satu kelemahan. Tetapi itu tidak boleh menjadi batu sandungan besar bagi perkembangan dunia robotik Indonesia. (gadgetlite.com)

VIVAnews
- Anda pernah menonton film Surrogates yang dibintangi oleh aktor kawakan Bruce Willis? Film yang bercerita tentang robot-robot pengganti manusia ini nampaknya akan segera menjadi kenyataan.

Bagaimana tidak, kehidupan manusia saat ini dihadapkan dengan perkembangan teknologi canggih yang tidak dapat dihindari. Anda mungkin bisa melihat realita yang berkembang saat ini banyak robot-robot menyerupai manusia atau disebut dengan humanoid telah dikembangkan.

Ada yang bisa menari, ada yang bisa bermain biola. Di Jepang saja sudah ada humanoid yang menyerupai perempuan cantik dan sempurna untuk diperjualbelikan. Tidak hanya itu, robot-robot pun digunakan di pabrik-pabrik, medan pertempuran, dan juga di meja operasi.

Mungkin dulu harus menjadi programer handal untuk dapat mengendalikan sebuah robot. Tapi dengan sistem cloud computing yang akan dikembangkan oleh Microsoft, Institute of Technology Purwadhika Nusantara, dan World Robotic Explorer nampaknya semua orang dapat memiliki robot pintar dan dapat mengendalikannya.

Seperti diketahui, cloud computing adalah database yang dapat diakses dengan menggunakan internet. Semua data akan tersimpan di server, semua orang dapat mengakses data tersebut melalui teknologi yang dimilikinya seperti smartphone, netbook atau notebook. Karena itu, data yang ada tidak terbatas dibandingkan data yang ada pada sebuah gadget.

Dulu jamannya komputer-komputer besar berukuran seperti lemari. Orang harus terhubung dengan terminal atau server untuk mengakses data. Lalu, berkembang komputer individu atau notebook untuk dapat menyimpan data pribadi.

Sesuai perkembangan, para ahli pun menganggap hal tersebut tidak cukup. Setelah berkembangya teknologi internet, berkembang pula teknologi cloud computing yang tidak terbatas.

Dengan teknologi ini, ketiga badan yang bergerak dibidang pengembangan IT di atas mencoba mengembangkan robot-robot pintar dengan tingkat intelegensia yang tinggi.

Dengan sistem ini, tidak perlu jadi seorang programer, semua orang bahkan yang tidak memiliki keahlian dibidang IT sekali pun dapat mengendalikan robot dengan menggunakan gadget yang sering digunakannya melalui jaringan internet dan tanpa sistem komputerisasi canggih karena otak robot semua tersimpan di dalam 'awan' atau internet.

"Robot pun dapat berkomunikasi dengan robot di belahan dunia lain, serta dapat berkomunikasi dengan manusia tanpa mengenal jarak," ujar Purwo Hartono, pendiri Institute of Technology Purwadhika Nusantara, saat ditemui wartawan di WRE, Thamrin City, 27 Juni 2011.

Jadi, orang dapat mengendalikan robot-robot mereka dari jarak jauh sekalipun dengan hanya mengandalkan internet.

Namun, apakah mungkin pengembangan robotik di Indonesia akan berjalan
mulus mengingat infrastruktur di negara ini masih kacau balau?

Menurut Risman Adnan, Development & Platform Director Microsoft Indonesia, infrastruktur memang salah satu kelemahan tetapi ia tidak ingin hal tersebut menjadi batu sandungan besar bagi berkembangnya dunia robotik Indonesia. "Halangan terbesar itu sebenarnya terletak pada bandwidth karena di Indonesia masih mahal," kata Risman.

Namun demikian, hal ini tentu tidak menyurutkan langkah ketiga lembaga tersebut. Bahkan menurut Jully Tjindrawan, pendiri World Robotic Explorer, mereka telah mengembangkan robot yang dapat dikendalikan melalui OS apple seperti iPad, iPhone, ataupun Mac. "Kita sudah mengembangkan pengendalian dari iPad dan iPhone, saat ini sedang dikembangkan pengendalian robot dari OS android dan microsoft," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, World Robotic Explorer pun memperlihatkan kecanggihan robot yang dikendalikan dengan iPad. Dan memang, terlihat sangat canggih dan mudah.

Jadi, bersiaplah untuk memasuki era robotik. (eh)


VIVAnews

Pendidikan TI Indonesia di Persimpangan Jalan

Jakarta - Pendidikan teknologi informasi (TI) di Indonesia memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Akademisi TI I Made Wiryawan menyebutkan, pendidikan TI di Indonesia berada di persimpangan jalan. Mengapa?

Disebutkannya, pendidikan TI di Indonesia lebih condong ke pengajaran yang berorientasi pada skill penggunaan TI, bukan ke pemahaman teknologi yang mendasari sebuah produk TI.

"Ini lebih condong ke jangka pendek, karena orang lebih suka melihat yang instant. Skill penggunaan TI langsung terlihat hasil kerjanya," kata dosen Universitas Gunadarma Jakarta ini, ketika dihubungi detikINET, Senin (27/6/2011).

Pria berkacamata ini melanjutkan, di pendidikan TI di luar negeri justru sebaliknya. Dimana para mahasiswa lebih diarahkan pada pemahaman lebih mendalam kepada sebuah teknologi dan berorientasi jangka panjang. Ini menurutnya akan menyulitkan mahasiswa tersebut ketika belajar ke luar negeri.

Lantas, apakah ini adalah sebuah masalah? Made menjawab, ini hanyalah lebih ke soal pilihan. Apakah universitas bidang TI itu memilih untuk lebih condong mengajarkan mahasiswanya untuk jangka pendek atau jangka panjang.( rns / ash )


detikInet

Minggu, 26 Juni 2011

Blankon, OS Asli Indonesia Dipakai Mancanegara

Tampilan OS Blankon (foto: dok okezone)

JAKARTA - Ada sesuatu yang menarik pada perhelatan Computer Festival 2011 yang diadakan oleh Universitas Indonesia di FX Lifestyle X'nter, Jakarta. Tanpa disadari, ternyata beberapa komunitas open source di Indonesia telah bekerja sama dengan pengembang Linux yang tergabung dalam Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI), untuk membuat OS yang berbasis penggunaan bahasa Indonesia. Salah satunya adalah Blankon.

Komunitas melakukan usaha keras menciptakan BlankOn sebagai OS yang bersahabat untuk Anda. Setelah BlankOn terinstal, semua kebutuhan dasar berkomputer sudah tersedia sehingga komputer anda sudah siap untuk digunakan. "Ini diciptakan memang sebagai sahabat bagi pengguna dan semua aplikasi multimedia sudah secara otomatis terinstal setelah kita men-download OS blankon ini," Ujar Arif Syamsudin salah satu tim Blankon Linux, ketika berbincang oleh okezone, Jumat petang.

Blankon Linux merupakan salah satu distro Linux yang berisikan software yang dapat digunakan untuk keperluan dekstop, laptop atau netbook dan workstation yang didistribusikan secara free dan bebas untuk digandakan oleh siapa pun, karena lisensinya memang bebas.

Utian Ayuba yang merupakan humas dari Tim Blankon Linux mengatakan, "Sistem operasi (OS) ini memang dibuat oleh seluruh IT dari Indonesia dan memang ditujukan untuk digunakan oleh orang Indonesia sendiri dimanapun dia berada secara gratis hanya tinggal men-download saja. Bahkan, Orang Indonesia di luar negeri pun sudah memakai OS Blankon ini."

Beberapa alasan keberhasilan BlankOn Linux adalah :

1. Merupakan distribusi Linux yang aktif dikembangkan secara terbuka oleh komunitas dan merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia.
2. Menerapkan konsep Indonesia (Bahasa, Tema Seni dan Budaya, Aksara Nusantara dan Aplikasi Khas)
3. BlankOn memiliki repositori dengan jumlah aplikasi yang besar.
4. Memiliki fokus membuat segalanya siap pakai (wifi, dukungan multimedia).
5. Panduan, bantuan dan dukungan penggunaan BlankOn mudah diperoleh.

Jika Anda pecinta open source atau sudah bosan dengan memakai OS yang sudah ada, maka OS Blankon bisa menjadi alternatif bagi anda karena pengaplikasianya lebih simple dan tidak mengeluarkan biaya untuk instalasinya.


Okezone

Bandung Produksi AC Lokal Pertama di Tanah Air

AC LOKAL - Dirut PT Frigia Air Conditioning Husonny Ghany Aziz (kiri) memberikan penjelasan kepada General Manager Denso Indonesia Hayasi Takehiko (tengah) saat meninjau mesin pendingin di Kantor PT Frigia Air Conditioning di Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Senin (22/6). Dalam waktu dekat PT Frigia akan memproduksi 5000 unit AC lokal untuk kebutuhan kendraan minibus.

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG- Terus berkembangnya sektor jasa transportasi, ternyata berimbas pada produk air conditioning (AC). Ini memicu pembuatan AC lokal.

"Saya kira, pasar AC pada tahun ini dan masa mendatang berprospek cerah," tandas Husony Ghani Aziz, Presiden Direktur PT Frigia, yang merupakan industri AC yang bekerja sama dengan produsen AC raksasa Jepang, Denso, pada sela-sela kunjungan pejabat PT Denso Indonesia, Hayashi Takihiko, di tempat kerjanya, Jalan Soekarnohatta Bandung, Rabu (22/6).

Sony, sapaan akrabnya, meneruskan, melihat kondisi itu, pihaknya memutuskan untuk memproduksi AC. Menurutnya, meski bersifat perakitan, itu merupakan produk AC pertama di tanah air. "Produk ini mengandung 90 persen konten lokal," lanjutnya.

Dikatakan, rencananya, dalam beberapa pekan mendatang, pihaknya melakukan serangkaian uji coba. Tujuannya, jelas Sony, untuk mengetahui kualitas produksinya tersebut. "Lokasi uji coba di Malang," katanya.

Sony mengutarakan, apabila hasil uji coba memuaskan, AC produk dalam negeri pertama itu, proyeksinya untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri. Sejauh ini, lanjut Sony, kebutuhan AC, khususnya, bagi kendaraan-kendaraan travel, termasuk big bus, dalam negeri mencapai ribuan unit per tahun.

"Sebagai contoh, saat ini, salah satu travel ternama tanah air yang bermarkas di Bandung, memiliki armada sebanyak 3 ribu unit. Tentunya, jika perusahaan itu berkembang, kebutuhannya bertambah. Angka itu belum termasuk perusahaan sejenis lainnya," papar Sony.


Tribunnews

500 Gamer Online Bertarung Pecahkan Rekor MURI

Game di mainkan.com

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG -
Sebanyak 500 peserta game online dari seluruh Indonesia bertarung untuk memecahkan rekor ketahanan bermain di Mal Paris Van Java (PVJ) Jalan Sukajadi, Bandung mulai Sabtu (25/6/2011) dan final digelar pada Sabtu (2/7/2011) nanti.

Menurut Manager Bisnis PT Cyberworld Network Indonesia, Mengky Mangare dari 500 peserta itu kebanyakan berdomisili di Bandung.

Manajer Museum Rekor Indonesia (MURI), Adri, mengatakan pemecahan rekor MURI lomba ketahanan main game itu untuk ke lima kalinya digelar di Indonesia.
Pertama digelar tahun 2007 di Bandung dengan rekor 100 jam. Masih tahun yang sama di
Yogyakarta dengan rekor terlama selama 111 jam.

"Terakhir di Medan pada 2008 selama 122 jam dan di Bandung selama 125 jam. Sekarang kembali di Bandung dengan target rekor 150 jam," kata Adri saat pembukaan "Pemecahan Rekor MURI Lomba Ketahanan Main Game 150 Jam Nonstop di PVJ, Sabtu (25/6).

Untuk pemecahan rekor MURI tersebut, pihak penyelenggara harus menyiapkan tim medis, dan peserta harus berusia lebih dari 17 tahun.

Sementara Motivator Andrie Wongso menilai even ini tidak hanya sekadar lomba untuk para penggemar permainan modern, tapi dapat diterapkan dalam kehidupan nyata, yakni untuk melatih ketahanan peserta dalam menghadapi rintangan, dan kesulitan dalam kehidupannya.

"Seperti dalam permainan game yang terdiri dari beberapa tingkatan permainan," ujar Andrie.

Salah seorang peserta acara tersebut, Donny (20) mengaku meski baru pertama kali ikut lomba, ia mengaku tidak ada persiapan khusus untuk mengikuti pemecahan rekor MURI tersebut. Kecuali bekal asupan makanan yang agak ditingkatkan.

"Kalau persiapan sih nggak ada yang khusus, hanya vitamin lebih disiapkan untuk menambah asupan gizi makanan guna menambah daya tahan," katanya.

Peserta yang masih duduk di bangku kuliaj itu pun mengaku hobi bermain game sejak 3 tahun lalu. Dia selalu asyik dengan hobinya di saat waktu senggang dan saat libur kuliah


Tribunnews

Seru, Kompetisi Roket

Seorang peserta sedang melihat roket yang meluncur. (FOTO ANTARA)

Bantul (ANTARA News) - Masyarakat di sekitar Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu, sangat antusias menyaksikan kompetisi muatan roket Indonesia tingkat mahasiswa yang digelar di pantai Pandansimo, Srandakan, Bantul.

Masyarakat yang terdiri dari berbagai kalangan seperti anak-anak hingga dewasa itu ingin menyaksikan langsung luncuran roket dari seluruh peserta Kompetisi Muatan Roket Indonesia (Komurindo) 2011.

"Saya sangat tertarik melihat roket yang diluncurkan, apalagi atraksi ini jarang sekali diperlihatkan, sehingga saya ingin melihat secara langsung," kata salah seorang warga Ngasem, Timbulharjo, Sewon Ruli Febriyanto di Bantul, Minggu.

Dia sengaja datang ke Pantai Pandansimo setelah mendengar kabar akan ada peluncuran roket dari 40 tim mahasiswa seluruh universitas maupun perguruan tinggi se-Indonesia.

"Informasi tentang peluncuran roket jarang ada, saya hanya mengetahui dari tayangan di televisi, sehingga saya penasaran ingin melihat langsung roket diluncurkan," katanya.

Sementara itu, Panitia Penyelenggara Komurindo 2011, Agfianto Putro, mengatakan, kompetisi yang diadakan mulai 25-27 Juni 2011 ini merupakan yang keempat kali yang dimulai sejak 2008.

Ia mengatakan Komurindo kali ini bertemakan Attitude Monitoring and Surveilance, kompetisi ini bertujuan mencari bibit unggul yang berminat menggeluti teknologi kedirgantaraan khususnya roket.

"Teknologi kedirgantaraan khususnya roket memiliki nilai strategis, baik dalam keadaan damai maupun untuk keperluan pertahanan, dan negara manapun yang secara mandiri menguasai teknologi roket akan disegani bangsa-bangsa di dunia," katanya.

Lebih lanjut, kata dia kompetisi ini dibagi dalam tiga tahap, tahap pertama yakni uji fungsional dan integrasi muatan yang dilangsungkan pada Sabtu, 25 Juni lalu.

"Sedangkan untuk hari ini uji terbang muatan, dan presentasi data hasil ujian terbang dihadapan para juri akan diselenggarakan pada Senin, 27 Juni mendatang," katanya.

Ia mengatakan, Komurindo digelar atas kerjasama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Uniiversitas Gadjah Mada, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Akademi Angkatan Udara dan Pemkab Bantul.

Sedangkan dewan juri dalam kompetisi ini yaitu Rika Andiarti dari LAPAN, Indrawanto dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Wahidin Wahab dari Universitas Indonesia (UI) dan Heru Santosa dari UGM(ANT)


ANTARAnews

Sabtu, 25 Juni 2011

Undip Ujicoba Energi Gelombang Laut

REPUBLIKA.CO.ID,SEMARANG--Universitas Diponegoro (Undip) Semarang mengujicobakan pemanfaatan energi gelombang laut untuk mendukung program pengembangan energi baru dan terbarukan.

"Pemanfaatan energi gelombang laut ini masih dalam uji laboratorium di pesisir selatan Pacitan," kata Rektor Undip Semarang, Sudharto P Hadi kepada wartawan, usai Rapat Kerja

Badan Kerja Sama (BKS) Perguruan Tinggi Negeri-Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jumat petang.

Menurut dia, pemanfaatan energi gelombang laut ini merupakan salah satu upaya Undip dalam mendukung pengembangan energi baru dan terbarukan di Indonesia serta dalam rangka pelestarian lingkungan.

Ia mengatakan, selama ini pemanfaatan energi gelombang laut yang paling bagus adalah di Jepang. "Di Jepang sudah terbukti. Kita masih dalam tahap uji laboratorium," kata dia menegaskan.

Dalam hal ini, kata dia, uji coba pemanfaatan energi laut tersebut dilakukan Undip bersama Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah.

Menurut dia, saat ini 95 persen energi yang digunakan di Indonesia masih berupa fosil, antara lain gas alam dan minyak.

"Sementara lima persen lainnya berupa air, angin, surya, biogas, dan biomassa. Nah, pemerintah menargetkan tahun 2025 itu, lima persen meningkat menjadi 17 persen. Itu bukan pekerjaan yang mudah," katanya.

Ia mengatakan, pemanfaatan energi baru dan terbarukan yang telah dikembangkan Undip berupa mikrohidro, biogas, dan biomas, antara lain di wilayah Pekalongan.


Republika

Dirut Indosat Tantang Operator yang Ingin Beli StarOne

Jakarta - Direktur Utama Indosat Harry Sasongko menantang operator manapun yang ingin membeli unit usaha Fixed Wireless Access (FWA) mereka, StarOne. Meski berniat menjual, Harry sadar bahwa proses peralihan kepemilikan tidaklah mudah. Ini menyangkut izin frekuensi yang menjadi kewenangan negara.

"Asset sale masih on going. Kalau ada yang mau bayar ayo. Sampai saat ini belum ada penawaran," jelas Harry usai RUPS Tahunan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (24/6/2011). Calon pembeli yang santer disebutkan selama ini -- Telkom -- lanjutnya juga belum melakukan langkah konkrit.

Menurut Harry, penjualan unit usaha StarOne secara bisnis bisa dilakukan. Namun karena melibatkan peralihan frekuensi, maka proses transaksi tidak bisa dilakukan dengan cepat.

"Kan susah, ada frekuensi dan kewajiban. Kita memiliki frekuansi 42,5 MHz. Dan ini terkait lisensi dan punya pemerintah. Jadi pengalihan tidak bisa sembarangan, tidak semudah itu. Teknis regulasi harus dipenuhi. Kita kaji semuanya," ucapnya.

Selain StarOne, manajemen Indosat juga mengkaji penjualan beberapa unit menara telekomunikasi (BTS) serta properti. Untuk BTS, perseroan masih merapihkan dokumentasi, catatan serta file pendukung transaksi. Belum diketahui kapan penjualan tower dilakukan.

"Tower belum ada kesimpulan, karena kompleks dan terlalu luas. Pendapatan co-location tower tahun 2009 Rp 5 miliar, dan tahun lalu sudah meningkat menjadi Rp 270 miliar akibat utilisasi aset hingga ada performa keuangan," tegasnya.

"Properti juga, aset kita sangat banyak, gedung, gudang, semua kita kaji. Kalau tidak terpakai, ya dijual," imbuhnya.

Harry menegaskan, belanja modal Indosat tahun ini mencapai Rp 5,8-6,5 triliun. Capex digunakan untuk pengembangan usaha, khususnya seluler. Dengan gelontoran uang tersebut, perseroan percaya kinerja Indosat akan lebih baik dibanding tahun 2010, yang merosot.

"Triwulan II, kalau dari indikasi triwulan I akan ada peningkatan. Kami tidak pernah melakukan absolut laba, tapi indikasi. Dengan inisiatif-inisiatif baru, maka (kinerja) akan lebih baik," pungkasnya.( wep / ash )


detikInet

Indosat Belum Perlu Tambahan Frekuensi 3G

Jakarta - Operator telekomunikasi Indosat mengaku belum membutuhkan tambahan kanal frekuensi baru untuk memperkuat layanan data 3G miliknya. Anak perusahaan Qatar Telecom ini mengaku cukup puas dengan dua kanal 10 MHz yang tersedia saat ini.

"Frekuensi 3G kami masih cukup untuk mengembangkan layanan data," kata Presiden Direktur & CEO Indosat, Harry Sasongko, dalam RUPST Indosat di Kantor Pusat PT Indosat, Jakarta, Jumat (24/6/2011).

Indosat beserta Telkomsel dan XL Axiata, telah mendapatkan tambahan blok kedua 3G sebesar 5 MHz tahun lalu. Namun karena pertumbuhan layanan data yang mencapai 200%, Telkomsel dan XL tahun ini kembali mengajukan permintaan blok ketiga walau di spektrum 2,1 GHz hanya tersisa satu blok.

Langkah dua kompetitornya itu tak serta merta diikuti Indosat karena sang operator merasa masih bisa memanfaatkan sumber daya frekuensi yang tersedia.

"Belum lagi kami masih bisa manfaatkan frekuensi 2G existing untuk refarming. Jadi kami belum membutuhkan kanal ketiga 3G saat ini," tandas Harry.( rou / eno )


detikInet

Robot Berkamera untuk Area Berbahaya

robot karya mahasiswa UMY

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Muhamad Yusvin Mustar, mahasiswa Teknik Elektro Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (UMY) berhasil membuat robot berbentuk tank yang menggunakan kamera Closed Circuit Television (CCTV) wireless dan menggunakan microcontroller.

Yusvin Mustar menuturkan, melalui robot yang dibuatnya, pemantauan secara langsung di tempat yang diduga berbahaya dapat dilakukan dengan aman. "Misalnya bangunan tersebut nyaris roboh, maka robot itu dapat dikendalikan secara jarak jauh sehingga orang tetap bisa memantau keadaan apakah bangunan di dalamnya cukup aman untuk dimasuki atau tidak," kata Yusvin di Kampus Terpadu UMY, Kamis (23/6/2011) kemarin.

"Selain itu, robot juga berfungsi untuk mengetahui apakah di dalam ruangan tersebut terdapat benda berbahaya, misalnya bom. Sehingga ketika memang berbahaya, maka risiko kecelakaan dapat dikurangi," sambungnya. "Orang cukup mengetahui apa yang ada dalam ruangan melalui pantauan robot berkamera yang gambarnya dapat dilihat di layar komputer," tambahnya.

Dalam penuturannya, robot tersebut dapat bergerak ke depan, mundur ke kanan maupun ke kiri. "Kamera yang digunakan pun juga bisa bergerak ke kanan, kiri, atas, bawah. Orang bisa menggerakkan menggunakan remote," tambahnya.

Robot ini dapat bekerja optimal pada kondisi jarak 1-11 meter. "Sedangkan ketika hanya untuk menjalankan robot tanpa menggunakan sistem penggerak kamera dan sensor tabrak, robot dapat bekerja maksimal pada kondisi jarak 1-27 meter," tuturnya.

Yusvin menambahkan, robot ini dapat beroperasi di dua tempat baik di dalam maupun luar ruangan. "Selain itu robot dilengkapi dengan sensor tabrak berupa switch yang berada pada bagian depan, belakang, sisi kiri dan kanan robot. Nantinya ketika sensor robot menabrak rintangan di depan atau samping, maka sensor dalam remote control akan menyala sehingga kita dapat mengetahui kondisi robot pada saat mendapat rintangan," katanya.


KOMPAS.com

Rally IM2 Untuk Melihat Kualitas Jaringan

Reli ini menempuh rute Jakarta-Pelabuhan Ratu dengan jarak tempuh sepanjang 180 kilometer.

Ilustrasi Tablet PC (wired)

VIVAnews
- PT Indosat Mega Media (IM2) menyelenggarakan acara fun-rally bertema "IM2 U-TAB AutoRally 2011" sebagai bagian dari evaluasi layanan masukan seberapa besar pengguna tablet di masyarakat.

Reli ini menempuh rute Jakarta-Pelabuhan Ratu dengan jarak tempuh sepanjang 180 kilometer dengan titik mulai di kantor pusat IM2.

Direktur utama IM2, Indar Atmanto menuturkan, acara ini selain bertujuan untuk peresmian terbentuknya IM2 Unity atau komunitas pengguna IM2 juga untuk melihat kualitas jaringan layanan IM2 di daerah-daerah yang akan dilewati peserta.

"Ini sebagai ajang menimba pengalaman," ujarnya saat ditemui seusai melepas peserta reli di Kantor Pusat Indosat IM2, Jakarta, Sabtu 25 Juni 2011.

Jaringan IM2 saat ini, menurutnya, sudah mencakup 113 kota di Indonesia dengan kualitas 3G. Beberapa daerah tersebut didominasi di kawasan Jawa, Bali dan Sumatera. Internet yang saat ini notaben-nya sudah menjadi tren di masyarakat membuat persaingan semakin ketat.

"Menghadapi persaingan saat ini yang ingin kita ketengahkan ialah konsistensi dalam penggunaan berinternet. Konsistensi dalam pelayanan menjadi perhatian utama karena penggunaan seperti internet selain kemudahan juga ada faktor-faktor yang perlu disosialisasi seperti operating system," ujarnya.

Reli yang diikuti oleh 300 orang dengan jumlah mobil sebanyak 100 mobil dan menggunakan Tablet PC. Tablet PC ini nantinya akan digunakan sebagai petunjuk para peserta dalam menunjukan arah rute dan untuk meraih poin games di tiap pos nya. "Ini reli pertama di Indonesia yang menggunakan tablet komputer," ungkapnya.

Ditempat yang sama, General Manager Regional IM2, Rahmat Halomoan Rambe mengatakan pertumbuhan pengguna tablet PC saat ini cukup tinggi dan diperkirakan ke depan akan tumbuh pesat. Banyaknya pengguna tablet PC yang menggunakan layanan IM2 menjadi alasan diselenggarakannya acara ini. "Event ini adalah event permulaan dari komunitas IM2 Unity bagi pengguna tablet PC dan komunitas Autorally," tuturnya.


VIVAnews

Jumat, 24 Juni 2011

XL Axiata:Hard Cluster untuk Jamin Ketersediaan Pulsa dan Harga yang Stabil

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Kebijakan klusterisasi ( hard cluster) dalam penyediaan pulsa yang dikembangkan XL Axiata bertujuan untuk menjamin ketersediaan pulsa, harga yang stabil sekalugus mendorong pengusaha lokal mengembangkan bisnis.

Model hard cluster yang dikembangkan XL juga bertujuan mencegah penyalahgunaan yang berakibat pada kelangkaan pulsa dan disparitas harga yang merugikan pelanggan XL. ''Kebijakan klusterisasi ini juga bertujuan untuk mewujudkan availability, visibility serta advocacy yang baik dalam hal penyediaan pulsa XL untuk masyarakat,'' kata Head of Corporate Communication XL, Febriari Nadira, di Jakarta, Jumat (24/6).

Penjelasan disampaikan menyusul adanya reaksi dari Aspindo--mitra penjualan pulsa--, terhadap kebijakan itu. Aspindo mengklaim bahwa kebijakan hard cluster menimbulkan kerugian dipihaknya.

Ira menyatakan bahwa penerapan kebijakan klusterisasi yang dilakukan oleh XL memberikan beberapa manfaat bagi masyarakat/pengguna XL dan juga bagi para pelaku usaha penyedia pulsa. Seperti adanya jaminan ketersediaan pulsa XL bagi masyarakat/pengguna XL di area manapun dan dengan harga yang stabil atau tidak jauh berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya.

Kebijakan serupa disebut Ira telah mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat dalam hal penyediaan pulsa untuk masyarakat. karena terbangunnya mekanisme keseimbangan antara pasokan dan permintaan pulsa di satu wilayah/area. Selanjutnya dengan terciptanya iklim usaha yang sehat, maka akan mendorong semakin tumbuh dan berkembangnya para pengusaha kecil dan menengah dalam melakukan bisnis penjualan pulsa XL di wilayah operasional masing-masing.

Klusterisasi, kata Ira juga dimaksudkan mendorong para pengusaha lokal untuk lebih giat mengembangkan bisnis penjualan pulsa di wilayah operasionalnya masing-masing . ''Karena didukung dengan adanya jaminan atau kepastian sistem kontrol dan monitoring dari XL untuk bisa memberikan layanan penyediaan pulsa yang lebih baik bagi masyarakat,'' kata Ira.

Kebijakan distribusi secara clustering sebenarnya sudah diterapkan oleh XL sejak beberapa tahun yang lalu, hanya saja penerapan kebijakan tersebut masih bisa disalahgunakan oleh sebagian pelaku bisnis penyedia pulsa. Penyalahgunaan ini ymenimbulkan beberapa dampak, seperti kelangkaan ataupun pasokan pulsa XL yang berlebihan di satu wilayah/area tertentu.

Dampak lain adalah adanya perbedaan harga pulsa XL yang cukup signifikan antara satu daerah dengan daerah lainnya. ''Penyalahgunaan juga berdampak pada kurang terciptanya iklim usaha yang sehat dalam bisnis penyediaan pulsa di wilayah/daerah tertentu sehingga merugikan pelanggan,'' kata Ira.

Klusterisasi sendiri diklaim sejalan dengan himbauan pemerintah bagi para pelaku usaha untuk dapat menjamin ketersediaan produk dan jasanya (supply & demand) untuk masyarakat/pelanggan dimanapun berada sesuai dengan wilayah operasional pelaku bisnis yang bersangkutan.


Republika

Korea Uji Program Penurunan Emisi di Hutan Lombok

Hutan di Berau, Kaltim. TEMPO/Gunawan Wicaksono

TEMPO Interaktif, Jakarta - Korea Internaitonal Cooperation Agency (KOICA) memberi dana US$ 5 juta untuk menanam pohon lokal durian, manggis, alpukat pada lahan seluas 5.000 hektar di Hutan Lantan Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah dan hutan Sekaroh di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Kepala Dinas Kehutanan Nusa Tenggara Barat Hartina menjelaskan bantuan KOICA untuk kepentingan penurunan emisi dari penggundulan dan perusakan hutan. Program penurunan ini dikenal sebagai REDD atau Reducing Emissions from Deforestation and Degradation. "Jangan ada lagi degradasi dan deforestasi, sekarang menunggu izin pengelolaan lahan," kata Hartina, Jum’at ini.

REDD merupakan skema mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di negara-negara pemilik hutan. Negara pengemisi memberi dana agar pemerintah dan masyarakat sekitar menjaga hutan untuk tidak ditebang. Selain Korea, sejumlah negara dan lembaga non-pemerintah bermitra dengan pemerintah daerah.

Australia Kalimantan Forest Climate Programme (KFCP) misalnya, melakukan uji coba REDD di lahan seluas 120.000 hektar di eks Proyek Lahan Gambut.

Dari 1,8 juta hektar lahan pertanian di Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang mengalami penurunan fungsi mencapai 64 ribu hektar terutama di Pulau Sumbawa.

Lahan tersebut merupakan bagian dari 527.800 hektar lahan kritis, di antaranya 159 ribu hektar hutan dan 368.800 hektar lahan non hutan di kawasan hutan bagian selatan Lombok Tengah dan sebagian besar Sumbawa. Adanya kerusakan kawasan juga terjadi di dalam hutan lindung yang luasnya 480 ribu hektar diantaranya 419 ribu hutan produksi dan 70 ribu hektar non produksi.[SUPRIYANTHO KHAFID]


TEMPOInteraktif

Sebarkan Potensi Pariwisata Indonesia Lewat Teknologi Digital

Halaman muka situs http://www.indonesia.travel

KOMPAS.com - Indonesia, dengan belasan ribu pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, memiliki sejuta keindahan yang menarik banyak orang untuk berkunjung dan menjelajahinya. Keindahan alam dan keanekaragaman budaya yang sangat besar ini membuat Indonesia mempunyai potensi pariwisata yang luar biasa. Potensi ini bisa mendatangkan devisa yang sangat besar bagi negara. Potensi ini juga didukung dengan semakin mudah dan murahnya sarana dan prasarana pendukung pariwisata, yang kemudian mendorong semakin banyak orang tertarik untuk bepergian.

Meskipun demikian, potensi ini harus didukung oleh promosi yang bagus untuk menarik turis baik domestik maupun mancanegara. Promosi yang efektif dan efisien bisa dilakukan melalui internet. Di era digital ini, ketika semua orang terhubung secara online, informasi paling mudah tersebar melalui Internet.

Salah satu data statistik menyatakan, kata kunci paling banyak dicari di Google adalah "travel". Hal ini karena, sebelum memutuskan untuk bepergian, orang-orang merasa perlu mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang tempat yang hendak mereka tuju.

Misalnya saja Pulau Komodo. Sebagai salah satu kandidat The New 7 Wonders Of The World, Pulau Komodo adalah spot wisata paling menarik dan paling dibicarakan saat ini. Selain menjadi satu-satunya pulau di dunia yang menjadi habitat reptil bernama ilmiah Varanus komodoensis, pulau ini juga menawarkan berbagai keindahan pantai dan bawah laut. Keindahan Pulau Komodo mesti dibantu dan didukung melalui sebaran informasi yang luas untuk mempromosikan tempat ini ke khalayak yang lebih besar.

Pemerintah Indonesia sudah melakukan berbagai cara untuk mempromosikan pariwisata lokal. Salah satunya adalah melalui portal www.indonesia.travel. Situs ini dengan lengkap memberikan segala informasi seputar tujuan wisata Tanah Air.

Bagi mereka yang belum pernah mendengar Raja Ampat, surga baru para snorkler, ataupun keindahan coral reef di Wakatobi serta sejarah mengenai Tugu Khatulistiwa di Pontianak, situs resmi Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata ini benar-benar memberikan informasi lengkap untuk mereka yang ingin menjelajahi keindahan Nusantara.

IDBYTE bekerjasama dengan www.indonesia.travel menyediakan lima paket wisata selama 3 hari 2 malam ke Pulau Komodo. Cukup dengan menjawab pertanyaan seputar pariwisata Indonesia, kita bisa berkesempatan mengunjungi salah satu obyek wisata terunik di Indonesia ini.

Kini saatnya menjelajahi dan menyebarkan indahnya Indonesia ke seluruh Indonesia. Manfaatkan kemudahan teknologi digital ini untuk berbagi dengan teman dekat maupun keluarga tentang indahnya negeri ini.

Penulis: Yansen Kamto, Executive Director IDBYTE, dengan latar belakang dari industri digital advertising; saat ini juga menjalankan bisnis digital di bidang gaming dan sepakbola.


KOMPAS

PT Inti Targetkan Rakit 500.000 Ponsel IMO Per Bulan

CEO PT Inti Irfan Setiaputra

KOMPAS.com — PT Inti (Industri Telekomunikasi Indonesia), salah satu badan usaha milik negara yang bergerak dalam bidang teknologi komunikasi, sejak awal Juni 2011 merakit handset telepon seluler murah dengan merek IMO. Ponsel yang dijual dengan harga antara Rp 220.000 dan Rp 440.000 ini dirakit PT Inti dengan menyasar konsumen Indonesia. Terobosan yang dilakukan Irfan Setiaputra, CEO PT Inti ini, mengejutkan. Irfan menargetkan ke depan PT Inti merakit 500.000 ponsel murah ini setiap bulan.

Irfan Setiaputra memimpin PT Inti sejak tahun 2009. Lahir di Jakarta, 24 Oktober 1964. Irfan Setiaputra adalah insinyur lulusan Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1989. Semasa kuliah, Irfan pernah menjadi ketua Himpunan Mahasiswa Informatika (HMIF) ITB, dan setelah lulus ia pernah tergabung dalam Departemen Informasi dan Komunikasi Ikatan Alumni ITB.

Irfan Setiaputra telah berpengalaman lebih dari 24 tahun dalam industri IT dan telekomunikasi di Indonesia, dan bekerja di perusahaan lokal dan multinasional. Ayah dari dua anak ini memulai karier sebagai system analyst, dan kemudian bergabung di berbagai perusahaan, termasuk IBM Indonesia, di mana ia secara konsisten menjadi peraih penjualan tertinggi, dan di PT LinkNet Jakarta sebagai Managing Director of Linknet Internet Access Broadband Services Business Group in Across Asia Multimedia (AAM).

Pada tahun 2002-2007 Irfan menduduki posisi managing director PT Cisco Systems Indonesia. Di Cisco, Irfan berhasil meningkatkan bisnis Cisco Indonesia dari 25 juta dollar AS menjadi 125 juta dollar AS. Posisi managing director Cisco Indonesia dipegangnya selama 7 tahun (2002-2009) sebelum akhirnya memutuskan bergabung dengan Inti sebagai direktur utama.

Lelaki yang pada tahun 2000 pernah meraih penghargaan IBM STAR of the STARS Award, IBM Professional Achievement Award, dan Best CEO versi majalah SWA ini merupakan salah satu dari sedikit CEO di Indonesia yang menjadi seorang bloger. Kehadiran Irfan di kancah blog Indonesia sejak 2007 tak lepas dari semangat dan gairahnya pada internet, kolaborasi, dan jaringan. Ia memimpikan bahwa suatu saat manusia-manusia Indonesia dapat saling terhubung dengan media internet broadband. Mimpi ini pula yang membawanya bergabung dengan Inti.

Menurut Irfan, kepercayaan adalah prinsip yang utama bagi PT Inti, terlebih pada saat ini. Pada era di mana pilihan makin mengglobal dan kompetisi makin meningkat, PT Inti yakin bahwa kepercayaan merupakan cara paling efektif untuk merebut hati dan pikiran manusia. Dengan pengalaman lebih dari 35 tahun bergerak dalam industri telekomunikasi, PT Inti telah memperoleh kepercayaan itu. Sampai hari ini, PT Inti dipercaya untuk memberikan solusi kesisteman bagi para operator telekomunikasi ternama di Indonesia.

Tak hanya itu, PT Inti juga secara konsisten terlibat dalam pembangunan telekomunikasi di Indonesia sejak awal berdiri perusahaan ini. Sesuai dengan salah satu misi, yaitu berperan sebagai penggerak utama bangkitnya industri dalam negeri. Fokus PT Inti adalah memberikan jasa engineering bidang infokom (ICT) yang sesuai dengan spesifikasi dan permintaan klien serta memaksimalkan nilai. Dengan cara itu, PT Inti berharap dapat mengupayakan pertumbuhan yang berkesinambungan secara mutual. PT Inti tak hanya menjadi bagian penting dari mimpi klien mereka, tetapi bahkan juga menjadi bagian penting dari mimpi Indonesia.

Bagaimana awal mula PT Inti merakit handset ponsel IMO? Berikut ini wawancara khusus Kompas.com dengan CEO PT Inti Irfan Setiaputra di Hotel Santika Jakarta, Kamis (23/6/2011) malam.

PT Inti membuat gebrakan baru, merakit ponsel murah IMO. Bagaimana Anda memulai ini? Awalnya banyak yang minta agar saya mengembangkan PT Inti sebagai industri. Mereka minta PT Inti dibuat seperti Huawei. Suatu hari saya bertemu orang Indonesia yang punya pabrik ponsel murah IMO di China. Kami ngobrol-ngobrol, lalu tercetus keinginan membangun pabrik di Indonesia. Tenaga kerja di China makin mahal dan pengusaha harus menyediakan asrama pekerja. IMO sendiri sudah ada cukup lama, tetapi kerja sama dengan PT Inti baru mulai 1 Juni 2011.

Saya pikir ini pasar yang menarik. Bayangkan, tahun 2010 tercatat ada 30 juta handset dari berbagai merek masuk ke Indonesia. Kalau kami bisa mengambil 30 persennya saja, kan lumayan. Pada awalnya kami mengimpor ponsel IMO dari China, kami mendapatkan margin 13 persen. Setelah diputuskan merakit, margin yang kami dapat menjadi 3 persen. Mengapa? Karena kami harus perhitungkan dengan biaya investasi, pelatihan, juga biaya impor komponen, termasuk impor kardus dan stiker.

Namun, ke depan, saya sedang berpikir untuk melokasasi komponen agar dapat menghemat devisa. Saya lihat keypad, screen, baterai sudah ada yang bikin di sini. Dengan langkah ini, mudah-mudahan ke depan margin akan naik.

Apa target PT Inti ke depan terkait kerja sama dengan IMO? Saat ini PT Inti memiliki 75 pekerja lulusan SMK, yang merakit 5.000 handset setiap minggu. Pada awal kerja mereka ini dimasukkan ke dalam camp dan dididik tentara. Ternyata tenaga kerja Indonesia produktif juga. Mereka bisa merakit 100 handset setiap jam, atau 20.000 handset per bulan. Angka ini sudah mendekati angka produksi pabrik di China. Artinya, produktivitas tenaga kerja Indonesia tidak seperti diomong orang. Tenaga kerja Indonesia tetap punya daya saing tinggi.

Kami menargetkan ke depan jumlah tenaga kerja yang merakit IMO bisa sampai 500 orang dengan jumlah produksi rakitan mencapai 500.000 handset per bulan. Namun, target paling dekat adalah memproduksi 50.000 handset rakitan setiap bulan. Pasar kami saat ini di Jawa dan Sumatera, dan akan meluas ke seluruh Indonesia.

Apa saja kelebihan ponsel IMO yang dirakit PT Inti ini? Ponsel ini dijual dengan harga antara Rp 220.000 dan Rp 440.000. Meskipun harganya relatif murah, ponsel ini punya banyak aplikasi, seperti kamus gaul, Alquran, bisa nonton televisi, dan terhubung dengan jejaring sosial, seperti Facebook dan Twitter.

Ponsel IMO juga punya radio, kamera 2 megapiksel, dan bisa menjadi remote untuk presentasi. Untuk smartphone di bawah 100 dollar AS, spesifikasi IMO lumayan.

Setelah merakit ponsel IMO, apa yang Anda rencanakan? Kerja sama dengan IMO juga enak. Ke depan, saya pikir PT Inti bisa merakit ponsel lain dengan brand lain sesuai pesanan mereka. Kami juga berpikir mulai masuk ke konten dengan membuat berbagai aplikasi yang pas. (Robert Adhi Ksp)


KOMPAS

Elop: "Developer" Bisa Sukses dengan Aplikasi Lokal

CEO Nokia Stephen Elop.

SINGAPURA, KOMPAS.com — Ketika kesempatan bagi developer untuk mengembangkan aplikasi telah terbuka lebar, beberapa developer mungkin masih bingung menentukan aplikasi apa yang harus dikembangkan agar menarik orang untuk mengunduh dan mendapat keuntungan.

Presiden dan CEO Nokia Stephen Elop dalam wawancara dengan Kompas.com, Selasa (21/6/11) lalu, mengatakan bahwa developer pun bisa sukses dengan aplikasi yang berbau sangat lokal. Buktinya, aplikasi yang sukses di Ovi Store pun banyak yang berbau lokal.

"Ada banyak hal menarik yang saya jumpai di Ovi Store. Banyak aplikasi yang sukses ternyata adalah aplikasi yang sangat berbau lokal," ungkap Elop.

Menurut dia, hal itu bisa jadi perhatian developer untuk memutuskan aplikasi yang hendak dikembangkannya.

Elop mencontohkan, "Di India, ada developer muda dari India yang mengembangkan aplikasi yang sangat lokal. Tapi, itu berhasil di-download dan dimainkan oleh orang-orang India sendiri, juga orang-orang Inggris dan Eropa lainnya. Aplikasi yang lokal ini bisa sangat sukses."

Menurut Elop, developer bebas untuk mengembangkan apa saja. "Mereka bisa melihat apa yang ada di sekelilingnya dan di dunia. Sementara Nokia bisa men-support dalam delivery aplikasi itu. Kita bisa support secara global, bahkan pada aplikasi yang selokal apa pun."

Berkaitan dengan support pada developer, Elop mengatakan, "Salah satu yang kita lakukan adalah memberi memotivasi untuk melakukan hal lebih. Salah satu yang membuat sukses developer adalah ketika mereka mengembangkan, aplikasi bisa dipakai oleh jutaan device, ini juga yang Nokia berikan."

"Developer membutuhkan perangkat, support, dan lainnya. Nokia sangat serius untuk mengembangkan itu," tambah Elop.

Ia menambahkan, Nokia juga bekerja sama dengan operator sehingga aplikasi bisa diunduh di banyak negara dan developer dimudahkan dalam mengumpulkan uang yang didapat. Elop mengatakan, saat ini aplikasi dan pengunduh aplikasi di Ovi Store bertambah pesat.

"Ini karena Nokia mampu memberikan pengalaman lebih kepada para developer. Nantinya, masih banyak hal yang kita bisa lakukan untuk memberi support," pungkasnya. (Yunanto Wiji Utomo dari Singapura)


KOMPAS

Elop Pertimbangkan Indonesia Jadi Lokasi Pabrik Nokia

Stephen Elop, CEO Nokia.

KOMPAS.com — Indonesia dengan populasi penduduk yang besar menjadi salah satu target pasar utama bagi Nokia. Perangkat handset berbasis Nokia Series 40 (S40), misalnya, diharapkan bisa diserap oleh pasar di Tanah Air yang masih tak terlalu besar terjangkau smartphone dan koneksi internet yang baik dibanding negara-negara maju.

Namun, apakah Indonesia selamanya hanya jadi target pasar? Mungkinkah Nokia diproduksi di Indonesia memakai sumber daya manusia Indonesia? CEO Nokia, Stephen Elop, berkomentar tentang hal itu dalam wawancara dengan Kompas.com di sela-sela Nokia Connection 2011 di Singapura, Selasa (22/6/2011) lalu.

Elop mengatakan bahwa Nokia memang sedang mencari lokasi alternatif terbaik untuk memproduksi handset. "Kita sedang cari lokasi terbaik untuk memproduksi handset, dan Indonesia pasti merupakan salah satu wilayah yang dipertimbangkan," kata Elop.

Namun, Elop mengatakan, saat ini belum ada rencana yang secara positif mengatakan Indonesia akan jadi tempat produksi Nokia. "Sejauh ini, kita belum punya rencana apa pun untuk Indonesia," kata Elop.

Elop hanya menyatakan bahwa Indonesia merupakan pasar menarik dengan populasi penduduk yang besar yang dimiliki dan ia memastikan akan berkunjung ke Indonesia. Ia berencana untuk bertemu dengan distributor, operator, dan developer aplikasi di Indonesia.

Sementara itu, Elop juga memandang penting dukungan terhadap para developer atau pengembang aplikasi Nokia di Indonesia, Elop mengatakan, "Salah satu yang menguntungkan adalah jika aplikasi bisa dipakai di banyak perangkat, seperti Nokia. Kita punya billing operator sehingga di belahan dunia mana pun, uang bisa dikumpulkan."

"Developer membutuhkan perangkat, support, dan lainnya. Nokia sangat serius untuk mengembangkan itu," kata Elop.

Namun, ketika ditanya apakah Nokia berencana mendirikan research center secara khusus untuk mengembangkan produk Nokia di Indonesia atau inkubator untuk men-support developer di Indonesia, Elop kembali mengatakan, "Sejauh ini kita belum punya rencana ke sana."

Menurut dia, ketika developer mendapati kesulitan, yang dibutuhkan adalah support dan Nokia bisa memberikan support secara global.


KOMPAS

Hutan Sumatera Masuk Daftar Bahaya PBB

Pembalakan liar dan perluasan perkebunan telah mengancam daerah konservasi ini.

Hutan gundul akibat pembakaran lahan (zunal.com)

VIVAnews
- Hutan Hujan Tropis Sumatera masuk dalam Daftar Warisan Dunia dalam Bahaya Perserikatan Bangsa-bangsa yang ditetapkan Badan PBB untuk Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya. Hutan Hujan Sumatera masuk daftar bersama Cagar Alam Rio Platano di Honduras.

Masuknya dua warisan dunia ini ditetapkan dalam sidang tahunan UNESCO pada 22 Juni 2011. Hutan Sumatera yang masuk daftar Warisan Dunia pada 2004 ditetapkan dalam bahaya untuk mengatasi pembalakan liar, perluasan perkebunan dan pembangunan jalan.

Sebenarnya, sejak 2004, Hutan Sumatera sudah disarankan masuk daftar bahaya, namun baru pada tahun ini resmi dimasukkan. Dengan masuknya hutan Sumatera dalam daftar bahaya ini, diharapkan ada upaya restorasi segera.

"Menandakan sebuah pesan pada dunia internasional untuk mendukung kawasan ini," kata Peter Shadie, Penasihat Senior International Union for Conservation of Nature yang merupakan konsultan UNESCO, seperti dilansir Environment News Service.

Sementara Hutan Perawan Komi, kawasan alam pertama Rusia yang masuk Daftar Warisan Dunia, tidak masuk kategori bahaya. Padahal izin penambangan emas di lokasi ini sebenarnya telah membuatnya pantas masuk daftar bahaya.

Sementara Cagar Alam Ria Platano masuk daftar bahaya justru karena permintaan pemerintahnya. Kawasan ini telah diramaikan pemukiman liar, penangkapan ikan ilegal, pembalakan liar dan sejumlah proyek konstruksi yang mengancam ekosistem setempat.

Sumatera memiliki beberapa cagar alam yang dilindungi, yang terbentang dari Nanggroe Aceh Darussalam sampai Lampung. Di Aceh terdapat Taman Nasional Leuser, di Sumatera Barat dan Jambi terdapat Taman Nasional Kerinci Seblat. (umi)


VIVAnews

Kamis, 23 Juni 2011

Pakai Amdocs, Telkomsel Jamin Data Pelanggan Tidak Bocor

Sarwoto Atmosutarno (rou/inet)

Jakarta - Telkomsel menegaskan kasus soal penggunaan perangkat dari Amdocs telah selesai. Perusahaan seluler milik Telkom dan SingTel itu juga menjamin data pelanggannya tidak akan bocor ke pihak asing meski Amdocs berasal dari Israel.

"Kami menjamin data pelanggan tidak akan bocor atau bisa disadap di luar yang dilakukan oleh pihak berwenang di Indonesia walaupun kami menggunakan perangkat dari Amdocs," tegas Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno, dalam RDP di Komisi I DPR, Jakarta, Kamis (23/6/2011).

Telkomsel telah memilih Amdocs untuk perangkat penagihan dengan sistem Operating System Software, Billing Software System (OSS/BSS) dengan nilai proyek senilai Rp 1,2 triliun pada akhir Februari 2011 dan Customer Relationship Management (CRM) dengan nilai Rp 1,8 triliun, Mei lalu.

Perangkat milik Amdocs digunakan oleh operator global seperti AT&T, British Telecom, dan Sprint. Amdocs sendiri telah beroperasi di 60 negara. Dalam laporan keuangan Amdocs tahun 2009 disebutkan 100% saham Amdocs Inc yang berdomisili di Missouri, AS, dimiliki Amdocs Ltd yang bermarkas di Ra'na, Israel.

Amdocs Inc hanya berperan sebagai principal operating subsidiaries atau anak perusahaan operasional Amdocs Ltd di Israel.

Menurut Sarwoto, masuknya industri telekomunikasi ke era broadband menjadikan masalah kapasitas, cakupan dan sistem pendukung infrastruktur seperti, solusi billing pelanggan, CRM, storage, dan solusi lainnya menjadi faktor penting untuk menang dalam berkompetisi.

Sistem itu diyakini mampu menurunkan biaya dan menjaga efisiensi operasional, serta mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan mengingat permintaan konsumen kian dinamis.

"Kami bisa pastikan OSS,BSS dan CRM tidak berkaitan langsung dengan penyadapan atau bocornya data pelanggan karena semuanya dikontrol oleh Telkomsel. Untuk penyadapan itu adanya di signaling dan jaringan," tegasnya.

Sarwoto menambahkan, masalah CRM lebih berkaitan dengan contact center, provisioning, ordering, dan manajemen penomoran.

"Telkomsel memilih Amdocs karena perusahaan ini berkompeten dan proses peningkatan sistem handling pelanggan ini telah dimulai sejak dua tahun lalu. Nah, setelah kami memaparkan teknisnya ke Komisi I DPR, rasanya permasalahan ini sudah clear," tegasnya.( rou / ash )


detikInet

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More