blog-indonesia.com

N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

N 219

Pesawat karya anak bangsa, kerjasama BUMNIS diproduksi PT DI - Indonesia Teknologi

Drone LEN

Drone Bersenjata karya LEN - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KN Tanjung Datu 1101

KN Tanjung Datu 1101 Bakamla, kapal patroli 110m produksi PT Palindo

KRI I Gusti Ngurah Rai 332

PKR 10514 class, Kapal frigat produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KN 321 Pulau Nipah

KN Pulau Nipah 321 Bakamla, kapal 80 m produksi PT Citra Shipyard, Batam

KRI Bung Karno 369

KRI Bung Karno 369 produksi PT Karimun Anugrah Sejati

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Torani 860

Kapal patroli 40 m produksi beberapa galangan kapal di Indonesia, telah diproduksi diatas 10 unit - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

X18 Tank Boat Antasena

Tank Boat Antasena produk kerjasama PT Lundin dengan Pindad - Indonesia Teknologi

Sentry Gun UGCV

Kendaraan khusus tanpa awak dengan sistem robotik yang dirancang PT Ansa Solusitama Indonesia - Indonesia Teknologi

MT Harimau 105mm

Medium tank dengan kanon 105 mm produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Badak FSV 90mm

Kendaraan tempur dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

MLRS Rhan 122B

Kendaraan militer multilaras sistem roket Rhan 122B produksi PT Delima Jaya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

MCCV

Mobile Command Control Vehicle (MCCV) kerjasama dengan PT PT Bhinneka Dwi Persada - Indonesia Teknologi

Ganilla 2.0

Kendaraan khusus dapur lapangan produksi PT Merpati Wahana Raya - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Maung 4x4

Kendaraan taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Turangga APC 4x4

Kendaraan militer taktis produksi PT Tugas Anda dengan chassis kendaraan Ford 550 - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

ILSV

Kendaraan taktis Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) produksi PT Jala Berikat Nusantara Perkasa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Tampilkan postingan dengan label Indonesia Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia Teknologi. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Januari 2023

[Video] Satelit Nano Buatan Indonesia Mengangkasa

 📡 Liputan CNN Indonesia Satelit Surya-1 🛰

Kabar membanggakan datang dari dunia sains antariksa tanah air awal Januari 2023.

Satelit Surya-1 yang merupakan satelit nano pertama buatan indonesia resmi dilepaskan dari International Space Station atau ISS ke orbitnya dengan menggunakan modul peluncuran milik lembaga antariksa Jepang, JAXA.

  Berikut video dari Youtube : 


  🛰 Youtube  

Senin, 05 Desember 2022

Mobil Anti Drone Buatan Anak Bangsa

Dengan kandungan lokal mencapai 80 persen(IDM/Muhammad Hidayat) ☆

Produk alutsista dalam negeri buatan anak bangsa hadir dan dipamerkan di pameran Indo Defense tahun 2022 di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Rabu, (2/11).

Adalah PT Internusa Pasifik Perkasa yang berhasil memproduksi alutsista ini. Vice Director PT Internusa Pasifik Perkasa, Romi Christyanto yang ditemui Indonesia Defense Megazine di Hall D, Jakarta Expo mengatakan alutsista yang mereka tampilkan adalah mobil anti-drone, baju anti peluru dan berbagai rompi, helm, serta berbagai kelengkapan untuk prajurit.

“Saya mulai dari awal dulu ada rompi yang kita buat. Jadi rompi yang kita buat ini, material nya beda sama boot yang lain. Material yang kita pakai itu plastik, kalau yang lain itu material nya keflar buat perang. Plastik itu akhirnya nanti bobotnya makin ringan, lebih mudah dibawa sama prajurit, juga lebih tipis jadi gak menghalangi pergerakan,” kata Romi.

Sementara itu untuk mobil anti drone, kata Romi Equipment-nya dibuat dengan kandungan lokal mencapai 80 persen.

“Softwarenya dari open sourch kita develope sendiri, kita rekayasa sendiri, kemudian untuk jammer radar, kamera, produksi lokal. Kalau dibandingkan dengan tetangga kita mungkin tampilan agak kurang menarik, tapi paling tidak dari sisi kemampuan, spesifikasi, sudah bisa diadu sama mereka. Karena memang kita sudah telat memulai teknologi anti-drone ini,” jelas Romi.

Terkait keunggulan di lapangan, Romi menjelaskan proses pendeteksian mobil anti-drone ini adalah misalnya perlindungan untuk objek vital nantinya radar spektrum mengirimkan gelombang untuk deteksi.

“Biasanya gelombang drone itu mainnya di angka empat giga hertz sampai lima giga hetrtz drone lokal. Kita bicara DGI semuanya, ini drone lokal. Setelah kita lakukan deteksi, nanti di monitor akan muncul sumber source-nya dari mana. Stelah tampilan Radar tahu, kita deteksi pakai kamera ini. Jadi kamera ini kamera biasa sama infra red, jangkauannya 15 km, setelah kita lock pakai ini kita lihat, drone nya itu ancaman atau bukan. Misal drone yang digantungin bom, kita harus bisa deteksi itu ancaman atau tidak,” jelas Romi.

Selanjutnya untuk jammer-nya, Romi mengatakan terdapat pilihan untuk pengaktifan dari gps dan kontrol.

“Dan jika hilang kontrol beserta baterainya, jadi istilahnya drain. Baterai cas ini bisa di drain dikeringkan secara cepat kaya begitu. nah ini drain yang ada disini jadi kita bisa pilih. Cara kerja drone paling sebelum dia masuk ke lingkungannya objek vitalnya kita hilangin lost control-nya dulu, nanti si control-nya udah tau kok gabisa dibelokin, ini biasanya ada yang hack nih, biasanya dia tarik mundur,” terang Romi.

Terakhir, agar tidak mengganggu penerbangan termasuk penerbangan komersil, di alat mobil anti drone ini terdapat radar kecil yang berfungsi mendeteksi pergerakan di setiap bandara.

“Di setiap pergerakan udara kurang lebih kaya air traffic gitu, jadi kita harus tau jangan sampe ada pesawat melintas kita aktifkan yang besar ini, karena takutnya mereka kasian yang diatas yang di kokpit itu jamming semua nantinya,” tutup Romi. (rr)

  📡
Indonesia Defense  

Jumat, 02 Desember 2022

Satelit SS-1 Buatan RI Sukses Terbang ke ISS

📡 Pakai Roket Elon Musk SS-1 Satelit Nano (BRIN) 🛰

Satelit nano tanah air Surya Satellite-1 (SS-1) telah berhasil diluncurkan ke Stasiun Antariksa Internasional (ISS) pada Minggu (27/11) dini hari dengan menumpang Roket Falcon 9 CRS-26 milik perusahaan antariksa pimpinan Elon Musk, SpaceX.

"Satelit nano karya anak bangsa Surya Satellite-1 (SS-1) telah berhasil diluncurkan dini hari tadi waktu Indonesia, atau tepatnya pukul 02:20 PM waktu Amerika Serikat (EST), menggunakan Roket SpaceX Falcon 9 CRS-26," tulis Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (ORRPA)-BRIN di akun Instagramnya, Minggu (27/11).

Roket Falcon 9 CRS-26 melakukan misi membawa muatan ke ISS, termasuk di antaranya mengangkut satelit SS-1. Roket ini sukses diluncurkan setelah sebelumnya sempat mengalami penundaan beberapa hari karena cuaca di Kennedy Space Center, Florida, Amerika Serikat (AS) tidak mendukung.

Usai sukses meluncur ke antariksa, ORRPA menyebut langkah berikutnya yang akan dilakukan SS-1 adalah deployment dari modul Kibo milik Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) dari ISS oleh astronot yang direncanakan pada pertengahan Januari 2023.

Lebih lanjut, peluncuran satelit nano SS-1 disebut sebagai sejarah bagi industri antariksa tanah air karena menjadi satelit pertama yang dikembangkan secara mandiri oleh anak muda Indonesia.

Dikutip dari akun Instagram Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), yang kini diambilalih BRIN, roket tersebut "berhasil merapat (docking) secara otomasi ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), pada 27 November 2022, pukul 07:39 AM (EST)."

Roket SpaceX CRS-26 mengirimkan lebih dari 2.630 kg muatan untuk misi penelitian, perlengkapan kru ISS, dan berbagai perangkat keras, setelah sebelumnya mendukung misi CRS-21 dan CRS-23.

Milestone penting selanjutnya adalah deployment satelit SS-1 dari modul Kibo milik Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) dari ISS oleh astronot yang direncanakan pada pertengahan bulan Januari 2023.

Dilansir dari Antara, ide dan proyek pengembangan satelit nano ini diprakarsai oleh Universitas Surya yang didukung kolaborasi berbagai pihak di antaranya Tim insinyur muda bersama PT Pasifik Satelit Nusantara, Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI), PT Pudak Scientific.

Selain itu, ada peran Kementerian Komunikasi dan Informatika, Pusat Teknologi Satelit Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Pusteksat LAPAN), serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Proyek pengembangan satelit nano SS-1 sendiri sudah diinisiasi sejak 2016 oleh sekelompok mahasiswa Universitas Surya.

  Misi satelit 
SS-1

Anggota Tim SS-1 Hery Steven Mindarno menjelaskan bahwa SS-1 termasuk jenis satelit nano atau cubesat yang beratnya kurang dari 10 kilogram.

"Misi SS-1 ialah Automatic Packet Reporting System yang berfungsi sebagai media komunikasi via satelit dalam bentuk teks singkat. Teknologi ini dapat dikembangkan untuk mitigasi bencana, pemantauan jarak jauh, serta komunikasi darurat." kata dia, dikutip dari situs LAPAN.

Satelit ini diperkirakan akan melintasi wilayah Indonesia 4-5 kali sehari dan akan mengorbit pada ketinggian 400-420 kilometer di atas permukaan bumi dengan inklinasi 51,7 derajat.

Kepala Pusat Riset Teknologi Satelit BRIN Wahyudi Hasbi berharap pengembangan Surya Satellite-1 ini dapat memberikan motivasi bagi pengembangan satelit di perguruan tinggi Indonesia. (lom/arh)

  📡
CNN  

Sabtu, 29 Oktober 2022

DEFEND ID Akan Tampilkan Produk Unggulan

⚓ Indo Defence 2022MT Harimau (Defend.id) ⚓

Setelah tiga tahun absen akibat pandemi Covid-19, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia kembali menggelar pameran pertahanan internasional terbesar se-Asia Tenggara, Indo Defence 2022 Expo & Forum dengan tema “Peace, Prosperity, Strong”. Ini menjadi kali pertama DEFEND ID hadir dalam pameran yang akan diselenggarakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada 2 sampai 5 November 2022.

Secara khusus, Menhan Prabowo memberikan pengarahan kepada pimpinan industri pertahanan dalam negeri sebagai persiapan mengikuti pameran tersebut pada Kamis (27/10).di Kementerian Pertahanan, Jakarta.

Pertemuan ini dihadiri pula oleh para pimpinan Holding DEFEND ID yang beranggotakan PT Len Industri (Persero) sebagai induk holding, PT Dirgantara Indonesia, PT PAL Indonesia, PT Pindad dan PT DAHANA.

“Pameran internasional ini tentunya sangat penting, selain menjadi etalase kemampuan teknologi pertahanan dalam negeri juga menjadi momentum untuk menjalin kerjasama dengan mitra-mitra strategis pertahanan,” ungkap Direktur Bisnis dan Kerja sama PT Len Industri (Persero) Wahyu Sofiadi.

Sementara itu, Direktur Teknologi & Pengembangan PT DAHANA sekaligus Ketua Pelaksana Pameran DEFEND ID Suhendra Yusuf RPN mengatakan, Paviliun DEFEND ID nantinya akan berada di Hall A-279 JIExpo Kemayoran.

“Selain memamerkan produk pertahanan, dalam pameran tersebut juga akan dilaksanakan beberapa agenda lainnya seperti penandatanganan kontrak kerja sama courtesy call, dan DEFEND ID Talk. Dan tidak kalah menariknya akan ada demo produk dari Pindad dan Dirgantara Indonesia di Pondok Duyung dan Halim Perdanakusuma,” terang Suhendra.

Suhendra menambahkan, penandatangan kontrak antara DEFEND ID dengan mitra rencananya akan disaksikan oleh Presiden Jokowi dan beberapa menteri Kabinet Kerja pada hari pembukaan pameran, 2 November 2022 di Sharing Area Paviliun DEFEND ID. Selain itu, panitia juga menggelar pertemuan pimpinan perusahaan DEFEND ID dengan perbankan, khususnya HIMBARA terkait peluang potensi kerjasama investasi di DEFEND ID.

Berbagai produk pertahanan buatan DEFEND ID akan ditampilkan dalam pameran ini. Len Industri yang akan menampilkan radar, intercom, E-Tactical Bike hingga Combat Management System.

PT Dirgantara Indonesia akan memamerkan pesawat N219 Amphibi dan beragam jenis pesawat lainnya yang diproduksi di Bandung antara lain CN235-220, NC212i, UAV MALE “Elang Hitam”, serta produk kolaborasi helikopter dan pesawat tempur KFX/IFX. PTDI juga akan menghadirkan Pesawat N219 dan CN235 FTB di area static display di Bandar Udara Halim Perdanakusuma.

Sementara itu, matra laut yang diwakili PT PAL Indonesia akan menunjukkan berbagai jenis kapal perang, mulai dari LPD 163M, KCR generasi baru, Kapal Rumah Sakit, Perusak Kawal Rudal, Frigate, hingga Kapal Selam tanpa awak (Autonomous).

Dari matra darat PT Pindad akan menampilkan ragam produk senjata dan munisi mulai dari SS2-V5 A1, SS Amphibious hingga simulator senjata Pasupati. PT Pindad juga menghadirkan berbagai kendaraan tempur yaitu medium tank harimau, Badak 6×6 hingga kendaraan taktis Maung yang didemonstrasikan secara langsung di area outdoor.

Dan terakhir, PT DAHANA hadir dengan beragam produk energetic materialnya seperti roket dan kendaraan peluncurnya, bom pesawat tempur, Senjata Lawan Tank, Manpads hingga drone pintar bernama RAJATA.

Hingga kini, DEFEND ID terus bergerak melakukan berbagai inovasi dan kolaborasi untuk mendukung kemandirian alat utama sistem senjata nasional, berkontribusi dalam meningkatkan nilai tingkat kandungan dalam negeri, menjadi pemain utama di rantai pasok industri pertahanan dunia, serta menjadi top global 50 defence company. (nhn)


  💂
 Indonesia Defense  

Selasa, 25 Oktober 2022

Pupuk Indonesia Borong 500 Unit Kendaraan Listrik dari WIMA

Percepat Akselerasi Kendaraan Listrik. Motor Listrik Gesits WIMA, dipersiapkan untuk PLN [istimewa]♔

Dalam rangka mendukung percepatan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KLBB) di tanah air, PT Pupuk Indonesia (Persero) menjalin kerja sama dengan PT Wika Industri Manufaktur (WIMA) yang merupakan mitra kendaraan listrik Gesits. Kerja sama ini tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Kegiatan ini dilaksanakan di sela-sela acara Konferensi Internasional BUMN atau SOE International Conference & Expo 2022: Driving Sustainable and Inclusive Growth di Nusa Dua, Bali. Penandatangan MoU ini dilakukan langsung oleh SEVP Pengadaan Pupuk Indonesia, Arif Fauzan dengan Mumammad Samyarto selaku Direktur Utama Wika Industri Manufaktur yang disaksikan Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Bakir Pasaman mengatakan bahwa penandatanganan nota kesepahaman dengan Wika Industri Manufaktur ini merupakan upaya nyata Pupuk Indonesia dalam mempercepat transisi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KLBB).

“Pupuk Indonesia sebagai BUMN mendukung percepatan KLBB, kami melalui PT Petrokimia Gresik selaku anak perusahaan telah menggunakan 150 unit sepeda motor listrik GESITS yang dipakai sebagai kendaraan operasional,” kata Bakir dalam keterangan resmi yang dikutip INDUSTRY.co.id, Selasa (25/10/2022).

Dalam kerjasama ini, Bakir mengungkapkan bahwa Pupuk Indonesia akan memesan 500 unit kendaraan bermotor listrik berbasis baterai kepada WIMA atau GESITS sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kerjasama ini juga merupakan komitmen Bersama dalam mendukung komitmen Indonesia menurunkan emisi gas rumah kaca.

Bakir mengungkapkan bahwa kendaraan bermotor listrik berbasis baterai ini nantinya akan mendukung mobilitas para tenaga pemasaran khususnya Account Executive (AE) dan Assistant Account Executive (AAE).

“Ini akan digunakan untuk mendukung AE dan AAE yang di lapangan. Jadi Pupuk Indonesia butuh untuk meninjau lapangan dan kita berhemat. Saya pikir usaha pemerintah sudah menggalakkan motor listrik oleh karena itu semua insan Pupuk Indonesia lengkapi motor listrik karena selain tidak mengotori lingkungan hemat bahan bakar dan baik karena tidak menimbulkan kebisingan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Muhammad Samyarto selaku Direktur Utama Wika Industri Manufaktur mengucapkan rasa terimakasih kepada Pupuk Indonesia sebagai salah satu BUMN yang sudah ikut ambil bagian dalam program percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai di lingkungan BUMN.

Dapat diketahui, ruang lingkup nota kesepahaman antara Pupuk Indonesia dengan Wika Infrastruktur Manufaktur adalah mempercepat KLBB dalam lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Lalu, melakukan kajian dan inventarisasi terhadap berbagai potensi yang dimiliki masing-masing pihak.

Selain Pupuk Indonesia, terdapat beberapa BUMN yang melakukan penandatanganan MoU tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Antara lain PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), MIND ID, PT Telkom Indonesia, PT Perkebunan Nusantara III, dan PT Jasa Marga.

  ♔
Industry  

Minggu, 11 September 2022

DAHANA Kembali Ekspor Bahan Peledak ke Australia

 Sebanyak 250 Ton 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHD_IlmviZ_oJ4_jyfqnNaIOEw7WDtxFqYeeP4mnOrNqWou_LRMcMhlpk9L2TGO50SWITVYJ9qoRnY9q1l-KyWcEajibvCQ3joWlVUYfGRpg-OaPBjcRxfHrQzn5luwp6UxP3j8GD37ZHjfbG1kH_iJOQgZIlh2UwK1sxqGBnjv3oHGdm8Q3DRFP7V/w400-h266/image_6483441.jpg.webpEkspor 250 ton bahan peledak ke Australia (Antara) ★

D
i tengah sentilan Presiden Jokowi terhadap ramainya penggunaan produk-produk impor di dalam negeri, PT DAHANA kembali melaksanakan ekspor bahan peledak jenis Cartridge Emulsion ke Australia. Kegiatan ekspor ini merupakan upaya peningkatan peran DAHANA sebagai bagian dari rantai pasok global. Pelepasan bahan peledak DAHANA ke Australia ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT DAHANA Wildan Widarman, di Fasilitas Kontainer Kargo Ekspor Kawasan Energetic Material Center (EMC) DAHANA. Keberangkatan ekspor ini dilaksanakan pada Rabu, 7 September 2022.

Dalam sambutannya Wildan menyampaikan, Cartridge Emulsion produksi DAHANA ini telah mendapatkan kepercayaan yang luas di industri bahan peledak Australia. Seiring dengan semakin besarnya kebutuhan bahan peledak luar negeri, DAHANA berharap dapat meningkatkan devisa negara, dan membantu proses pemulihan ekonomi nasional.

“Kami dari jajaran direksi mengucapkan terima kasih atas kerja keras insan DAHANA, sehingga produk DAHANA kembali dipercaya oleh konsumen Australia,” ujar Wildan. Ekspor bahan peledak ini membuktikan bisnis DAHANA terus berkembang di tengah terpaan pandemi dan ketegangan situasi dunia saat ini. Wildan berharap, ke depannya, tak hanya produk jenis Cartridge Emulsion yang diekspor, namun bahan-bahan peledak unggulan DAHANA lainnya dapat bersaing di pasar global.

“Pengiriman kelima ini membuktikan, DAHANA dapat bersaing di pasar bahan peledak global, terutama di kawasan Asia Pasifik, semoga ke depannya produk-produk bahan peledak DAHANA juga dapat bersaing di pasar yang lebih luas lagi,” tutur Wildan.

Sementara itu, menurut Direktur Operasi PT DAHANA, Bambang Agung, sebanyak 250 ton bahan peledak Cartridge Emulsion DAHANA akan dikirimkan ke Australia melalui Pelabuhan Internasional Tanjung Priok. Setelah itu, bahan peledak DAHANA akan didistribusikan ke gudang-gudang bahan peledak milik mitra DAHANA, Johnex Explosive. Di Australia, bahan peledak buatan DAHANA ini akan digunakan di sektor pertambangan mineral bawah tanah.

Pengiriman bahan peledak ke Australia ini telah melalui standar quality control yang ketat oleh QC dari Johnex Explosive. Proses packaging, stacking, palleting, wrapping dan storing juga dilakukan dengan sangat teliti termasuk proses pembersihan dan pencucian kontainer serta fumigasi pada akhir tahapan persiapannya sesuai standar Australia. Dengan demikian, mutu dan kualitas telah sesuai dengan kebutuhan dan regulasi yang ada di pengguna akhir (end user) di Australia.

Menurut Bambang Agung, keunggulan bahan peledak berbasis Cartridge Emulsion DAHANA adalah standar kualitas yang sangat tinggi, di mana produk ini diproduksi dengan menggunakan bahan baku terbaik, proses produksi yang sangat presisi dan kontrol kualitas yang tinggi.

“Sehingga bahan peledak DAHANA mampu dan terbukti dapat bersaing dengan produk sejenis yang ada di pasar Australia, khususnya Bahan Peledak Cartridge Emulsion, baik konsistensi kualitas maupun harga keekonomiannya masuk di pasar Australia,” ungkap Bambang Agung.

Sebagaimana diketahui, PT DAHANA merupakan anggota Holding DEFEND ID yang bergerak di bidang industri bahan peledak komersial dan pertahanan. Di sektor komersial, DAHANA melayani produk dan jasa peledakan di pertambangan umum, kuari dan konstruksi serta minyak dan gas. Lini bisnis DAHANA sendiri mencakup produksi bahan peledak (Explosives Manufacturing), jasa pengeboran dan peledakan (Drilling & Blasting Services), jasa terkait bahan peledak (Related Services) serta bahan peledak untuk pertahanan (Defence Related).

  ★ antara  

Jumat, 09 September 2022

PT DI Ungkap Rencana Jual 10 Pesawat N219 ke TNI AD

✈ N219  [PTDI]

PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau DI menyatakan akan menjual 10 unit pesawat N219 ke Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat atau TNI AD. Selain itu, pabrikan pesawat tersebut berencana menawarkan N219 ke pemerintah daerah sebagai moda transportasi antar pulau.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT DI Gita Amperiawan dalam konferensi pers pembuka rangkaian Development Ministerial Meeting, Selasa (6/9/2022) di Belitung. DI akan menghadiri salah satu side event dari rangkaian acara G20 tersebut.

Gita menjelaskan bahwa setelah N219 memperoleh sertifikasi laik udara, pihaknya memasarkan secara komersil pesawat tersebut. Salah satu transaksi yang akan berlangsung di antaranya adalah dengan TNI AD.

"Dari segi target market, terima kasih untuk Kementerian Pertahanan, Insya Allah tahun ini akan mendapatkan 10 (unit penjualan N219) untuk TNI AD," ujar Gita pada Selasa (6/9/2022).

Selain itu, dia pun menyebut bahwa melalui kerja sama dengan Kementerian Pembangunan dan Perencanaan Negara (PPN), PT DI akan membuka peluang penjualan pesawat N219 ke pemerintah daerah. Pesawat tersebut menurut Gita, dapat menjadi moda transportasi atau penyaluran logistik di wilayah kepulauan.

Pemerintah daerah bukan hanya dapat berperan sebagai pemilik pesawat, tetapi juga operator dari penggunaan pesawat N219. Gita menilai bahwa hal tersebut membuat banyak pihak bisa memperoleh keuntungan dari penggunaan N219.

"Strategi PT DI ingin N219 ini didedikasikan dulu untuk dalam negeri, desainnya untuk konektivitas daerah 3T, tertinggal, terdepan, dan terluar," katanya.

  ✈ Bisnis  

Rabu, 07 September 2022

5 Negara Yang Kepincut N219

✈ Pesawat Buatan Indonesia ✈ N219  [PTDI]

Sejumlah negara kepincut pesawat buatan Indonesia. Mulai dari Uni Emirat Arab (UEA) hingga Korea Selatan.

Menurut situs resmi Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto, terdapat sejumlah pesawat yang dilirik negara asing buatan Dirgantara Indonesia (PTDI).

Beberapa di antaranya pesawat CN295, CN235-220 MPA, NC212 Family, N219 Nurtanio, AS550, AS565 MBe, Superpuma Family, dan BELL 412EP.

NC212 memiliki sejumlah tipe seperti NC212-200, NC212i, dan NC212i MSC. Pesawat ini disebut sederhana dan performa yang tangguh banyak digunakan untuk melakukan penerbangan misi khusus dalam berbagai jenis lingkungan.

Sementara itu, N219 menggunakan teknologi canggih dalam sistem avionik. Pesawat ini punya konfigurasi desain pesawat yang multifungsi.

Pesawat ini bisa digunakan untuk berbagai misi seperti Transportasi Pasukan, konfigurasi Evakuasi Medis, Transportasi Kargo, Pengawasan dan Search and Rescue (SAR).

N219 menjadi pesawat yang berfungsi untuk membuka, meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan memelihara pertahanan dan keamanan di daerah-daerah terpencil.

Berikut deret negara asing yang kepincut pesawat buatan Indonesia.

  1. Turki 

Pada September 2021 lalu, PTDI menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Turkish Aerospace, Turki, untuk kolaborasi di industri pesawat yang melibatkan pesawat terban CN-235.

Dalam kesepakatan itu tertuang soal pembelian pesawat N219.

Kesepakatan tersebut sebagai bentuk meningkatkan kerja sama antara kedua industri pesawat itu.

Turki pernah memesan enam unit CN235 MPA dan tiga unit CN235 jenis maritime surveillance aircraft.

  2. Korea Selatan 

Selain Turki, Korsel juga menjadi konsumen PTDI. Seoul pernah membeli 12 unit CN235 untuk beragam keperluan.

Selain itu, Korsel juga membeli tujuh unit di antaranya satu unit angkutan VVIP, sebagai transportasi militer, dan empat unit untuk MSA.

  3. Uni Emirat Arab 

Pada 2016 lalu, Uni Emirat Arab pernah membeli enam unit CN235 untuk keperluan angkut militer dan satu unit pesawat berjenis sama sebagai alat transportasi very very important person (VVIP).

Pada Juli lalu, Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto berkunjung ke Uni Emirat Arab dan meneken sejumlah kesepakatan.

Salah satu kesepakatan kerja sama antara PTDI dan Laidus LLC. Kerja sama ini mencakup kerja sama perdagangan untuk pesawat CN235 dan N219.

Selain itu, MoU juga mencakup kerja sama pengembangan pesawat N219 dan UAV MALE Elang Hitam.

"MoU ini diharapkan dapat mendorong peningkatan dan pengembangan bisnis kedua perusahaan, termasuk akselerasi strategi pemasaran produk PTDI di Kawasan Timur Tengah dan Asia Tenggara," ujar Direktur utama PTDI Gita Amperiawan dari situs resmi Kemhan RI.

  4. Vietnam 

Vietnam juga memesan pesawat buatan Indonesia untuk kepentingan komersial.

Negara itu memasan tiga pesawat tipe C212-400 MPA.

  5. Thailand 

Thailand disebut keranjingan membeli pesawat buatan PTDI karena dianggap sesuai dengan medan dan kebutuhan pertahanannya.

Pada Juli lalu, PTDI sepakat mengekspor satu unit pesawat NC212i ke Department of royal Rainmaking and Agricultural Aviation (DRRAA) Thailand.

Pesawat itu diterbangkan pada 3 Agustus dari Hanggar Delivery Center PTDI Bandung ke Nakhon Sawan Air Base, Nakhon Sawan.

Secara geografis Thailand dekat dengan Indonesia sehingga mempermudah servis pendukung pada pembelian pesawat.

Pada 2015 lalu, Thailand membeli pesawat C212-400 untuk melakukan hujan buatan (rain making).

Menurut data PDTI, Thailand pernah membeli lima unit pesawat NC212 dan dua unit NC235 untuk kebutuhan angkutan sipil. (isa/bac)

  ✈ CNN  

Rabu, 31 Agustus 2022

Gaung Knalpot Purbalingga

Dibidik Pindad hingga Merek Mobil Eropa Patung knalpot Purbalingga [ist] ♔

Pasar knalpot asal Purbalingga terus berkembang. Berbagai model telah diproduksi untuk menyokong industri otomotif lokal.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita menjelaskan IKM knalpot mengalami perkembangan mulai awal 1980an. Lalu sejak 2010 hingga saat ini pertumbuhannya kian melesat dan mampu menyokong perekonomian daerah.

"Salah satu sentra IKM di Jawa Tengah telah puluhan tahun mendukung produktivitas industri besar, khususnya sektor otomotif. IKM knalpot berhasil menjadi ikon daerah, sehingga Kabupaten Purbalingga dijuluki sebagai Kota Knalpot," kata Reni dalam keterangan tertulisnya dikutip Rabu (31/8).

Industri knalpot Purbalingga dimulai di Dusun Pesayangan Purbalingga. Pada 1950an, dusun ini mulanya dikenal sebagai pusat kerajinan logam seperti perkakas dapur dan gamelan. Kemudian pada 1977, salah satu pengrajin logam di Purbalingga mulai membuat knalpot, dan permintaannya terus meningkat.

Pada 1980, ia menjelaskan pemasaran knalpot Purbalingga hanya menjangkau beberapa kota di Jawa, Sumatera dan Sulawesi.

Kemudian sekitar era 1990an, industri kerajinan knalpot mengalami perkembangan pesat hingga terjadi perluasan pasar ke wilayah Kembaran Kulon, Galuh, Patemon, Mrebet, Gembong, Wirasana, hingga Babakan.

Hingga akhirnya pada 2020, jumlah IKM di sentra knalpot Purbalingga semakin bertumbuh mencapai 204 unit usaha, dengan jumlah tenaga kerja 1.326 orang. Lalu sepanjang 2020, volume produksi seluruh IKM di sentra tersebut mencapai 852.650 unit, meningkat dari tahun sebelumnya 803.750 unit.

Penjaga stan UMKM Purbalingga menjelaskan produk knalpot dalam Expo UMKM yang digelar untuk memeriahkan MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (19/3/2022).

Reni menyebutkan nilai produksi knalpot di Purbalingga juga meningkat hampir empat kali lipat dalam 10 tahun terakhir.

Dari Rp 37 miliar pada 2010, menjadi Rp 138,7 miliar pada 2020. Begitu pula dengan nilai investasi melesat tiga kali lipat, dari Rp 1,6 miliar pada 2010 menjadi Rp  5,2 miliar pada 2020.

"Ini pertumbuhan yang luar biasa besar sebagai ikon industri Purbalingga," kata dia.

Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga menyatakan, knalpot-knalpot Purbalingga juga telah menempel di beragam produk otomotif ternama seperti Mercedess-Benz dan panser buatan Pindad.

Tak hanya itu, knalpot Purbalingga juga diklaim telah dipesan oleh beberapa produsen otomotif atau Agen Tunggal Pemegang Merek seperti Toyota dan Honda.

"Selain penataan kawasan dan gedung sentra, pengembangan industri knalpot tentunya harus diikuti dengan peningkatan kapasitas keterampilan pengrajin atau pelaku IKM dan teknologi agar produksinya dapat tembus ke pasar Agen Tunggal Pemegang Merek dan lebih banyak lagi industri besar," tutup Reni. (ryh/mik)

  ♔
CNN  

Jumat, 05 Agustus 2022

Dinamo Motor Listrik Buatan Lokal Pertama di Indonesia dari MAB

Siap Dipakai Konversi Kenalan sama dinamo motor listrik buatan lokal pertama di Indonesia garapan MAB. [Yuka S./MOTOR Plus]♔

Ini dia dinamo motor listrik buatan lokal pertama di Indonesia garapan MAB.

MAB atau Mobil Anak Bangsa ternyata sudah membuat dinamo motor listrik buatan lokal pertama di Indonesia.

Dinamo motor listrik ini digarap oleh grup MAB yaitu Dynamo Motor Indonesia.

Bicara motor listrik tak lepas dari penggerak utamanya alias dinamo motor listrik.

Umumnya motor listrik yang beredar di tanah air masih menggunakan dinamo penggerak dari luar negeri.

Melihat itu, MAB akhirnya menggarap dinamo motor listrik yang diklaim buatan lokal pertama di Indonesia.

Winarto, selaku Chief Officer Two Wheelers MAB mengatakan dinamo motor listrik ini akan siap dipakai di motor listrik.

"Ke depannya di motor listrik buatan MAB akan menggunakan dinamo motor listrik buatan kita sendiri," ujar Winarto.

Dinamo motor listrik garapan MAB

Dinamo motor listrik ini diklaim benar-benar buatan lokal.

Di perhelaran Periklindo Electric Vehicle Show 2022 atau PEVS 2022, MAB menampilkan prototipe dinamo motor listrik ini.

Tipenya BLDC yang dibalut oleh pelek berdiameter 14 inci.

Sedangkan kekuatan dinamo motor listrik ini sebesar 3000 W.

"Untuk kecepatan maksimum bisa 120 Km/jam," ujar Winarto.

Ke depannya, dinamo motor listrik ini akan disiapkan untuk pemilik motor bensin yang ingin konversi ke motor listrik.

"Dinamo motor listrik ini cocok untuk yang ingin konversi motor bensin ke motor listrik," ujar Winarto.

  ♔
Motorplus  

Jumat, 15 Juli 2022

Mengenal Radar WLR – 88

Alat Deteksi Lintasan Munisi TNI AD WLR 88 TNI AD ♔

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengunjungi Pusat Pendidikan Angkatan Darat di bawah Jajaran Kodiklatad, Bandung, Selasa (22/3).

Dalam kunjungan itu Dudung meninjau langsung radar Weapon Locating Radar 88 (WLR – 88) yang merupakan hasil Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (Litbanghan) Pusat Kesenjataan Artileri Medan (Pussenarmed) Kodiklatad dan PT. Elektronika Utama Institut Teknologi Bandung (PT. EU ITB).

“WRL-88 ini berfungsi untuk mencari koordinat Artileri Medan musuh dan juga mengetahui lokasi jatuhnya amunisi melalui deteksi lintasan munisi atau proyektil,” kata Dudung dikutip dari siaran pers Dispenad, Rabu, (23/3).

Ia menjelaskan, sebelum adanya alat ini, pendeteksian dilakukan hanya dengan cara visual atau manual, sehingga memakan waktu lebih lama.

Radar Weapon Locating Radar 88 (WLR – 88) yang merupakan hasil Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (Litbanghan) Pusat Kesenjataan Artileri Medan (Pussenarmed) Kodiklatad dan PT. Elektronika Utama Institut Teknologi Bandung (PT. EU ITB). (Dispenad)

“Jadi hadirnya WRL- 88 ini merupakan lompatan teknologi radar. Satuan Armed nantinya akan mudah menjangkau deteksi dengan jarak capai 20 Km,” lanjut Dudung.

Ia pun berharap ke depan Teknologi WRL- 88 ini dapat memenuhi kebutuhan dalam rangka menunjang kemajuan teknologi Alutsista dan juga sekaligus sebagai upaya kecepatan dan ketepatan pendeteksian untuk satuan arteleri medan.

“Tentunya dengan harapan radar ini nantinya bisa lulus uji sertifikasi dan kelaikan serta dapat dikembangkan dengan jarak yang lebih jauh lagi,” tutup Dudung. (rr)

  ♔
Majalah Pandu  

Sabtu, 09 Juli 2022

Cockpit Mockup C130 Infoglobal

  Dipamerkan pada Defence Attache Tour 2022C-130 cockpit mockup dan produk avionics Infoglobal [Infoglobal] ✈️

Infoglobal turut berpartisipasi dalam Defence Attache Tour 2022 yang digelar di VASA Hotel Surabaya pada 29 Juni 2022 oleh Kementerian Pertahanan RI (Kemhan RI) melalui Direktorat Kerja Sama Internasional Pertahanan Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan (Ditkersinhan Ditjen Strahan).

Menurut Dirkersinhan Ditjen Strahan Kemhan Brigjen TNI Steverly C. Parengkuan acara ini digelar agar menjadi sarana yang baik untuk mempererat kerjasama antar negara serta menjadi ajang promosi produk-produk industri pertahanan dalam negeri.

Sebagai salah satu industri pertahanan Indonesia, Infoglobal memamerkan produk-produk avionik unggulannya di hadapan 23 perwakilan Atase Pertahanan (Athan) negara sahabat.

Adapun produk yang ditampilkan antara lain C-130 Hercules cockpit mockup, Multi Purpose Cockpit Display (MPCD), Radar Monitor Unit (RMU), Flight Monitoring Display A13 (FMD-A13) dan Electronics Flight Display 6.0 (EFD-6.0).
 

  ☆
Infoglobal  

Jumat, 01 Juli 2022

Woilo Mudahkan Bikin NFT Kurang dari Semenit

Aplikasi asal Surabaya, Jawa Timur Aplikasi Media Sosial asal Surabaya, Woilo meluncurkan fitur 'NFT Woilo' yang dapat memudahkan pengguna membuat NFT dengan proses kurang dari semenit. (Arsip Woilo)♔

Aplikasi Media Sosial karya anak bangsa, Woilo meluncurkan fitur 'NFT Woilo'. Dengan fitur baru tersebut, Aplikasi asal Surabaya, Jawa Timur itu memudahkan pengguna yang memungkinkan membuat NFT dengan proses kurang dari 1 menit.

"Para pengguna Woilo hanya perlu mengunggah konten mereka di Woilo seperti mengunggah foto pada Media Sosial pada umumnya dan Woilo akan menangani semua proses pembuatan NFT," demikian keterangan tertulis Woilo.

Nantinya pengguna Woilo dapat membuat, menjual, dan membeli NFT di Woilo menggunakan mata uang rupiah. Selain itu, Woilo akan menampilkan NFT terpilih dari para pengguna di marketplace NFT ternama yaitu OpenSea sehingga bisa diperjualbelikan di pasar global.

Woilo merupakan apliasi asal Surabaya besutan PT Karya Digital Indo. (Arsip Woilo)

Melalui peluncuran fitur baru NFT Woilo ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hiburan dan sumber informasi bagi masyarakat Indonesia melalui inovasi dan terobosan baru seiring dengan perkembangannya zaman.

Selain fitur NFT yang baru diluncurkan, Woilo juga secara rutin mengadakan event berhadiah uang tunai bagi para penggunanya. Salah satunya Lucky Spin yang dapat diikuti oleh para pengguna setiap harinya untuk memenangkan hadiah uang tunai hingga Rp 100.000 setiap harinya dan juga Event Pengguna Terpopuler dengan Total Hadiah jutaan rupiah setiap bulannya.

Woilo merupakan aplikasi media sosial dari Indonesia yang berfokus untuk menghadirkan pengalaman baru dan inovatif bagi para pengguna internet. Aplikasi ini membawa beragam fitur yang banyak digemari seperti berbagi foto, video, dan teks, serta chatting.

Aplikasi besutan PT Karya Digital Indo ini diciptakan karena tingginya minat masyarakat Indonesia bersosialisasi di dunia maya dan kesadaran bahwa mayoritas aplikasi media sosial yang dipakai merupakan produk luar negeri. (osc)

  ♔
CNN  

Senin, 13 Juni 2022

Bus Listrik Buatan UI Dipakai di KTT G20, Gunakan Mesin Buatan Pindad

Bus listrik buatan Universitas Indonesia ini diklaim memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang tinggi. Bus listrik UI melaju saat uji coba di kawasan Balai Sidang Univeritas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Jumat (10/6/2022). Tim Universitas Indonesia (UI) bersama Mobil Anak Bangsa (MAB) membuat bus listrik dengan kapasitas 64 penumpang dan mampu menempuh jarak 250-300 kilometer sebagai bentuk dukungan UI kepada pemerintah dalam penyelenggaraan Presidensi G20. ♔

Universitas Indonesia (UI) telah menyerahkan dua unit bus listrik kepada pemerintah untuk dijadikan transportasi pendukung KTT G20 di Bali. Pengembangan bus listrik buatan dosen dan mahasiswa UI tersebut ternyata sudah dilakukan sejak lama.

Rektor UI Ari Kuncoro mengatakan, kehadiran bus listrik buatan dalam negeri ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sejumlah isu seperti perubahan iklim, angkutan publik, dan ketahanan industri sekaligus energi dalam negeri.

“Pengembangan kendaraan listrik ini semakin masuk akal harus dilakukan, ketika terjadi krisis energi akibat konflik Rusia-Ukraina,” katanya, Jumat (11/6).

Ia berharap, prototype bus listrik buatan UI tersebut dapat diproduksi secara massal. Oleh sebab itu, dibutuhkan kolaborasi antara universitas dan mitra industri yang memiliki kemampuan manufaktur.

  Berkapasitas 64 Orang 

Bus listrik buatan UI memiliki dimensi 12 meter x 2,5 meter x 3,7 meter. Kendaraan ini berkapasitas 64 penumpang dan memiliki jarak tempuh sejauh 300 kilometer.

Selain itu, bus bertransmisi AMT (semi otomatis) ini juga dapat melaju dengan kecepatan maksimum hingga 130 kilometer per jam.

Ari mengatakan, terdapat tiga keunggulan bus listrik buatan UI. Pertama, bus ini merupakan buatan anak bangsa dan memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sangat tinggi. Kedua, bus listrik UI telah dikembangkan menggunakan rancangan motor listrik bersama PT NSAD dan dikonstruksi oleh PT PINDAD.

Terakhir, kendaraan listrik ini merupakan bus dengan low entrance deck (pintu masuk rendah). Dengan demikian, bus listrik bisa digunakan sebagai angkutan perkotaan tanpa halte khusus.

  Dikembangkan Sejak Lama 

Bus listrik ternyata bukan barang baru yang dikembangkan oleh UI. Cikal bakal bus listrik ini dikembangkan oleh Tim Molina UI.

Tim Molina UI terdiri atas dosen, peneliti dan mahasiswa dari berbagai dispilin keilmuan di UI. Pada 2016, Tim Molina sudah berhasil mengembangkan prototype berbagai jenis kendaran listrik.

Dikutip dari website UI, kendaraan yang dikembangkan tersebut berupa 1 unit bus listrik, 2 mobil listrik konversi tipe city car, dan 1 mobil listrik konversi tipe Multi Purpose Vehicle/Minivan.

Bus listrik buatan Tim Moilina kemudian diuji coba di Kementerian Perhubungan sehingga bisa menggantikan bus kuning UI yang berbahan bakar solar.

Pada 2018, Universitas Indonesia (UI) menandatangani nota kesepahaman bersama dengan Perum Damri dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) untuk pengembangan inovasi bus listrik Molina.

Inovasi bus listrik ini rencananya akan dipakai dalam pengembangan lokasi-pariwisata Nusa Dua, Bali dan Mandalika, Lombok. Tim Molina UI juga mengembangkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik dengan menggunakan energi dari PLN dan sel surya.

Sementara itu, Meteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendukung pengembangan bus listrik yang dilakukan sejumlah perguruan tinggi. Pengembangan pertama yaitu meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Sementara pengembangan kedua yaitu membuat baterai yang lebih kecil dan lebih ringan. Dengan demikian, bus listrik buatan dalam negeri ini bisa lebih kompetitif.

“Bus ini nantinya bisa kita gunakan untuk dalam negeri dan juga bisa kita ekspor,” tuturnya.

Meski masih sedikit jumlahnya, beberapa kendaraan listrik sudah mulai beroperasi. Berdasarkan catatan Korlantas Polri yang dihimpun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sampai September 2020 lalu, terdapat hampir 1.500 unit kendaraan bermotor listrik yang mengaspal di jalanan raya Jadetabek.

  ♔
Kata Data  

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More