blog-indonesia.com

N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

N 219

Pesawat karya anak bangsa, kerjasama BUMNIS diproduksi PT DI - Indonesia Teknologi

Drone LEN

Drone Bersenjata karya LEN - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KN Tanjung Datu 1101

KN Tanjung Datu 1101 Bakamla, kapal patroli 110m produksi PT Palindo

KRI I Gusti Ngurah Rai 332

PKR 10514 class, Kapal frigat produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KN 321 Pulau Nipah

KN Pulau Nipah 321 Bakamla, kapal 80 m produksi PT Citra Shipyard, Batam

KRI Bung Karno 369

KRI Bung Karno 369 produksi PT Karimun Anugrah Sejati

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Torani 860

Kapal patroli 40 m produksi beberapa galangan kapal di Indonesia, telah diproduksi diatas 10 unit - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

X18 Tank Boat Antasena

Tank Boat Antasena produk kerjasama PT Lundin dengan Pindad - Indonesia Teknologi

Sentry Gun UGCV

Kendaraan khusus tanpa awak dengan sistem robotik yang dirancang PT Ansa Solusitama Indonesia - Indonesia Teknologi

MT Harimau 105mm

Medium tank dengan kanon 105 mm produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Badak FSV 90mm

Kendaraan tempur dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

MLRS Rhan 122B

Kendaraan militer multilaras sistem roket Rhan 122B produksi PT Delima Jaya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

MCCV

Mobile Command Control Vehicle (MCCV) kerjasama dengan PT PT Bhinneka Dwi Persada - Indonesia Teknologi

Ganilla 2.0

Kendaraan khusus dapur lapangan produksi PT Merpati Wahana Raya - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Maung 4x4

Kendaraan taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Turangga APC 4x4

Kendaraan militer taktis produksi PT Tugas Anda dengan chassis kendaraan Ford 550 - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

ILSV

Kendaraan taktis Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) produksi PT Jala Berikat Nusantara Perkasa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Jumat, 09 Oktober 2026

Prabowo Resmikan Ekspor Perdana Baterai Listrik

  Dan 4 Proyek Industri di IWIP Halmahera Tengah Suasana kawasan industri IWIP di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Pada Kamis (8/10/2026), Presiden Prabowo Subianto meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan 11 proyek hilirisasi di kawasan ini. (Kompas)

Presiden Prabowo Subianto meresmikan peluncuran ekspor perdana kendaraan listrik dan empat proyek industri yang memasuki tahap komersial di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026).

Keempat proyek tersebut adalah Blue Sparking Energy, REPT Battero Indonesia, Pioner Aluminium Industries, dan XCMG Indonesia Manufacturing.

"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini saya Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto luncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan empat proyek industri yang memasuki tahap komersial," kata Prabowo dikutip dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis.

Di momen yang sama, Prabowo juga meresmikan peletakan baru pertama (groundbreaking) pembangunan 7 proyek industri di kawasan IWIP.

Ketujuh proyek tersebut, meliputi Guang Ching Nickel Cobalt, Inno Prima Material, Tinci Materials Indonesia, Weda Bay Aluminium, Bintang Karya Aluminium, Flatsolar Energy Indonesia, dan Foton Guang Ching Motor Indonesia.

Kepala Negara mengungkapkan, berdasarkan laporan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, realisasi investasi di kawasan tersebut telah mencapai sekitar 20 miliar dollar AS, dengan rencana pengembangan investasi sebesar 7 miliar dollar AS.

Sejak pengembangan kawasan ini, penyerapan tenaga kerja pun telah mencapai lebih dari 100.000 orang.

Seturut realisasi tersebut, Prabowo berpandangan bahwa Indonesia adalah negara yang cerah, dianugerahi oleh sumber daya alam melimpah.

"Mereka-mereka yang mengatakan bahwa Indonesia gelap, collapse, Indonesia akan collapse, tiap bulan diramalkan kita akan collapse. Tapi hari ini saya datang, saya lihat masa depan Indonesia cerah," tutur Prabowo.

Ia juga menuturkan, ekspor perdana baterai kendaraan listrik adalah langkah yang penting.

Menurutnya, hal itu merupakan bukti nyata bahwa strategi hilirisasi Indonesia sudah benar. Ia berkomitmen akan meneruskan upaya tersebut dengan sebaik-baiknya.

"Apa yang telah kita lihat hari ini tidak bisa lepas daripada hari kemarin. Jadi sebagaimana saya mengatakan setiap saat, keberhasilan hari ini menuju kepada keberhasilan hari esok itu telah dimulai dari hari kemarin," tegasnya.

Eks Menteri Pertahanan (Menhan) ini menyebut, pembangunan sebuah bangsa memang bukan usaha yang singkat. Ia dibangun dari generasi ke generasi, dari pemimpin ke pemimpin.

"Nation building is a long march. Nation building is a long march. Ini bagian dari long march itu. Kita menarik energi dan semangat dari masa lalu, kita gerakan semangat dan energi hari ini untuk kita maju lebih semangat, lebih energi di masa depan. Terima kasih," tandasnya.

 Investasi capai Rp 180 triliun

Di kesempatan yang sama, Rosan menuturkan, 10 proyek strategis di Kawasan IWIP menjadi bagian dari rangkaian investasi dengan total mencapai 10,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 180 triliun.

Dari 10 proyek tersebut, empat proyek tercatat sudah selesai dan baru selesai.

Ekspor produk dari keempatnya mencapai 3,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 60 triliun.

Sementara itu, investasi enam proyek lainnya yang baru mulai dibangun (groundbreaking) senilai 6,8 miliar dollar AS.

"Dan akan tercipta lebih dari 10.000 lapangan pekerjaan dari 10 proyek tersebut," tutur Rosan.

Lebih lanjut Rosan memaparkan, keempat proyek yang sudah selesai tersebut bergerak di sektor baterai berbasis nikel, produksi baterai, aluminium elektrolit, dan alat berat berbasis listrik.

Sementara, proyek sisanya yang masih dalam tahap groundbreaking bergerak pada produk material baterai berbasis nikel juga, separator baterai EV, elektrolit baterai EV, aluminium elektrolitik, dan alat berat berbasis listrik yang akan dibangun untuk truck pertambangan dan industri, serta photovoltaic glass untuk solar energy industri.

"Dan kawasan industri ini sejak 2018 dan telah menyerap investasi 20 miliar dollar AS, dengan 7 miliar dollar AS yang baru, menjadi total 27 miliar dollar AS dengan penyerapan tenaga kerja total 117.000 tenaga kerja di kawasan ini," sebut Rosan.

  👷  Kompas  

Kamis, 08 Oktober 2026

LEN Industri Siap Produksi Chip Motor Listrik

  Percepat bisnis kendaraan motor listrik nasional Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB Prof Lavi Rizki Zuhal, Dirut Len Industri Prof Joga Dharma Setiawan, CTO BPI Danantara Sigit Puji Santosa, Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata memberikan keterangan di sela LEN Technology Day di ITB Innovation Park, Bandung, Rabu (7/10/2026). (ANTARA/Ricky Prayoga)

PT LEN Industri mempercepat langkah transformasi bisnis pada usia ke-35 tahun ini dengan segera memproduksi chip mandiri bagi proyek kendaraan motor listrik nasional hasil kolaborasi riset bersama perguruan tinggi dan lembaga riset nasional.

Direktur Utama PT LEN Industri Joga Dharma Setiawan mengungkapkan bahwa terbatasnya kapasitas riset internal, mendorong perusahaan untuk memperkuat sinergi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Sains, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemendikti), serta perguruan tinggi seperti ITB.

"Kami melakukan transformasi dan memperkuat kolaborasi riset. Proyek-proyek strategis ini termasuk motor listrik nasional, di mana memerlukan chip-chip yang nanti akan kita buat sendiri dari fasilitas manufaktur yang kita siapkan," ujar Joga Dharma Setiawan pada sela LEN Technology Day di ITB Innovation Park, Bandung, Rabu.

Pada ajang LEN Techno Day itu, PT LEN memamerkan empat fokus utama penguasaan teknologi, yakni semikonduktor, kecerdasan buatan, radar, serta pengembangan satelit dan penginderaan jauh (remote sensing).

Dalam usaha itu, Joga juga menyoroti kebutuhan dalam pemenuhan sumber daya yang mumpuni guna mendukung pengembangan semikonduktor itu.

Menanggapi kebutuhan industri tersebut, Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB Lavi Rizki Zuhal menegaskan komitmen perguruan tinggi seperti pihaknya, untuk menjadi pilar utama penyedia talenta dan rekayasa pengetahuan (knowledge engine).

"Produk kami dari perguruan tinggi adalah pengetahuan, teknologi, dan talenta. Kami dari ITB sangat mendukung dan siap menjadi pilar pendukung bagi pengembangan industri elektronik modern di Indonesia," tutur Lavi. .

  👷  antara  

Rabu, 07 Oktober 2026

Len Bidik Empat Teknologi Strategis

🛰 Dari Semikonduktor hingga Radar📡 Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional. (antara)

PT Len Industri (Persero) membidik penguasaan empat teknologi strategis yang dinilai penting untuk memperkuat industri pertahanan nasional. Fokusnya mencakup semikonduktor, kecerdasan buatan, radar, serta satelit dan penginderaan jauh.

Direktur Utama PT Len Industri Joga Dharma Setiawan mengatakan tantangan terbesar bukan sekadar mengadopsi teknologi, tetapi memastikan kemampuan tersebut bisa dikembangkan, dikuasai, diintegrasikan, dan diindustrialisasikan di dalam negeri.

“35 tahun perjalanan Len bukan hanya tentang lamanya kami hadir, tetapi tentang bagaimana teknologi dan kemampuan rekayasa yang kami bangun dapat menjawab kebutuhan strategis Indonesia,” kata Joga dalam Len Techno Day 2026 di ITB Innovation Park Bandung, seperti dikutip dari Antara, Rabu, 7 Oktober.

Sebagai induk Holding BUMN Industri Pertahanan DEFEND ID, Len diarahkan menjadi penghubung antara hasil riset dan kebutuhan industri, bukan hanya pengguna teknologi.

Empat bidang yang dibidik juga memiliki penggunaan ganda untuk sektor pertahanan maupun sipil.

Pada semikonduktor, Len mengarahkan pengembangan mikrocip untuk mendukung perangkat elektronik pertahanan dan industri otomotif.

Di bidang kecerdasan buatan, pengembangan mencakup AI agentik, AI generatif, visi komputer, dan pemrosesan bahasa alami. Teknologi tersebut diarahkan untuk mendukung otomasi sistem.

Untuk radar, Len mengembangkan antara lain Ground Controlled Interception atau GCI, radar pertahanan udara, radar pelacak lokasi senjata, serta radar untuk pemantauan cuaca dan wilayah pesisir.

Sementara teknologi satelit dan penginderaan jauh dikembangkan melalui sistem intelijen citra untuk membantu pemantauan wilayah dan penanganan bencana.

Chief Technology Officer BPI Danantara Sigit Puji Santosa mengatakan pengembangan teknologi strategis membutuhkan ekosistem yang menghubungkan industri, riset, dan sumber daya manusia. “Len memiliki peran penting dalam membangun ekosistem teknologi yang menghubungkan industri, riset dan pengembangan, serta talenta,” kata Sigit.

Menurut Sigit, dalam tiga hingga empat tahun ke depan sedikitnya 15.000 talenta ditargetkan mendapat pelatihan di bidang semikonduktor.

Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata menilai penguasaan teknologi strategis tidak hanya terkait pertahanan, tetapi juga ketahanan ekonomi. “Kedaulatan teknologi menjadi bagian penting dari ketahanan nasional,” ujarnya.

Rektor ITB Tatacipta Dirgantara menambahkan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan riset dasar dan sumber daya manusia agar hasil penelitian tidak berhenti di laboratorium, tetapi bisa masuk ke tahap industrialisasi.

Len Techno Day 2026 diikuti sekitar 150 peserta dari unsur pemerintah, TNI, BPI Danantara, BUMN, perguruan tinggi, peneliti, dan mitra teknologi..
 

  📡
VOI  

Selasa, 06 Oktober 2026

Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI

  Pada Peringatan HUT ke-81 TNI 6 Kodam baru yang dibentuk (infographic: Antara))

Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan baru Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI. Upacara dilangsungkan di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada Senin (05/10/2026).

Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo selaku inspektur upacara menyampaikan pernyataan peresmian 204 satuan baru yang terdiri atas satuan TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, Senin 5 Oktober 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan 204 satuan baru TNI,” ujar Presiden Prabowo.

 Enam Kodam Baru

Sebanyak enam Komando Daerah Militer (Kodam) menjadi bagian dari satuan baru yang diresmikan. Keenam Kodam tersebut yakni Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah di Kepulauan Riau, Kodam XXVI/Mataram di Daerah Istimewa Yogyakarta, Kodam XXVII/Sobe Sonbai di Nusa Tenggara Timur, Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha di Maluku Utara, Kodam XXIX/Mambruk di Papua Tengah, serta Kodam XXX/Rinambora di Nusa Tenggara Barat.

 Divisi dan Brigade

Selain enam Kodam, Presiden juga meresmikan 1 Divisi Parako II Pasgat, 1 Brigade Infanteri Marinir, 1 Brigade Parako Pasgat, 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan, serta 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan.

 Batalyon Bantuan Tempur

Satuan baru lainnya meliputi 3 Batalyon Bantuan Tempur TNI AD yang terdiri atas satu batalyon kavaleri, satu batalyon artileri medan, dan satu batalyon artileri pertahanan udara.

 Skadron dan Satuan Radar

Presiden juga meresmikan 4 Batalyon Infanteri Marinir, 3 Batalyon Parako Pasgat, 2 Skadron Udara TNI AU, 2 Satuan Radar TNI AU, serta 1 Skadron Pendidikan TNI AU.

Pernyataan peresmian kemudian dilanjutkan dengan penekanan tombol sirene oleh Presiden Prabowo. Momen tersebut diiringi satu kali tembakan kehormatan meriam Armed yang menandai secara resmi peresmian 204 satuan baru TNI.

Setelah prosesi peresmian, Presiden menyerahkan tongkat komando dan lambang satuan baru kepada tujuh perwakilan pimpinan satuan. Mereka yakni Pangdam XXIX/Mambruk Mayjen TNI Aminton Manurung, Pangdam XXVI/Mataram Mayjen TNI Drajad Brima Yoga, Pangdam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah Mayjen TNI Rionardo, Pangdam XXVII/Sobe Sonbai Mayjen TNI Thevi Angandowa, Pangdam XXX/Rinambora Mayjen TNI Edi Saputra, Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus, serta Pangdiv Parako II Pasgat Kolonel Pas Harry Nugroho.

Penyerahan masing-masing lambang satuan turut diiringi dengan tembakan kehormatan meriam Armed. Peresmian 204 satuan baru tersebut menjadi salah satu rangkaian utama dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo sebagai inspektur upacara.

  💂  Setneg  

Senin, 05 Oktober 2026

Menteri Mulai Pakai Mobil Dinas Maung seperti Prabowo

  Airlangga: Ini Fasilitas 
Mobil dinas menteri telah menggunakan Maung MV3 Pindad ( Kompas)

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengakui para menteri dan kepala badan sudah mulai menggunakan mobil dinas Maung Garuda MV3 Limousine, seperti milik Presiden Prabowo Subianto.

Airlangga menekankan, mobil dinas tersebut merupakan bagian dari fasilitas.

"Sudah pakai Maung. Ya kan memang fasilitasnya sudah diberikan," kata Airlangga, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Airlangga menyebut, penggunaan Maung sebagai mobil dinas diberlakukan per hari ini.

Hanya saja, dia menyebut, yang baru memakai mobil dinas Maung adalah para menko dan kepala badan.

"Pengadaannya kan sudah dilakukan tahun ini, jadi pengirimannya saja masih terbatas," ujar dia.

Naik Mobil Maung Airlangga mengatakan, jumlah Maung yang sudah disalurkan ke para menteri mencapai 18 unit. Dia pun memastikan anggaran untuk pengadaan mobil dinas Maung ini sudah beres.


  ♞ Kompas.  

Minggu, 04 Oktober 2026

HUT ke-81 TNI, Modernisasi Alutsista Perkuat Pertahanan Indonesia

   12 Ranpur Amfibi AAV7-M35 batch 1 telah berganti warna, sesuai warna kamuflase terbaru marinir  (Tribunnews)

Penguatan pertahanan nasional terus dilakukan menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dilakukan di berbagai matra.

Mulai dari penguatan kekuatan laut dan udara hingga peningkatan kemampuan kendaraan tempur Korps Marinir.

Sejumlah alutsista yang menjadi bagian dari penguatan tersebut antara lain KRI Sriwijaya-100, kapal selam Scorpène, kendaraan tempur amfibi AAV M-35, hingga pesawat tempur Rafale.

Peringatan HUT ke-81 TNI pada tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Penambahan dan modernisasi alutsista tersebut diarahkan untuk mendukung kesiapan TNI dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus memperkuat kemampuan dalam membantu masyarakat melalui berbagai operasi selain perang.

Peringatan tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.

Pembaruan kekuatan pertahanan diarahkan untuk mendukung kesiapan menjaga kedaulatan sekaligus memperluas kemampuan TNI membantu masyarakat.

Di sektor udara, Indonesia memesan 42 pesawat tempur Rafale dari Dassault Aviation, Prancis. Enam unit telah diterima TNI AU, terdiri atas tiga pesawat yang tiba pada awal 2026 dan tiga lainnya pada Mei 2026.

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi mengatakan sebanyak 18 Rafale berikutnya akan datang bertahap mulai 2027 hingga 2029.

“Tahun depan, kita akan kedatangan lagi 18 (unit pesawat) secara bertahap. Secara bertahap, sampai dengan diperkirakan pada tahun 2029,” kata Tedi, Minggu (4/10/2026).

Tedi memastikan fasilitas pendukung pengoperasian dan perawatan Rafale telah disiapkan. Pengoperasian pesawat tersebut di Skadron 12 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, disebut berjalan baik.

Pengguatan pertahanan juga menyasar kemampuan produksi dalam negeri. Dua kapal selam Scorpène dibangun di galangan PT PAL Indonesia melalui kerja sama dengan Naval Group.

Transfer teknologi dalam program tersebut mendukung kemandirian industri pertahanan nasional.

Di laut, KRI Sriwijaya-100 menambah kekuatan sebagai kapal induk pertama TNI AL.

Korps Marinir juga menerima 12 kendaraan tempur amfibi AAV M-35 dari rencana pengadaan 35 unit.

Rangkaian pengadaan tersebut memperlihatkan pembaruan kekuatan TNI pada berbagai matra.

Penguatan industri nasional turut menjadi bagian dari pembangunan pertahanan dalam periode pemerintahan Prabowo-Gibran.

Kesiapan alutsista dan personel menjadi penopang pelaksanaan tugas pertahanan serta kemanusiaan.

Di tengah modernisasi itu, peringatan HUT TNI disiapkan secara sederhana. Kepala Pusat Pembinaan Mental TNI sekaligus Ketua Panitia Acara Doa Bersama Brigjen TNI Chandra Adibrata mengatakan acara puncak berupa upacara tanpa parade alutsista.

Menurut Chandra, sebagian besar pasukan masih bertugas di daerah, termasuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan serta evakuasi korban Kapal Virgo.

Kebutuhan dukungan prajurit di lapangan menjadi pertimbangan penyelenggaraan peringatan tahun ini.

“Jadi kita banyak melaksanakan kegiatan membantu perbantuan ke SAR dan lain-lain. Jadi makanya kita laksanakan lebih sederhana untuk tahun ini,” katanya. .

  ♞
 SINDOnews   

Sabtu, 03 Oktober 2026

BIJB Kertajati Mulai Disiapkan Jadi Kawasan Industri Pertahanan dan Kedirgantaraan

 🛩 👷 Bandara Kertajati (BIJB Kertajati)

Pengembangan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati jangan langsung berorientasi pada aspek komersial.

Yang terpenting saat ini, menciptakan aktivitas dan keramaian di kawasan bandara, melalui pengembangan industri strategis pertahanan dan kedirgantaraan.

”Yang penting ramai dulu,” ujar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, seusai pertemuan dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) di BIJB Kertajati, Kabupaten Majalengka, Minggu 4 Oktober 2026.

Sebelumnya, Gubernur dan pihak Kemenhan telah melakukan pertemuan pada Kamis 1 Oktober 2026 lalu, guna membahas rencana kerja sama pengelolaan BIJB Kertajati untuk dikembangkan menjadi salah satu pusat industri strategis pertahanan dalam negeri.

Dedi mengatakan, pertemuan dengan Kemhan kali ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan yang sebelumnya dilakukan di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang.

Menurut dia, pengelolaan aset negara pada prinsipnya me­rupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam satu kesatuan.

Namun, setiap institusi tetap memiliki tanggung jawab administratif, pencatatan aset, serta kewajiban dan piutang yang berbeda.

Ia menyebut, kerja sama pengelolaan BIJB Kertajati selanjutnya akan dituangkan dalam perjanjian kerja sama antara pihak-pihak terkait.

Dedi menegaskan, pada tahap awal pengembangan BIJB Kertajati, pemerintah tidak perlu terburu-buru memikirkan aspek komersial.

Fokus pertama adalah menghadirkan berbagai aktivitas industri yang dapat menghidupkan kawasan bandara.

”Tahap pertama kita, berpikir PTDI (PT Dirgantara Indonesia) ada di sini, kemudian MRO di sini, bengkel pesawat asing di sini, kemudian industri penunjang di sini,” tuturnya.

Menurut Dedi, apabila berbagai industri dan aktivitas pendukung kedirgantaraan mulai terkonsentrasi di BIJB Kertajati, secara bertahap akan terbentuk ekosistem perdaagangan di kawasan tersebut.

”Kalau semuanya serba ada di BIJB Kertajati, pada akhirnya akan tumbuh siklus perdagangan, khususnya menyangkut aspek kedirgantaraan,” katanya.

Ia menilai aktivitas tersebut tidak akan hanya melibatkan pelaku usaha lokal.

Pergerakan barang, jasa, dan kebutuhan industri, juga akan berkembang lintas daerah hingga antarnegara.

 Persiapan

Sementara itu, Kepala Badan Logistik Pertahanan Kemhan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari mengatakan, berbagai langkah persiapan kerja sama tersebut telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan mendapat respons positif.

Yusuf mengatakan, dalam waktu dekat sejumlah kegiaatan dan fasilitas pertahanan akan mulai diarahkan ke BIJB Kertajati.

Salah satunya, pemindahan sekolah penerbang Angkatan Udara beserta mesnya di Sukani.

Selain itu, kata dia, rencana pemindahan Skuadron Udara dari Bandara Halim Perdanakusuma ke BIJB Kertajati juga tengah dipersiapkan.

PTDI beserta perusahaan-perusahaan yang bekerja sama dengan PTDI juga akan menjadi bagian dari pengembangan kawasan tersebut.

”Kami berharap di bulan Januari pembangunannya. Sekolah penerbangan November atau Desember jika diizinkan, agar ada kegiatan,” kata Yusuf.

Dengan masuknya berbagai aktivitas industri kedirgantaraan dan pertahanan tersebut, kata dia, BIJB Kertajati diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai bandara, tetapi juga berkembang menjadi kawasan industri strategis yang memiliki ekosistem pendukung dan aktivitas ekonomi secara bertahap.*** .

  🛩 Pikiran Rakyat  

Jumat, 02 Oktober 2026

Erdogan Telepon Prabowo

 Bahas Industri Pertahanan hingga Undang ke KTT COP3Medium Tank Harimau, hasil kerjasama dengan FNSS, di kabarkan akan bertambah (Pindad)

P
residen Turki Recep Tayyip Erdogan menelepon Presiden RI Prabowo Subianto. Keduanya membahas hubungan bilateral, salah satunya terkait isu pertahanan dan perdagangan.

Hal itu disampaikan kantor Kepresidenan Turki, melalui akun X resmi @trpresidency, Selasa (29/9/2026). Keduanya membahas hubungan bilateral antara Turki dan Indonesia serta isu regional dan global.

Erdogan juga menyatakan kepuasannya atas solidaritas Indonesia di forum Internasional. Erdogan menekankan pentingnya mempertahankan solidaritas bagi kedua negara.

Lebih lanjut, Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kerja sama antara Turki dan Indonesia di berbagai bidang, khususnya perdagangan dan industri pertahanan. Erdogan bertekad untuk meningkatkan kerja sama antar kedua negara dalam dua bidang tersebut.

"Presiden Erdogan menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengambil langkah-langkah untuk mewujudkan hal tersebut," demikian bunyi pernyataan kantor Kepresidenan Turki tersebut.

Dalam pembicaraan tersebut, Erdogan juga mengundang Prabowo untuk menghadiri KTT Pemimpin COP31 yang akan digelar di Antalya. (yld/wnv)

  ♞
detik   

Kamis, 01 Oktober 2026

Mobil Komunikasi Hilux Marinir

  Mampu Bikin Jaringan Sinyal Sendiri Prajurit Yonkomlek 1 Marinir memperagakan perangkat komunikasi punggung berantena panjang yang terhubung dengan kendaraan khusus Komob Self Networking Wireless (SNW). (Dok. Pasmar 1)

Batalion Komunikasi dan Elektronika (Yonkomlek) 1 Marinir memamerkan alutsista baru berupa kendaraan khusus Komob Self Networking Wireless (SNW). Mobil berbasis Toyota Hilux ini punya kemampuan unik: sanggup memancar jaringan internet dan komunikasi sendiri di daerah operasi.

Unjuk ketangguhan rantis tersebut berlangsung di Lapangan Brigif 1 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (30/9).

Pengenalan ini bertujuan memperlihatkan kesiapan perangkat komunikasi bergerak milik Marinir dalam mendukung tugas lapangan.

Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir (Kadispen Kormar) Kolonel (Mar) Rana Karyana membeberkan, pengembangan dan integrasi sistem kendaraan khusus Komob SNW melibatkan industri pertahanan dalam negeri dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 60 persen.

Rana menyebut mobil ini bertindak sebagai pemancar sinyal bergerak ketika infrastruktur komunikasi umum di lokasi pertempuran tidak tersedia atau mengalami gangguan.

Perangkat di dalamnya sanggup menyalurkan pertukaran data suara, teks, hingga kiriman video secara real-time (waktu nyata) melalui konektivitas jaringan lokal.

“Sederhananya, Komob SNW merupakan simpul komunikasi bergerak yang dapat membawa dan membangun jaringan komunikasinya sendiri untuk menjaga konektivitas prajurit di medan operasi,” kata Rana saat dihubungi Indonesia Defense Magazine di Jakarta, Kamis (1/10).

Melalui kehadiran armada Hilux modifikasi ini, Yonkomlek 1 Marinir memastikan jalur perintah dan kendali pasukan di lapangan tetap terhubung tanpa hambatan.

  📡 
IDM  

Rabu, 30 September 2026

Fincantieri dan PT PAL Indonesia Menandatangani Perjanjian Modernisasi Kapal Induk KRI Sriwijaya

    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgE3a6phYnckO6hs6iB4uXxc1T3JmYPiDIOPmiYAe5b0jx7PqDstN0hMnFYE5BzaaFP_PoFDdeJDFYlzRaD5viuEGaaN8eSh-tAyyZDoQ7ZEWeXfbfPc4Lk97xc-7qpkCKtbXq61OLCsJNk9zXeAzzXAsZY8ZOopdzGN33u7-Av4_WnJbtlHc7bD7XOGUQb/s481/IMG_0770.jpegKRI Sriwijaya 100 (Dispenal)

Fincantieri dan PT PAL Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang menetapkan kerangka kerja untuk kerja sama dalam program modernisasi masa depan KRI Sriwijaya (sebelumnya bernama Giuseppe Garibaldi) milik TNI AL.

Fincantieri dan PT PAL Indonesia akan berkolaborasi dalam program modernisasi kapal tersebut, menggabungkan keahlian masing-masing dan bersama-sama menentukan ruang lingkup kegiatan dan tanggung jawab dalam program tersebut.

Sebagai perancang dan pembangun asli kapal, Fincantieri akan menyumbangkan pengetahuannya yang luas tentang platform tersebut, sementara PT PAL akan memanfaatkan kemampuan yang telah mapan dalam pembangunan kapal angkatan laut, integrasi, pemeliharaan, dan layanan dukungan.

Program ini bertujuan untuk memaksimalkan efektivitas operasional kapal di berbagai misi, mulai dari operasi pertahanan dan keamanan maritim hingga bantuan kemanusiaan dan kegiatan tanggap darurat, sekaligus mendukung tujuan pengembangan kemampuan jangka panjang Angkatan Laut Indonesia.

Melalui perjanjian ini, Fincantieri dan PT PAL Indonesia akan bersama-sama menentukan pendekatan yang paling efektif untuk modernisasi kapal di masa mendatang. . 

  ⍟   Naval News    

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More