N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KRI Raden Eddy Martadinata 331

PKR 10514, Kapal frigat pertama produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Krait

Kapal patroli 40 m berbahan almunium alloy produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

Panser Canon 90mm

Kendaraan militer dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

PT44 Gudel

Kendaraan taktis militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Kamis, 25 Mei 2017

Kisah Tim KPLP Berhasil Selamatkan Kapal Philippine Coast Guard TB Habagat (271)

Bocor dan rusak mesin di lautWuih, luar biasa, kata-kata ini sangat tepat ditujukan bagi Tim Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemhub).

Betapa tidak, tim KPLP berhasil memberikan pertolongan kepada Kapal Philippines Coast Guard TB Habagat 271 yang mengalami kebocoran dan kerusakan mesin di perairan selat makassar 110Nm dari Kotabaru, Kalimantan Selatan, akhir pekan lalu.

Sebelum terjun menolong, berita marabahaya (distress) diterima dari Komandan Kapal Philippines Coast Guard TB Habagat 271 oleh Poskodalops Ditjen Hubla.

Tentu saja, segera ditindaklanjuti oleh Dit KPLP selaku Indonesia Coast Guard sembari terus berkoordinasi dengan Philippines Coast Guard Action Center di Manila.

Kapal tersebut merupakan armada yang dibawa dari Filipina saat mengikuti Regional Marine Pollution Exercise (Marpolex) pekan lalu dan tengah dalam pelayaran untuk kembali ke negaranya. Kapal juga sempat mengikuti simulasi penanganan kapal bocor atau bermasalah di lautan dalam rangka menjaga lingkungan laut dari pencemaran minyak di Benoa, Bali.

Kapal Philipine Coast Guard mengalami masalah di perairan Selat Sulawesi dalam perjalanan pelayaran dari Benoa menuju Filipina di Lat 4 degs 00.32 mins S/ Long 117 degs 39.6 mins E, selanjutnya kami diperintahkan untuk memonitor dan melakukan tindakan pertolongan,” tutur Direktur KPLP, Capt. Jonggung Sitorus di Jakarta, Selasa (23/5/2017).

http://photos.marinetraffic.com/ais/showphoto.aspx?mmsi=525000001&size=Kapal Patroli KN Chundamani P-116 [marinetraffic]

Selanjutnya KPLP mengerahkan Kapal Patroli KN Chundamani P-116 dan KN 377 menuju ke lokasi, untuk memberikan pertolongan serta melakukan asistensi di Pelabuhan Kotabaru.

Berdasarkan informasi kapal mengalami trouble engine dan ada kebocoran, kapal masih aman untuk dilayarkan ke pelabuhan Kotabaru untuk melakukan perbaikan,” ujar dia.

KSOP Klas IV, melaksanakan koordinasi dengan beberapa pihak antara lain PT. Pelindo III melalui Pilot Station, PT. Pertamina Kotabaru dengan menyiagakan dua unit kapal Tunda TB. Patra 01 dan TB. Patra 02 di Tanjung Pemancingan dan SROP Batulicin.

Kapal milik Philippine coast guard TB. Habagat (271) saat itu, masih bisa melanjutkan perjalanan menuju ke Perairan Kotabaru dengan Speed 7,6 Knots dan terus kami pantau dengan SROP Batulicin dan Pilot Station,” katanya.

Titik pertemuan antara Kapal Negara Patroli KPLP KNP 377 dengan Kapal TB Habagat 271 milik Philippine Coast Guard di posisi koordinat 03-15,42′-42,0″LS/116-54-50,0″ BT atau sekitar 44 NM dari Kotabaru pada Ahad (21/5/2017) sekitar pukul 16.00 WITA.

TB Habagat 271 philippine coast guard dikawal kapal milik PCG lainnya yaitu BRP-3502 (Nueva Vizcaya). Selanjutnya Kapal Negara Patroli KPLP KNP 377 mengawal kedua kapal Philippine Coast Guard menuju perairan Kota Baru untuk selanjutnya disandarkan pada Dermaga Pelabuhan Umum Stagen milik PT. Pelindo III Cabang Kotabaru dan tiba di pelabuhan Kotabaru pukul 22.00 WITA,” urai Capt. Jonggung.

 Dirjen Hubla Apresiasi Kesigapan Tim KPLP
http://www.update.ph/wp-content/uploads/2017/05/18447345_1262732053839456_200433849777998141_n.jpgKapal TB Habagat 271 milik Philippine Coast Guard [update.ph]

Dirjen Perhubungan Laut A. Tonny Budiono mengapresiasi kesigapan tim Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) yang berhasil melakukan pertolongan pihak Filipina saat mengalami masalah di pelayarannya.

Ini menjadi catatan penting bahwa latihan atau simulasi pertolongan darurat sangat dibutuhkan dan benar-benar membantu sesuai SOP (Standart Operation Procedure), saat dihadapkan pada kondisi yang nyata,” jelas Tonny di Jakarta, Selasa (23/5/2017).

Dia juga menyampaikan keprihatinannya atas kendala yang terjadi pada kapal Filipina tersebut. Mulai hari ini, kapal Coast Guard Filipina sedang naik dock untuk dilakukan penambalan.

Sedangkan kapal Philipine Coast Guard lainnya yaitu BRP-3502 (Nueva Vizcaya) sudah berlayar kembali ke negaranya,” tuturnya.

Dengan adanya kejadian ini telah menunjukan kesiapsiagaan KPLP sebagai Indonesia Coast Guard dalam merespon serta bereaksi cepat mengatasi permasalahan pelayaran yang terjadi di perairan Indonesia. (omy)
 

  Berita Trans  

Rabu, 24 Mei 2017

Kapal Navigasi KN Nipa dan KN Masalembo Diluncurkan

Di Batam IMG-20170524-WA0026Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut meluncurkan 2 kapal kenavigasian Kelas I, KN Nipa dan KN Masalembo dari galangan kapal PT. Citra Shipyard, Batam, hari ini, Rabu (24/5/2017).

KN Nipa akan dipangkalkan pada Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Pinang dan KN Masalembo akan dipangkalkan pada Distrik Navigasi Kelas I Surabaya,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut A. Tonny Budiono, melalui keterangan tertulis yang diterima beritatrans.com dan Tabloid Mingguan Berita Trans.

Hadir pada kesempatan itu, Gubernur Provinsi Riau Dr. H. Nurdin Basirun, Direktur Kenavigasian Bambang Witanto, dan Direktur Utama PT. Citra Shipyard Ali U Lai.

Dirjen Tonny Budiono mengungkapkan, saat ini wajah perairan Indonesia terus berubah. Dengan adanya kegiatan ekonomi di laut seperti pelayaran, pembangunan pelabuhan, kegiatan lepas pantai, konservasi alam, perikanan, dan lainnya tentu membutuhkan peralatan kenavigasian.

Hal tersebut menunjukkan bahwa peran navigasi laut sangat besar dalam menunjang aspek keselamatan pelayaran,” katanya.

Ibarat jalan tol, pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan harus menyiapkan fasilitas penunjangnya, seperti rambu-rambu atau Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) yang cukup dan andal, alur pelayaran yang aman dan ekonomis, penyelenggaraan telekomunikasi pelayaran serta sistem lalu lintas pelayaran yang baik sehingga dapat memberikan informasi yang akurat dan jelas kepada kapal-kapal yang berlayar.

Sehingga keselamatan pelayaran dapat terjamin,” kata Tonny. (aliy)

  Berita Trans  

Denmark Kenalkan Solusi Pertahanan Laut

Pada 18 – 19 Mei 2017, Laksamana Muda Denmark Frank Trojahn, mengunjungi Indonesia bersama dengan delegasi perusahaan Denmark di sektor angkatan laut.

Acara tersebut mempertemukan Frank Trojahn dengan Kepala Staf Angkatan Laut Indonesia, Laksamana Ade Supandi, yang telah mengunjungi Denmark pada bulan Oktober tahun lalu.

Acara Ini diikuti oleh sebuah seminar kecil, di mana perusahaan Denmark memiliki kesempatan untuk melakukan presentasi ‘Danish naval defence solutions’.

Laksamana Muda Trojahn dan perusahaan Denmark juga bertemu dengan Coastguard Indonesia, BAKAMLA dan mempresentasikan solusi maritim multi guna untuk kebutuhan Indonesia.

https://4.bp.blogspot.com/-hZ2e4QMpo3Q/WSLotmBHqMI/AAAAAAAAKXM/gdeN-e7YSYUJDQJ4LX1PFv6ISsOrIPxHwCLcB/s1600/Danish-naval-chief-Indonesia.jpgPada hari kedua delegasi tersebut pergi ke Surabaya, ibu kota Jawa Timur, sebuah pelabuhan penting dan pusat perdagangan untuk wilayah timur Indonesia.

Di sini, Kepala Staf Angkatan Laut dan perusahaan-perusahaan Denmark yang menyertainya mengunjungi markas Armada Timur Indonesia dan makan siang dengan perwakilan dari kantor administrasi dan pemangku kepentingan maritim di Surabaya, termasuk ‘National Naval Design Center’.

Setelah makan siang, perusahaan Denmark Odense Maritime Technology (OMT) menandatangani MoU dengan ‘National Naval Design Center’ Indonesia mengenai kerja sama dalam merancang kapal angkatan laut.

Sore hari, delegasi tersebut mengunjungi galangan kapal kapal laut PT PAL. Ini merupakan kesempatan besar bagi perusahaan Denmark untuk melihat fasilitas pertahanan angkatan laut Indonesia dan menyajikan teknologi dan solusi angkatan laut Denmark, sebagaimana dilansir dari Scand Asia (21/05).

  ⚓ Lancer cell  

Kisah Petugas Patroli KKP Ditangkap Cost Guard Vietnam

Kapal Hiu Macan milik PSDKP KKP Batam

Peristiwa “penculikan” anggota patroli KKP di kapal patroli Hiu Macan di perairan Natuna berawal dari penangkapan empat kapal nelayan Vietnam.

Sebuah sumber menyebutkan, empat kapal yang membawa 50 ABK itu kemudian hendak dibawa anggota PSDKP ke Natuna.

Satu orang petugas KKP kemudian ditempatkan ke kapal untuk melakukan pengawalan sekaligus mengemudikan kapal.

Tiba-tiba datang kapal cost guard Vietnam datang dan meminta kapal itu diserahkan kepada mereka.

Tak lama kemudian, kapal cost guard itu menabrak kapal nelayan Vietnam tersebut.

https://3.bp.blogspot.com/-5cWN-zp8KE8/WSVPMoCm21I/AAAAAAAAKX8/EFm2a4x65QcIZkSGfP_SxzwRWO4cGFATACLcB/s1600/18582209_1266750506774937_5627063255542756409_n.jpgKapal nelayan yang ditabrak itu kemudian tenggelam, sedangkan Gunawan yang sempat meminta pertolongan melalui radio, karena kapalnya hampir tenggelam, dibawa oleh cost guard tersebut.

Kapal penjaga pantai Vietnam ini mengatakan, mereka akan menyerahkan petugas kapal Indonesia itu jika seluruh kapal yang tertangkap dikembalikan kepada mereka.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang anggota Kapal Pengawas (KP) Hiu Macan 01, Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (PSDKP KKP), Barelang Batam, ditangkap oleh coast guard Vietnam saat melakukan tugas pengawasan di laut Natuna.

Muhamad Syamsu Rokhman, kepala Seksi operasional pengawasan dan penanganan pelanggaran, pada PSDK KKP Barelang Batam, membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Benar anggota kita yang bertugas di KP Hiu macan 01 ada satu orang dibawa oleh coast guard Vietnam. Kita sudah laporkan kepada Ibu Menteri (Susi Pudjiastuti)," kata Syamsu.

Saat ini kata Syamsu, PSDK KKP Barelang Batam menunggu info lebih lanjut dari pihak kementerian.

"Kita masih menunggu informasi kelanjutannya, sabar dulu ya. Nanti ibu menteri akan menjelaskannya,” tambah Syamsu.
 

  Tribunnews  

Selasa, 23 Mei 2017

TNI AU Komitmen Kembangkan Industri Pertahanan

PT Dirgantara Indonesia (PT DI) merupakan salah satu industri pertahanan strategis dan salah satu BUMN yang bergerak dibidang industri pertahanan kedirgantaraan dan memiliki kemampuan dalam bidang rancang bangun, pengujian, produksi, perawatan, perbaikan dan modifikasi pesawat terbang, untuk itu TNI AU berkomitmen membantu pengembangan dan memanjukan industri pertahanan Indonesia.
Demikian dikatakan Asops Kasau Marsda TNI Barhim dalam sambutannya pada penandatanganan kerjasama (MoU) antara TNI AU dengan PT DI tentang penggunaan awak pesawat TNI AU untuk mendukung kegiatan PT DI, di Mabesau Cilangkap, Senin (22/5).

MoU TNI AU dan PT DI ditandandatangani oleh Asops Kasau Marsda TNI Barhim dengan Direktur Umum dan SDM PT DI Sukamto MBA, disaksikan para pejabat TNI AU dan Pejabat PT DI. Dikatakan, sesuai disposisi Kasau nomor H-421 tanggal 3 April 2017, pada prinsipnya setuju penggunaan tenaga penerbang TNI Angkatan Udara yang dituangkan dalam suatu piagam kerja sama. Penggunaan awak pesawat TNI Angkatan Udara pada dasarnya adalah untuk membantu kegiatan PT DI dalam mendukung tugas dan fungsi TNI Angkatan Udara.

Kerja sama ini meliputi penggunaan awak pesawat TNI Angkatan Udara untuk mendukung kegiatan PT DI dalam rangka perbaikan, perawatan, uji terbang pesawat TNI AU dan dalam rangka proses produksi, perbaikan, perawatan, uji terbang pesawat TNI Angkatan Udara, sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan.

Penyiapan awak pesawat untuk kegiatan dimaksud akan diatur agar tidak mengganggu kegiatan operasional TNI Angkatan Udara. Dalam hal ini pihak PT DI untuk dapat berkoordinasi lebih awal agar personel dapat disiapkan seoptimal mungkin”, jelas Asops Kasau.*Red

  Peloporwiratama  

RI Raih Investment Grade

Akan Makin Banyak Emiten Baru https://2.bp.blogspot.com/-ZrRSGLKsVmo/WSL4Q1cqfCI/AAAAAAAAKXc/3O4Po68kJQYAW1UWQoCYaMo6idxmuEH4wCLcB/s1600/photo_2017-05-22_15-20-36.jpgSurat Sri Mulyani [istimewa]

Keputusan Lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor's (S&P) menaikkan peringkat Indonesia menjadi layak investasi membawa angin segar bagi pasar modal Indonesia.

Direktur Bahana Sekuritas Andi Sidharta menyakini, peringkat layak investasi dari S&P akan memicu munculnya emiten-emiten baru di pasar modal. Sebab para calon emiten kini lebih optimistis sahamnya akan tersepat saat melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO).

"Pastilah itu impact-nya sangat positif ya. Kalau kita lihat sekarang kan reli terus kemungkinan sih IPO yang tadinya agak lesu justru akan dapet respons lebih bagus dari yang sebelumnya," tuturnya di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (22/5/2017).

Dari awal tahun hingga saat ini jumlah emiten yang melakukan IPO sebanyak 8 perusahaan. Sehingga total emiten yang tercatat di pasar modal hingga saat ini sebanyak 543 perusahaan.

Andi yakin, dengan adanya rating S&P akan menyuburkan munculnya emiten baru tahun ini. Kondisi tahun ini diyakini akan berbanding terbalik dengan tahun lalu, di mana banyak calon emiten yang menunda rencana IPO-nya.

"Kemarin banyak yang mau IPO kinerjanya kurang baik. Mungkin sekarang agak berbalik kalau diliat dari minat investor yang tadinya tidak mau ketemu jadi banyak yang mau malah. Mestinya positif lah," tegasnya.

Andi melihat antusiasme para investor untuk menyerap saham-saham baru juga besar, terutama investor institusi. (ang/ang)

 Jokowi Panggil Menteri ke Bogor 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak berhenti sampai dengan penobatan investment grade untuk Indonesia. Langkah selanjutnya pun langsung disiapkan agar peringkat yang ditunggu bertahun-tahun tersebut bisa bermanfaat.

Para menteri dikumpulkan di Istana Kepresidenan, Bogor. Tampak hadir Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung serta lainnya.

Jokowi optimis investor semakin percaya untuk menempatkan modalnya di Indonesia. Maka sudah selayaknya hal tersebut dijaga.

"S&P telah memberikan investment grade. Ini menambah kepercayaan kepada kita, terutama untuk investasi-investasi yang berasal dari luar karena itulah sebuah kepercayaan yang harus kita jaga," terang Jokowi membuka rapat kabinet terbatas di Istana Kepresidenan, Bogor, Senin (22/5/2017).

Beberapa waktu lalu, Jokowi juga ikut menghadiri pertemuan KTT One Belt One Road di Beijing, China. Jokowi melihat peluang untuk menarik investor lebih banyak itu sangat besar.

"Setelah mengikuti forum itu kita melihat, peluang yang ada untuk kerja sama dengan negara lain sangat terbuka lebar," ujarnya. (mkj/ang)

  detik  

Senin, 22 Mei 2017

Pembuat Listrik Kedondong Diundang Menteri Jonan

Siswa penemu listrik pohon kedondong, energi baru dan terbarukan (EBT)Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan (kanan) berbincang dengan penemu energi listrik dari pohon kedondong Naufal Raziq di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (19/5/2017). (ANTARA Foto/Aprillio Akbar)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menerima kedatangan Naufal Raziq, siswa berusia 15 tahun asal Langsa, Provinsi Aceh, yang menjadi penemu energi listrik dari pohon kedondong pagar.

"Harapan Pak Menteri, temuan Naufal dapat digunakan masyarakat dan dimanfaatkan khususnya di Indonesia dan desa-desa terpencil," kata Naufal di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat.

Siswa kelas 3 Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Langsa itu menceritakan bahwa Menteri Jonan menilai penemuan energi listrik dari pohon kedondong itu termasuk energi baru dan terbarukan (EBT).

Kepada Menteri ESDM, Naufal juga menceritakan bahwa energi listrik yang ditemukannya sudah terhubung ke sebagian rumah di desa terpencil Tampur Paloh, Aceh Timur, dan akan dikembangkan agar penemuan itu bisa dimanfaatkan untuk skala yang lebih besar.

Ia pun menceritakan penemuan tersebut berawal dari pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang didapatkan saat masih di kelas 1 Madrasah Tsanawiyah dua tahun lalu bahwa buah asam, seperti kentang, jeruk dan mangga dapat menghasilkan energi listrik sederhana.

Penemuan tersebut juga dilakukan bertahap dengan mencoba berbagai macam pohon buah, mulai dari mangga, belimbing, asam jawa hingga akhirnya menemukan pohon kedondong pagar yang memiliki keunggulan dibanding buah lainnya, kata Naufal.

"Masing-masing pohon itu ada keunggulannya. Kenapa kedondong pagar? Karena, memiliki batang yang besar, mudah tumbuhnya, jika kita kupaskan kulitnya dia tidak busuk malah menyembuhkan dirinya, recovery," ujarnya.

Ia menjelaskan satu lubang pada pohon kedondong pagar bisa menghasilkan tegangan listrik satu volt (1 V), dan satu pohon kedondong dapat dibuat menjadi empat lubang yang bisa menghasilkan energi 4 V.

Untuk menyalakan satu lampu, ia menambahkan, setidak-tidaknya dibutuhkan empat pohon kedondong pagar yang sudah dipasang tembaga dan logam.

Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) akan memberi bantuan pendanaan guna mengembangkan penemuan Naufal menjadi energi listrik berskala besar.

 Berikut video dari Youtube : 


   antara  

[Video] Pembuatan KMC Komando

Produksi anak bangsa KMC Komando PT Tesco Indomaritim

Tahukah anda bila PT Tesco Indomaritim telah membuat sekitar 40 unit KMC komando dan 2 unit lainnya dalam penyelesaian yang akan rampung tahun 2017 ini.

PT Tesco Indomaritim telah membangun KMC Komando puluhan unit pesanan TNI AD maupun TNI AL.

Panjang keseluruhan KMC Komando adalah 17,60 meter dengan lebar 4,20 meter dan tinggi 2,15 meter. Kapal ini memiliki kecepatan 45 knots dengan tenaga pendorong water jet dan dilengkapi oleh tanki air tawar dengan volume 500 liter. Awak KMC Komando berjumlah 3 orang dan mampu membawa sekitar 31 prajurit di dalamnya.

Kapal KMC Komando TNI AD NewSelain itu, kapal ini juga dilengkapi oleh kompas, GPS, Radio SSB, Radio HT, Ring Bouy, dan 2 Life Raft. Kapal buatan dalam negeri ini digunakan untuk operasi rawa dan pantai.

Untuk persenjataan, KMC Komando dilengkapi dengan sistem senjata mesin berat (SMB) dengan jenis peluru 17,5 milimeter yang mampu menembak hingga 6 kilometer.

KMC Komando juga memiliki sistem tracking and locking target. Sistem tersebut mengatur penggunaan senjata secara otomatis yang dikendalikan oleh seorang penembak dari dalam ruang kemudi.

 Berikut video pembuatan KMC komando dari Youtube diposkan Muhamad Irfai : 


  Indonesia Teknologi  

[Video] Sekilas KAL 28 Propeller

Buatan PT Tesco Indomaritim Dari website PT Tesco, diberitakan TNI AL telah memesan sebanyak 13 unit yang telah rampung 12 unit dan 1 dalam pembangunan yang akan tuntas tahun 2017 ini.

Kapal dengan panjang 28 meter, Berat sekitar 70 ton mampu di pacu dengan mesin pendorong jenis propeller hingga 28 knot.


Berikut video di upload Muhamad Irfai dari Youtube :

  Garuda Militer  

TNI AD Pimpin Klasemen Sementara Lomba Tembak Militer AASAM 2017

Australian Army Skill at Arms Meetinghttps://2.bp.blogspot.com/-eIRX754GDpE/WSAcwX5XxhI/AAAAAAAAKVA/PRI2vldPhVow9q9fIIWKyBHjhGFp_yG7wCPcB/s1600/18489741_1307664166008015_6011042038702694347_o.jpgTim sniper TNI AD pada ajang AASAM 2017 [AASAN 2017]

Prajurit Kostrad TNI AD kembali mendominasi perolehan medali kejuaraan internasional dalam kompetisi Australia Army Skill at Arms Meeting (AASAM) 2017 yang berlangsung di Puckapunyal Military Area, Victoria, Melbourne, Australia.

Hingga 20 Mei 2017 pukul 19.00 WIB, Indonesia masih bertengger di posisi puncak dalam klasemen sementara dengan perolehan medali 13 Emas, 2 Perak, dan 4 Perunggu. Adapun tuan rumah Australia, menduduki peringkat kedua dengan perolehan 5 Emas, 11 Perak dan 8 Perunggu.

The Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) 2017 telah digelar sejak 5 Mei 2017 dan berakhir pada 26 Mei 2017, di Area Militer Puckapunyal, Victoria, Australia. Kompetisi ini diikuti militer berbagai negara, termasuk Indonesia.

Dilansir dari situs resmi penyelenggara AASAM 2017, www.army.gov.au, tujuan diselenggarakannya AASAM adalah untuk meningkatkan kemampuan operasional prajurit Angkatan Darat melalui keterampilan peperangan yang ketat, penuh rintangan dan combat yang difokuskan pada kemampuan prajurit.

AASAM adalah keterampilan bertarung tempur pada kompetisi senjata yang mencakup sistem senjata ringan yang dipakai saat ini, yang bersaing pada tingkat individu dan unit. Adapun pelatihan ini difokuskan pada penerapan senjata yang akurat yang mendasari keberhasilan operasional dan misi.

AASAM menguji secara cermat kemampuan dan keahlian petembak yang bersaing secara individual dan berkelompok, untuk memberikan patokan (benchmark) untuk memvalidasi standar petembak, peralatan, sistem pelatihan untuk individu dan tim, yang bersaing secara internasional.

Sebelumnya, pada AASAM 2016 tahun lalu Prajurit Kostrad TNI AD juga berhasil mendominasi perolehan medali yang juga berlangsung di Puckapunyal Military Area, Victoria, Melbourne, Australia yang diselenggarakan pada 3-30 Mei 2016. Pada saat itu, kontingen TNI AD yang bertanding di Melbourne tersebut berjumlah 19 orang dengan komandan kontingen Mayor Inf. Safrudin yang menjabat sebagai Kasi Operasi Staf Operasi Divisi Infanteri 1 Kostrad.

 Berikut klasemen sementara perolehan medali dalam ajang AASAM 2017 


1. Indonesia : 13 Emas, 2 Perak, 4 Perunggu.
2. Australia : 5 Emas, 11 Perak, 8 Perunggu.
3. Jepang : 4 Emas, 2 Perak, 2 Perunggu.
4. Uni Emirat Arab : 2 Emas.
5. Anzac : 1 Emas, 1 Perak.
6. Philipina : 1 Emas, 2 Perak, 2 Perunggu.
7. US Army : 1 Emas.
8. UK (INGGRIS) : 1 Perak, 1 Perunggu.
9. Canada : 1 Perak, 3 Perunggu.
10. Malaysia : 1 Perak, 1 Perunggu.
11. Thailand : 1 Perak, 1 Perunggu.
12. US Marines : 2 Perunggu.
13. Korea : 1 Emas, 2 Perak, 1 Perunggu.
14. Singapura : 1 Perak.
15. Kamboja : nihil.
16. Timor Leste : nihil.
17. Tonga : nihil.
18. PNG : nihil.
19. Perancis : nihil.
20. New Zealand : nihil.

   Tempo  

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More