N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KRI Raden Eddy Martadinata 331

PKR 10514, Kapal frigat pertama produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Krait

Kapal patroli 40 m berbahan almunium alloy produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

Panser Canon 90mm

Kendaraan militer dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

PT44 Gudel

Kendaraan taktis militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Senin, 30 September 2013

Saya Akan Pengaruhi Pengusaha Untuk Produksi Mobil Listrik

http://images.detik.com/content/2013/09/30/1036/selo.jpgJakarta - Beberapa prototype atau purwa rupa mobil listrik seperti Selo hingga Gendis telah lahir dan lolos uji sertifikasi Kementerian Perhubungan. Prototype mobil listrik ini pun akan diproduksi massal. Menteri BUMN Dahlan Iskan berencana merayu para pengusaha otomotif untuk bersedia memproduksi mobil listrik karya putra-putri Indonesia ini.

"Saya akan mencoba mempengaruhi pengusaha yang tertarik di bidang itu untuk memproduksi mobil listrik. Seperti juga di Amerika yang terjun ke mobil listrik orang bukan dari industri mobil besar yakni Tesla," ucap Dahlan kepada detikFinance di Balikpapan seperti dikutip Senin (30/9/2013).

Mantan Direktur Utama PLN ini mengakui, untuk produksi mobil listrik BUMN tidak perlu turun tangan, kecuali swasta tidak tertarik. Pemerintah melalui BUMN hanya memfasilitasi pengembangan prototype mobil listrik.

"Tentu yang terbaik kembangkan itu industri mobil swasta. Tentu swasta perlu diberi keyakinan bahwa mobil listrik akan menjadi mobil masa depan. Keyakinan itu yang perlu ditumbuhkan peran pemerintah yang sekarang dengan memproduksi terbatas untuk APEC ini, bisa memberi dorongan ke swasta bahwa ini mobil masa depan," sebutnya.

Menurut Dahlan, negara-negara maju mulai mengembangkan mobil listrik, Seperti pabrikan asal Eropa hingga Jepang. Saat ini adalah momen yang tepat bagi untuk memulai mengembangkan dan memproduksi mobil listrik asli karya Indonesia.

"Di Eropa produsen mobil besar seperti Mercedes dan BMW. Kemarin terakhir BMW. Itu sudah mulai produksi mobil listrik. Jepang seperti Toyota dan lainnya mulai produksi mobil listrik. Sehingga kalau betul-betul nggak dimulai, Indonesia akan jadi pasarnya mobil listrik luar negeri lagi. Seperti Indonesia hanya jadi pasarnya mobil bensin luar negeri kita nggak berdaya. Apakah kita mau mengulangi ketidakberdayaan itu?" jelasnya.

Untuk komponen mobil listrik, Indonesia praktis sudah mulai mengembangkan. Seperti komponen baterai yang dikembangkan oleh PT Nipress Tbk di Cileungsi Bogor Jawa Barat.

"Mobil listrik kan komponen terbesar baterai. Untuk baterai kan sekarang nggak perlu impor sementara yang lain-lain bisa diproduksi di dalam negeri, praktis sekarang tinggal motor (komponen mobil listrik). Karena motor itu Ricky ahlinya sehingga tinggal produksi secara industri," katanya.(feb/dnl)

Mobil Listrik 'Lamborghini dan Alphard' Dahlan Iskan Lolos Uji Laik Jalan

Balikpapan - Mobil listrik pesanan Menteri BUMN Dahlan Iskan, Selo dan Gendis telah lolos uji sertifikasi dari Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Kementerian Perbubungan di Bekasi, Jawa Barat.

Selanjutnya prototype mobil listrik yang diproduksi oleh putra-putri Indonesia telah dikirim ke Bali. Di Bali, mobil ini bakal dipamerkan kepada para peserta KTT APEC.

"Selo dan Gendis, Jumat sudah diberangkatkan ke Bali. Produksi pak Dasep Selasa atau Rabu dibawa ke Bali," ucap Dahlan kepada detikFinance di Balikpapan seperti dikutip Senin (30/9/2013).

Selo yang diproduksi 1 unit merupakan mobil listrik sport menyerupai desain Lamborghini. Mobil ini telah lolos tahap uji kelayakan meskipun awalnya tidak lolos karena ada sedikit kekurangan.

Namun berbeda dengan mobil listrik mewah menyerupai Alphard bernama Gendis. Mobil listrik yang dirancang oleh Ricky Nelson ini, lolos uji sertifikasi tanpa catatan. Gendis sendiri diproduksi sebanyak 4 unit.

"(Selo) sudah dianggap selesai. Suratnya belum keluar tapi sudah dianggap selesai. Nggak ada catatan. Mudahan-mudahan surat segera keluar. Yang Gendis baru Jumat dimasukkan tapi nggak ada catatan apa-apa. Itu semacam Alphard tapi mewah. Misalnya ada TV-nya kemudian ada mejanya. Nggak ada catatan," jelasnya.

Sementara mobil listrik karya Dasep Ahmadi berupa bus dan Alphard listrik, masih ada catatan. Namun paling lambat Rabu ini bisa dikirim ke Bali. Mobil ini dibiayai oleh BUMN.

"Kemudian dari kang Dasep, Bus dan Alphardnya ada kekurangan. Naiknya kurang baik. Nah saya teringat waktu dinaikkan tanjakkan. Saya teringat mobil hijau nggak bisa naik ternyata itu hanya setelan saja," sebutnya.(feb/dru)


  detik 

Mahasiswa ITS Rancang Kota Apung

Mahasiswa ITS Rancang Kota Apung
Ilutrasi
Surabaya - Reklamasi pantai yang diharapkan menjadi jalan keluar bagi perluasan lahan pemukiman justru menimbulkan masalah baru. Hal itulah yang melatarbelakangi tiga mahasiswa Jurusan Arsitektur dan Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Rigan Satria A Putra, Puput Wiyono, dan Titis Wahyu, tergerak untuk menciptakan ide kota apung masa depan.

Ide itu dituangkan dalam Program Kreativitas Mahasiswa Gagasan Tertulis (PKM GT) dengan judul “Surabaya Frishhap Kota Terapung Masa Depan dengan Desain Floating Ring Shaped Plate sebagai Solusi Pemekaran Kota Surabaya”. Pada Pekan Ilmiah Mahasiswa (Pimnas) XXVI dua pekan lalu di Mataram, Nusa Tenggara Barat, karya mereka meraih medali emas.

Rigan Satria menyatakan, dampak negatif reklamasi bukan satu-satunya hal yang melatarbelakangi munculnya ide kota apung. Naiknya permukaan air laut dan juga tingginya laju pertumbuhan penduduk menjadi alasan lain penciptaan ide tersebut. “Kalau dengan reklamasi, selain merugikan manusia, juga merugikan habitat laut, bahkan merusaknya,” ujar mahasiswa Jurusan Arsitektur angkatan 2009 ini.

Dalam kota apung ini ada beberapa bangunan yang merupakan fasilitas umum dan juga pemukiman warga. Bangunan utama memiliki diameter sepanjang 200 meter dan mampu menampung 12.000 penghuni. “Di main building terdapat rumah sakit, sekolah, dan fasilitas umum lainnya,” kata Rigan, Sabtu, 28 September 2013.

Sedangkan di setiap ‘cincin’ area rumah apung dapat dihuni hingga 32 orang. Pembuangan limbah juga tak luput dari perhitungan. Sebelum akhirnya di buang ke laut, limbah akan terlebih dahulu diolah sehingga tidak mencemari kawasan perairan. Kota apung ini bisa diterapkan di daerah pesisir manapun yang merupakan perairan tenang.

Komponen bangunan utama kota apung sendiri terdiri dari beberapa bagian. Yakni top rise, area fluktuatif, town ring, dan badan tumpu. Top rise  merupakan bagian bangunan paling atas yang menggunakan konstruksi baja sebagai struktur penangkal petir dan penangkap sinyal. Sedangkan town ring merupakan bagian bawah bangunan yang terbuat dari bahan kedap air sehingga dapat menerima gaya tekan air dengan baik.

Antara top rise dan town ring  dihubungkan dengan area fluktuatif. Area ini didukung sistem pegas sehingga dapat meredam tumbukan. “Konsepnya ini sama seperti kereta monorel. Jadi antara bagian atas dan bawah tidak langsung menempel sehingga tahan terhadap goncangan gempa, apalagi hanya pergerakan permukaan air laut,” kata mahasiswa yang sekarang melanjutkan S2 Perancangan Arsitektur di ITS ini.

Pondasi kota apung tertancap ke dasar laut namun bersifat floating fluktuatif terhadap pergerakan air. Sehingga efek dari pergerakan air tidak terlalu berarti dibandingkan dengan reklamasi alias pondasi tidak gampang rusak.

Konsep kota apung dirancang tanpa kendaraan pribadi karena sudah disediakan transportasi umum untuk para penghuninya. Hal tersebut untuk mewujudkan green architecture dalam rancangan kota apung yang dibuat.

Selain aksesibilitas, pembangkit listrik pun tidak menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM), namun memanfaatkan kondisi alam yang ada di sana. “Di area laut kan kaya angin, jadi kita menggunakan kincir angin, selain itu juga memanfaatkan solar cell dari sinar matahari,” lanjut Rigan.

Menurut Rigan konsep kota apung yang dipadukan dengan green concept architecture  membutuhkan investasi awal yang tidak sedikit. Namun konsep ini memang dirancang agar ramah lingkungan dan efisien. “Memang dibutuhkan investasi yang besar di awal untuk merealisasikan konsep ini, tapi pasti akan sustainable dalam jangka waktu 50 sampai 100 tahun,” kata dia.


  Tempo 

Minggu, 29 September 2013

LIPI Temukan Teknologi Sperma Sexing untuk Sapi

LIPI Temukan Teknologi Sperma Sexing untuk SapiBengkulu - Populasi sapi dan kerbau tahun ini mengalami penurunan cukup besar. Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Lukman Hakim, mengatakan Indonesia kini krisis bibit sapi karena sebagian besar sapi berkualitas bagus banyak dijual dan dipotong.

"Jadi kualitas sapi kita makin hari makin menurun. Yang bagus-bagus dipotong," kata Lukman saat ditemui di Bengkulu, Sabtu, 28 September 2013.

Berdasarkan hasil sensus ternak 2013, populasi sapi dan kerbau pada 1 Mei 2013 tercatat 14,2 juta ekor atau turun 15 persen dibanding hasil pendataan tahun lalu. Tahun lalu, populasi sapi dan kerbau tercatat 16,7 juta ekor.

Untuk mengatasi berkurangnya populasi sapi, LIPI berhasil menemukan teknologi inseminasi buatan dengan sperma sexing. Teknologi inseminasi buatan menggunakan sperma sexing akan menghasilkan anak sapi dengan jenis kelamin sesuai harapan, bisa memilih jantan atau betina.

"Tingkat akurasi teknologi ini untuk menentukan jenis kelamin sapi mencapai 96 persen. Artinya, dalam 100 sapi, ada 96 yang sesuai. Ini suatu kemajuan karena secara teoretis saat itu tingkat presisinya hanya 80 persen," ujar Lukman.

Syahruddin Said, peneliti dari Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI yang terlibat dalam proyek ini, mengungkapkan teknologi sperma sexing adalah salah satu upaya untuk menjawab masalah pemenuhan kebutuhan daging nasional. Teknologi ini juga dapat menentukan struktur populasi dalam suatu kawasan peternakan sapi.

Lewat teknologi ini, jenis kelamin dari pedet (anakan sapi) dapat ditentukan sejak awal. Perbandingan jenis kelamin dalam populasi di peternakan bisa diatur. "Sangat strategis untuk peternakan sapi susu dengan memilih sapi betina, dan sapi daging dengan memilih sapi jantan," tulis Syahruddin dalam katalog informasi LIPI saat pameran LIPI Expo, di Bengkulu.

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI telah berhasil mengaplikasikan teknologi sperma sexing dengan hasil S/C (inseminasi buatan per konsepsi) 1,37. Pada penelitian 2005 lalu, tercatat tingkat keberhasilan kelahiran sesuai dengan harapan adalah 81 persen.

Sexing atau pemisahan sperma adalah kegiatan yang bertujuan untuk memisahkan spermatozoa yang membawa sifat kelamin jantan dengan betina. Teknologi ini bertujuan untuk menjawab tingginya permintaan peternak terhadap pedet atau anak sapi jantan potong karena harga jualnya yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan anak betina.

Awalnya, sperma dikoleksi dari sapi jantan. Selanjutnya, dilakukan pemisahan sperma dengan kromosom X yang akan menjadi cikal anakan betina dan sperma kromosom Y yang menjadi anakan jantan.

Pemisahan sperma dilakukan dengan filtrasi menggunakan kolom BSA (Bovine Serum Albumin). Pemisahan kolom BSA ini terdiri atas BSA 5 persen menghasilkan 2 mililiter sperma X, dan BSA 10 persen menghasilkan 2 mililiter sperma Y. Konsentrasi BSA 5-10 persen memberikan hasil optimum dalam memisahkan sperma X dan Y pada sapi.

Sperma yang sudah dipisahkan kemudian disedot, dimasukkan dalam straw untuk disimpan dan dibekukan. Proses pembekuan dibantu dengan nitrogen cair dan disimpan pada suhu -196 derajat Celsius. Barulah sapi dapat diinjeksi dengan sperma tersebut untuk menentukan jenis kelamin.

Selain teknologi sperma sexing, LIPI lebih dulu mengembangkan teknologi transfer embrio. Teknologi ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan pejantan dan betina unggul dalam memproduksi bibit unggul ternak. Melalui teknologi transfer embrio, seekor betina mampu memberikan keturunan lebih dari 25 ekor per tahun.


  Tempo 

Daftar kebohongan publik di balik kebijakan mobil murah

Tulus Abadi: Lebih baik kembangkan mobil nasional


Inilah daftar kebohongan publik di balik kebijakan mobil murah - Tulus Abadi: Lebih baik kembangkan mobil nasional - Di balik kebijakan soal mobil murah ramah lingkungan ternyata banyak ditemukan kebohongan.
Anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta, Tulus Abadi menyampaikan, kebijakan mobil murah atau low cost green car (LCGC) adalah kebijakan publik yang sarat kebohongan.

“Saya mencatat ada 9 kebohongan atau kepalsuan yang diatur dalam kebijakan LCGC,” kata Tulus Abadi dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (28/09/2013).

Kebohongan pertama adalah klaim yang menyatakan low cost atau murah. “Ini murah apanya? Mobil itu masih sangat mahal dan ini bentuk pelecehan terhadap masyarakat Indonesia yang menyatakan seolah-olah masyarakat mampu membeli mobil tersebut,” tuturnya.

Kebohongan kedua ialah klaim green car. Menurut Tulus, klaim ramah lingkungan merupakan kepalsuan karena mobil itu masih menggunakan bahan bakar bersubsidi. “Mana yang green? Tidak ada yang green di situ. Kepalsuan di balik kebijakan ini harus dibongkar,” tandasnya.

Dia mengatakan juga, kebijakan (LCGC) ini adalah kebijakan predator yang memakan sektor-sektor lain termasuk pajak. “Saya mencatat, karena mobil LCGC ini, minimal pemerintah kehilangan Rp 10 triliun. Ini dalam setahun, belum lagi soal subsidi BBM yang akan melambung setinggi langit dengan target pertumbuhan industri otomotif khususnya LCGC,” katanya.

Tulus juga mengungkapkan, kebijakan ini memihak kepentingan pemilik modal, bukan kepentingan orang banyak di Indonesia dan khususnya di kota-kota besar.

“Saya yakin mayoritas penjualan mobil murah ini akan terserap di kota besar. Karena bentuknya city car yang layak dipakai di kota besar, daerah lain tidak akan melirik dan tidak akan membuat mobil murah ini laku apalagi di pasar Internasional. Selama ini Indonesia dikenal sebagai tukang rakit dan tidak punya reputasi dalam industri otomotif, kalau kata Hatta Rajasa untuk ekspor maka hal itu tidak akan terjadi,” imbuhnya.

Atas dasar itu, Tulus mendesak pemerintah agar menghentikan produksi atas regulasi mobil LCGC. Pemerintah, katanya, harusnya berpihak kepada pembangunan sarana transportasi publik di kota-kota besar.

“Kalau kita merujuk kepada kota-kota besar dunia, mobil murah itu ada dan sudah lazim, tapi mobil itu diciptakan ketika sistem transportasi dan sistim angkutan umumnya sudah terintegrasi dengan harga terjangkau,” katanya.

“Di kita sangat terbalik. Ketika BBM masih disubsidi, transportasinya masih busuk, tiba-tiba kita dibom dengan kebijakan mobil murah, ini kebijkan predator,” tegas Tulus.

Tulus menambahkan, lebih baik pemerintah mewujudkan mimpi mobil nasional (mobnas) yang sempat digembar-gemborkan. Konsep mobil LCGC ini jelas-jelas bukan mobil nasional karena menempel merek-merek yang mendompleng industri otomotif. “Apalagi kebijakan mobil LCGC ini masih punya komponen impor sebanyak 40 persen, mana itu yang namanya mobil nasional,” paparnya.

DPR: Bongkar kebijakan yang salah

Kalau pemerintah bener, mobil murah harusnya jadi mobil gratis

Kalau pemerintah bener, mobil murah harusnya jadi mobil gratis - DPR: Bongkar kebijakan yang salah - Anggota Komisi V DPR RI, Hetifah saat mengikuti sebuah diskusi di Cikini, Jakarta.Anggota Komisi V DPR RI, Hetifah mengungkapkan, jika pemerintah saat ini memang benar-benar menerapkan kebijakan pro-rakyat, seharusnya bunyi Peraturan Pemerintah (PP) nomor 41 tahun 2013 bukanlah tentang regulasi mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC). Namun bunyinya tentang mobil gratis ramah lingkungan untuk rakyat miskin.

“Saya tidak setuju masyarakat didorong punya mobil banyak-banyak. Karena hak itu bisa mempengaruhi hak orang lain. Kita betul-betul diuji. Harusnya kebijakan itu diberikan pada masyarakat miskin, orang kaya beralih ke angkutan umum,” ujarnya dalam sebuah diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (28/09/2013).

Hetifah menambahkan, kebijakan mobil murah itu harus dikaji betul secara matang. “Kita harus hati-hati dalam kebijakan, apakah ada dampak negatif ke banyak orang,” bebernya.

Menurutnya, prinsip utama transportasi ialah terjaminnya hak mobilitas warga negara yang aman dan tepat waktu. Prinsip itu, katanya, tidak hanya bisa dicapai melalui pengadaan mobil murah. Namun, ketersediaan transportasi publik juga sangat penting.

“Hal yang penting adanya hak mobilitas tiap warga negara yang aman dan tepat waktu dan keterjangkauan harga. Itu harus dipenuhi dan harus ada intervensi pemerintah,” kata Hetifah.

Poltisi Partai Golkar ini menyatakan ketidaksetujuannya pada kebijakan mobil murah yang diluncurkan pemerintah. “Memberi masyarakat tertentu beli mobil, apa itu cara terbaik?” Tanyanya.

Menurutnya, banyak sekali kebijakan pemerintah saat ini yang salah. untuk itu, pihaknya mendesak adanya perombakan dan pembongkaran besar-besaran pada penerapan kebijakan yang keliru. “Kita sekarang yang penting tidak cuma pembenahan tapi pembongkaran tehadap kebijakan yang salah,” tegasnya.

Seperti diketahui, Gubenur DKI Jakarta Joko widodo secara tegas menyatakan bahwa kebijakan soal mobil murah tidak benar karena tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ia berpendapat bahwa masyarakat lebih memerlukan sarana transportasi umum yang nyaman dan aman. “Saya tegaskan, mobil murah itu enggak benar. Apa lagi?” kata Jokowi.

Saat mengatakan hal itu, Jokowi mengentakkan kaki dan tangan serta memperlihatkan mimik gemas. Wartawan menangkap gerakan Jokowi itu menandakan ketegasannya menentang kebijakan mobil murah. “Apa karena saya gini, saya dibilang keras? Ya, enggaklah,” ujar Jokowi sambil mengulangi entakan kaki dan tangan.@endang


10 Cara Mendapatkan Uang dari Internet

10 Cara Mendapatkan Uang dari Internet

Jakarta - Saat ini internet sudah menjadi kebutuhan sehari-hari manusia modern, baik untuk berhubungan sosial maupun untuk mendapatkan informasi. Tapi tahukah Anda bahwa internet pun bisa menghasilkan uang?

Ada banyak cara untuk mendapatkan uang dari internet. Mulai dari tanpa modal hingga dengan modal yang besar. Semua tergantung pada pilihan, niat dan keahlian Anda.

Berikut ini adalah 10 cara mendapatkan uang atau penghasilan dari internet:

Blogging


Tidak ada ruginya membuat blog atau website. Baik website pribadi yang isinya dapat berupa artikel, tutorial, atau hanya sekadar curhatan dan sebagainya. Tujuan utama kita membuat situs atau blog adalah berbagi informasi dan keuntungannya kita dapat mendapatkan uang dari blog yang kita kelola.

Buatlah website atau blog dengan konten yang menarik dan informatif untuk menarik pengunjung, dengan trafik yang tinggi akan mengundang orang mau memasang iklan mereka di blog Anda. Iklan tersebut menjadi sumber pendapatan dari blog Anda.

Penulis artikel (content writer)


Menjadi penulis konten atau penulis artikel adalah cara mendapatkan uang dari internet. Pekerjaan ini tidak menuntut Anda harus pergi ke kantor setiap hari, bisa dikerjakan di rumah atau di mana saja.

Namun pekerjaan ini mengharuskan kemampuan berbahasa Inggris yang baik. Karena tidak semua website berbahasa Indonesia. Apalagi jika untuk menjadi penulis artikel dengan konten website yang berbahasa Inggris.

Karena persaingan antara website satu dengan website lain cukup ketat dan mengharuskan pemilik website meng-update artikel mereka setiap hari, maka jasa penulisan artikel ini sangat dibutuhkan.

Photo blog

 

Jika Anda memiliki hobi fotografi, Anda bisa menggunakan kemampuan itu dengan membuat situs atau blog yang memuat hasil karya Anda.

Photo blog hampir sama dengan blog-blog yang lain, hanya perbedaannya photo blog lebih banyak memuat image ketimbang artikel.

Anda bisa mendapatkan uang dari internet melalui photo blog. Di luar negeri peluang ini sangat menjanjikan dan terbuka lebar baik melalui penjualan hasil foto di blog tersebut maupun dari iklan yang masuk.

Menerjemahkan artikel

 

Menerjemahkan artikel hampir sama dengan penulis artikel, perbedaannya menerjemah artikel hanya menerjemahkan artikel yang sudah ada dan tersedia.

Meskipun ada mesin penerjemah seperti Google Translator, namun hasilnya tidak sesempurna hasil karya manusia. Dan menjadi penerjemah artikel menjadi pilihan menarik untuk mendapatkan uang dari internet karena hasil yang didapat tidak sedikit.

Membuat online shopping

 

Membuat online shopping seperti yang sedang tren saat ini adalah salah satu pilihan untuk mendapatkan uang dari internet.

Keuntungan online shopping tidak mengharuskan kita memiliki toko dan produk sendiri. Kita juga dapat menjual produk orang lain. Yang utama dari bisnis ini adalah kita juga harus rajin mempromosikannya, bisa di jejaring sosial atau beriklan di Google.

Namun kita tetap harus berhati-hati terhadap semua bentuk penipuan yang mengatasnamakan sebagai calon pembeli.

Bermain game online 


Terdengar sangat menyenangkan. Ya, bermain game online tetapi juga dapat mendapatkan uang dari sana.

Ada banyak turnamen atau perlombaan game online yang bisa Anda ikuti, tentu saja syaratnya adalah memiliki keahlian bermain game tertentu, karena lawan kita berasal dari seluruh dunia.

Tapi hati-hati, jangan sampai kita terjebak dalam perjudian.

Membuat e-book

 

Membuat e-book adalah cara mendapatkan uang melalui internet. Kita dapat membuat e-book dengan konten menarik, berguna dan informatif.

Meskipun banyak e-book gratis, namun dengan good content kita dapat bersaing dan menjual e-book tersebut.

Membeli website atau blog yang potensial


 

Membeli website atau blog yang potensial adalah salah satu cara mendapatkan penghasilan atau uang dari internet. Belilah situs yang sudah jadi, memiliki good content, dengan trafik yang baik (banyak dan meningkat) atau dengan kata lain situs yang potensial.

Memang butuh kejelian dalam membeli situs yang potensial untuk dapat mendatangkan keuntungan di masa yang akan datang. Tetapi biasanya situs yang bagus harganya sangat mahal dapat mencapai jutaan dollar.

Selain itu, kita pun butuh kejelian dalam menjalankan usaha ini agar situs yang kita beli, agar dapat menghasilkan di kemudian hari.

Menjual hasil karya desain

 

Bagi Anda yang memiliki kemampuan menggambar dan mendesain, Anda dapat menjual hasil karya Anda.

Anda dapat membuat bebagai logo, theme atau desain website dan menjualnya secara online kepada situs-situs yang memperjual-belikan desain. Anda juga dapat mengikuti kontes-kontes desain.

Kemampuan Anda tersebut dapat menjadi sumber penghasilan dari internet.

Membuat aplikasi atau software

 

Membuat aplikasi atau software adalah salah satu cara mendapatkan uang atau penghasilan dari internet.

Bagi Anda yang mempunyai keahlian dan kemampuan di bidang programer, Anda dapat membuat aplikasi atau software dan menjualnya secara online.

Peluang ini masih terbuka lebar, karena tidak semua orang dapat membuat software. [mor]


  Inilah 

10 Manfaat Buah Delima

10 Manfaat Buah DelimaJakarta - Delima bak buah legenda. Disebut dalam banyak hikayat, buah ini ternyata juga sarat manfaat. Selain menawarkan kesegaran rasa, delima juga menawarkan banyak manfaat.

Dalam banyak hikayat, delima disebut sebagai buah 'panjang umur'. Kajian ilmiah membuktikan, delima memang sarat antioksidan yang efektif mencegah penuaan dini. Jus buah delima ada pada skala 2.860 jumlah radikal bebas yang diserap per 100 gram.

Delima juga telah terbukti bermanfaat untuk mengatasi osteoartritis karena mengandung fitonutrien dan polifenol.

Berikut manfaat lain delima berdasar banyak kajian:

Melindungi hati dan ginjal
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ekstrak delima mencegah kerusakan ginjal dan melindungi ginjal dari racun berbahaya. Selain itu, delima juga melindungi hati Anda dan membantu untuk meregenerasi hati yang mengalami kerusakan.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Delima dan jus delima meningkatkan kekebalan tubuh. Delima diketahui sarat dengan vitamin C.

Antialergi
Delima kaya akan polifenol dosis tinggi yang telah terbukti mengurangi proses biokimia yang terkait dengan alergi.

Mencegah penyakit jantung
Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah menunjukkan bahwa delima meningkatkan kemampuan tubuh untuk mensintesis kolesterol dan menghancurkan radikal bebas dalam sistem vaskular.

Mencegah kanker
Penelitian di salah satu universitas menunjukkan bahwa jus buah delima dan ekstrak delima dapat menyebabkan kematian sel kanker. Delima juga dapat mencegah kanker payudara dan penurunan perkembangan kedua jenis kanker kulit, karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa.

Melindungi DNA
Fitonutrien dan antioksidan dalam buah delima berinteraksi dengan materi genetik tubuh untuk melindunginya.

Menormalkan tekanan darah
Penelitian awal yang diterbitkan dalam satu jurnal menemukan bahwa ekstrak buah delima dapat membantu mencegah tekanan darah meningkat terkait dengan makan makanan yang tinggi lemak.

Mengatur sindrom metabolik
Penelitian yang dipublikasikan dalam satu jurnal menunjukkan bahwa delima membantu mengatur gula darah, meningkatkan sensitivitas terhadap insulin, mampu melawan peradangan, dan meningkatkan berbagai faktor lain yang terlibat dalam sindrom metabolis yang kerap dikaitkan dengan obesitas dan pemicu diabetes. Karena efek ini, delima dapat membantu penurunan berat badan.

Melindungi dari infeksi
Penelitian terbaru yang diterbitkan menemukan bahwa ekstrak buah delima meningkatkan efektivitas obat yang digunakan terhadap tumbuhan gram negatif yang selama ini dikenal resisten terhadap obat.

Melindungi dari penyakit Alzheimer
Buah ini bisa mencegah atau memperlambat perkembangan penyakit yang umumnya terkait usia. Dalam satu penelitian, tikus yang dibiakkan untuk mengembangkan penyakit ini dan diberi ekstrak delima menunjukkan pengurangan akumulasi plak pada amyloidal yang terkait penyakit ini.


  Tempo 

Sabtu, 28 September 2013

Sapu Angin ITS Optimistis Menang di Australia

Sapu Angin ITS Optimistis Menang di  AustraliaSurabaya - Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya kembali berlaga di ajang balap tingkat mahasiswa. Siti Choirun Nisa, anggota tim Solar Car Racing Team ITS, menuturkan ITS sebagai satu-satunya perwakilan Indonesia di ajang World Solar Challange 2013 yang dihelat Federasi Motorsport Australia.

World Solar Challange adalah kompetisi dua tahunan untuk mobil balap bertenaga surya yang mencakup 3.021 kilometer (1.877 mil) melalui rute pedalaman Australia, yaitu dari Darwin ke Adelaide. Ia mengatakan, perlombaan ini diikuti banyak tim dari berbagai negara, baik dari universitas atau perusahaan. "Tahun ini, Indonesia hanya diwakili oleh ITS," kata Siti di kampus ITS Surabaya, Jumat 27 September 2013.

Tim Solar Car Racing didampingi oleh Nur Yuniarto selaku dosen pembimbing dengan anggota sebanyak 18 mahasiswa lintas jurusan di ITS. Menurut Siti, ajang ini bertujuan mempromosikan penelitian mobil bertenaga surya. Pada 2005, ada 22 tim dari 11 negara yang masuk kategori lomba utama. Tahun ini, timnya harus bersaing dengan 42 tim dari 24 negara yang akan berlaga di Bridgestone World Solar Challange. "Tim optimistis memenangkan perlombaan ini."

Penilaian lomba menekankan pada keseimbangan efisiensi dan konsumsi daya. Waktu kecepatan berkendara yang optimal tergantung pada cuaca dan sisa kapasitas baterei. Balapan berlangsung malam hari karena saat siang hari dimanfaatkan untuk pengisian baterei lewat kekuatan sinar matahari. Untuk menangkap sebanyak mungkin energi surya, panel surya diarahkan tegak lurus terhadap sinar matahari agar dapat menyerap sinar maksimal.

Rangkaian lomba dimulai dengan scrutineering mulai 1-4 Oktober. Dilanjutkan kualifikasi awal perlombaan. Tim kembali ke Tanah Air dijadwalkan 17 Oktober 2013. "Lomba dimulai tanggal 6-13 Oktober dengan rute mulai Darwin ke Adelaide," kata Siti.


  Tempo 

Jumat, 27 September 2013

Gadjah Mada University Students fly unmanned aircraft

Three students check the unmanned plane, Camar Biru or Blue Seagull, in Yogyakarta on September 25. YOGYAKARTA - Members of Flying Object Research Center (FORCE) studying mechanical engineering from Gadjah Mada University flew an unmanned aircraft called Camar Biru (Blue Seagull) on Wednesday.

UGM FORCE team consists of eight students and three lecturers. The small unmanned aircraft is able to fly for 15 minutes at the height of 200 meters. During take off, this aircraft was flown by remote control. It followed line of track as programmed via Global Positioning System (GPS).

"This aircraft is able to fly 15 minutes dependend on battery power only. This is third generation. We made it for the first time in 2011," a supervisor, Gesang Nugroho said. Camar Biru has length of 120 centimeters (cm), height 30 cm, 200 cm wing span and weight four kilograms. It is equipped with a camera, video sender and Digi X-Trend 900 Mhz Radio Transciever for telemetry system. The technology helps the unmanned plane to transmit live video, making maps and aerial photos of mosaic and dropping payload at a given location.


  ● Republika  

Investor Lokal Bangun 3 Pabrik Smartphone

Ilustrasi: Calon pembeli memperhatikan display produk smartphone di salah satu toko penjualan seluler kawasan Menteng, Jakarta, beberapa waktu lalu. Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZASEOUL - Tiga investor dalam negeri siap membangun tiga pabrik telepon seluler cerdas atau smartphone. Mereka adalah Polytron milik Grup Djarum, Ever Cross, dan sebuah konsorsium beranggotakan 4-5 investor.

Menurut Menteri Perindustrian MS Hidayat di Seoul, Kamis (27/9), Djarum akan membangun pabriknya di Kudus, di kompleks pabrik elektronik yang telah dimilikinya. "Pabrik akan dibangun akhir tahun ini," kata Hidayat usai penjadi pembicara pada pertemuan Forum Bisnis Indonesia-Korea di Seoul.

Investor lain yang akan membangun pabrik smartphone adalah pemegang merek Ever Cross, berlokasi di Semarang. Sedangkan sekitar 4-5 perusahaan akan membentuk konsorsium dan membangun pabrik gadget di wilayah Jakarta.

Hidayat belum bersedia menyebutkan total nilai investasi untuk tiga pabrik tersebut. Dia menegaskan bahwa investasi ini sangat membanggakan karena dilakukan oleh investor lokal dengan merek lokal pula.

Itulah sebabnya, kata Hidayat, pemerintah sangat mendukung dan berkomitmen memberikan insentif. Di antaranya adalah bea masuk komponen akan dibebaskan alias ditanggung pemerintah.

Pemerintah juga akan mengamankan pasar mereka dengan memberantas pasar smartphone ilegal. "Jika investasi di atas Rp 1 triliun, mereka berhak mendapatkan fasilitas tax holiday," kata Hidayat.

Dukungan lainnya, pemerintah menyediakan laboratorium pengujian produk smartphone di Surabaya.

Samsung

Sementara itu, pemerintah tetap mendesak produsen gadget asal Korea, Samsung, untuk membangun pabrik di Indonesia. Sebab, selama ini pasar Samsung di Indonesia sangat besar dengan total impor satu juta unit per bulan.

"Komitmen investasi itu harus dicantumkan dalam Compherensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan Korea yang kini masih dalam tahap negosiasi," kata Hidayat.

"Melihat desakan itu, Samsung dalam pertemuan dengan kami bersedia segera memberikan kepastian, apakah akan membangun pabrik di Indonesia atau Vietnam," ungkap Hidayat. (ID/hg)


  Investor  

Gelar TTG strategis sebarkan karya anak bangsa

Padang - Penyelenggaraan gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat nasional merupakan langkah strategis untuk penyebarluasan dan memperkenalkan berbagai jenis alat teknologi karya anak bangsa ke masyarakat.

"Kegiatan yang berskala nasional ini, sekaligus forum untuk menggali gagasan dan pemikiran dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian," kata Direktur Jenderal Pemasarakatan Masyarakat Desa (PMD) Kemendagri Tarmizi A. Karim di Padang, Kamis.

Pembukaan gelar TTG Nasional ke XV oleh Menko Kesra Agung Laksono, dihadiri Menristek Gusti Muhammad Hatta dan Mendagri Gamawan Fauzi serta sejumlah gubernur, wakil gubernur dan bupati/wali kota se-Indonesia.

Ia menjelaskan, kegiatan yang melibatkan seluruh provinsi di Indonesia ini, juga sebagai wahana tukar menukar informasi antara pemerintah dengan dunia usaha, inovator-inovator TTG dan unsur masyarakat.

Melalui pertemuan ini, tentunya dapat meningkatkan kerja sama antara pemerintah dengan berbagai unsur dalam konteks ABG (Akademik, Bisnis, Goverment).

Dalam kesempatan itu, Dirjen menyampaikan beberapa kegiatan yang dilakukan selama berlangsung TTG mulai 26-30 September 2013, meliputi pameran, lokakarya, widyawisata teknologi, penilaian stand pameran TTG, pameran UKM.

Ia mengatakan, peran dan partisipasi institusi pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dunia usaha, perguruan tinggi dan elemen masyarakat telah memberikan dungan penuh.

Hal ini terindikasi dari jumlah stand yang dipesan sebanyak 360 unit pada lokasi pameran dengan peserta dengan peserta sebanyak 4.000 orang.

Tarmizi menjelaskan, pelaksanaan lokakarya pada rangkaian acara TTG bertujuan untuk memberi wawasan dan meningkatan komitmen pemerintah daerah dalam pemanfaatan teknologi tepat guna sesuai dengan potensi daerah dan sumber daya lokal.

Lokakarya diawali dengan penandatangan nota kesepahaman antara Direktorat Jenderal PMD dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementan, Badan Pengkajian Kebijakan, Iklim dan Mutu Industri Kemenperin dan LIPI tetang TTG melalui Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek).

"Mendagri juga minta dilakukan evaluasi dan penilaian terhadap semua jenis kegiatan TTG yang dipamerkan baik berasal dari pusat maupun seluruh daerah. Penilaian dilakukan untuk melihat sejauh mana pemberdayaan masyarakat mengaplikasikan TTG," ujarnya.


  Antara 

Indonesian firm is lone bidder for P800-M PAF plane contract

http://images.solopos.com/2012/11/8.jpgMANILA, Philippines -- An Indonesian aircraft manufacturer was the only firm to bid for a Department of Defense contract to supply the Philippine Air Force with two medium-lift transport planes worth more than P800 million.

This was first revealed by reliable military sources and later confirmed by Defense Undersecretary Fernando Manalo who, when asked, said in a text message that the “big is (still) being evaluated.”

He did not elaborate.

According to one source, three companies bought bid documents but only PT Dirgantara Indonesia/Indonesian Aerospace (IAe) and Sikorsky Aircraft submitted offers.

When the bids were opened at the DND in Camp Aguinaldo on Wednesday, only PT Dirgantara qualified as a bidder. It offered a price of P812,550,000.

Another source said Sikorsky had offered the C27 Skytruck while PT Dirgantara offered the NC21-200 Aviocar.

“Assistant Secretary Patrick Velez has given the (Air Force’s) technical working group seven days to evaluate (PT Dirgantara’s) bid,” he said.

The Indonesian firm describes the NC-212-200 in its website as “a light transport that was designed to operate in areas lacking in infrastructure and unpaved runways. It has a high-wing configuration and fixed landing gear, is fitted with twin turboprop engines, and has excellent Short Take Off and Landing capability.”

The firm was established in 1976 and bills itself as “one of the indigenous aerospace company in Asia with core competence in aircraft design, development and manufacturing of civilian and military regional commuter aircraft.”


  ● Interaksyon   

Kamis, 26 September 2013

RI-Mongolia Sepakat Kerjasama Sektor Pertambangan

http://images.detik.com/content/2013/09/26/1034/foto2_fgdenergi.jpgJakarta - Indonesia dan Mongolia sepakat meningkatkan kerjasama perdagangan dan investasi salah satunya di sektor pertambangan.

Duta Besar RI untuk RRT dan Mongolia Imron Cotan mengatakan, Indonesia dan Monggolia sepakat untuk meningkatkan kerjasama di sektor perdagangan dan investasi khususnya di sektor pertambangan dan energi.

"Sektor pertambangan dan energi antara RI Indonesia dan Mongolia sama-sama masih didominasi investasi dan ekspornya di sektor pertambangan," kata Imron dalam Focus Group Discussion (FGD) 'Indonesia-Mongolia Economic Relations : Opportunities and Challenges in Mining and Energy Sectors' di Ulaanbaatar, Mongolia, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/9/2013).

Peningkatan kerjasama khususnya disektor Pertambangan ini kata Imron sejalan dengan Kunjungnan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono ke Ulaanbataar tahun lalu, yang diikuti dengan penandatanganan perjanjian antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Mongolia.

Dalam Focus Group Discussion tersebut juga menghadirkan pembicara dari Dekan Fakultas Pertambangan dan Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Sriwidiyantoro, Kepala Departemen Pertambangan ITB Syahrizal, Atase Perdagangan KBRI Beijing Marolop Nainggolan dan Dosen Universitas of Science and Tecnology Nongolian Prof. Gombosuren.

Dalam FGD tersebut RI dan Mongolia mengharapkan akan memperkaya dialog dua arah dan mengarahkan pada pencapaian hasil yang konkret, terutama menjawab tantangan krisis energi yang terus meningkat dan mencari alternatif sumber-sumber energi terbarukan.

Melalui FGD tersebut juga diharapkan dapat memberikan masukan bagi pertemuan pertama Joint Commission on Bilateral Consultation (JCBC) yang akan berlangsung di Indonesia pada 2013.

Mongolia sendiri merupakan negara landlock di mana tidak memiliki minyak yang berasal dari laut, tapi memiliki potensi bahan tambang yang sangat besar seperti copper, posfor, aluminium, batubara, pasir besi, dan lainnya.

"Pemerintah Mongolia masih membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor asing untuk menanamkan modalnya di sektor pertambangan, sejauh selaras dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," kata Dosen Universitas of Science and Tecnology Nongolian Prof. Gombosure.(rrd/hen)


  detik 

10 Rencana Gedung Pencakar Langit di Jakarta yang Gagal Dibangun

http://images.detik.com/content/2013/09/25/1016/gedung.jpgJakarta - Pesatnya pembangunan gedung-gedung pencakar langit di Jakarta menyisakan proyek-proyek yang gagal dibangun (unbuilt). Beberapa proyek yang sebelumnya akan dibangun, justru kini hanya tinggal kenangan.

Situs emporis.com, dikutip Rabu (25/9/2013) mencatat ada 19 bangunan pencakar langit yang batal dibangun di Jakarta. Memang tak dijelaskan soal alasan pembatalan proyek-proyek pencakar langit tersebut.

Sementara itu, total bangunan bertingkat tinggi termasuk gedung pencakar langit di Jakarta tercatat mencapai 576 gedung. Emporis juga mencatat ada 152 bangunan pencakar langit yang kini sedang tahap konstruksi dan sebanyak 124 bangunan pencakar langit masih tahap perencanaan.

Yang menarik dari beberapa gedung pencakar langit yang gagal dibangun tersebut ada yang mencapai ketinggian 300-400 meter. Hingga kini belum ada satu pun gedung di Indonesia yang mencapai ketinggian tersebut.

Berikut ini 10 dari 19 bangunan pencakar langit yang gagal dibangun di Jakarta:

  1. Kuningan Persada, (di Kuningan) rencana awal mau dibangun 451 meter dengan 70 lantai, harusnya selesai 1998.
  2. Sudirman Office & Ritz Carlton Hotel, rencana awal setinggi 427 meter, dengan 81 lantai.
  3. Sampoerna Tower II atau Conrad International Center (di SCBD), rencananya 130 meter, dengan 36 lantai.
  4. Sampoerna Tower I atau Conrad International Centre (di SCBD), rencananya 130 meter, dengan 36 lantai.
  5. Dragon Tower, awalnya akan berdiri 422 meter dengan 101 lantai.
  6. Signature Tower (di SCBD), rancangannya setinggi 313 meter dengan 75 lantai. Kini ada proyek yang berbeda dengan nama The Signature Tower di SCBD setinggi 638 meter. 
  7. Menara Kencana Tower I (Menara Kencana), rencananya setinggi 280 meter dengan 67 lantai. 
  8. Menara Kencana Tower II (Menara Kencana), rencananya setinggi 280 meter dengan 67 lantai. 
  9. Sahid Perdana, (Sudirman) rencana awal akan dibangun 192,41 meter dengan jumlah 46 lantai. 
  10. Setia Budi, (Kuningan) rencana awalnya akan dibangun setinggi 188 meter dengan 45 lantai, harusnya selesai 2002.

(hen/dnl)


  detik 

Menristek gunakan smartphone anti sadap buatan LIPI

http://1.bp.blogspot.com/-0q-NDebU7aU/UhsyqR1bcwI/AAAAAAAADoA/i0sPaoe8pyg/s1600/1707358p.jpg
BandrOs, smartphone Lokal
Padang - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Gusti Muhammad Hatta mengaku menggunakan smartphone atau telepon pintar merek BandrOS anti sadap buatan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

"HP ini buatan Pusat Penelitian Informatika LIPI dengan spesifikasi anti sadap, tapi saya tak pernah yang jahat-jahat. Saya tak mengatakan anti sadap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," kata Menristek Gusti Muhammad Hatta saat memberi sambutan pada jamuan makan malam peserta Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional ke XV di Padang, Rabu malam.

Menristek mengakui sudah memakai telepon genggam produk dalam negeri itu sejak peringatan hari kebangkitan teknologi nasional pada Agustus lalu.

Smartphone BandrOS anti sadap baru digunakan beberapa menteri, rencananya produksi massal dimulai pada 2014. BandrOS sendiri diambil dari salah satu nama penganan khas daerah Jawa Barat khususnya Bandung berbahan kelapa, tapi singkatan dari Bandung Raya Operating System (BandrOS).

Vitur yang tersedia banyak, tapi bukan termasuk jenis android karena akan bisa disadap. BandrOS memiliki sistem sendiri yang dirancang oleh Pusat Penelitian Informatika LIPI.

"Anggota DPR juga sudah banyak yang pesan Smarphone BandrOS. Harganya jauh lebih murah sekitar Rp800 ribu, dibandingkan produk dari luar," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Menristek mengajak pemerintah daerah untuk terus memanfaatkan potensi daerah dan mendorong pengembangan teknologi tepat guna sehingga memberi nilai tambah.

"Selama ini, kita hanya menjual produk bahan mentah ke luar negeri, setelah jadi kembali ke dalam negeri dengan harga mahal. Artinya kita hanya memperkerjakan orang saja," katanya.

Jadi, kenapa tidak mengolah sendiri dengan dilengkapi sentuhan teknologi, ujarnya.

Menristek menceritakan suatu pengalaman perjalanannya ke Thailand, menemukan tempat penjualan batu hias. "Ketika ditanyakan kepada pedagang di sana, di mana tempat membuatnya, rupanya bahan batunya dari Martapura, Kalimantan Selatan," ucapnya.

"Hasilnya batu hias cukup bagus dengan beragam warna, karena produk-produk di Thailand sudah mengembangkan sentuhan teknlogi," ujarnya.

Kemudian ada contoh lagi tentang teknologi tepat guna dalam pengembangan padi, produksinya bisa sampai 9 ton - 10 ton/hektare dan yang tidak menggunakan teknologi masih menghasilkan padi (gabah) hanya 5 ton - 6 ton/ha.

"Kita menyadari banyak temuan rakyat, tetapi belum diproduksi secara massal. Ke depan tentu dibutuhkan kebersamaan. Bagaimana untuk memperbagus kemasan produk yang dihasilkan masyarakat," katanya.

Dalam jamuan makan malam rombongan peserta TTG Nasional itu dihadiri sejumlah pejabat dari Kemendagri, sejumlah gubernur, wakil gubernur dan bupati/kota di Indonesia.

Rangkaian kegiatan TTG Nasional upacara pembukaan pada Kamis (26/9), dilanjutkan exhibition, pameran dagang, lokakarya, rapat koordinasi teknis (Rakornis) dan widyawisata teknologi ke lokasi TTG dan penutupan pada 30 September 2013. (SA/T007)


  Antara 

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More