blog-indonesia.com

N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

N 219

Pesawat karya anak bangsa, kerjasama BUMNIS diproduksi PT DI - Indonesia Teknologi

Drone LEN

Drone Bersenjata karya LEN - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KN Tanjung Datu 1101

KN Tanjung Datu 1101 Bakamla, kapal patroli 110m produksi PT Palindo

KRI I Gusti Ngurah Rai 332

PKR 10514 class, Kapal frigat produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KN 321 Pulau Nipah

KN Pulau Nipah 321 Bakamla, kapal 80 m produksi PT Citra Shipyard, Batam

KRI Bung Karno 369

KRI Bung Karno 369 produksi PT Karimun Anugrah Sejati

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Torani 860

Kapal patroli 40 m produksi beberapa galangan kapal di Indonesia, telah diproduksi diatas 10 unit - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

X18 Tank Boat Antasena

Tank Boat Antasena produk kerjasama PT Lundin dengan Pindad - Indonesia Teknologi

Sentry Gun UGCV

Kendaraan khusus tanpa awak dengan sistem robotik yang dirancang PT Ansa Solusitama Indonesia - Indonesia Teknologi

MT Harimau 105mm

Medium tank dengan kanon 105 mm produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Badak FSV 90mm

Kendaraan tempur dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

MLRS Rhan 122B

Kendaraan militer multilaras sistem roket Rhan 122B produksi PT Delima Jaya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

MCCV

Mobile Command Control Vehicle (MCCV) kerjasama dengan PT PT Bhinneka Dwi Persada - Indonesia Teknologi

Ganilla 2.0

Kendaraan khusus dapur lapangan produksi PT Merpati Wahana Raya - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Maung 4x4

Kendaraan taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Turangga APC 4x4

Kendaraan militer taktis produksi PT Tugas Anda dengan chassis kendaraan Ford 550 - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

ILSV

Kendaraan taktis Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) produksi PT Jala Berikat Nusantara Perkasa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Tampilkan postingan dengan label KN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Juli 2025

Bakamla dan Japan Coast Guard Latihan Bersama

 Di Selat Singapura Ilustrasi KN 301 latihan bersama dengan JCG (Bakamla)

KN Tanjung Datu 301 Bakamla dan Kapal Japan Coast Guard ITSUKUSHIMA gelar latihan bersama di Selat Singapura. Ini memperkuat kerja sama maritim dua negara.

Kapal Negara (KN) Tanjung Datu 301 dari Badan Keamanan Laut (Bakamla) yang tergabung dalam Operasi Mandiri “Nusantara-C/25” menggelar latihan bersama dengan kapal Japan Coast Guard ITSUKUSHIMA latihan pada pada Kamis pagi, 17 Juli 2025, pukul 07.00 WIB.

Latihan berlangsung di perairan strategis Selat Singapura, tepatnya pada koordinat 1°10.749’N – 103°34.482’E, dengan haluan 070° dan kecepatan 9 knot. Sejumlah materi latihan dilaksanakan, antara lain SAR Communication Exercise, Flashing Exercise, Morse Exercise, dan Honor Ceremony Exercise. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dalam suasana profesional dan penuh semangat kebersamaan.

Kapal Negara (KN) Tanjung Datu 301 Bakamla dan kapal Japan Coast Guard ITSUKUSHIMA melakukan latihan bersama di Selat Singapura, Kamis (17/7/2025). (Bakamla)
Sebagai simbol penghormatan dan persahabatan, KN Tanjung Datu 301 turut melaksanakan penghormatan dan parade lambung kiri terhadap kapal ITSUKUSHIMA. Momen ini menjadi lambang saling menghargai dan memperkuat hubungan antarlembaga penegak hukum laut kedua negara.

Cuaca cerah, gelombang tenang berkisar 0,2 hingga 0,4 meter, serta angin berkecepatan 4 knot menjadi faktor pendukung kelancaran kegiatan yang berlangsung aman dan tertib.

Latihan ini mencerminkan sinergi nyata dan komitmen bersama antara Indonesia dan Jepang dalam menjaga keamanan serta keselamatan maritim di kawasan, sekaligus mempererat hubungan bilateral di bidang penegakan hukum laut.

  ★
Go Kepri  

Sabtu, 18 Januari 2025

Bakamla RI Akan Miliki 3 Kapal Patroli Baru

KN 321 P Nipah dengan panjang 80 meter (Bakamla)

Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksamana Madya TNI Irvansyah menjelaskan bahwa institusinya akan memiliki 13 kapal patroli atau lebih banyak ketimbang saat ini yang berjumlah 10 kapal.

Irvansyah menjelaskan bahwa tiga kapal patroli tambahan tersebut terdiri atas satu kapal hibah hasil kerja sama dengan pemerintah Jepang, dan dua kapal yang dibuat menggunakan pinjaman dalam negeri.

"Ini kemarin kami sudah tanda tangan kontrak dari Bakamla dengan Mitsubishi Shipbuilding," kata Laksdya TNI Irvansyah saat memberikan keterangan pers usai menghadiri peringatan HUT Ke-19 Bakamla RI di Taman Proklamasi, Jakarta, Selasa.

"Setelah itu," kata dia, "mereka mulai merancang, menggambar, nanti mulai peletakan kayak kalau bangunan itu batu pertama, ini keel laying atau apa, steel cutting, macam-macam istilahnya."

Laksdya TNI Irvansyah berharap kapal patroli hibah dari Jepang tersebut dapat segera cepat selesai pada saat tahap pembuatan telah dimulai. Namun, dia memperkirakan kapal tersebut baru selesai pada tahun 2026.

Dikatakan bahwa dua kapal yang dibiayai pinjaman dalam negeri berasal dari bank-bank pemerintah, sedangkan PT PAL Indonesia akan menjadi pabrik pemroduksiannya.

"Haram bagi saya beli kapal luar negeri, ... haram. Itu rasanya jadi pengkhianat. Banyak sekali galangan kapal Indonesia sehingga kami pesan dari Indonesia sendiri, kecuali yang hibah, kami tidak bisa menolak. Dia yang kasih hibah, dia yang bangun, kami terima jadi saja," jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa panjang kapal yang menggunakan pinjaman dalam negeri berukuran 60 meter dan 80 meter.

Selain tiga kapal tersebut, lanjut dia, Amerika Serikat juga telah berjanji untuk memberikan kapal kepada Indonesia, tetapi ukurannya akan lebih kecil jika dibandingkan dengan hibah dari Jepang.

“Ukuran lebih kecil. Kalau di Jepang ukuran panjangnya itu 85 meter, Amerika mungkin sekitar 38-40 meter untuk di pesisir,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menargetkan bahwa kapal-kapal milik Bakamla ke depannya, termasuk tiga kapal tambahan nanti, akan dilengkapi dengan laboratorium di tengah laut.

Dengan adanya laboratorium tersebut, dia berharap Bakamla RI bisa memeriksa narkoba maupun mineral di tengah laut sehingga tidak menghabiskan banyak waktu karena harus membawa barang tersebut ke pangkalan.

"Harapannya 1—2 jam di laut selesai periksa, bisa berlayar lagi sehingga ongkos pekerjaan mereka operasionalnya tidak terlalu tinggi dan tidak menyita waktu terlalu banyak," jelasnya.

Sebelumnya, pemberian kapal patroli hibah dari Jepang tersebut turut dibahas dalam pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba.

 Susun draf RUU Keamanan Laut 
Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksamana Madya TNI Irvansyah mengatakan bahwa pihaknya telah menyusun draf Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Keamanan Laut, dan akan menyerahkannya ke DPR RI.

Irvansyah menjelaskan bahwa RUU Keamanan Laut saat ini diperlukan karena akan mengatur secara khusus Bakamla RI.

“Bakamla ini Undang-Undangnya masih menempel di Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan, dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran yang sekarang sudah revisi jadi Undang-Undang Nomor 66 Tahun 2024,” kata Irvansyah menjelaskan, saat memberikan keterangan pers usai menghadiri peringatan HUT Ke-19 Bakamla RI di Taman Proklamasi, Jakarta, Selasa.

Selain itu, dia menjelaskan bahwa RUU tersebut perlu seiring dengan pentingnya keberadaan coast guard atau penjaga laut dan pantai di Indonesia.

“Untuk apa coast guard? Banyak negara punya coast guard, hampir seluruh negara punya coast guard, setidaknya mempunyai badan yang melaksanakan fungsi coast guard secara universal,” ujarnya.

Sebelumnya, Irvansyah dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/11), mengatakan draf RUU Keamanan Laut menjadi salah satu program yang akan dijalankan instansinya pada masa 100 hari pertama Kabinet Merah Putih.

Dalam rapat tersebut, dia mengatakan urgensi pembuatan RUU Keamanan Laut dikarenakan masih terjadinya pemeriksaan berulang di laut karena banyaknya instansi di laut yang berwenang melakukan hal tersebut.

  💂
antara  

Rabu, 10 Januari 2024

Kapal Bakamla RI Kini Dilengkapi Senapan Mesin Pindad

Senapan mesin SM-5 kaliber 12,7 x 99 mm Pindad​ digunakan KN Bakamla  (Kemhan)

Setelah mendapat persetujuan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan kemudian dari Komisi I DPR RI beberapa waktu lalu, kapal Bakamla RI yang sebelumnya dibekali senjata berpeluru karet, kini dilengkapi dengan Senapan SM-5 kaliber 12.7 mm buatan PT Pindad.

Senapan mesin SM-5 kaliber 12,7 x 99 mm PT Pindad yang menggunakan standar Nato, memiliki jangkauan hingga 1.830 m dengan kecepatan tembakan 400-600 butir/menit.

  🛡
Kemhan  

Senin, 25 Desember 2023

Bakamla Uji Fungsi Senjata Meriam 30 MM di Batam

4 KN 40 meter Bakamla dipersenjatai meriam Aselsan, Turkiye Kapal KN 40 Meter Bakamla dipersenjatai meriam 30 MM (Bakamla) ⌾

Bakamla RI melakukan uji fungsi senjata SMASH 30 MM yang diawasi langsung oleh Kepala Biro Sarana dan Prasarana (Sarpras) Bakamla RI Laksma Bakamla Rudi Parulian Simorangkir di Pulau Petong, Batam, Minggu (24/12/2023).

"Senjata ini nantinya berfungsi untuk keamanan diri anggota Bakamla RI dalam menjaga laut Indonesia pada saat melakukan patroli," ucap Laksma Rudi Parulian, dalam keterangannya.

Sebelum melakukan uji fungsi senjata, terlebih dahulu para personel Bakamla RI dibekali pelatihan oleh tenaga ahli serta Dansatgas Kolonel Bakamla Davit Hastiadi untuk menggunakan senjata yang berasal dari Aselsan-Turki tersebut.

Pada kesempatan ini, terdapat empat kapal yang terlibat, meliputi KN Bintang Laut-401, KN Ular Laut-405, KN Singa Laut-402, serta KN Belut Laut-406. Uji coba dilaksanakan oleh Tenaga Ahli Aselsan, pengawak meriam 4 KN Bakamla RI, dan Surveyor Dislaikmatal Mabesal.

Lebih lanjut, keempat kapal tersebut melakukan uji fungsi tembak sasaran dengan jarak 400 meter hingga 1.500 meter.

Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Sementara, turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni, Kepala Perencanaan dan Ortala (Karoren) Bakamla RI Laksma Bakamla I Gusti Aswan Chandra, Direktur Operasi Laut (Opsla) Bakamla RI Laksma Bakamla Basri Mustari, beserta jajaran. (erh)

  ⌾
Okezone  

Rabu, 03 Mei 2023

KN Nipah-321 Bakamla RI Ikut IMDEX 2023

Di Singapura KN Nipah-321 (Bakamla) ★

Bakamla RI melalui unsur KN Pulau Nipah-321 bergerak menuju Command and Control Centre, Changi Naval Base untuk mengikuti International Maritime Defence Exhibition (IMDEX) 2023.

KN Pulau Nipah-321 yang dikomandani Letkol Bakamla Anto Hartanto Wibisono bertolak ke Singapura dari Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Senin (1/5/2023).

IMDEX 2023 merupakan kegiatan pameran tentang kemaritiman dan pertahanan yang melibatkan puluhan negara sekaligus perusahaan multinasional yang bergerak dalam bidang teknologi pertahanan maupun keamanan untuk menunjukkan dan menawarkan produk terbaru unggulannya. Demikian keterangan dari Dispen TNI dan Humas Bakamla RI.

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia turut hadir juga dalam International Maritime Security Conference (IMSC) 2023. Konferensi keamanan maritime internasional tingkat tinggi yang juga merupakan bagian dari IMDEX 2023 yang berlangsung 2-5 Mei.

Tak mensia-siakan ajang internasional ini, turut serta pejabat tinggi yang berkompeten dibidangnya yang onboard KN Nipah-321 yakni Direktur Operasi Laut Laksma Bakamla Friche Flack dan Kepala Zona Bakamla Barat Laksma Bakamla Syufenri.

Laksma Bakamla Friche Flack mengatakan ajang ini sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan, wawasan dan informasi mengenai perkembangan teknologi maritim terbaru.

  ★
Industry  

Minggu, 26 Maret 2023

Bakamla RI Gelar Operasi Udara Maritim

Dengan Target Kapal Perilaku AnomaliIlustrasi KN 301 Tanjung Datu Bakamla ☆

Dalam gelar Patroli Bersama Tahun 2023, unsur Operasi Udara Maritim Bakamla RI juga turut beraksi. Di bawah pimpinan Direktur Operasi Udara Maritim Bakamla RI Laksma Bakamla Ferdinand Roring, patroli udara juga digelar di wilayah perairan Bitung, Sulawesi Utara, Jumat (24/3/2023).

Patroli udara kali ini mengedepankan laporan atas penemuan kapal-kapal yang dianggap anomali oleh Puskodal Bakamla RI. Dari data tersebut, unsur patorli udara langsung menuju titik keberadaan kapal target dan melakukan visualisasi udara. Demikian keterangan dari Dispen TNI dan Humas Bakamla RI.

Selain itu, kapal ikan asing dan juga kapal perang asing turut menjadi fokus pemantuan dalam patroli ini. Patroli udara ini dilakukan untuk mendukung jalannya Patroli Bersama Tahun 2023 yang berlangsung di laut.

Kerja sama dan koordinasi ketat dilakukan dengan instansi-instansi terkait. Sebut saja Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud), Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal), dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).

Patroli udara ini dilakukan beriringan dengan patroli bersama di laut. Hal ini guna menunjang jalannya Patroli Bersama Tahun 2023 agar dapat mencapai tujuannya, yaitu terciptanya keamanan dan keselamatan di perairan Indonesia.
 

  ✪
Industry  

Minggu, 26 Desember 2021

Basarnas Luncurkan Kapal SAR KN Ganesha 105

Kapal canggih yang dibuat di BatamKN SAR Ganesha 105 yang diresmikan di Batam. [Foto: Zalfirega/kepripedia.com] ☆

Satu unit kapal yang diberi nama SAR Ganesha 105 hasil karya anak bangsa yang diproduksi oleh perusahan galangan kapal di Tajunguncang, Batam diluncurkan, pada Rabu (23/12) kemarin.

Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi, menjelaskan kapal baru ini berukuran panjang 68 meter dan lebar 12 meter.

"Kapal yang dibuat dengan bahan bimetal ini mampu menempuh kecepatan 16 knots," katanya dalam pesan tertulis yang diterima kepripedia, Kamis (23/12).

Dari segi kekuatan, kapal tersebut mampu membawa satu buah unit helikopter tipe Eurocopter AS365 N3 + Dhoupin. Kapal ini juga memiliki satu set sistem DPO yang dapat mengunci posisi koordinat kapal agar tetap stabil pada koordinat yang telah ditentukan.

"Kapal KN SAR Ganesha 105 ini memiliki kem," terang dia.

Ia pun berharap dengan alutsista berupa kapal serba lengkap ini, menjadi dasar utama Basarnas untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia dan internasional.

"Nantinya kapal Ganesha 105 akan diperuntukan untuk suplai operasi Basarnas dan pusatkan di wilayah Ambon," kata dia.

Henri memaparkan, kapal ini merupakan garapan PT Karimun Anugrah Sejati (KAS) yang dikerjakan kurang lebih selama dua tahun. Namun karena pandemi ada sedikit kendala.

"Untuk harga produksi pembuatan kapal tersebut membutuhkan biaya sebesar Rp 120 miliar," terang dia kepada awak media.

Ia pun mengungkapkan ke depannya, akan mengurangi pembuatan kapal berukuran besar. Namun memprioritaskan kapal kecil yang dapat menembus ombak besar di perairan samudera.
 

  ✪ Kumparan  

Sabtu, 27 November 2021

Terma Buka Kantor Kedua di Surabaya

⚓ Mendukung pelanggan di IndonesiaIlustrasi KRI Semarang [TNI AL] ⚓

Pada hari Minggu 21 November, Terma membuka kantor mereka di Surabaya, Indonesia.

Pembukaan ini menandai upaya berkelanjutan Terma untuk dekat dengan pelanggan mereka. Surabaya merupakan kantor kedua Terma di Indonesia setelah dibuka di Jakarta pada tahun 2020.

Wilayah Asia Pasifik kini memiliki empat kantor: Singapura (kantor pusat regional), New Delhi, India, serta Jakarta dan Surabaya di Indonesia.

Mengutip website Terma, Wakil Presiden Eksekutif dan Chief Commercial Officer, Terma A/S, Steen M. Lynenskjold mengatakan, “Kami memutuskan untuk membuka kantor di Surabaya, karena kami ingin memastikan bahwa kami memiliki kehadiran lokal yang berdedikasi untuk mendukung pelaksanaan program yang kami menangkan, tepat waktu dan dengan fokus pelanggan yang unik”.

Solusi berteknologi tinggi Terma dioperasikan di semua teater operasi (udara, darat, dan laut) oleh pelanggan Indonesia, termasuk Penjaga Pantai (BAKAMLA), Penjaga Laut dan Pantai (KPLP), Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (DJPL), Angkatan Laut Indonesia (TNI-AL), Angkatan Udara Indonesia (TNI-AU), dan Bandara Internasional Jakarta.

Pada tahun 2019, Terma dianugerahi kontrak untuk penyediaan suite sistem komando dan kontrol C-Flex lengkap untuk empat kapal serang cepat 60 meter (KCR-60). Baru-baru ini, radar SCANTER telah dipilih untuk melengkapi kapal non-tempur seperti Kapal Bantuan Rumah Sakit (BRS).

KRI Kapak 625 siap diluncurkan {istimewa]

Kapal KCR-60 sedang dibangun oleh galangan kapal Indonesia PT PAL, yang termasuk di antara lokasi yang dikunjungi oleh Menteri Luar Negeri Denmark.

Selama bertahun-tahun, Terma telah mengembangkan kemitraan yang kuat dengan PT PAL dan telah mengirimkan radar angkatan laut serta sistem komando dan kontrol untuk kapal yang sedang dibangun oleh PT PAL.

”Melalui kemitraan yang kuat dengan perusahaan lokal dan rencana Transfer-of-Technology yang ambisius, Terma bertujuan untuk lebih menjangkau pasar lokal sambil mengembangkan keterampilan lokal dan memberdayakan perusahaan Indonesia dengan kegiatan bernilai tambah,” kata Muhammad Arif, General Manager, PT Terma Technologies Indonesia.

PT Terma Technologies Indonesia mempekerjakan tenaga kerja lokal dalam upaya untuk mengembangkan kehadiran yang berkelanjutan dan mentransfer keterampilan sebagai nilai tambah.

Pembukaan kantor ini menandai upaya berkelanjutan Terma untuk dekat dengan pelanggan mereka.
 

  🔅
Garuda MIliter  

Jumat, 25 Juni 2021

Kapal Negara 249 Permadi

Kapal SAR dengan Navigasi Canggih Khusus JatimKN SAR 249 Permadi yang diresmikan operasionalnya untuk Jawa Timur pada Kamis (24/6/2021). [Anton suarasurabaya.net] ☆

Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) meresmikan operasional Kapal Negara (KN) SAR 249 Permadi, untuk Kantor SAR Surabaya, Kamis (24/6/2021).

Berlokasi di Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak. Acara peresmian ini dihadiri Gubernur Jawa Timur beserta jajaran Forkopimda Jawa Timur.

Kabasarnas menjelaskan, nama Permadi diambil dari nama lain Arjuna, anggota Pandawa Lima.

Permadi adalah ksatria yang memiliki watak atau karakteristik yang cerdik, pandai, pendiam, teliti, sopan santun, berani, dan suka melindungi yang lemah.

“Spesifikasi KN SAR 249 Permadi merupakan tipe kapal cepat, dengan panjang 40 meter, lebar 7,80 meter, tinggi geladak utama 3,60 meter, serta memiliki kecepatan jelajah hingga 30 knot,” kata Henri.

Kapal itu menggunakan 3 mesin 1400 HP dengan itu 60 jam dan daya jelajah 1200 NM. Dilengkapi sistem navigasi GPS dan satelit yang bisa dikendalikan langsung dari pusat oleh Basarnas di Base Center Command (BCC).

“Pengadaan kapal yang dilengkapi dengan berbagai peralatan SAR itu menggunakan anggaran multiyears dan dikerjakan perusahaan dalam negeri,” kata Henri.

Kapal ini merupakan 1 dari 6 unit armada kapal baru yg dimiliki Basarnas.

Penempatan 6 kapal itu, yaitu KN SAR 249 Permadi untuk Kantor SAR Surabaya, KN SAR 250 Puntadewa untuk Kantor SAR Maumere, KN SAR 251 Parikesit untuk Kantor SAR Mamuju, KN SAR 252 Seta untuk Kantor SAR Tarakan, KN SAR 247 Tetuka untuk Kantor SAR Banten dan KN SAR 248 Sanjaya 248 untuk Kantor SAR Medan.

Henri menjelaskan, Jawa Timur dengan Surabaya sebagai ibukota provinsi adalah salah satu kota tersibuk, dengan penggunaan moda transportasi laut yang tinggi.

Menurutnya, konsekuensi logis dari dinamika iru adalah kondisi kedaruratan, baik kecelakaan, bencana, maupun kondisi membahayakan manusia.

Untuk itu, Kantor SAR Surabaya sebagai representasi Basarnas di Jawa Timur, siap memberikan pelayanan SAR kepada masyarakat sesuai slogan Basarnas yaitu Quick Response of Search and Rescue.

Sementara itu Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih, sehingga KN SAR 249 Permadi ini menjadi penguat dalam pelaksanaan pencarian dan pertolongan di wilayah Jatim.

Tidak hanya itu, Khofifah menyampaikan, saat ini butuh adanya kediklatan SAR yang juga melibatkan kerelawanan dan elemen masyarakat.

Menurutnya, elemen masyarakat juga butuh diberikan penguatan diklat SAR guna menguatkan tim search and rescue.

“Oleh sebab itu, jika nanti pandemi Covid-19 sudah berakhir, Basarnas akan maksimalkan lagi diklat untuk relawan SAR dari elemen masyarakat,” harapnya.

Selain itu, Gubernur juga mengapresiasi adanya Call Center 115 yang terkoneksi dengan Pusat Basarnas yang menurutnya juga butuh sosialiasi ke masyarakat luas. (ton/den)
 

  ✪ Suara Surabaya  

Rabu, 16 Juni 2021

[Video] Basarnas Luncurkan 6 Kapal SAR Terbaru

Produk Dalam NegeriKN. SAR Puntadewa 250 [Basarnas] ☆

Pada bulan April 2021, Basarnas luncurkan 6 unit kapal Search & Rescue (SAR).

Kapal produksi galangan kapal Batam dengan panjang 42 meter, sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh Basarnas.

  6 unit diantanya: 

 ☆ KN. SAR Tetuka 247 untuk wilayah Banten,
 ☆ KN. SAR Sanjaya 248 untuk wilayah Medan,
 ☆ KN. SAR Permadi 249 untuk wilayah Surabaya,
 ☆ KN. SAR Puntadewa 250 untuk wilayah Maumere,
 ☆ KN. SAR Parikesit 251 untuk wilayah Mamuju,
 ☆ KN. SAR Seta 252 untuk wilayah Tarakan.

Salah satu kapal, KN 247 Tetuka memiliki panjang 42 meter dilengkapi sonar bawah laut yang dapat menjangkau kedalaman 300 meter untuk mendukung aktivitas pencarian.

  Berikut KN Basarnas dengan video sea trial : 


KN 252 Seta


KN 247 Tetuka



  ☆ Garuda Militer  

Senin, 14 Juni 2021

Basarnas Resmikan KN 247 Tetuka di Pelabuhan Indah Kiat

Tunjang Operasi SAR di Banten https://selatsunda.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG_20210614_124055-696x340.jpgBasarnas meresmikan KN SAR 247 Tetuka saat di Pelabuhan Indah Kiat, Kota Cilegon, Senin (14/6/2021). [Foto Ronald/Selatsunda.com] ☆

Kepala Basarnas Marsekal Madya (Marsdya) TNI Hendri Alfiandi menyerahkan kapal baru KN SAR Tetuka 247 ke Basarnas Banten. Kapal baru itu diklaim punya kelebihan dapat menemukan korban dengan hanya memberikan titik koordinat.

Kapal dengan kecepatan mencapai 29 knot tersebut sudah dilengkapi dengan peralatan serba digital. Selain itu, KN SAR Tetuka juga dilengkapi dengan alat menyelam dan speed boat di atas kapal.

"Ini spesifikasi kecepatan bisa 29 knot, cukup kencang ya untuk kapal, dan mampu memberikan pertolongan pemadaman kebakaran apabila terjadi kapal kebakaran, kemudian semua menggunakan peralatan yang terkini," kata Mardya Henri kepada wartawan di Cilegon, Senin (14/6/2021).

"Semuanya digitalize dan memudahkan juga untuk mencari, menemukan korban musibah dengan cukup memberikan data koordinat di permukaan laut kita bisa langsung mengarahkan kapal kita menuju ke sana," tambahnya.

Dia mengatakan di dalam kapal tersebut juga dilengkapi perlengkapan penyelaman. Selain itu, KN SAR Tetuka juga dilengkapi speed boat sehingga bisa melakukan evakuasi orang yang terjatuh dari kapal dan untuk keperluan lainnya.

Kapal baru Basarnas ini diketahui dibuat di Batam. Henri mengatakan, kapal ini dinilai cocok dengan kondisi laut di Banten yang memiliki arus kuat dan luasnya perairan Banten.

"Sebetulnya di Provinsi Banten nih kita sudah memiliki kapal, karena mengingat Provinsi Banten khususnya ini kan daerah penyeberangan, arusnya kuat, potensi terjadinya musibah juga ada, kami memang dari Basarnas sudah memberikan keputusan untuk menambah kekuatan kapal kita yang ini adalah tipe 40, tipe yang medium kalau di Basarnas, kalau dioperasikan di Provinsi Banten," kata dia.

Kapal KN SAR Tetuka dilengkapi dengan sonar medium yang bisa menjangkau 300 meter kedalaman laut. Harga kapal ini mencapai Rp 50 miliar yang berasal dari anggaran tahun 2020.

"Bisa sampai 50 korban yang bisa kita tampung di sini. ABK ada 15 kalau tidak salah termasuk di dalamnya adalah rescuer-nya. Di dalamnya ada ruang perawatan," tuturnya. (jbr/jbr)

  ✪ detik  

Jumat, 28 Mei 2021

Sea Trial 6 unit KN. SAR Baru Basarnas

Produksi Palindo Marine https://basarnas.go.id/media/1%20Berita%20SAR%20PUSAT/2.%20Tahun%202021/5.%20Mei/27/sea-trial-6-unit-kn-sar-baru-4.jpegKN. SAR Puntadewa 250 [Basarnas] ☆

Dipimpin Deputi Bidang Sarana Prasarana dan Sistem Komunikasi (Desarprassiskom) Marsda TNI Suparmono, hari ini telah dilaksanakan Sea Trial terhadap 4 (empat) kapal baru Basarnas di Perairan Batam, Kamis (27/5/2021).

Kapal bertolak dari Dermaga Apung di Sekupang, Batam, sekitar pukul 08.35 WIB terdiri dari masing-masing, KN. SAR Permadi 249 yang akan ditempatkan di Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya, KN. SAR Puntadewa 250 untuk Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, KN. SAR Parikesit 251 untuk Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju, dan KN. SAR Seta 252 untuk Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan.

Sehari sebelumnya, sea trial telah dilaksanakan terhadap 2 (dua) unit kapal dengan spesifikasi yang sama, masing-masing KN. SAR Tetuka 247 untuk Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten dan KN. SAR Sanjaya 248 untuk Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan.

https://basarnas.go.id/media/1%20Berita%20SAR%20PUSAT/2.%20Tahun%202021/5.%20Mei/27/sea-trial-6-unit-kn-sar-baru-2.jpegSea trial KN Basarnas [Basarnas]

Sea trial tersebut sebagai prosedur wajib terhadap kapal baru untuk menguji kemampuan kapal, mulai dari permesinan, olah gerak, kecepatan, navigasi, system komunikasi, sekoci keselamatan, jangkar, water canon, dan peralatan lain yang terpasang di kapal.

“Kami harus memastikan bahwa kapal ini berfungsi dengan baik, baik secara fisik maupun perangkat-perangkat yang ada di dalamnya,” tegas Depsarprassiskom yang didampingi inspektur, Karo Perencanaan, Direktur Operasi, Direktur Sarpras dan Direktur Siskom serta para Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan yang akan bertanggungjawab atas operasional kapal-kapal tersebut.

  ✪ Basarnas  

Sabtu, 22 Mei 2021

KN Tanjung Datu 301 Bakamla RI Lakukan Uji Coba Senjata

Di Tengah LautKN Tanjung Datu 301 (Bakamla) ☆

Kapal Negara (KN) Bakamla RI dengan nama lambung Tanjung Datu-301, sedang melakukan uji fungsi senjata di tengah-tengah tugas Operasi Amukti Palapa VIII/21, di Laut Flores, Nusa Tenggara Timur, kemarin.

Selepas tuntasnya Operasi Amukti Palapa VIII/21, masa tugas seluruh personel KN. Tanjung Datu-301 belumlah berakhir. Terdapat operasi gabungan dengan mitra coast guard dari negara tetangga, yang berkolaborasi untuk menjaga keamanan dan keselamatan laut di perbatasan masing-masing negara.

Adalah Operasi Gannet V yang dilaksanakan bekerja sama dengan Australian Border Force (ABF), Australian Fisheries Management Authority (AFMA), serta Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (PSDKP, KKP).

Adapun senjata yang diuji yaitu senjata mitraliur 12,7 mm, senapan serbu DSAR15P kaliber 5,56 mm, senapan sniper DSSR762 kaliber 7,62 mm, dan pistol Canik TP9 kaliber 9 mm.

Uji fungsi ini dilakukan oleh seluruh ABK KN Tanjung Datu-301 guna mengasah kesiapsiagaan menghadapi kondisi apapun, khususnya dalam Operasi Gannet V. Dipimpin langsung oleh Komandan KN. Tanjung Datu-301 Kolonel Bakamla Arif Rahman, S.T., M.Tr.Hanla., M.M., yang turut dampingi oleh Kepala Pelaksana Letkol Bakamla Nanang Muslikin, Kepala Kamar Mesin (KKM) Letkol Bakamla Maswir, dan Kasi Perencanaan Operasi Laut Mayor Bakamla Ridwan Basuki.

Hasil dari uji fungsi seluruh senjata yang ada di KN. Tanjung Datu-301, dinyatakan siap dan dalam kondisi prima untuk mengemban tugas selanjutnya.
 

  ☆ Bakamla  

Senin, 12 April 2021

Enam Kapal Basarnas Diluncurkan

Karya Anak Bangsa https://basarnas.go.id/media/1%20Berita%20SAR%20PUSAT/2.%20Tahun%202021/5.%20Mei/27/sea-trial-6-unit-kn-sar-baru-4.jpegKN. SAR Puntadewa 250 [Basarnas] ☆

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi, melucurkan enam Kapal SAR.

Enam kapal ini diberi nama KN SAR Seta, KN SAR Sanjaya, KN SAR Tetuka, KN SAR Permadi, KN SAR Puntadewa, dan KN SAR Parikesit.

“Peluncuran ini dilakukan secara simbolis, sebab hanya KN SAR Sanjaya dan KN SAR Tetuka yang saat ini berada di Batam,” ucap Henri Alfiandi saat acara peresmian, Senin(2/4) siang di galangan Kapal PT Palindo Marine, Sei Lekop, Sagulung.

Henri Alfiandi mengatakan, Indonesia berbatasan dengan laut internasional. Untuk itu Basarnas membutuhkan kapal yang tangguh. Dan ternyata, PT Pelindo Marine mampu memproduksi kapal sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh Basarnas.

https://basarnas.go.id/media/1%20Berita%20SAR%20PUSAT/2.%20Tahun%202021/4.April/13/basarnas-luncurkan-kn-sar-baru-1.jpegKN. SAR Seta 252 [Basarnas]

“Kita lihat, tantangan Basarnas kedepan semakin banyak, hal itu akibat perubahan iklim. Terimakasih untuk PT Palindo Marine yang menyelesaikan kapal ini sesuai kontrak dengan hasil yang memuaskan,” ucapnya.

Henri Alfiandi melanjutkan, kapal berukuran 40 meter dengan kecepatan 30 knot ini akan memperkuat pertolongan laut di beberapa wilayah seperti Medan, Tarakan, Maumere, Flores, Banten dan Surabaya

“Semoga kapal ini bisa lebih cepat melakukan pencairian baik di kawasan nasional maupun internasional, kemampuan kapal sudah sesuai dengan yang diharapkan Basarnas,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur PT Palindo Marine, Charles Wirawan menyampaikan apresiasi kepada pihak Basarnas atas kepercayaan membangun kapal tersebut.

https://basarnas.go.id/media/1%20Berita%20SAR%20PUSAT/2.%20Tahun%202021/5.%20Mei/27/sea-trial-6-unit-kn-sar-baru-2.jpegSea trial KN Basarnas [Basarnas]

Charles menyampaikan perusahaan galangan kapal yang mereka pimpin memang mengedepankan mutu dan kualitas, apalagi kapal yang dibangun ini merupakan kapal negara yang akan dipergunakan untuk kepentingan masyarakat umum.

Untuk itu Charles berharap agar hubungan kerja sama yang telah terjalin dengan baik ini, semakin erat kedepannya demi kemajuan bangsa.

“Ini hasil karya anak bangsa jadi negara harus dukung dengan mempercayakan anak bangsa membangun kapal-kapal kenegaraan,” kata Charles.

Dalam acara tersebut turut hadir Deputi Bidang Sarana dan Prasarana, dan Sistem Komunikasi Pencarian dan Pertolongan Marsda TNI Suparmono, Direktur Sarana Prasarana Marsma TNI Agus Sudarmanto, S.E., M.Sc., Direktur Bina Tenaga Marsma TNI Arif Widianto, S.A.B., M. Tr. (Han), Kepala Biro Perencanaan Moh. Barokna Haulah, S.S, Inspektur Brigjen TNI Chanlan Adilane, S.I.P., M.A.P., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjung Pinang dan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna. (jho)

  ✪ Pos Metro  

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More