blog-indonesia.com

N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

N 219

Pesawat karya anak bangsa, kerjasama BUMNIS diproduksi PT DI - Indonesia Teknologi

Drone LEN

Drone Bersenjata karya LEN - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KN Tanjung Datu 1101

KN Tanjung Datu 1101 Bakamla, kapal patroli 110m produksi PT Palindo

KRI I Gusti Ngurah Rai 332

PKR 10514 class, Kapal frigat produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KN 321 Pulau Nipah

KN Pulau Nipah 321 Bakamla, kapal 80 m produksi PT Citra Shipyard, Batam

KRI Bung Karno 369

KRI Bung Karno 369 produksi PT Karimun Anugrah Sejati

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Torani 860

Kapal patroli 40 m produksi beberapa galangan kapal di Indonesia, telah diproduksi diatas 10 unit - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

X18 Tank Boat Antasena

Tank Boat Antasena produk kerjasama PT Lundin dengan Pindad - Indonesia Teknologi

Sentry Gun UGCV

Kendaraan khusus tanpa awak dengan sistem robotik yang dirancang PT Ansa Solusitama Indonesia - Indonesia Teknologi

MT Harimau 105mm

Medium tank dengan kanon 105 mm produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Badak FSV 90mm

Kendaraan tempur dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

MLRS Rhan 122B

Kendaraan militer multilaras sistem roket Rhan 122B produksi PT Delima Jaya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

MCCV

Mobile Command Control Vehicle (MCCV) kerjasama dengan PT PT Bhinneka Dwi Persada - Indonesia Teknologi

Ganilla 2.0

Kendaraan khusus dapur lapangan produksi PT Merpati Wahana Raya - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Maung 4x4

Kendaraan taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Turangga APC 4x4

Kendaraan militer taktis produksi PT Tugas Anda dengan chassis kendaraan Ford 550 - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

ILSV

Kendaraan taktis Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) produksi PT Jala Berikat Nusantara Perkasa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Tampilkan postingan dengan label Farmasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Farmasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Oktober 2025

India Jajaki Kerjasama Pertahanan

  Panglima militer India kunjungi Kemhan Kunjungan ke Kemhan (IDN Times)

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan dari Panglima Angkatan Bersenjata India, Jenderal Anil Chauhan pada Selasa (28/10/2025). Salah satu kerja sama yang coba dijajaki oleh kedua negara adalah farmasi pertahanan. Apalagi India dikenal sebagai negara produsen obat-obatan dengan biaya yang terjangkau.

"Demikian juga kami menjajaki (kerja sama) bidang farmasi pertahanan, mencari sumber-sumber untuk obat-obatan untuk bisa kita produksi," ujar Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto di kantor Kemhan, Jakarta Pusat.

Penjajakan kerja sama itu dinilai pas seiring dengan Kemhan yang kini mengelola laboratorium farmasi dari tiga matra di TNI. Salah satu produksi dari laboratorium pabrik pertahanan negara adalah multivitamin.

"Kami juga sedang sedang menjajaki kerja sama di bidang kedokteran. Kami akan mengirim dokter-dokter untuk menjadi spesialis," tutur dia.

  1. Undang Sjafrie berkunjung ke India  
Lebih lanjut, Donny juga menjelaskan Indonesia dan India akan terus meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan. Menteri Pertahanan India Rajnath Singh turut mengundang Menhan Sjafrie Sjamsoeddin untuk berkunjung ke India.

"Salah satunya juga nanti ditawarkan untuk mengunjungi beberapa industri pertahanan India," kata pejabat tinggi TNI dari matra Angkatan Udara (AU) itu.

India dan Indonesia, kata Donny, juga memiliki kerja sama di bidang pendidikan dan pelatihan prajurit TNI. Kemhan, katanya, berencana untuk mengirim kadet atau taruna ke India.

  2. Tawarkan rudal jelajah supersonik BrahMos  
Menawarkan modifikasi pesawat Sukhoi dengan rudal jelajah BrahMos (Ist)
Sementara, ketika ditanyakan apakah turut dibicarakan rencana pembelian Rudal BrahMos, Donny menyebut hal itu belum dibicarakan.

Meskipun Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty menuturkan negosiasi pembelian rudal jelajah supersonik BrahMos menunggu kunjungan Menteri Pertahanan India Rajnath Singh ke Indonesia.

"Belum (teken kontrak). Jadi, tadi juga disampaikan bahwa mereka sudah menggunakan rudal BrahMos untuk ground to ground ataupun ground to sea ataupun ground to ground (alutsista) juga," kata Donny.

Ia menambahkan Sukhoi yang dimiliki India kini sudah membawa rudal BrahMos sebagai persenjataannya.

"Tapi, kita belum ada kontrak dengan India untuk (pembelian) BrahMos," tutur dia.

  3. Kunjungi industri pertahanan  
Lebih lanjut, Jenderal Anil Chauhan akan berada di Indonesia pada periode 26-31 Oktober 2025. Ia sudah mengunjungi beberapa industri pertahanan di Tanah Air termasuk PT Pindad dan PT Dirgantara Indonesia di Bandung.

"Kemudian esok Bapak CDS (Panglima angkatan bersenjata) akan berkunjung ke PT PAL. Menurut saya, industri pertahanan di India itu cukup maju. Apalagi di sana juga mewajibkan untuk menggunakan indistri di dalam negerinya," tutur Donny.

Di akhir pertemuan, kedua pejabat militer itu saling bertukar cenderamata. Sjafrie memberikan cenderamata berupa pedang, plakat hingga koin.

  🤝 
IDN Times  

Jumat, 30 Mei 2025

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Bahas Pelatihan Pesawat Tempur J-10 untuk Pilot TNI AU

 Bertemu Dubes Indonesia untuk Tiongkok 
https://static.promediateknologi.id/crop/0x0:0x0/0x0/webp/photo/p2/01/2025/05/30/ohwyWTs43W6F7DV7gD9VIk5leaCAVzpjDdUKB3vn-492324031.jpgMenhan Sjafrie Sjamsoeddin bertemu dengan Dubes Indonesia untuk Tiongkok Dajuhari Oratmangun. (Istimewa)

L
ewat unggahan pada akun media sosialnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan bahwa dirinya sudah bertemu dengan Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun. Dalam pertemuan yang berlangsung pada Rabu (28/5) lalu, mereka turut membahas soal pesawat tempur J-10 buatan Tiongkok.

Menhan Sjafrie menyampaikan, ada beberapa hal yang dibahas bersama saat Djauhari menemui dirinya. Semua adalah isu strategis. Mulai percepatan swasembada pangan, modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI, hingga pengembangan industri farmasi pertahanan nasional. Termasuk didalamnya jet tempur J-10.

Kami juga membahas kesiapan pengiriman pilot TNI AU ke Tiongkok untuk pelatihan pesawat tempur J-10 serta evaluasi fasilitas produksi alutsista. Di bidang kesehatan, dibahas pula proyek rumah sakit modern hasil kerja sama Indonesia–Tiongkok,” tulis Sjafrie.

Sjafrie mengakui hubungan bilateral antara Indonesia dengan Tiongkok semakin erat. Hubungan baik tersebut, lanjut dia, harus terus ditopang oleh kerja sama konkret dan komunikasi yang intensif. Dia menghaturkan terima kasih kepada Djauhari atas dukungan luar biasa yang telah membantu mengakselerasi banyak agenda penting nasional Indonesia.

Atas keterangan tersebut, Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen TNI Frega Wenas menyampaikan bahwa pelatihan yang dilakukan oleh Indonesia dengan negara lain bisa dalam banyak konteks. Termasuk latihan bersama.

Kalau untuk pelatihan dalam konteks latihan bersama dilakukan dengan banyak negara sebagai bentuk dari peningkatan kapasitas atau capacity building,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M.Tony Harjono dalam wawancara bersama awak media di Jakarta memang tidak secara tegas menyebut ada rencana pemerintah untuk mendatangkan J-10 dari Tiongkok. Namun, dia menyatakan, sudah ada pandangan ke arah sana.

Ada pandangan ke sana. Jadi, untuk penentuan alutsista juga tidak hanya, ya saya beli ini. Ada Dewan Penentu Alutsista, itu melalui rapat, pertimbangan ini-itu, dan kami bicarakan tidak dalam waktu singkat. Jadi, prosesnya tetap ada. Kita juga negara non aligned, tidak berpihak ke salah satu blok,” tegas Tony.

Dengan posisi tersebut, sambung Tony, Indonesia bisa mendatangkan alutsista dari mana saja. Hanya, dia menegaskan kembali, pengadaan alutsista untuk TNI bergantung pada kebijakan pemerintah. Sementara pemilihan alutsista sangat bergantung pada perkembangan lingkungan regional.

Jadi apa yang menjadi alutsista yang diberikan kepada Angkatan Udara, kami sebetulnya menunggu dari kebijakan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertahanan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Tony menyampaikan bahwa Angkatan Udara bertugas sebagai pembina kekuatan. Panglima TNI dan Mabes TNI adalah pengguna kekuatan. Sementara Kementerian Pertahanan (Kemhan) adalah pengembang kekuatan.

Jadi jenis apa saja, termasuk pesawat dari mana, jenisnya apa, kami menunggu arahan dari Kemhan. Mau dari China, mau dari Amerika, kami siap menerima,” tegas Tony.

  ★ Jawa Pos  

Senin, 29 Mei 2023

RI Bantu Negara Afrika

Setelah Nigeria Ada ZimbabweIndonesia membantu vaksinasi kepada pemerintah Zimbabwe berupa vaksin Pentavalent, dan kepada Kenya berupa vaksin tetanus dipteri. Ist

Direktur Utama Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI Kemenkeu), Tormarbulang Lumbantobing mengungkapkan bahwa para tahun 2023 ini Indonesia juga akan mengirimkan bantuan hibah berupa dukungan vaksinasi untuk Zimbabwe dan Kenya.

Adapun bantuannya, untuk Zimbabwe, Indonesia akan mengirimkan Vaksin Pentavalent dan kepada Kenya berupa Vaksin Tetanus Difteri.

Namun saat ditanyai lebih lanjut, Tormarbulang masih belum bisa mengungkapkannya secara detail, sebab masih dalam proses pembahasan oleh kedua negara terkait.

"Ini masih dalam pembahasan dengan pihak Zimbabwe dan Kenya nya. Jadi kita masih belum bisa sampaikan seperti apa bentuk akhirnya. Tapi ya seperti tadi ya, vaksin Pentavalent untuk Zimbabwe, dan Vaksin Tetanus Difteri untuk Kenya," ujar Tormarbulang saat ditemui di Kantor Bea Cukai Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (28/5/2023).

Lebih lanjut, untuk kapan waktu penyerahan vaksin tersebut, dia masih belum tahu tepatnya kapan, namun dapat dipastikan akan dikirimkan pada tahun ini.

"Tergantung nanti hasil pembicaraan sama pihak Zimbabwe dan Kenya nya seperti apa. (Tapi) harus tahun ini, karena kita sudah alokasikan anggaran untuk tahun ini," ujarnya.

Adapun untuk alokasinya, Tormarbulang mengungkapkan akan dialokasikan kira-kira sebesar Rp 14 miliar untuk masing-masing negara, Zimbabwe dan Kenya.

"Jumlah alokasi anggarannya kira-kira mungkin Rp 14 miliar untuk satu Zimbabwe dan sama juga untuk Kenya, mirip-mirip. Walaupun vaksinnya masih belum tahu karena kita masih perlu diskusi dengan pihak Zimbabwe dan Kenya nya dulu," ujar dia.

"Tentunya menjadi compliment kami di LDKPI untuk terus berupaya agar badan usaha yang lain juga dapat memperluas kehadirannya di pasar internasional melalui kerjasama dengan dukungan pemberian hibah," pungkasnya.
 

  🚑
CNBC  

Selasa, 23 Mei 2023

10 Kesepakatan RI & Iran

Telerobotic Surgergy Hingga IKNPertemuan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dengan Presiden Republik Islam Iran Seyyed Ebrahim Raisi di Istana Kepresidenan Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, Selasa (23/5/2023). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Pertemuan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dengan Presiden Republik Islam Iran Seyyed Ebrahim Raisi membuahkan 10 kerja sama antara kedua negara. Selain itu ada pembicaraan mengenai situasi geopolitik dunia.

"Selamat datang di Indonesia. Suatu kehormatan bagi Indonesia menerima kunjungan presiden Raisi dan tadi kita membahas mengenai situasi geopolitik dunia dan penguatan kerja sama bilateral," kata Jokowi saat memberikan Pernyataan Pers di Istana Kepresidenan, Bogor, Selasa (23/5/2023).

Dalam pembicaraan mengenai situasi geopolitik Jokowi menyinggung kedua negara sepakat terus memberikan dukungan terhadap rakyat Palestina dan mengatasi krisis di Afghanistan.

Eks gubernur DKI Jakarta itu menyebut bakal terus menyuarakan akses pendidikan bagi perempuan di Afghanistan dan terus memberikan bantuan kemanusiaan.

Sedangkan untuk kerja sama bilateral, Jokowi menyebut adanya pilot project untuk telerobotic surgery atau robot yang membantu proses pembedahan juga kolaborasi telemedicine di 11 puskesmas.

Selain itu, kepala negara bilang ada alih teknologi dan produksi bersama dengan BUMN Indonesia terkait kerja sama bioteknologi dan nanoteknologi untuk sektor kesehatan, energi, pertanian, dan lingkungan.

Adapun pada pertemuan hari ini, Jokowi menyebut Indonesia dan Iran sudah menandatangani Preferencial Trade Agreement (PTA).

"Semoga dapat makin meningkatkan perdagangan Indonesia dan Iran. Saya dan presiden Raisi juga menjajaki pembentukan kesepakatan B2B kemudian investasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan solusi untuk investasi sektor migas," kata Jokowi.

Terakhir Jokowi juga berharap adanya kerja sama dan riset bersama terkait teknologi sinyal perkeretaapian, termasuk alih teknologi hingga perakitan.

Untuk diketahui berikut 10 kesepakatan dan kerja sama yang sudah ditandatangani Indonesia - Iran pada pertemuan di Istana Bogor.

1. Perdagangan Preferensial
2. Kerja Sama Ilmu Pengetahuan dan Teknologi juga Inovasi
3. Kerja Sama Pembebasan Visa Bagi Pemegang Paspor Diplomatik dan Paspor Dinas
4. Kerja Sama Jaminan Produk Halal
5. Bantuan Administrasi Timbal Balik di Bidang Kepabeanan
6. Regulasi Di Bidang Produk Pengobatan, Farmasi, Biologis dan Tradisional Serta Kosmetik dan Pangan Olahan
7. Kerjasama Pemberantasan Peredaran Gelap Narkotika, Zat Psikotropika dan Prekursornya
8. Pengembangan Sektor Energi (Minyak dan Gas)
9. Promosi Perdagangan
10. Program Pertukaran Kebudayaan
(miq/miq)
 

 
CNBC  

Kamis, 13 Oktober 2022

Jokowi Luncurkan Indovac

Mulai Hari Ini Kita Produksi Vaksin Covid-19 Sendiri Kemasan vaksin COVID-19 diperlihatkan di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV), Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2021). (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/aww/pri.)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan vaksin Indovac produksi PT Biofarma di Bandung, Jawa Barat, Kamis (12/10/2022). Jokowi pun menegaskan, sejak hari ini Indonesia telah mampu memproduksi vaksin Covid-19 sendiri.

"Dan mulai hari ini kita bisa memproduksi vaksin Covid sendiri dengan kapasitas di tahun ini, nanti kurang lebih 20 juta. Tahun depan bisa 40 juta dan kalau memang pasar masih memerlukan bisa sampai ke 120 juta dosis vaksin," kata Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (13/10/2022).

Keberhasilan Indonesia dalam memproduksi vaksin Covid-19, kata Jokowi, berkat kerja keras sumber daya manusia (SDM) dalam waktu kurang lebih 1,5 tahun.

"Inilah saya kira sebuah kerja keras SDM-SDM muda kita dalam menggarap sebuah vaksin baru dari hulu sampai hilir. Ini memakan waktu, Indovac dari awal sampai sekarang 1,5 tahun juga, diem nggak pernah bersuara, tahu-tahu jadi Indovac," kata Jokowi.

Presiden mengungkapkan, Biofarma dalam setahun bisa memproduksi 3 miliar dosis vaksin. Vaksin tersebut telah diekspor ke 153 negara.

Infografis Inavac & Indovac (Kominfo)

"Kita, Biofarma ini adalah produsen yang masuk produsen vaksin yang masuk 5 besar dunia dan memproduksi bermacam-macam vaksin, baik itu vaksin polio, difteri, miningitis, flu, campak. Dan yang terakhir yang kita resmikan pada hari ini adalah vaksin Covid dan kita beri nama Indovac," katanya.

"Untuk vaksin polio saja biofarma 70% pangsa pasar dunia, 70% mensuplai vaksin polio ke seluruh negara, ini kan luar biasa," tutur Jokowi.

Maka dari itu, Jokowi meminta Kementerian BUMN dan Kementerian Kesehatan untuk mendukung PT Biofarma dalam memproduksi vaksin, khususnya Indovac.

"Ini Pak Menteri BUMN, Pak Menkes dorong terus Biofarma, sehingga nanti akan betul-betul menghasilkan sebuah revenue yang semakin besar bagi negara dan kita memiliki kemandirian berdikari betul di dalam urusan vaksin," katanya. (abd)

  ♔
Sindonews  

Jumat, 26 Agustus 2022

Indovac dan Inavac Nama Vaksin COVID-19 Buatan Dalam Negeri

Infografis Indovac, Nama Vaksin Covid-19 Produksi BUMN. (Desain: Masyhudi)

Presiden RI Joko Widodo telah memberikan nama pada dua produk vaksin COVID-19 buatan dalam negeri yang saat ini telah memasuki fase uji klinis tahap akhir, kata seorang pejabat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

"Saya ikut bangga untuk Indonesia. Vaksin pertama Indovac untuk vaksin BUMN, dan kedua adalah Vaksin Merah Putih dengan platform inactivated virus, namanya Inavac dan sudah disetujui Presiden juga," kata Kepala BPOM RI Penny K Lukito dalam agenda Lokakarya Pengembangan Obat Dalam Negeri di Hotel Ayana MidPlaza Jakarta, Jumat.

Penny mengatakan Vaksin Indovac berplatform protein rekombinan sub-unit dikembangkan oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman bersama PT Bio Farma dan Baylor College of Medicine.

Sedangkan Vaksin Inavac berplatform inactivated virus dikembangkan oleh Tim Peneliti dari Universitas Airlangga (Unair) bekerja sama dengan penyedia fasilitas produksi PT Biotis Pharmaceutical Indonesia.

Penny menargetkan Vaksin Indovac dan Inavac mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA) dari BPOM RI pada September 2022.

"Fase dua sudah dilewati, dan hasilnya bagus bisa meningkatkan sistem imunitas dan hasilnya tidak kalah dengan vaksin yang sudah dapat EUA dengan teknologi yang sama," katanya.

Saat ini BPOM masih melakukan kajian terhadap laporan penelitian pada ribuan subjek yang menjalani injeksi kedua di masing-masing laboratorium uji coba.

"Harapannya September 2022 selesai dan keluar EUA sesuai standar internasional," katanya.

Fase ketiga uji klinik dua vaksin dalam negeri itu juga diiringi dengan pemberian izin kegiatan uji klinik untuk vaksin booster atau dosis penguat.

"Uji klinik booster sudah disetujui untuk dilakukan akhir tahun ini. Sehingga program vaksinasi booster dengan vaksin dalam negeri bisa selesai sebelum akhir tahun," katanya.

Pada agenda yang sama, Direktur Utama PT Biotis Pharmaceutical Indonesia FX Sudirman merasa bangga vaksin dengan pengembangan vaksin dalam negeri yang telah sampai pada fase akhir uji klinik.

"Ini adalah 100 persen karya anak bangsa, virus dari isolasi anak bangsa dikembangkan oleh tim peneliti Unair dan kami siap komersialisasi untuk itu," katanya.

Kapasitas produksi downstream PT Biotis sanggup memproduksi hingga 20 juta dosis per bulan. Khusus pada tahap awal, akan ditingkatkan hingga 5 juta dosis per bulan mirip dengan Indovac," katanya.

Hingga saat ini PT Biotis masih menunggu hasil uji klinik fase tiga dan uji klinik booster. "Kami berharap pemanfaatan Inavac bisa memberikan manfaat booster bagi masyarakat Indonesia di tahun ini," katanya.

FX Sudirman telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin agar pelaksanaan vaksin booster Inavac bisa bergulir pada Oktober, November dan Desember 2022.

  ♔
antara  

Senin, 06 Juni 2022

Rumania Akan Bangun Pabrik Selongsong Peluru di Gresik

 Disetujui Menhan 
https://asset.kompas.com/crops/ONSmSsCt2RgOQEpRZhho_y7D2IE=/0x0:3600x2400/750x500/data/photo/2021/12/22/61c29b5ca1559.jpgIlustrasi peluru (UNSPLASH/Velizar Ivanov)

R
umania menjalin rencana kerja sama untuk pembangunan pabrik selongsong peluru di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Duta Besar RI untuk Rumania dan Republik Moldova M. Amhar Azeth mengaku sudah bertemu dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad untuk membicarakan rencana tersebut, termasuk terkait luasan lahan yang akan digunakan.

"Rencana ini juga sudah direstui oleh Menteri Pertahanan melalui kepala Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP)," kata dia di Kantor Kwartir Daerah Pramuka Jawa Timur Surabaya, Minggu (5/6/2022).

Rencana pembangunan pabrik produk berbahan baku tembaga tersebut, menurut Amhar, juga sudah disampaikan kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

"Gresik sangat strategis karena untuk pabrik selongsong peluru karena di sana langsung terkoneksi dengan kebutuhan bahan baku dan pelabuhan. Jadi akan lebih mudah dan murah," terangnya.

Selain pabrik selongsong peluru, dia mengaku juga membahas kerja sama kedua daerah dalam hal kualitas produk pangan seperti kedelai hingga jagung, teknologi modifikasi penyediaan air bersih hingga pabrik antibiotik.

  ★ Kompas  

Rabu, 01 Juni 2022

Kepala Pasukan Rusia Tuduh AS Bangun Lab Biologis Ilegal di RI

  ♖ ☣http://assets.kompasiana.com/items/album/2022/03/10/lab-biolgi-l-n-yang-dibiayai-as-6229e95d7a36cd3ab6501a52.png?t=o&v=770Ilustrasi Lab AS di berbagai negara [6parknews.com]

Kepala Pasukan Perlindungan Radiasi, Kimia, dan Biologi Rusia, Igor Kirillov, menyatakan Amerika Serikat (AS) membuat lab eksperimen biologis ilegal di Indonesia.

Ia mencurigai angkatan laut Negara Paman Sam melakukan penelitian biologis yang mencurigakan di Indonesia berdasarkan persetujuan pemerintah AS yang berpusat di Washington DC. Kirillov menyatakan percobaan ilegal itu telah dihentikan pemerintah Indonesia pada 2010 silam.

"Pemerintah Indonesia pada tahun 2010 menghentikan kegiatan Pusat Medis Angkatan Laut AS di Jakarta karena sejumlah pelanggaran," kata Kirillov pada 24 Maret lalu seperti dikutip dari kantor berita Rusia, Tass.

"Pekerjaan yang dilakukan Amerika di fasilitas itu melenceng dari program penelitian yang disepakati.. Mereka membawa sampel biologis dan menolak untuk menginformasikan ke pemerintah Indonesia soal hasil yang didapat," imbuhnya.

Dalam pernyataan tersebut, Kirillov menilai AS melakukan pekerjaan di fasilitas laboratorium di Jakarta di luar kerangka program penelitian yang disepakati dua negara.

Ahli bedah Angkatan Laut AS disebut melakukan operasi pada 23 pasien lokal di kapal rumah sakit. Tindakan itu dilakukan tanpa berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan Indonesia.

Dikatakannya, awak kapal rumah sakit disinyalir diam-diam mengekspor sampel darah yang diambil dari puluhan pasien Indonesia dan mengangkut tiga anjing gila dari Sumatera Barat tanpa izin.

"[Anehnya] bahan-bahan yang mereka terima digunakan untuk kepentingan perusahaan farmasi Gilead, yang berafiliasi dengan Pentagon, yang sedang menguji obat-obatan, termasuk di wilayah Ukraina dan Georgia," ujar Kirillov.

Gilead Science adalah perusahaan farmasi di Foster City, California. Perusahaan ini memang tercatat beberapa kali menjalin kerja sama dengan Kemehan AS, di antaranya produksi massal obat flu burung H5N1 dan Covid-19.

Saat dikonfirmasi ke Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, bagian media perwakilan Negara Beruang Merah itu enggan menanggapi lebih lanjut. Bagian Media Kedutaan Rusia di Jakarta, Denise Tetyushin menganjurkan agar menanyakan langsung ke media massa yang memuat awal pernyataan Kirillov tersebut.

"Mereka yang mempersiapkan journalist investigation itu," kata Denise saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (30/5).

Dia pun membagi tautan liputan investigasi Sputnik yang sudah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia.

"Kami tidak ada tanggapan tambahan," kata Denise.

Selain itu, CNNIndonesia.com pun mencoba mengonfirmasi ke Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, Teuku Faizasyah, perihal tudingan Kirillov tersebut. Namun, hingga berita ini ditulis yang bersangkutan belum merespons.

Di satu sisi, mengutip dari artikel Detik X yang dimuat 11 April 2022, Faiza menduga tudingan itu terkait proyek NAMRU-2.

"Ini terkait kerja sama NAMRU-2 [(Unit Penelitian Medis Angkatan Laut AS]," kata Faizasyah seperti dimuat kala itu.

Pihaknya menduga tudingan Rusia dialamatkan kepada laboratorium Angkatan Laut Amerika Serikat yang ditutup pemerintah pada Oktober 2009. Kerja sama itu terjalin sejak 1970 antara Angkatan Laut Amerika Serikat dan Kementerian Kesehatan.

Ia menjawab hal tersebut merespons pernyataan Kirillov pada Maret lalu.

Merespons pernyataan Kirillov juga, Juru bicara Duta Besar AS di Indonesia, Michael Quinlan, membantah tudingan Rusia yang berujung pada spekulasi keberadaan Namru-2.

Menurut Quinlan, tuduhan itu merupakan propaganda yang sengaja disebar Kremlin--pusat pemerintahan Rusia-- untuk membingungkan publik atas tindakan yang dilakukan mereka di Ukraina, Georgia, dan beberapa tempat lainnya di Eropa.

Sebagai informasi, NAMRU-2 merupakan sebuah laboratorium biologi Angkatan Laut AS yang ada d Jakarta dari 1970 hingga 2009. Namun pada 2009, Kemenkes melarang laboratorium tersebut beroperasi karena dianggap mengancam kedaulatan Indonesia. (isa/kid/bac)

 ♖
CNN  

Menhan Prabowo Hadiri Peresmian Smart Campus Medical Intelligence STIN

Laboratorium ini untuk menanggulangi ancaman Nuklir, Biologi, dan Kimia (Nubika).https://indonesiadefense.com/wp-content/uploads/2022/05/idmmm2-696x463.jpg(Dok IDM)

Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto menghadiri peresmian Smart Campus Dr. (H.C) Ir. Soekarno Medical Intelligence Wangsa Avatara Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) dan Pelantikan Taruna Mula Angkatan XVIII Asta Dasa Mahasura Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) bertempat di Kampus STIN, Bogor, Senin (30/5).

Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan dalam sambutannya menegaskan bahwa Smart Campus Ir Soekarno ini merupakan terobosan teknologi dalam bidang pendidikan.

Gedung Smart Campus Dr. (H.C) Ir. Soekarno ini terdiri dari 4 lantai, dimana terdapat tujuh laborarium yang telah diresmikan, di antaranya laboratorium nuklir, laboratorium biomolekuler, laboratorium virtual chemical, laboratorium cyber, laboratorium simulator, laboratorium bahasa, serta laboratorium IT & economic intelligence. Adapun khusus Laboratorium Medical Intelligence Wangsa Avatara bertempat di kantor pusat Badan intelijen Negara (BIN) Pejaten, Jakarta Selatan.

Pembangunan Laboratorium Medical Intelligence Wangsa Avatara tidak terlepas dari pandemi COVID-19 dan potensi munculnya emerging virus di masa mendatang. Oleh karena itu, laboratorium ini hadir sebagai bentuk kesiapan Indonesia untuk menanggulangi ancaman tersebut atau ancaman lainnya seperti ancaman Nuklir, Biologi, dan Kimia (Nubika).

Lebih lanjut, pembangunan laboratorium ini diharapkan dapat membantu Indonesia untuk memiliki medical intelligence yang dan andal. Dengan bio-safety level yang memadai, laboratorium ini juga didesain khusus untuk mengobservasi berbagai bentuk ancaman lain akibat rekayasa mikrobiologi buatan manusia yang mendorong kemunculan atau bermutasinya virus, kuman, dan biopatogen.

Pada kesempatan yang sama, Menhan Prabowo beserta seluruh udangan yang hadir disuguhi atraksi Tim Delta Rajawali serta peragaan kemampuan Taruna-Taruni STIN. Selanjutnya, Acara kemudian ditutup dengan peninjauan laboraturium STIN oleh beberapa tamu dan undangan VVIP.

 ♖
IDM  

Minggu, 27 Februari 2022

RI Bakal Jadi Pusat Produksi Vaksin Covid-19 di Asia Tenggara

Ilustrasi Vaksin

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membawa kabar gembira dari World Health Organization (WHO) yang memberikan sinyal menjadikan Indonesia sebagai hub atau pusat produksi vaksin Covid-19 di Asia Tenggara.

Dikatakan Erick, hal ini tak lepas setelah Indonesia ditunjuk sebagai salah satu penerima manfaat dari transfer teknologi vaksin berbasis mRNA.

Sekaligus sinergitas antara Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Luar Negeri, menjadi kunci agar bisa mendapat kepercayaan dari WHO.

"Kolaborasi yang baik antara Menkes, Menlu, dan kami dari BUMN, yang membuat WHO memberikan kepercayaan kepada Indonesia untuk membuat vaksin mRNA," ujar Erick Thohir dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (24/2/2022).

Nantinya PT Bio Farma (Persero) menjadi perusahaan Indonesia yang akan memproduksi vaksin mRNA.

Induk holding BUMN farmasi itu telah lama dikenal sebagai manufaktur vaksin terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas produksi biofarma mencapai 3,2 miliar meliputi 14 jenis vaksin yang sudah diekspor ke lebih dari 150 negara.

"Kepercayaan dari WHO ini hanya permulaan. Ini juga bagian dari program transformasi besar-besaran yang sedang kami lakukan di holding BUMN farmasi," ungkapnya.

Erick Thohir juga menyebutkan tujuan transformasi holding farmasi salah satunya untuk menyediakan produk dan layanan kesehatan berkualitas tinggi yang terintegrasi, terjangkau, dan fokus pada pelanggan.

Ia menambahkan Indonesia ikut menetapkan sektor kesehatan sebagai salah satu fokus utama dalam penyelenggaraan Presidensi G20.

"Pemerataan vaksin hingga transfer teknologi harus menjadi prioritas dalam mengatasi persoalan sektor kesehatan, seperti kala pandemi terjadi," jelasnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengaku pihaknya berencana mendirikan pusat pelatihan untuk melatih negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah dalam memproduksi vaksin mRNA.

Hal ini bertujuan untuk memupus kesejenjangan lokasi produksi yang selama ini terpusat di negara-negara berpendapatan tinggi.

  ♔
Industry  

Senin, 07 Februari 2022

Unpad Ciptakan Propolis Powder dengan Teknik Mikroenkapsulasi

 Pertama di DuniaUniversitas Padjajaran (Unpad). Foto/Dok/Unpad

Dosen Departemen Teknologi Industri Pangan Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad) Nandi Sukri mengembangkan propolis dalam bentuk serbuk (powder). Propolis sendiri telah lama digunakan sebagai suplemen kesehatan.

Biasanya konsumen minum propolis itu kesannya seperti minum obat. Padahal khasiatnya banyak karena selain untuk terapi pengobatan, propolis dapat meningkatkan imun,” ujar Nandi dalam keterangan pers, Minggu (6/1/2022).

Sejak 2017, Nandi fokus mengembangkan penelitian tentang propolis powder dengan teknik mikroenkapsulasi. Metode ini merupakan teknologi penyalutan atau pelapisan suatu zat inti dengan suatu lapisan dinding polimer, sehingga menjadi partikel kecil berukuran mikro.

Harapannya, proses penyalutan dengan metode mikroenkapsulasi dapat melindungi senyawa aktif yang terkandung dalam propolis sehingga khasiatnya tidak hilang. Selain itu, metode ini juga memungkinkan propolis powder stabil selama pengolahan dan penyimpanan sehingga dapat dikembangkan menjadi bahan fortifikasi pangan.

Pengembangan propolis powder dengan nama “Propobees” merupakan proyek hibah Calon Pengusaha Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT) dari Badan Riset dan Inovasi Nasional. Propobees kemudian dipacu untuk menjadi usaha rintisan baru (Startup) melalui hibah Startup Inovasi Indonesia (SII).

Lebih lanjut Nandi menjelaskan, aplikasi dari propolis powder sendiri belum banyak dilakukan. Kebanyakan propolis dijual dalam bentuk cair (liquid). Kendati demikian, penelitian mengenai propolis powder sebetulnya sudah banyak. Bahkan, sudah ada produk propolis serbuk yang dijual di pasar.

Kita pelajari produk kompetitor, kebanyakan propolis dalam bentuk kapsul (powder) arahnya lebih ke pengobatan,” jelasnya dalam keterangan resmi Unpad.

Melihat kondisi bahwa produk serbuk lebih dijual dalam bentuk obat, Nandi menangkap peluang tersebut. Sebagai akademisi dengan basis keilmuan teknologi pangan, ia ingin mengombinasikan propolis powder yang notabenenya adalah nutraceutical menjadi produk pangan fungsional yang berkhasiat.

Dalam pengembangannya, propolis hasil penelitian Nandi dapat menjadi minuman kesehatan yang bisa dikonsumsi secara rutin.

Nandi memaparkan, produk “Propobees” dibuat menjadi beberapa varian. Varian pertama adalah propolis powder murni. Produk ini merupakan propolis dengan kualitas premium yang dikemas dalam bentuk kapsul.

Dosis pada produk ini setara dengan satu kali konsumsi propolis cair yang disarankan, sehingga produk ini cocok dikonsumsi ketika sakit atau imunitas tubuh sedang turun. Sementara varian lainnya dikemas dalam bentuk serbuk oral dan minuman bubuk instan. Hal ini merupakan inovasi dari Nandi. Propolis powder dikombinasikan dengan minuman instan sehingga lebih mudah dikonsumsi oleh orang.

Kita coba meningkatkan konsumsi propolis dalam bentuk minuman yang menyehatkan. Tujuannya meningkatkan konsumsi propolis di Indonesia,” kata Nandi.

Propolis powder tersebut difortifikasikan ke sejumlah bahan minuman bubuk instan, yaitu cokelat, latte, green tea, dan original. Dosis pada produk minuman ringan ini lebih kecil dari produk premium. “Tujuannya memang bukan sebagai obat atau terapi, tetapi lebih untuk menjaga dan meningkatkan imun,” imbuhnya.

Kombinasi dengan minuman bubuk instan bertujuan agar orang lebih mudah mengonsumsi propolis. Apalagi dengan rasa minuman kekinian, Nandi menyasar produk ini dapat dikonsumsi oleh kalangan milenial. “Rasa minumannya enak, tetapi tetap menyehatkan,” sambungnya.

Nandi memastikan bahwa proses fortifikasi tidak akan memengaruhi khasiat dari propolis tersebut. Propolis yang diberikan merupakan propolis yang sudah memiliki penyalut, sehingga tidak akan kehilangan khasiat saat dicampur dengan produk lain.

Selain itu, meskipun sudah dikombinasikan dengan sejumlah bahan minuman, sensasi dari minum propolis tersebut tetap ada. Produk minuman bubuk instan ini sudah dilakukan pengujian konsumsi kepada orang yang pernah atau rutin meminum propolis cair. Hasilnya, sensasi propolis masih terasa.

Meskipun minumnya green tea, sugesti minum propolisnya masih ada,” kata Nandi. Produk “Propobees”, minuman serbuk instan mengandung propolis powder karya Nandi Sukri, M.Si.

Saat ini, sudah ada industri besar yang tertarik memproduksi lebih luas dari “Propobees”. Jika berhasil dikomersialisasikan, “Propobees” akan menjadi produk propolis pertama di dunia yang menggunakan teknologi mikroenkapsulasi serta produk propolis pertama yang dikemas dalam bentuk minuman bubuk instan.

Nandi menjelaskan, dengan teknologi tersebut, selain memberikan solusi atas permasalahan produk propolis yang telah beredar di pasaran, “Propobees” juga menawarkan keunggulan dan ciri khas berupa aroma dan rasa yang tidak menyengat, mengonsumsi propolis selayaknya menikmati minuman ringan, mudah dalam penyajian, terdispersi sempurna dalam air, senyawa aktif tidak akan mudah rusak, serta biaya distribusi yang lebih efisien. (mpw)
 

  ☆
sindonews  

Minggu, 16 Januari 2022

BRIN Ungkap 7 Tim Kembangkan Vaksin Merah Putih

 Unair Tercepat Ruang riset vaksin Merah Putih di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). BRIN memastikan prosesnya jalan terus hingga kini. (Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan ada tujuh tim yang kini mengembangkan vaksin produk dalam negeri dalam konsorsium nasional untuk pengembangan Vaksin Merah Putih.

Pelaksana Tugas Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Hayati BRIN Iman Hidayat mengungkapkan progres pengembangan Vaksin Merah Putih yang paling cepat adalah dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

"Saat ini tim yang progress-nya paling cepat adalah tim dari Unair bekerja sama dengan PT Biotis sudah menyelesaikan uji praklinis pada makaka (monyet)," katanya, dikutip dari Antara, Sabtu (15/1).

Ia menjelaskan tujuh tim di dalam konsorsium nasional untuk pengembangan Vaksin Merah Putih tersebut adalah Universitas Airlangga, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, eks Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.

"Masing-masing tim ini mengembangkan Vaksin Merah Putih dengan metode yang berbeda, mulai dari vaksin yang berbasis inaktivasi virus sampai vaksin yang berbasis rekombinan protein," ujarnya.

Iman menuturkan setelah menyelesaikan uji praklinis, selanjutnya Unair dan PT Biotis akan melakukan uji klinis fase 1, 2 dan 3.

Ia menyebut uji klinis tersebut dijadwalkkan selesai pada Juli atau Agustus 2022 bersamaan dengan perkiraan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sementara tim-tim lainnya, kata Iman, masih pada tahap optimasi yield antigen dan sebagian sedang melakukan uji praklinis.

Di samping itu, Iman mengatakan dengan munculnya varian omicron dan mungkin saja varian-varian lain di masa yang akan datang, tentunya diharapkan Vaksin Merah Putih yang dihasilkan dari tim-tim tersebut menjadi tumpuan utama pemerintah.

Apalagi, vaksin Covid-19 untuk penguat sangat diperlukan di kondisi saat ini, selain untuk penggunaan vaksinasi awal.

Sebelumnya, kelanjutan riset Vaksin Merah Putih dipertanyakan seiring peleburan sejumlah lembaga penelitian ke BRIN, terutama Eijkman.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sendiri menargetkan pemberian izin darurat bagi Vaksin Merah Putih produksi Unair pada Juni 2022. (Antara/arh)

  😷 CNN  

Jumat, 29 Oktober 2021

Unicef Pesan 200 Juta Vaksin Polio Buatan Indonesia

https://img.antaranews.com/cache/800x533/2021/10/25/PhotoGrid_1635162646132.jpg.webpVaksin novel Oral Polio Vaccine type 2 (nOPV2) buatan PT Bio Farma. [ANTARA/HO-Bio Farma]

Dana Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Children's Fund/Unicef) telah memesan total 200 juta dosis vaksin polio produksi PT Biofarma bernama novel Oral Polio Vaccine type 2 (nOPV2).

"Untuk jumlah yang dipesan oleh Unicef sepanjang tahun 2020-2021 adalah 200 juta dosis vaksin nOPV2," kata Head of Corporate Communication Bio Farma Iwan Setiawan yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Senin.

Iwan mengatakan nOPV2 merupakan vaksin polio jenis terbaru di dunia yang diperuntukkan bagi sejumlah negara yang hingga kini masih bergelut dengan wabah polio.

Negara yang dimaksud di antaranya yang berdomisili di Mediterania Timur, Pasifik Barat, dan beberapa wilayah di Asia Tenggara.

"Salah satunya Afrika yang masih bergelut dengan wabah polio, karena masih banyak negara di wilayah tersebut belum terbebas dari polio," katanya.

Iwan mengatakan produksi vaksin tersebut disesuaikan jumlahnya dengan permintaan dari Unicef saat muncul negara yang mengalami lonjakan kasus. Setelah vaksin dipesan, Unicef akan mendistribusikannya ke sejumlah negara yang membutuhkan.

Menurut Iwan pemesanan vaksin buatan Bio Farma itu didasari atas persetujuan WHO atas penggunaan vaksin dalam keadaan darurat (Emergency Use Listing/ EUL) vaksin Polio pada 13 November 2020.

Iwan mengatakan, nOPV2 merupakan versi modifikasi dari OPV monovalen tipe 2 (mOPV2) yang sudah ada. Secara uji klinis, nOPV2 ini memberikan perlindungan yang sama terhadap virus polio tipe 2 dengan keunggulan lebih stabil secara genetik dan memiliki kemungkinan yang kecil munculnya kembali kasus polio dari mutasi virus dalam vaksin.

Penggunaan nOPV2 dalam kondisi EUL ini, kata Iwan telah direkomendasikan oleh Strategic Advisory Group of Experts (SAGE) on Immunization, sebuah lembaga independen yang merekomendasikan nOPV2 untuk mengatasi wabah Polio dan juga Global Polio Eradication Initiative (GPEI) untuk memastikan bahwa pada masa EUL ini tetap memperhatikan standar keamanan.

"Progres dunia untuk melawan wabah polio sudah 99,9 persen sejak 30 tahun terakhir, namun wabah ini sulit untuk dimusnahkan," ujarnya.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan sebelum penerbitan EUL dari WHO, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan Persetujuan Penggunaan Obat dalam Kondisi Darurat (Emergency Use Authorization) terbatas pada kondisi wabah pandemi untuk nOPV2 50 dosis.

Bio Farma juga melaksanakan uji klinis nOPV2 di beberapa tempat yakni Belgia dan Panama. Bio Farma diwajibkan melakukan studi klinik fase 3 untuk memastikan efektivitas dan keamanan vaksin sebagai imunisasi aktif poliomyelitis tipe 2.

Pada pertengahan Oktober 2020, Badan POM telah memberikan sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) untuk Gedung 43 di Bio Farma, sebagai fasilitas produksi yang digunakan untuk pembuatan vaksin nOPV2.

  antara  

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More