blog-indonesia.com

N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

N 219

Pesawat karya anak bangsa, kerjasama BUMNIS diproduksi PT DI - Indonesia Teknologi

Drone LEN

Drone Bersenjata karya LEN - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KN Tanjung Datu 1101

KN Tanjung Datu 1101 Bakamla, kapal patroli 110m produksi PT Palindo

KRI I Gusti Ngurah Rai 332

PKR 10514 class, Kapal frigat produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KN 321 Pulau Nipah

KN Pulau Nipah 321 Bakamla, kapal 80 m produksi PT Citra Shipyard, Batam

KRI Bung Karno 369

KRI Bung Karno 369 produksi PT Karimun Anugrah Sejati

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Torani 860

Kapal patroli 40 m produksi beberapa galangan kapal di Indonesia, telah diproduksi diatas 10 unit - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

X18 Tank Boat Antasena

Tank Boat Antasena produk kerjasama PT Lundin dengan Pindad - Indonesia Teknologi

Sentry Gun UGCV

Kendaraan khusus tanpa awak dengan sistem robotik yang dirancang PT Ansa Solusitama Indonesia - Indonesia Teknologi

MT Harimau 105mm

Medium tank dengan kanon 105 mm produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Badak FSV 90mm

Kendaraan tempur dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

MLRS Rhan 122B

Kendaraan militer multilaras sistem roket Rhan 122B produksi PT Delima Jaya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

MCCV

Mobile Command Control Vehicle (MCCV) kerjasama dengan PT PT Bhinneka Dwi Persada - Indonesia Teknologi

Ganilla 2.0

Kendaraan khusus dapur lapangan produksi PT Merpati Wahana Raya - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Maung 4x4

Kendaraan taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Turangga APC 4x4

Kendaraan militer taktis produksi PT Tugas Anda dengan chassis kendaraan Ford 550 - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

ILSV

Kendaraan taktis Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) produksi PT Jala Berikat Nusantara Perkasa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Februari 2026

Indonesia Gandeng ARM

  Siapkan 15.000 insinyur desain chip Presiden RI Prabowo Subianto menyaksikan kemitraan Danantara dan Arm Limited di London, Inggris, Senin (23/2/2026). (Dok. Setpres)

Pemerintah menargetkan pelatihan bagi 15.000 insinyur Indonesia dalam bidang desain chip melalui kerja sama antara Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia (BPI Danantara) dan perusahaan semikonduktor asal Inggris, Arm Limited.

Penandatanganan perjanjian kerangka kerja tersebut disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto di London, Inggris, Senin (23/2/2026). Kehadiran Presiden disebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas teknologi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, program ini bertujuan mempercepat penguasaan teknologi semikonduktor, khususnya pada aspek desain chip yang menjadi fondasi industri.

“Dengan kerja sama ini diharapkan Indonesia bisa melakukan pelatihan terhadap 15.000 engineers kita di dalam ekosistem Arm, agar mereka bisa menguasai teknologi chip design,” ujar Airlangga dikutip KompasTekno dari Sekretariat Negara RI.

  Masuk ekosistem Arm 
Menurut Airlangga, Arm merupakan perusahaan yang menguasai sekitar 96 persen desain chip sektor otomotif global serta hampir 94 persen desain chip untuk pusat data dan kecerdasan buatan (AI).

Melalui kemitraan ini, para insinyur Indonesia akan dilatih dalam ekosistem Arm, baik dengan mengirimkan tenaga ahli ke luar negeri maupun menghadirkan pelatih Arm langsung ke Indonesia.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan, pelatihan akan dilaksanakan dengan modul khusus agar kemampuan desain chip dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Rencananya ada 15.000 engineer kita yang akan di-train, dilatih oleh Arm ini baik dengan mengirimkan mereka ke sini ataupun nanti pengajar mereka akan datang ke Indonesia,” kata Rosan.

  Fokus pada enam sektor strategis 
Airlangga menjelaskan, pengembangan desain chip nasional akan difokuskan pada enam bidang intellectual property (IP) strategis. Bidang tersebut antara lain teknologi otomotif, internet of things (IoT), pusat data, serta perangkat rumah tangga.

Pemerintah juga membuka peluang pengembangan teknologi masa depan seperti kendaraan otonom dan komputasi kuantum.

“Jadi ini IP-nya akan dipegang oleh Indonesia,” ujar Airlangga.

Program pelatihan 15.000 insinyur ini dinilai sebagai langkah percepatan atau “leapfrog” dalam penguatan ekosistem digital nasional.

Pemerintah menargetkan Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu berperan sebagai pengembang dan pemilik desain chip.

Langkah tersebut dipandang sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju visi Indonesia Emas 2045 dengan memperkuat daya saing industri berbasis inovasi dan teknologi tinggi.

  🤝 
Kompas  

Kamis, 29 Januari 2026

Tiga Kartu Indonesia di Industri Semikonduktor

  Indonesia punya tiga kartu. Namun, kartu tidak akan menang dengan sendirinya tanpa punya tangan yang memainkannya secara disiplin. (Kompas)

Namanya USS John Finn, kapal perusak milik Angkatan Laut Amerika Serikat. Dua hari lepas, kapal kelas Arleigh-Burke berusia satu dasawarsa ini melenggang tenang di Selat Taiwan. Manuver Angkatan Laut Amerika Serikat yang membuat armada Teater Timur China mendadak bersiaga penuh tersebut mengisyaratkan bahwa Amerika Serikat masih setia pada komitmen untuk mempertahankan kedaulatan Taiwan.

Taiwan telah lama menjadi kawasan sengketa. Akan tetapi, semenjak seperempat abad terakhir, negara pulau ini beranjak menjadi sedemikian penting bagi dunia, atau bahkan terlampau penting, karena satu alasan.

Rujukan industri menyebutkan, 92 persen kapasitas manufaktur semikonduktor paling maju berada di Taiwan, dengan porsi besar pada cip logika yang berukuran di bawah 12 nanometer. Artinya sederhana: banyak produk yang kita gunakan sehari-hari, dari ponsel hingga server AI, dari kulkas sampai mobil, dari panel surya hingga alat medis, pada akhir hari harus ”menunggu” Taiwan. Dunia punya ribuan pusat manufaktur elektronik, tetapi jika suplai semikonduktor tersendat, seluruhnya akan terhenti. Kasus ini hanyalah satu anekdot dari kenyataan betapa terfragmentasinya value-chain industri semikonduktor.

Dalam kehidupan modern, semikonduktor menduduki posisi sama pentingnya dengan air, listrik, dan gas. Wabah pandemi Covid-19 menjadi genta yang membangunkan dunia ihwal masalah ini. Gangguan pada rantai pasok semikonduktor pada periode pandemi telah menyebabkan 169 sektor industri macet dan gangguan ekonomi global. Sesuatu yang belakangan terlambat disadari oleh banyak negara.

Semikonduktor buatan Nexperia
Perkara geopolitik bukan lagi melulu soal guns and steel. Pada dekade ini, geopolitik juga mewujud dalam bentuk semikonduktor, dalam bentuk wafer silikon, mesin litografi, kekayaan intelektual desain IC, hingga kapasitas manufaktur foundries. Dinamika ini membuka mata negara-negara di dunia, membuat para pemimpin dunia bergerak cepat, bahkan setengah panik, untuk berlomba-lomba mengamankan posisi di rantai pasok semikonduktor.

Dan lahirlah satu pertanyaan yang mengganggu: ketika dunia bergulat ke dalam chip race, apakah Indonesia siap berkompetisi di era baru ini?

Dalam pandangan saya, posisi Indonesia terasa paradoksal. Secara jujur, Indonesia jauh tertinggal. Beberapa negara tetangga mengawali pembangunan industri semikonduktor semenjak dasawarsa 1980-an, atau bahkan 1970-an. Kita baru mulai bicara serius kala dunia sudah masuk babak ”cip sebagai senjata ekonomi dan geopolitik”.

Akan tetapi, keterlambatan ini justru membuka peluang, bersambut dengan kekacauan industri baru-baru ini, yang dapat dimanfaatkan Indonesia. Chaos is always a ladder. Keterlambatan memberikan satu keuntungan bagi Indonesia: peta jalan sudah separuh terbuka dan kita tinggal memilih lewat lintasan yang mana, tanpa harus mengulangi seluruh tahapan yang mahal dan makan waktu seperti yang telah dijalani oleh negara-negara pendahulu kita.

Dengan satu catatan besar: Indonesia tidak punya waktu untuk memilih jalan yang salah.

Saya melihat ada tiga kartu yang dapat dimainkan Indonesia di pertempuran ini, untuk bersaing dengan negara-negara di kawasan Pasifik.

Pertama, ketersediaan mineral dan bahan baku (sektor hulu+1). Semikonduktor bukan sebatas silikon. Industri ini berhulu dari rantai material yang lebar, selain silika, terdapat pula komposisi germanium, galium, paladium, mineral jarang (REE), hingga timah. Kandungan mineral-mineral strategis di bumi Indonesia mampu menopang industri elektronika dan semikonduktor. Dengan kata lain, Indonesia punya kartu untuk mengikat investasi semikonduktor sebagai perpanjangan dari industrialisasi sektor-sektor yang baru tumbuh, seperti mobil listrik (EV) dan panel surya (PV), bukan sebagai industri yang berdiri sendirian.

Dengan penyusunan paket yang tepat, investor dapat melihat Indonesia bukan sebatas penyedia kawasan pabrik ATP yang reliabel, seperti Malaysia, tetapi juga sebagai suatu ekosistem permintaan (demand) dan pasokan (supply) yang saling mengunci.

Kedua, kedekatan geografis Batam dan Singapura. Hal ini terdengar klise sampai kita menyadari bagaimana industri semikonduktor bekerja di lapangan. Untuk fasilitas ATP (assembly, testing, and packaging), misalnya, kecepatan logistik, akses terhadap vendor, kedekatan pusat bisnis, dan kepastian rantai pasok sangat menentukan kepantasan suatu kawasan ATP.

Posisi Batam (bersama Rempang dan Galang) yang menempel Singapura menjadi nilai lebih dibandingkan sentra-sentra ATP lain Asia Tenggara. Batam mampu mengawali langkah di industri semikonduktor dengan cara memosisikan diri sebagai satelit Singapura dengan biaya terjangkau, didukung tenaga terampil, dan ruang ekspansi yang jauh lebih longgar.

Infografik Laba Industri Semikonduktor 2021
Ketiga, demand-pull dan kekuatan market-making (hilir). Banyak negara, seperti Malaysia dan Filipina, menawarkan tax holiday, tetapi hanya sedikit yang sanggup menciptakan pasar domestik yang mampu mengunci volume. Indonesia saat ini sedang membangun cepat (ramp-up) industri-industri yang dapat menjadi demand generator industri semikonduktor. Sebut saja proyek mobil nasional, pabrik-pabrik mobil listrik di Subang dan Karawang, pabrik panel surya di Batang dan Kendal, hingga pabrik elektronik di Batam dan Cikarang.

Industri-industri itu mampu menjadi offtaker apabila diarahkan secara strategis, terutama untuk mengunci investasi tahap awal industri semikonduktor Indonesia yang realistis, yaitu ATP (sektor hilir-1). Investor semikonduktor cenderung alergi terhadap ketidakpastian, demand yang terencana mampu menjadi magnet yang tidak tergantikan.

Tiga kartu ini apabila dimainkan dengan benar akan merangkai satu kesatuan value-chain yang jelas bagi Indonesia. Andaikata bekas CEO AMD Jerry Sanders pernah mengatakan bahwa pria sejati harus punya foundries (real men have fabs), saya cenderung melihat itu sebagai kompetisi yang tidak seharusnya menyeret Indonesia. Indonesia tidak perlu terobsesi untuk membangun advanced-node foundries pada tahap ini, karena itu sama nekatnya dengan merencanakan misi ke Mars tanpa pernah punya pengalaman industri antariksa.

Sebaliknya, Indonesia perlu masuk secara cepat-bertahap: hilirisasi mineral terutama polisilika (hulu+1), prioritas di investasi ATP (hilir-1), persiapan sumber daya manusia, pembentukan ekosistem desain IC, dan kemudian memuncakinya di industri manufaktur mature-node untuk melengkapi seluruh peta jalan.

Komitmen ini butuh pemantapan pola pikir. Pertama, bahwa semikonduktor adalah isu kedaulatan dan bukan sebatas proyek industri. Kedua, bahwa kita harus memilih jalan yang mengoptimalkan kekuatan yang dimiliki republik ini dan bukan melangkah buta masuk ke pertempuran global. Ketiga, bahwa kita harus bergerak sekarang. Karena jendela kesempatan sedang terbuka dan tidak untuk waktu lama, ketika negara-negara dan perusahaan-perusahaan sedang menata ulang peta produksi, berjuang mereduksi ketergantungan geopolitik, dan mencari kawasan industri alternatif.

Indonesia punya tiga kartu. Namun, kartu tidak akan menang dengan sendirinya tanpa punya tangan yang memainkannya secara disiplin.

Apabila kita kehilangan momentum ini, barangkali republik ini tidak akan pernah bersua kesempatan yang sama lagi untuk selama-lamanya. Dan sewaktu kapal-kapal perang berikutnya melintas di Selat Taiwan, kita hanya akan menjadi penonton yang cemas tanpa posisi tawar di percaturan semikonduktor global.

  💥 
Kompas  

Senin, 19 Januari 2026

RI Siap Bangun Ekosistem Semikonduktor Rp 2,1 T

  Gandeng Inggris Ilustrasi (Ist)

Pemerintah siap membangun ekosistem semikonduktor nasional dengan menggandeng perusahaan Inggris melalui kerja sama bernilai awal US$ 125 juta atau setara Rp 2,1 triliun (asumsi kurs Rp16.872 per dolar AS).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pengembangan ini telah mendapatkan persetujuan Presiden Prabowo Subianto.

"Kemarin Pak Presiden sudah setuju kita akan mengembangkan ekosistem untuk semikonduktor, dan kita akan bangun dengan Inggris untuk ekosistem semikonduktor Indonesia," ujar Airlangga dalam acara Road to Jakarta Food Security Summit di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Selasa (13/1).

Menurut Airlangga, pemerintah menyiapkan pendanaan awal sebesar US$125 juta atau sekitar Rp 2,1 triliun untuk bekerja sama dengan ARM Holdings, perusahaan asal Inggris yang bergerak di bidang perancangan semikonduktor.

"Kemarin Pak Presiden (Prabowo Subianto) menyiapkan US$125 juta untuk bekerjasama dengan ARMs Inggris. Dan itu bisa ditingkatkan sampai lebih dari sana," ujarnya.

Ia menjelaskan pengembangan ekosistem semikonduktor bersifat strategis karena kebutuhan chip terus meningkat di berbagai sektor.

"Karena semikonduktor ini digunakan selain untuk elektronik tetapi juga yang tertinggi adalah untuk otomotif, untuk internet of things dan untuk data center," kata Airlangga.

Ia menambahkan ARM sebelumnya berperan menyusun peta jalan pengembangan semikonduktor di Malaysia dan menyatakan kesiapan untuk membantu Indonesia.

Airlangga lalu menyebut Indonesia saat ini memang tertinggal dibandingkan sejumlah negara lain, namun peluang tetap terbuka besar.

"Ini namanya catching up game. Kita catching up terhadap market yang kita punya besar," ujarnya.

Menurutnya, hampir seluruh rumah tangga dan kendaraan kini menggunakan banyak semikonduktor.

Ia juga menyinggung potensi hilirisasi berbasis sumber daya dalam negeri setelah ekosistem perancangan semikonduktor dikuasai. Airlangga menyebut rantai industri ini menjadi ciri negara yang berhasil keluar dari jebakan pendapatan menengah.

"Sesudah kita kuasai ekosistem perencanaan semikonduktor, maka hilirisasi silikon itu bisa jalan," kata Airlangga.

Rantai tersebut mencakup pengolahan silikon hingga wafer, perakitan, pengujian, dan pengemasan chip, yang dinilai menjadi ciri negara-negara yang berhasil keluar dari jebakan pendapatan menengah.

Pemerintah mulai memberi perhatian serius pada pengembangan industri semikonduktor sebagai fondasi masa depan sektor otomotif, elektronik, dan digital.

Presiden Prabowo Subianto membahas isu ini dalam rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Minggu (11/1).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan pengembangan industri chip diarahkan untuk memperkuat kemandirian industri nasional dan posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Hal ini seiring meningkatnya kebutuhan semikonduktor untuk kendaraan listrik, sistem bantuan pengemudi, serta teknologi konektivitas dan digitalisasi. (del/sfr)

  💥 
CNN  

Kamis, 10 April 2025

Prabowo Instruksikan Aturan TKDN Dibuat Fleksibel

 Biar Kompetitif 
https://doran.id/wp-content/uploads/2023/08/TKDN-laptop.jpgKomputer dengan TKDN (Ist)

P
residen Prabowo Subianto menginstruksikan pembantunya untuk mengubah aturan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) untuk industri. Aturan itu diminta dibuat lebih fleksibel agar industri Indonesia lebih kompetitif.

Dikutip dari detikFinance, Rabu (9/4/2025), kebijakan itu merupakan usulan dari para pengusaha dalam acara Sarasehan Ekonomi hari ini. Menurut Prabowo, aturan TKDN dibuat demi mempertahankan komponen lokal, namun jika dipaksakan bisa membuat industri Indonesia tidak kompetitif.

"Saya sudah kasih instruksi TKDN, sudah lah niatnya baik nasionalisme, kalau sudah kenal saya lama ya saya itu paling nasionalis, kalau jantung saya dibuka mungkin yang keluar merah putih. Tapi kita harus realistis, kalau TKDN dipaksakan, kita bisa jadi kalah, tidak kompetitif," sebut Prabowo dalam acara yang dihelat di Menara Mandiri Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (8/4).

Prabowo meminta aturan TKDN dibuat lebih fleksibel dan realistis. Harapannya bisa membuka keran industri lebih lancar lagi.

"TKDN fleksibel saja lah diganti dengan insentif, tolong ya para pembantu saya menteri saya, udah lah realistis, TKDN dibikin realistis aja," beber Prabowo.

Menurutnya, masalah pemenuhan komponen lokal harus dilihat secara luas, termasuk dari sudut pandang pendidikan. Prabowo menilai sangat tidak tepat apabila memberikan kewajiban kepada pelaku usaha saja untuk melakukan pemenuhan komponen lokal.

"Masalah kemampuan konten dalam negeri itu masalah luas, masalah pendidikan, IPTEK, science itu masalah luas. Nggak bisa kita bikin regulasi TKDN selalu naik," pungkas Prabowo. (ams/rih)

  ★ detik  

Minggu, 10 November 2024

Prabowo Bertekad Indonesia Bisa Produksi Mobil-Motor-Komputer Sendiri

Prototipe Morino EV Pindad (Pindad)

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan tekad kuatnya bahwa Indonesia kelak harus mampu memproduksi sendiri barang-barang berteknologi tinggi seperti mobil, motor hingga komputer.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pengarahan tertutup di acara Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2024, di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/11), sebagaimana siaran pers yang diterima dari Tim Media Prabowo di Jakarta, Sabtu.

Prabowo menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat di dunia yang dititipkan oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan segala kekayaan alam yang tidak dimiliki bangsa lain.

MV3 Jelajah Pindad. (Pindad)
Untuk itu, Kepala Negara merasa tidak puas bangsa Indonesia tidak bisa memproduksi mobil atau motor hingga komputer sendiri.

“Terus terang saja, saya dalam hati, saya tidak mau terima bahwa bangsa keempat (penduduk terbanyak) di dunia, bangsa yang diberi kekayaan begitu besar oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dikasih semua elemen untuk menjadi negara maju tidak bisa bikin mobil, tidak bisa bikin motor, tidak bisa bikin komputer, saya tidak terima,” kata Prabowo.

Dengan amanah yang telah diberikan rakyat kepada Prabowo untuk bisa menjadi presiden, Prabowo mengatakan dirinya bersyukur dan berterima kasih kepada rakyat dan semakin ingin mewujudkan Indonesia menjadi negara maju.

“Saya bersyukur, saya berterima kasih, saya diberi kesempatan untuk memimpin pemerintah Indonesia lima tahun yang akan datang. Saya bersyukur karena sekarang saya diberi kesempatan untuk mengarahkan, untuk mewujudkan hal-hal yang saya anggap kritikal bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia,” tutur Prabowo.

  ♘ antara  

Senin, 12 Agustus 2024

Target Kecepatan Internet 100 Mbps

 PR Besar Indonesia 
https://thumb.viva.id/vivagadget/1265x711/2024/02/04/65bfbd7230fcc-pemerintah-berencana-wujudkan-kecepatan-internet-100mbps-mungkinkah-terwujud_.jpgIlustrasi, Kominfo Rencanakan Kecepatan Internet Min 100 Mbps. (Istimewa) 💥

P
emerintah sempat mencanangkan kecepatan internet tembus 100 Mbps. PR itu kembali diucapkan oleh Ketua Umum APJII, Muhammad Arif.

Dalam pidatonya di The 6th Indonesia Internet Expo & Summit (IIXS), Jakarta, Senin (12/8/2024), Arif menyoroti beberapa hal soal industri. Misalnya pemerintah perlu tahu tantangan apa saja yang datang dari kompetitor baru, pemasok, pelanggan dan ancaman produk.

Selain itu juga terkait kecepatan 100 Mbps. Menurutnya, Indonesia perlu sebuah lompatan untuk bisa mencapai target tersebut.

"Kita butuh stepping stone untuk mencapai dari target kita bersama. Agar ke depan, 2-3 tahun lagi Indonesia benar-benar bisa mencapai target minimum 100Mbps per subscriber broadband," kata Arif.

Arif menambahkan upaya itu perlu waktu yang tidak sebentar. Namun bisa diwujudkan secara bertahap.

Termasuk diantaranya membutuhkan regulasi yang bisa mendukung terciptanya rencana tersebut. "Dan kita butuh satu rangkaian baik itu dalam regulasi maupun bisnis untuk program-program tersebut," jelas Arif.

"Tentunya APJII berkomitmen dan berperan aktif," ungkapnya.

Sebelumnya, Menteri kominfo Budi Arie Setiadi pernah meminta penyedia fixed broadband tanah air tidak lagi menjual layanan internet di bawah 100 Mbps. Cara ini dinilai bisa membawa koneksi internet lebih cepat di kawasan Asia Tenggara, bahkan dunia.

"Internet ini merupakan kebutuhan pokok, kenapa masih menjual 5 Mbps, 10 Mbps untuk fixed internet broadband? Kenapa tidak langsung menjual 100 Mbps? Makanya, saya akan buat kebijakan untuk mengharuskan mereka menjual fixed internet broadband dengan kecepatan 100 Mbps," ungkapnya dalam keterangan pers beberapa waktu lalu. (fab/fab)

  🖥 CNBC  

Kamis, 01 Februari 2024

Program Laptop Merah Putih

 Kini dalam Tahap Memproduksi Motherboard 
https://statik.tempo.co/data/2024/01/29/id_1275630/1275630_720.jpgProses quality control PCBA motherboard Laptop Merah Putih di PT. XACTI Raya Jakarta-Bogor No.KM.35, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Depok, Senin, 29 Januari 2024. (TEMPO/Ricky Juliansyah) 💻

P
rogram laptop Merah Putih terus bergulir pengembangannya sejak dicanangkan pemerintah pada 2021 lalu. Tahapannya kini dalam proses membuat motherboard dengan komponen buatan dalam negeri. “Ini motherboard laptop pertama yang diproduksi di Indonesia,” kata Adi Indrayanto, koordinator tim pengembangan laptop Merah Putih di Institut Teknologi Bandung kepada Tempo, Selasa malam, 23 Januari 2024.

Motherboard laptop Merah Putih itu dibuat sebuah perusahaan di Depok, Jawa Barat. Dimulai dari lembaran Printed Circuit Board atau PCB yang kosong kemudian diproses oleh mesin dan dirakit komponennya, lalu ada pengujian oleh tenaga teknis.

Desain motherboard, kata Adi, masih berasal dari luar negeri, yaitu Cina, tapi komponennya dirakit di Indonesia. “Selama ini nggak pernah motherboard dibuat di sini karena biasanya impor utuh,” ujar dosen di Kelompok Keahlian Elektronika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB itu.

Pada tahun ini tim Laptop Merah Putih ini akan belajar merancang motherboard. Dokumen yang dipelajari sudah ribuan halaman. Dukungan tekniknya berasal dari perusahaan teknologi multinasional yang tersebar di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Malaysia, Singapura, India, Cina, dan Taiwan. “Kita ketinggalan banget,” kata dia.

Tim mengajukan riset dan pengembangan komponen buatan dalam negeri untuk casing, molding, adaptor untuk pengisian daya atau charger, baterai, dan motherboard Laptop Merah Putih ini pada 2022 lalu. Riset dan pengembangan untuk pembuatan casing laptop masih berjalan. “Untuk bisa bikin laptop di Indonesia itu prosesnya panjang dan harus belajar juga,” kata Adi.

Pada tahap awal, kata Adi, laptop yang dibeli pemerintah masih hasil rakitan di beberapa pabrik di Indonesia. Kandungan komponen lokalnya masih rendah, sekitar 15-20 persen dari patokan minimum 40 persen yang ditetapkan pemerintah. “Perguruan tinggi diminta untuk membantu agar TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri)-nya meningkat,” ujarnya. Tim pengembangan laptop Merah Putih ini melibatkan perguruan tinggi seperti Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

Adi menambahkan, tidak ada dana khusus untuk riset dan pengembangan laptop Merah Putih, melainkan lewat pengajuan secara kompetitif di Kedaireka. Platform milik pemerintah itu menghubungkan perguruan tinggi dengan dunia usaha dan industri serta pihak-pihak terkait.

 Riset Perlu Terhubung Industri 

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Prof. Nizam menyatakan, pengembangan Laptop Merah Putih untuk mendorong riset perguruan tinggi terhubung dengan kebutuhan industri, selain menambah tingkat komponen dalam negeri atau TKDN.

Menurut Nizam, jika tidak dilakukan dari sekarang, selamanya industri Indonesia hanya menjadi perakit saja. "Kita ingin agar TKDN terus meningkat, industri manufaktur dalam negeri berjalan dan industri kita semakin kompetitif secara global," kata Nizam usai meninjau perakitan PCBA motherboard laptop di PT. XACTI Raya Jakarta-Bogor No. KM. 35, Kelurahan Sukamaju Baru, Tapos, Depok, Senin, 29 Januari 2024.

Program Laptop Merah Putih yang dicanangkan pemerintah pada 2021 lalu kini dalam proses merakit motherboard sendiri, dengan komponen buatan dalam negeri. Tahun ini tim pengembangan Laptop Merah Putih juga akan belajar merancang motherboard sendiri agar tak selalu memakai desain dari luar negeri.

Meski sudah ada kebijakan mendorong peningkatan TKDN, kata Nizam, tetapi industri dalam negeri belum bisa menyediakan sejumlah komponen. "Karena kebutuhan akan komponen masih lebih murah ketika disuplai dari luar sehingga produksi komponen di dalam negeri juga tidak berkembang," ujarnya.

Nizam menganalogikan industri di Indonesia seperti telur dan ayam. Industrinya nyaman hanya dengan merakit, sedangkan industri komponennya tidak tumbuh karena tidak bisa bersaing dengan impor dari luar. "Risetnya juga tidak nyambung dengan kebutuhan pengembangannya, kita ingin memutus mata rantai telur dan ayam tadi dengan cara riset-riset perguruan tinggi kita dorong untuk lebih fokus pada riset yang betul-betul menghasilkan sesuatu di dunia usaha dan industrinya," ujarnya.

Dalam proyek laptop merah putih yang diluncurkan sejak 2021, kini sudah ada motherboard yang diproduksi di dalam negeri. Indonesia juga sudah mampu membuat PCB sendiri yang didesain ITB. Namun ini masih panjang untuk bisa membuat laptop sendiri. "Sedikit-sedikit kita terus bangun itu," katanya.

Nizam mengakui kebutuhan laptop di dalam negeri besar, namun karena rantai pasok industri komponen di Indonesia masih terbatas sehingga TKDN-nya masih rendah. "Ini yang perlu kita dorong. saya selalu sampaikan ke teman-teman di perindustrian agar bisa menghadirkan industri komponen elektronik di dalam negeri," ujarnya.

Ditanya soal daya saingnya, Nizam mengatakan, ketika produk dalam negeri masih kecil, akan sulit bersaing dengan produk luar yang produksinya miliaran. "Memang ini menjadi tantangan tersendiri, bagaimana produk kita agar lebih kompetitif secara internasional," tutur Nizam sembari menambahkan bahwa ketika produksinya besar biasanya harganya akan semakin kompetitif.

Nizam mengakui perlunya ada perlindungan dari kebijakan karena biaya produksi produk dalam negeri sedikit lebih mahal dari impor. "Jadi sistem-sistem insentif semacam itu perlu untuk dibangun dari sisi kebijakan pemerintah, baik di sistem perpajakan, fiskal, industri maupun perdagangannya," jelas Nizam.

Ditanya soal target peningkatan TKDN, Nizam mengatakan, tiap tahun diupayakan bertambah. "Misal tahun ini meningkatkan TKDN 1 persen, tahun depan 1 persen lagi. Itu pun sudah baik," tambahnya.

  💻 Tempo  

Selasa, 21 Maret 2023

FBI Tangkap Penadah Data Rahasia Hasil Curian Bjorka dari Indonesia

 💻BreachForums akun yang memfasilitasi hacker untuk menjual data curiannya termasuk Bjorka. (FOTO/ TGW) ☆

Agen khusus Amerika Serikat FBI menangkap seorang pria yang diyakini pemilik akun Pompompurin, juga pendiri dan admin forum hacker BreachForums. Hacker ini adalah jaringan peretas yang memfasilitasi aksi Bjorka di Indonesia.

Seperti dilansir dari Engadget, Senin (20/3/2023), ia digugat atas pasal kejahatan konspirasi mengajak individu untuk menjual akses tak resmi terhadap sebuah perangkat.

Pria tersebut mengaku bernama Conor Brian Fitzpatrick, pemilik akun pomponpurin, pemilik BreachForums. Conor ditangkap pada 15 Maret 2023 oleh tim penyidik di rumahnya di Peekskill, New York. Conor adalah lulusan SMA Peekskill tahun 2021.

Saat ini Fitzpatrick dilepas dengan tebusan obligasi tanpa jaminan senilai USD 300 ribu (atau sekitar Rp 4,6 miliar) oleh orang tuanya dan akan dihadirkan dalam pengadilan Districk Court of The Eastern District of Virginia pada Jumat, 24 Maret 2023 nanti.

Meskipun Fitzpatrick sudah ditangkap, BreachForums masih dapat diakses dan kumpulan data dari 888 perusahaan dan organisasi tersedia untuk diunduh.

Dalam sebuah unggahannya admin mengatakan akan tetap mengoperasikan situs yang menjadi "rumah" bagi para hacker pencuri data, termasuk Bjorka. Admin mengaku mempunyai akses penuh pada infrastruktur situs.

Salah satu administrator forum, dengan nama alias Baphomet, mengaku bertanggung jawab mengambil alih forum agar tetap berjalan dan melindunginya agar tidak disita pihak berwenang.

Pompompurin adalah pemain lama dalam kejahatan siber yang meretas data-data perusahaan dan menjual ataupun membocorkannya lewat forum dan media sosial.

Sebelumnya diketahui hacker Bjorka sempat menjajakan 19 juta data BPJS Ketenagakerjaan. Data BPJS Ketenagakerjaan tersebut diunggah di BreachForums pada Minggu (12/3/2023).

File sebesar 5 GB itu berisi 19.564.922 data anggota yang meliputi NIK, nama, email, nomor ponsel, alamat, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, pekerjaan, tempat bekerja dan lain-lain.

Selasa (14/3/2023), setelah ditantang oleh warganet Indonesia untuk membuka data ASN Pajak, Bjorka juga membuka data yang diduga milik Rafael Alun Trisambodo di grup Telegram. (wbs)
 

  🖥
sindonews  

Senin, 16 Agustus 2021

Zyrex Teken Kontrak Penjualan 165.000 Laptop untuk Kemendikbud

   Untuk Kemendikbud  
https://pict-a.sindonews.net/dyn/620/pena/news/2021/08/14/178/511104/zyrx-teken-kontrak-penjualan-165000-laptop-untuk-kemendikbud-tbb.pngIlustrasi laptop Zyrex  [Ist] ✪

E
miten produsen laptop lokal merek Zyrex, PT Zyrexindo Mandiri Buana (ZYRX) mengumumkan telah menandatangani kontrak penjualan sebanyak 165.000 unit laptop kepada dua distributor.

Adapun secara rinci, 45.000 unit laptop dengan PT Intan Pariwara dan 120.000 unit laptop untuk PT Dragon Computer & Communication, sebagaimana disampaikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (14/8/2021). Nantinya, total unit laptop tersebut akan dijual kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) Republik Indonesia.

"Perolehan Kontrak/Perjanjian Jual Beli Laptop dari dua distributor Perseroan, yaitu PT Intan Pariwara sejumlah 45.000 unit laptop dan PT Dragon Computer & Communication sejumlah 120.000 unit laptop untuk penjualan kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi," tulis Sekretaris Perusahaan Evan Jordan, di Jakarta, Sabtu (14/8/2021).

Pesanan ini akan digunakan untuk kebutuhan pengadaan Kemendikbud-ristek dalam program Digitalisasi Pendidikan dan juga kebutuhan program #SiswaTOP, yaitu program Satu Siswa Satu Laptop yang diluncurkan oleh ZYREX sejak awal tahun 2021. Setidaknya 8.000 sekolah akan menerima penyaluran laptop sebelum Desember 2021.

Pada Juli 2021 lalu, manajemen perusahaan menyatakan sanggup memproduksi total 317.000 laptop sehingga dapat menyuplai kebutuhan dari dana alokasi khusus (DAK) di tingkat provinsi, kebupaten dan kota.

Sebelumnya Mendikbud-ristek Nadiem Makarim pernah mengatakan akan mengirimkan total 190 ribu laptop ke 12 ribu sekolah di jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA dengan anggaran Rp1,3 triliun. (ind)

  ⍟
sindonews  

Senin, 02 Agustus 2021

Laptop Pelajar Google ChromeBook OS Diproduksi di RI

Diproduksi Enam Produsen lokal Produk PT Zyrexindo Mandiri Buana [dok Detik]  💻

Enam produsen lokal akan memulai memproduksi Chromebook pada tahun ini. Keenamnya adalah Advan, Axioo, Evercross, SPC, TSMID dan Zyrex.

"Google Chromebook akan difasilitasi oleh enam produsen dalam negeri di bidang elektronik. Yaitu Advan, Axioo, Evercross, SPC, Zyrex dan TSM," kata Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Wikan Sakarinto, dalam konferensi pers online, Selasa (2/8/2021).

Dia mengatakan keenam pabrikan itu akan memproduksi ratusan ribu laptop pada 2022. Diharapkan juga seluruh produsen bisa melibatkan ribuan anak muda Indonesia sebagai sumber daya manusia dan tenaga kerja khususnya dari siswa SMK.

Menurutnya enam produsen itu akan mengajak SMK dalam proses chromebook. Ini jadi bentuk nyata pada proses link and match pendidikan Vokasi berbasis proyek based learning dengan industri dan dunia kerja.

"Kita mengharapkan bisa jadi inspirasi industri lain untuk berkolaborasi dengan pendidikan vokasi. Keenam produsen elektronik tadi sangat diharapkan dapat menciptakan lini produksi yang terintergasi dengan pendidikan vokasi," jelasnya.

Laptop ini bagian dari pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah. Hargapun, Wikan mengatakan sesuai dengan e-katalog yang sudah disiapkan.

Total anggaran sendiri sekitar Rp 3,7 triliun yang dipecah jadi dua sumber yakni Kemendikbudristek sendiri berjumlah Rp 1,3 triliun dan distribusi langsung ke pemuda lewat DAK fisik untuk membelanjaan TIK dalam negeri Rp 3,7 triliun.

Di dalamnya bukan hanya untuk pengadaan laptop saja. Namun juga bagi perangkat pendukung lain, misalnya anggaran Rp 1,3 triliun untuk sekitar 189 ribu laptop, 12 ribuan access point hingga 45 speaker

Lalu pada anggaran DAK fisik juga ada untuk wireless router, proyektor dan layarnya, konektor, printer serta scanner.

Dalam kesempatan yang sama Managing Director Google Indonesia, Randy Jusuf mengatakan sangat senang mengumumkan laptop yang menggunakan Chrome OS dibuat di Indonesia. Ini kali pertama produsen asal Indonesia membuat Chromebook untuk Indonesia serta pasar ekspor.

Randy menjelaskan keenam produsen lokal itu diperkirakan akan bekerja sama dengan sekolah kejuruan dan hal tersebut menjadi langkah penting.

"Keenam produsen lokal itu akan berpartner dengan sekolah kejuruan untuk membantu mencapai target ambisius mereka, langkah penting menciptakan hardware di banyak sekolah," kata Randy. (roy/roy)

  🖳
CNBC  

Senin, 26 Juli 2021

Zyrex Siap Produksi Laptop Merah Putih

Banjir Pesanan imageZYREX Sky 232 Xtreme [ist] ⭐

Pemerintah berambisi untuk menciptakan barang elektronik dalam negeri. Salah satunya laptop merah putih. Pembuatannya menggandeng produsen laptop dalam negeri seperti PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk. (ZYRX).

Tujuannya untuk meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) produk Tekologi Informasi dan Komunikasi (TIK), serta mengurangi ketergantungan terhadap impor laptop. Direktur Utama Zyrexindo Mandiri Buana Timothy Siddik mengatakan saat ini perusahaan telah menerima pesanan 165 ribu unit laptop dari Kemendikbud-Ristek untuk disalurkan ke 8.000 sekolah di seluruh Indonesia. Jumlah ini untuk memenuhi kebutuhan laptop untuk tahun ajaran 2021, dengan batas pengiriman paling lambat Desember.

"Zyrex telah menerima pesanan 165 ribu laptop dari dua distributor resmi kami dari Kemendikbud-Ristek jika dikonversikan nilainya Rp 700 miliar, dan kami siap memenuhi laptop dalam negeri sebesar Rp 17 triliun untuk tahun-tahun yang akan datang," kata Timothy dalam konferensi pers virtual, Senin (26/7/2021).

Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan inisiasi laptop merah putih perusahaan juga menambah kapasitas produksi dua kali lipat, dari 4 line menjadi 8 line. Dengan posisi kapasitas produksi saat ini 370 ribu unit laptop, artinya bertambah hingga 840 ribu unit.

Hingga lima tahun mendatang kebutuhan laptop secara nasional diperkirakan sebanyak 3,9 juta unit. Timothy mengatakan angka ini didapatkan dari perkiraan kebutuhan nasional 1,3 juta unit, dan angka kebutuhan provinsi, kabupaten, dan kota yang biasanya dua kali lipat angka nasional yakni 2,6 juta.

"Tahun ini Zyrex sudah mengambil langkah dan sanggup menyediakan dan memproduksinya. Kami juga mengedepankan digitalisasi yang sudah berdiri 25 tahun dan menjadikan Indonesia melek digital. Kepemilikan laptop di setiap keluarga juga termasuk dari indeks prestasi TIK menjadi salah satu patokan kita maju atau tidak," kata dia.

Saat ini tingkat kepemilikan laptop atau komputer baru 10% dari seluruh penduduk Indonesia, sehingga potensi pasar yang ada masih sangat besar. Timothy mengatakan meski banyak produk asing yang masuk, pasar di daerah terutama pelosok masih belum terjangkau karena daya beli yang berbeda.

"Zyrex yang harus memperhatikan pangsa pasar tersebut. Kami sudah melaunching program satu siswa satu laptop dan harga kami harus di bawah Rp 4 juta yang sudah ada operating sistem resi, dan software yang dipakai. Merek impor tidak akan memperhatikan area ini, karena daya belinya tidak sebanyak itu dan kami yang berani," tegasnya.

Untuk spesifikasi laptop merah putih yang diinisiasi pemerintah menurutnya masih belum ada gambaran. Meski demikian, Timothy mengungkapkan dibutuhkan laptop dengan spesifikasi sesuai dengan kebutuhan para murid sehingga tidak kelebihan atau kekurangan. Dia menilai, selama pengalaman Zyrex dalam pengadaan laptop, sering kali over spesifikasi sehingga membuat beban biaya mahal dan tidak sesuai dengan peruntukannya.

"Pada perusahaan yang bekerja sama dengan kami, kami menawarkan spesifikasi yang cocok dari sisi kebutuhan dan biaya. Begitu juga dengan laptop merah putih kami akan bersama mendesain spesifikasi yang cocok dipakai oleh siswa/siswi Indonesia, jangan over atau under spesifikasi. Kalau buat pembelajaran 3 tahun dan internet yang kuat, maka kita akan merancang spesifikasinya sama-sama sehingga bisa mencapai nilai yang terbaik," katanya. (rah/rah)

  ⭐ CNBC  

Sabtu, 24 Juli 2021

Spyware Israel Incar Aktivis Indonesia

Terungkap Citizen Lab & Microsoft imageIlustrasi [The Inquirer] ★

Akhir Desember 2020 lalu, peneliti dari pengawas keamanan siber Citizen Lab menemukan adanya serangan Spyware Pegasus pada 1.400 pengguna WhatsApp global. Spyware ini utamanya menyasar para aktivis, politisi, dan jurnalis.

Spyware yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi asal Israel, NSO Group, mempunyai kemampuan mematai-matai pengguna dan mencuri data melalui smartphone.

Ketika itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate mengatakan belum ada dampak spyware Pegasus di Indonesia.

Baru-baru ini, hal yang sama terjadi lagi. Citizen Lab bersama dengan Microsoft menemukan bahwa, ada spyware lain yang mengincar pada aktivis, jurnalis, hingga politisi, termasuk di Indonesia.

Hal ini terungkap dalam laporan terbaru Citizen Lab bersama dengan Microsoft baru-baru ini. Laporan itu mengungkap, ada perusahaan cyber warefare Israel bernama Candiru, yang ikut menanamkan spyware pada sistem operasi Windows milik Microsoft dan produk Google.

Spyware milik Candiru ini disebutkan dapat mengeksploitasi kelemahan pada sistem operasi Windows, sehingga memungkinkan hacker untuk mencuri kata sandi, file, hingga mencuri pesan dari perangkat.

Pesan yang dicuri termasuk dari e-mail, akun media sosial, termasuk aplikasi pesan instan terenkripsi. Spyware ini juga dapat menginfeksi dan memantau iPhone, Android, Mac, PC, dan akun cloud.

Terkait serangan spyware Candiru ini, Microsoft dalam blog resminya, mengaku telah merilis pembaruan software "yang akan melindungi pelanggan Windows dari eksploitasi eksploitasi terkait, yang digunakan "aktor" untuk membantu mengirimkan malware yang sangat canggih".

Berdasarkan analisis Citizen Lab dan Microsoft, Spyware milik Candiru ini dijual secara eksklusif dan disebut, "dioperasikan dari beberapa negara, seperti Arab Saudi, Israel, Uni Emirat Arab, Hongaria, dan Indonesia".

Temuan itu didapat setelah Citizen Lab menelusuri data historis situs web yang diyakini sudah terinfeksi spyware Candiru. Hasilnya ada setidaknya 764 nama domain yang dinilai telah menjadi target spyware Candiru.

  ✡ Kompas  

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More