blog-indonesia.com

N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

N 219

Pesawat karya anak bangsa, kerjasama BUMNIS diproduksi PT DI - Indonesia Teknologi

Drone LEN

Drone Bersenjata karya LEN - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KN Tanjung Datu 1101

KN Tanjung Datu 1101 Bakamla, kapal patroli 110m produksi PT Palindo

KRI I Gusti Ngurah Rai 332

PKR 10514 class, Kapal frigat produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KN 321 Pulau Nipah

KN Pulau Nipah 321 Bakamla, kapal 80 m produksi PT Citra Shipyard, Batam

KRI Bung Karno 369

KRI Bung Karno 369 produksi PT Karimun Anugrah Sejati

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Torani 860

Kapal patroli 40 m produksi beberapa galangan kapal di Indonesia, telah diproduksi diatas 10 unit - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

X18 Tank Boat Antasena

Tank Boat Antasena produk kerjasama PT Lundin dengan Pindad - Indonesia Teknologi

Sentry Gun UGCV

Kendaraan khusus tanpa awak dengan sistem robotik yang dirancang PT Ansa Solusitama Indonesia - Indonesia Teknologi

MT Harimau 105mm

Medium tank dengan kanon 105 mm produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Badak FSV 90mm

Kendaraan tempur dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

MLRS Rhan 122B

Kendaraan militer multilaras sistem roket Rhan 122B produksi PT Delima Jaya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

MCCV

Mobile Command Control Vehicle (MCCV) kerjasama dengan PT PT Bhinneka Dwi Persada - Indonesia Teknologi

Ganilla 2.0

Kendaraan khusus dapur lapangan produksi PT Merpati Wahana Raya - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Maung 4x4

Kendaraan taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Turangga APC 4x4

Kendaraan militer taktis produksi PT Tugas Anda dengan chassis kendaraan Ford 550 - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

ILSV

Kendaraan taktis Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) produksi PT Jala Berikat Nusantara Perkasa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Tampilkan postingan dengan label PT Sari Bahari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PT Sari Bahari. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Juni 2026

Dislitbangau Akan Kembangkan Bom BNL-1000

  Setelah Sukses Kembangkan Bom BNT-250 Ilustrasi BNT-250, Menilik dari namanya, jika BNT-250 serupa dengan Mk-82 bom tanpa pemandu seberat 500 pon (sekitar 227 kg) maka BNL-1000 akan serupa dengan Mk-84 bom tanpa pembandu seberat 2.000 pon (sekitar 907 kg) (Sari Bahari)

PT Dahana memberikan penghargaan kepada Perwira Dislitbangau atas keberhasilan dalam pengembangan bom BNT-250, sebagai bentuk apresiasi terhadap sinergi penelitian dan inovasi pengembangan bom udara high explosion 250 Kg.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Dirut PT Dahana Bapak Hary Irmawan kepada Kadislitbangau dan Perwira Dislitbangau yang terlibat dalam pengembangan tersebut. Hal ini menandai pencapaian penting dalam kemampuan teknologi bom udara high explosive 250 Kg. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lobi Gedung Utama R.J. Salatun Dislitbangau, Senin (11/5/2026).

Keberhasilan pengembangan BNT-250 menunjukkan komitmen bersama antara Dislitbangau dan PT Dahana serta PT Sari Bahari dalam rangka memperkuat kemandirian pertahanan. Program pengembangan ini dimulai sejak tahun 2022 dan berhasil dilaksanakan uji coba operasional pada tahun 2025 menggunakan pesawat F-16 Skadron Udara 3 dengan hasil memenuhi syarat secara operasional.

Direktur Utama PT Dahana menyatakan penghargaan ini sebagai wujud apresiasi atas profesionalisme, integritas, dan dedikasi tim Dislitbangau dalam pengembangan BNT-250. Sementara itu, Dislitbangau menegaskan bahwa capaian ini diharapkan dapat mendorong Perwira Dislitbangau untuk meningkatkan inovasi dalam mendukung kemandirian pertahanan.

Pemberian sertifikat penghargaan oleh Dirut PT Dahana Bapak Hary Irmawan ini diberikan kepada delapan perwira Dislitbangau.

Acara pemberian penghargaan ini diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol penguatan kerja sama untuk pengembangan teknologi bom udara yang selanjutnya.

  💣 
Dislitbangau  

Sabtu, 21 Februari 2026

PT Dahana Siap Produksi Massal Bom BNT-250 untuk TNI AU

  Resmi siap mengudara (Kemhan)

PT Dahana menerima penyerahan Design Approval Type Certificate (TC) Bomb BNT-250 serta Sertifikat Defence Production Facility dari Pusat Kelaikan Kementerian Pertahanan (Puslaik Kemhan). Penyerahan dilaksanakan di kantor Puslaik Kemhan pada Jumat (20/2).

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Teknologi & Pengembangan PT Dahana Yusep Nugraha Rubani beserta jajaran, serta pejabat Puslaik Kemhan, di antaranya Kepala Puslaik Kemhan Marsma TNI Catur Martowo Aji, M.Eng, Kabidlaik Udara Kol. Tek BRP Sianturi, MBA, serta para Perwira Kelaikan Udara.

Penyerahan Type Certificate Bomb BNT-250 menandai bahwa produk bom BNT-250 yang dikembangkan melalui kerja sama antara PT Dahana, Dislitbangau, dan PT Sari Bahari telah melalui seluruh tahapan verifikasi dokumen dan lapangan, meliputi evaluasi desain, analisis teknis, serta witnessing pada uji operasional. Berdasarkan hasil proses tersebut, bom BNT-250 dinyatakan telah lolos sertifikasi dan siap digunakan oleh user, khususnya TNI Angkatan Udara.

Selain itu, PT Dahana juga menerima Sertifikat Defence Production Facility yang menyatakan bahwa fasilitas produksi bom perusahaan telah memenuhi standar kelaikan dari Puslaik Kemhan. Sertifikasi ini mencakup fasilitas produksi bom P-Series (P-100L, P-250L, P-500L) serta fasilitas produksi bom BNT-250, yang telah diverifikasi melalui pemeriksaan dokumen dan lapangan meliputi aspek peralatan, sumber daya manusia, keselamatan, serta sistem pendukung lainnya.

Direktur Teknologi & Pengembangan PT Dahana menyampaikan bahwa sertifikasi ini menjadi bukti kesiapan perusahaan dalam mendukung kebutuhan pertahanan nasional.

Sertifikasi ini menegaskan bahwa Bom BNT-250 dan fasilitas produksi PT Dahana telah memenuhi standar kelaikan Kementerian Pertahanan. PT Dahana siap mendukung produksi massal guna memenuhi kebutuhan alutsista nasional, khususnya TNI Angkatan Udara,” ungkap Yusep.

Sertifikat fasilitas produksi tersebut merupakan bagian dari proses sertifikasi berkala yang dilakukan setiap tahun oleh Puslaik Kemhan guna memastikan kesiapan fasilitas produksi pertahanan tetap memenuhi standar kualitas dan keselamatan.

Melalui pencapaian ini, PT Dahana menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas, keselamatan, serta kesiapan produksi dalam mendukung kemandirian industri pertahanan nasional.

  🤝 
antara  

Jumat, 06 Februari 2026

PT DI dan Sari Bahari Teken “Letter of Intent” Produksi Bersama Roket 70 dan 80 MM

  Akan dijual ke pasar Internasional PT Dirgantara Indonesia dan PT Sari Bahari menekan letter of intent produksi bersama roket kaliber 70 mm dan 80 mm di sela acara Singapore Airshow 2026. (Foto: Dok. PT DI)

PT Dirgantara Indonesia (DI) dan industri pertahanan dalam negeri, PT Sari Bahari, meneken letter of intent (LoI) untuk produksi bersama roket kaliber 70 mm dan 80 mm.

Penandatanganan dilaksanakan pada hari kedua pelaksanaan Singapore Airshow 2026 di Singapura, Rabu (4/2) waktu setempat. Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani oleh Direktur Niaga, Teknologi & Pengembangan PT DI Arif Faisal dan Vice President Director PT Sari Bahari Putra Prathama Nugraha di booth PT DI A-L31.

Kesepakatan mencakup rencana kerja sama penjualan roket kaliber 70 mm dan 80 mm, sekaligus penjajakan peluang pemasaran bersama untuk kedua jenis roket tersebut ke pasar internasional.

Kerja samanya kolaborasi produksi antara PT DI dan Sari Bahari, penjualannya nanti joint marketing,” kata Putra Prathama kepada Indonesia Defense Magazine (IDM), Kamis (5/2).

Kolaborasi diarahkan untuk memperluas jangkauan distribusi produk roket nasional, meningkatkan eksposur di pasar global, serta memperkuat daya saing industri pertahanan Indonesia di tingkat internasional.

Arif Faisal menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai bagian dari rantai pasok global industri pertahanan.

Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi perluasan pasar internasional produk roket nasional, sekaligus meningkatkan nilai tambah melalui sinergi kapabilitas antarpelaku industri pertahanan dalam negeri,” ujar Arif, dikutip dari laman PT DI.

Kerja sama tersebut juga sejalan dengan komitmen PT DI dalam mendorong kemandirian industri pertahanan nasional melalui penguatan portofolio produk, peningkatan skala bisnis, serta perluasan jejaring mitra strategis, baik dalam maupun luar negeri. (nma)

  🚀 
IDM  

Kamis, 20 November 2025

TNI AU Uji Coba Operasional Bom BNT-250 di Langit Jawa Timur

Bom BNT-250 diujicoba TNI AU (Dispenau)

TNI Angkatan Udara (TNI AU) telah sukses melaksanakan uji coba operasional Bom BNT-250 sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan dan kelaikan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) sebelum digunakan dalam satuan operasional.

Pengujian ini berlangsung di dua lokasi terpisah di Jawa Timur, yaitu Lanud Iswahjudi, Magetan, dan Air Weapon Range (AWR) Pandanwangi, Lumajang.

Komandan Lanud Iswahjudi, Marsekal Pertama TNI Muchtadi Anjar Legowo, dalam keterangannya pada Selasa (waktu setempat), menjelaskan bahwa tujuan utama uji coba ini adalah untuk mengumpulkan data teknis yang krusial.

Uji coba ini bertujuan untuk memperoleh data teknis sebagai dasar penilaian kelayakan dan pemanfaatan operasional,” tegasnya.

Secara spesifik, pengujian ini berfokus pada pengukuran fungsi, akurasi, serta integrasi Bom BNT-250 pada pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3. Seluruh proses pengujian dipastikan berjalan sesuai dengan standar keselamatan penerbangan dan prosedur uji yang berlaku di lingkungan TNI AU.

Pada kesempatan tersebut, Danlanud Iswahjudi juga menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan terbang dan kerja, serta mendokumentasikan hasil pengujian secara lengkap dan akurat kepada seluruh personel pelaksana.

Kegiatan uji coba ini dihadiri oleh Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Udara (Dislitbangau), Marsma TNI Teguh Dharmawan, selaku pengendali uji. Turut hadir juga Dangrup Tempur Marsekal TNI David Yohan Tamboto, serta Presiden Direktur PT. Sari Bahari, Ricky Hendrik Egam, yang merupakan mitra industri pertahanan pembuat Bom BNT-250.(wa/ar)

  💥
Analisa Publik  

Minggu, 05 Oktober 2025

Dahana Teken Perjanjian Kerjasama dengan Dislitbangau dan PT Sari Bahari

💣  Kembangkan alutsista standard NATO Bom standard NATO, BNT-250 (Dahana)

PT Dahana menandatangani perjanjian kerja sama (Perjama) Penelitian dan Pengembangan Materiel bersama Dislitbangau dan PT Sari Bahari.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Dahana, Hary Irmawan, Kepala Dislitbangau, Marsekal Pertama TNI Ir. Teguh Dharmawan, M.T., dan Direktur Utama PT Sari Bahari, Ir. Ricky Hendrik Egam di Dislitbangau, Bandung, pada Senin, 15 September 2025.

Dalam sambutannya, Hary Irmawan menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya agenda penting ini.

Ia mengingatkan bahwa PT Dahana erat kaitannya dengan TNI AU karena awal mulanya lahir dari proyek TNI AU hingga mampu berkembang sebagai perusahaan kiblat bahan peledak Indonesia seperti saat ini.

Sejarah panjang PT Dahana yang tahun ini memasuki usia ke-59, tidak bisa dilepaskan dari TNI AU, dimana pada 22 oktober 1966 Kepala Staf TNI AU saat itu, Marsekal TNI Rusmin Nurjadin meresmikan Proyek Menang II menjadi pabrik dinamit di Pangkalan TNI AU Tasikmalaya, yang menjadi cikal bakal lahirnya PT Dahana, dimana tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari lahir PT Dahana,” ujar Hary.

Dirut Dahana juga menyoroti capaian penelitian dan pengembangan bom BNT-250 yang saat ini sudah memasuki tahap akhir. Uji fragmentasi dan uji pengembangan telah dilakukan dengan hasil baik, sehingga dapat dilanjutkan dengan uji operasional menggunakan bom BNT-250 live.

Dia berharap uji operasional dapat terlaksana tahun ini dan dapat dilakukan proses sertifikasi, sehingga dapat membantu pemenuhan kebutuhan Alutsista udara Indonesia.

Menurut Hary, kerja sama ini menjadi bukti konsistensi Dahana dalam mendukung litbang alutsista, khususnya bom untuk pesawat NATO seperti F-16 dan Rafale.

Dia menekankan pentingnya riset tersebut agar TNI AU memiliki produk yang mumpuni sesuai kebutuhan operasional. Perjanjian kerja sama yang berlaku selama dua tahun ini diharapkan tidak berhenti pada pengembangan BNT-250 semata.

Lebih lanjut, ia berharap bahwa kolaborasi dengan Dislitbangau dan PT Sari Bahari dapat membuka jalan bagi litbang produk alutsista lainnya. Dahana memiliki komitmen besar menjadi salah satu industri pertahanan yang dapat diandalkan dalam mewujudkan kemandirian Alpalhankam nasional, dan perusahaan penting dalam penelitian pengembangan energetic materials.

Hasil-hasil litbang ini akan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kemandirian industri pertahanan dalam negeri. Dahana siap secara SDM maupun fasilitas untuk melanjutkan berbagai riset material pertahanan ke depan.

Dengan adanya sinergi lintas lembaga dan industri, Dahana optimis produk yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan strategis TNI AU,
” katanya. (Rls)

   💥
  Jabar Press  

Senin, 21 Juli 2025

[Video] Smart Bom dan Target Drone Sari Bahari

  Liputan kuatbacacom Smart bom Sari Bahari, B250ST (Kompas)

Indonesia kini memiliki bom pintar buatan dalam negeri.

Dalam wawancara eksklusif di Indo Defence 2025, Putra Prathama Nugraha, Direktur PT Sari Bahari, menjelaskan keunggulan B250ST, versi terbaru dari  bom pintar BNT-250, yang kini dilengkapi dengan sistem pemandu INS dan GNSS. Keunggulan lainnya:

  💣 Daya hancur hingga 100 meter
  💣 Jangkauan 50 hingga 70 kilometer
  💣 Tidak perlu pesawat untuk mendekati target
  💣 Kompatibel dengan jet tempur standar NATO dan Rusia

Selain itu juga PT Sari Bahari mendesain Target drone yang nantinya akan di gunakan latihan arhanud TNI.

 Berikut video dari Youtube : 


 💥  Youtube  

Sabtu, 14 Juni 2025

B250ST, Bom Pintar karya PT Sari Bahari

 Kerjasama dengan UEA B250ST, Bom Pintar karya PT Sari Bahari yang dipamerkan di perhelatan Indo Defence 2024 Expo & Forum di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. (Foto: Dok. PT Sari Bahari)

Sebuah perusahaan industri pertahanan dalam negeri yang berbasis di Malang, meluncurkan produk terbaru bernama B250ST (Sayap Terbang). Produk ini resmi dipamerkan di perhelatan Indo Defence 2024 Expo & Forum di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat yang berlangsung dari Rabu (11/6) hingga Sabtu (14/6).

Wakil Direktur Utama PT Sari Bahari, Putra Prathama Nugraha saat acara peluncuran, Kamis (12/6) mengatakan B250ST adalah sebuah smart kit yang mengubah munisi konvensional menjadi precision-guided munition.

Ia memastikan bahwa peluncuran B250ST merupakan langkah strategis dalam meningkatkan daya saing industri pertahanan Indonesia.

Dengan B250ST, kami ingin memberikan solusi inovatif bagi kebutuhan militer yang terus berkembang, sekaligus memperkuat kemandirian industri pertahanan dalam negeri. Ke depan kami menargetkan akan masuk pasar ekspor,” ujar Putra.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa B250ST dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pertempuran modern yang semakin menuntut presisi, efisiensi, kemudahan logistik, dan kompatibilitas. Dengan mengandalkan sistem navigasi GNSS/INS, munisi ini didesain mampu mencapai target secara akurat dari jarak jauh, menjaga pesawat pembom tetap aman dari ancaman sistem pertahanan udara musuh.

Sebagai smart kit, bom B250ST dapat dipasang pada berbagai jenis pesawat, baik standar NATO maupun Rusia, tanpa memerlukan investasi besar dalam sistem senjata baru,” kata Putra.

B250ST merupakan hasil kerja sama antara PT Sari Bahari dan mitra dari Uni Emirat Arab (UEA), dengan desain dan produksi yang telah teruji sukses di luar negeri. Ke depan, B250ST akan menjalani uji coba bersama TNI Angkatan Udara dan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia untuk memastikan efektivitasnya dalam operasi militer nasional.

PT Sari Bahari menargetkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) lebih dari 60 persen, memperkuat kemandirian industri pertahanan Indonesia. Seluruh proses manufaktur telah dilakukan di dalam negeri, dengan harapan B250ST dapat mulai digunakan secara aktif pada tahun 2026.

  Berikut spesifikasi B250ST : 
💥 Memiliki jangkauan maksimum antara 50-70 kilometer.
💥 Memiliki berat total 330 – 350 kilogram, panjang 2.490 milimeter, dan lebar sayap terbuka 2.995 milimeter.
💥 Dengan Circular Error Probable (CEP) sebesar 3 meter.
💥 Munisi mampu dilepaskan dari ketinggian maksimum 15 kilometer.
💥 Mampu beroperasi dalam suhu -30°C hingga +60°C. (rr)

 💥 
IDM  

Senin, 17 Maret 2025

TNI AU Uji Coba Pengembangan Bom BNT-250

✈️ Pesawat F-16 eMLU TNI AU ujicoba bom BNT250 (Dispenau)

Lanud Iswahjudi menjadi tuan rumah dalam uji coba pengembangan Bom BNT-250 yang dilakukan oleh Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Udara (Dislitbangau) pada tanggal 10 s.d. 12 Maret 2025, dengan melibatkan pesawat F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi. Kamis (13/3/25).

Bom BNT-250 merupakan bom tajam (live) standar Nato dengan berat 250 Kg, hasil kegiatan penelitian dan pengembangan materiil mandiri (litbangmat mandiri) antara Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Udara (Dislitbangau) dengan PT. Dahana dan PT. Sari Bahari.

Sebelum pelaksanaan uji coba, Tim Dislitbangau melaksanakan sosialisasi uji coba pengembangan Bom BNT-250 di gedung ACMI Kapten AMN Surindro Supjarso, Lanud Iswahjudi.

Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Firman Dwi Cahyono, M.A., dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan uji coba pengembangan Bom BNT-250 di Lanud Iswahjudi. Kehadiran tim Dislitbangau merupakan wujud nyata komitmen TNI AU dalam mengembangkan kemampuan alutsista, khususnya dalam hal penggunaan dan pengembangan bom latih untuk mendukung kesiapan operasi udara.

Sementara Kadislitbangau Marsma TNI Ir. Teguh Dharmawan, M.T., dalam sambutannya mengatakan bahwa uji coba pengembangan Bom BNT-250 ini merupakan pengembangan bom tajam dari Bom BNL-250, di dalam uji pengembangan seluruh sistem dipantau, dianalisis dan diverifikasi dengan terukur. Semua elemen sistem diperiksa hingga level yang paling rinci untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sudah sesuai dengan tujuan yang ditetapkan. Selain itu, setelah tahap verifikasi, dilakukan uji operasional untuk memastikan bahwa sistem dapat berfungsi secara efektif dalam kondisi nyata.

Selanjutnya dilaksanakan paparan mengenai uji coba pengembangan Bom BNT-250 yang dibuka oleh Kasubdisenamu Dislitbangau Kolonel Tek Syarif Hidayat, S.T., dilanjutkan oleh Tim Engineering Dislitbangau Letkol Tek Y.H. Yogaswara, Ph.D., dan Mayor Tek Handoko, S.T.,M.T., bahwa Bom BNT-250 telah melewati serangkaian proses desain, analisis, terverifikasi dan mendapatkan sertifikat dari Puslaiklambangjaau untuk mendapatkan karakteristik dan performa yang baik. Uji coba pengembangan pada pesawat ini selanjutnya akan difokuskan untuk memverifikasi berbagai aspek, mulai dari kompatibilitas sistem, keamanan, dan keselamatan operasional, hingga evaluasi efektivitas dalam sasaran yang ditargetkan.

Bom yang telah terpasang dilepaskan melalui manuver tertentu di AWR Pandan Wangi Lumajang, Jawa Timur. Berdasarkan data hasil uji coba pengembangan ini, tim Dislitbangau dan Skadron Udara 3 menilai bahwa Bom BNT-250 yang diujikan telah memenuhi parameter yang diinginkan.

Tim Dislitbangau turut terlibat langsung dalam proses pemasangan Bom BNT-250 pada pesawat F-16 di shelter Skadron Udara 3 turut disaksikan Danlanud Iswahjudi, Kadislitbangau beserta segenap pejabat dan mitra kerja.

  ✈️
TNI AU  

Selasa, 24 Desember 2024

Produk Bom Buatan Indonesia Menarik Perhatian di Vietnam Defence Expo

https://cdn.antaranews.com/cache/1200x800/2024/12/23/9348359e-0178-4ff0-a3c7-97744d74e5db.jpeg.webpDirektur PT Sari Bahari Putra Egam (kiri) memperkenalkan produk-produk bom buatan Indonesia ke sejumlah perwira Angkatan Bersenjata Vietnam dalam Vietnam Defence Expo 2024 di Hanoi pada 20–22 Desember. (ANTARA/HO-Dokumentasi Sari Bahari) 💣

P
rodusen bom asal Malang PT Sari Bahari memamerkan ragam produk peledak yang dibuat di dalam negeri dalam pameran alat pertahanan dan keamanan Vietnam Defence Expo 2024 di Hanoi.

Direktur PT Sari Bahari Putra Egam saat dihubungi di Jakarta, Senin, menjelaskan partisipasi perusahaannya dalam pameran itu, yang berlangsung pada 20–22 Desember 2024, untuk memperkenalkan bom-bom udara buatan Indonesia kepada warga di kawasan dan dunia.

Banyak dari pengunjung asing yang baru mengetahui Indonesia sudah boleh dibilang mandiri dalam produksi bom udara berbagai jenis. Bahkan yang membanggakan bom berjenis bom latih P-100 Practice sudah diekspor dan digunakan Angkatan Udara Vietnam,” kata Putra.

Dia menambahkan sepanjang 2023 ada 500 unit bom latih yang diekspor dari Sari Bahari ke Vietnam.

Dalam pameran itu, Putra menyebut ada berbagai jenis bom baik itu bom latih maupun bom tajam yang dipamerkan, di antaranya P-100P, P-250P, P-500P, P-100L, P-250L, P-500L, P-100M, BNL-125, BNL-250, dan BNM-250.

https://static.promediateknologi.id/crop/0x0:0x0/0x0/webp/photo/p2/01/2024/12/23/1000169987-4161072126.jpgBom produksi Sari Bahari juga telah digunakan oleh TNI Angkatan Udara untuk armada Sukhoi Su-27/30, begitu juga dengan rocketpod (peluncur roket) juga sudah sukses diuji coba pada pesawat T-50 TNI AU,” sambung Putra.

Oleh karena itu, dia pun berterima kasih kepada Kementerian Pertahanan RI dan instansi pemerintah lainnya yang mendukung partisipasi industri pertahanan dalam negeri di Vietnam Defence Expo 2024. Sepanjang acara, Sari Bahari dikunjungi beberapa pejabat RI, di antaranya Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksamana Madya TNI Irvansyah, Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Potensi Pertahanan Kemenhan RI Brigjen TNI Heri Pribadi, dan Atase Pertahanan RI untuk Vietnam Kolonel Laut (P) Jerry H. Manuhutu.

Kami mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan Pemerintah RI dan Kementerian Pertahanan RI selama berpameran di Vietnam. Semoga dengan partisipasi industri pertahanan nasional di berbagai pameran luar negeri ini bisa membuka pasar seluas-luasnya,” kata dia.

Dia juga berharap partisipasi perusahaannya itu dapat menarik minat banyak pembeli asing sehingga industri pertahanan dalam negeri dapat berkontribusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi sampai 8 persen sebagaimana yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Vietnam Defence Expo 2024 diikuti sekitar 250 perusahaan alutsista dunia, termasuk dari pabrikan senjata asal Amerika Serikat, China, dan Rusia. Ribuan pengunjung dari berbagai negara mendatangi pameran senjata dan alat-alat pertahanan di Hanoi tersebut.

PT Sari Bahari sejak 1993 telah memproduksi bom-bom untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan luar negeri. Produsen bom asal Malang itu saat ini terdaftar dalam rantai pasok global NATO Commercial and Government Entity (NCAGE) dengan nomor registrasi 0479Z, dan anggota aktif Perkumpulan Industri Pertahanan Swasta Nasional (Pinhantanas).

  💣 antara  

Minggu, 17 Maret 2024

Ujicoba Pengembangan Bom BNT-250

 Hasil kerjasama Dislitbangau dengan PT Dahana dan PT Sari Bahari  
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg41OgdSwiVYLkywdvhD7cqkG_e1mSOzD5YAIrhWUnijeSRxka42M01gN5i4lJHMtuqZxylkY6OF6B5ZVQCwNnNtUdQuF2tH4Vc06LI8J2BWTmhNKMw97q5MqX8cJspzRDQu-cHbYcX4v5KAt0TkOKQpbKj8nWMcGW1zIfQw8-gv8P7jQV1UcguG1Mo6Iqm/s1156/WhatsApp%20Image%202024-03-08%20at%2006.27.42-1020345.webpBom BNT-250 hasil kerjasama Dislitbangau dengan PT Dahana dan PT Sari Bahari (TNI AU) 💣

D
alam upaya pengembangan verifikasi peledakan dan fragmentasi Bom BNT-250, Team Banharlap Demolisi Sathar 64 Depohar 60 dengan penuh semangat ikut mendukung kegiatan uji coba yang dilaksanakan atas inisiatif Litbangmat mandiri Dislitbangau bekerja sama dengan PT Dahana dan PT Sari Bahari, di AWR Lumajang, Jawa Timur, Rabu (06/03/2024).

Kegiatan uji coba ini memiliki tujuan penting untuk mendalami karakteristik fragmentasi Bom BNT-250. Team Demolisi Sathar 64 Depohar 60, sebagai bagian dari aplikasi tugas bantuan pemeliharaan lapangan, turut serta aktif dalam mendukung tugas satuan di TNI AU yang berkaitan dengan bahan peledak.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzxef16qfl_HtKhmAFRCpOmhQun8dAfGf0W6DfTLj4rphqLV4lZj4SNeZfLbrF-hoApvWqoxl6DpUVdKrf8xaw_CX05TfknqcZsdaxDUt_ZfGT_SsDwtRsgpAZvMZmLV5EVsRmzXl7f8MRCdpncayhguCsWYK6r6HEMKL7-WVZI2QdoEeoeucI-XMvqkef/s1156/WhatsApp%20Image%202024-03-08%20at%2006.29.01-1020345.webpKeterlibatan tim banharlap bukan hanya sekadar tindakan fisik peledakan terhadap benda uji, tetapi juga mencakup pengamanan area peledakan dengan profesionalisme tinggi. Peran vital Team Demolisi Sathar 64 Depohar 60 terlihat jelas dalam menjalankan tugas-tugasnya, menjadi lapisan keamanan yang kritis dalam setiap tahap uji coba.

Keberhasilan pelaksanaan uji coba ini menjadi bukti konkret dari sinergi antara Litbangmat mandiri Dislitbangau, PT Dahana, PT Sari Bahari, dan Team Banharlap Sathar 64 Depohar 60. Aksi mereka mencerminkan dedikasi dan komitmen dalam menjaga keamanan serta memastikan pengembangan bom berlangsung sesuai standar yang ditetapkan.

  💣 TNI AU  

Selasa, 09 Januari 2024

PT Sari Bahari Bidik Bom Pintar dengan Integrasi GPS

 Maju Dalam Teknologi Pertahanan 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYOU4oqrp62MQ6LKSFP-o6JXPyT1bvW4Jbv_9TsbrwhTZjltDsaOG7cXpBSCEBhqLYOYeqnamX-ih1GVTcNH07EA5u56kcBgv1qkomazBzqKCRtprYNyAh0__LII3rMd0PLP6SDIITeOaXMpoQCziALGrOLqIok3J0TiGau7-zFyahE9JaNLxsnVEMyb-a/s467/Sari%20Bahari_2.jpgBom-bom P-100 produksi PT Sari Bahari (Sari Bahari) 💣

D
alam langkah besar dalam kemampuan pertahanan, PT Sari Bahari, perusahaan pertahanan swasta yang berbasis di Malang, berhasil memproduksi dan mengesahkan serangkaian bomnya, termasuk seri P-100 Practice. Laporan menunjukkan bahwa bom-bom ini telah diekspor ke Vietnam, di mana Angkatan Udara Vietnam mengadopsinya untuk keperluan pelatihan.

Seri P-100 Practice, dengan berat antara 250 hingga 500 kg, merupakan hasil dari proses rekayasa dan manufaktur yang cermat. Langkah awal melibatkan pengecoran baja, diikuti dengan perlakuan logam khusus untuk memastikan kekuatan yang diinginkan. Bom setengah jadi kemudian menjalani permesinan presisi, termasuk pembentukan bodi dan sirip.

"Kami memiliki tiga komponen utama dalam sebuah bom - tubuh, sirip (sayap), dan kunci suspensi untuk mengaitkan ke pesawat," jelas seorang perwakilan dari PT Sari Bahari. Kunci suspensi berfungsi sebagai mekanisme peluncuran bom dari pesawat.

Patut dicatat bahwa bom dan kepala roket PT Sari Bahari telah melewati uji coba yang ketat dan mendapatkan sertifikasi dari otoritas pertahanan. Pemilik dengan Air Crab ID (DNI Ketam Udara) yang sesuai kini berhak untuk memperoleh aset pertahanan nasional ini. Pemerintah mendorong penggunaan persenjataan yang diproduksi secara dalam negeri, dan setelah spesifikasi diperoleh, pemilik wajib melakukan pembelian.

"Namun, tidak dilarang untuk mencari persenjataan serupa secara internasional jika spesifikasi yang diproduksi dalam negeri tidak diperoleh," klarifikasi perwakilan tersebut.

Kapasitas produksi PT Sari Bahari sangat mengesankan, dengan kemampuan untuk memproduksi 15 hingga 20 bom per hari. Ke depan, perusahaan bertujuan untuk meningkatkan kemampuannya dengan mengembangkan bom pintar yang dilengkapi sistem panduan GPS.

Pencapaian ini menandai prestasi yang patut dicontoh dalam industri pertahanan Indonesia, menampilkan inovasi dan keahlian dalam pengembangan teknologi militer canggih.

  💣 Jatim News One  

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More