Senin, 22 Desember 2014

Penampakan Pulau Buatan di Laut Teluk Jakarta

Lama tak terdengar, proyek reklamasi pantai utara Jakarta dengan cara membangun pulau-pulau buatan‎ secara perlahan mulai terlihat fisiknya. Misalnya yang terjadi di pesisir utara kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara.

Pantauan detikFinance dari pesawat udara, pekan lalu aktivitas ‎pengurukkan atau pembuatan pulau terus berlangsung. Terlihat jelas kapal-kapal tongkang pengangkut pasir mendekati area pulau buatan. Selain itu, terlihat juga beberapa alat berat yang beroperasi seperti truk besar hingga excavator.

Bahkan juga nampak dua jembatan penghubung antara daratan utama teluk Jakarta yang menghubungkan dengan pulau buatan sudah hampir jadi. Warna pasir yang putih membuat benda-benda di atas pulau terlihat jelas seperti truk atau benda lainnya.

Rencananya proyek reklamasi pantai ini akan menghasilkan 17 pulau buatan yang berlokasi dekat bibir pantai utara Jakarta yang diberikan nama berdasarkan alfabet dari A sampai Q.
Berikut daftar rincian luas masing-masing pulau buatan ini:

★ Pulau A memiliki luas 79 hektar
★ Pulau B memiliki luas 380 hektar
★ Pulau C memiliki luas 276 hektar
★ Pulau D memiliki luas 312 hektar
★ Pulau E memiliki luas 284 hektar
★ Pulau F memiliki luas 190 hektar
★ Pulau G memiliki luas 161 hektar
★ Pulau H memiliki luas 63 hektar
★ Pulau I memiliki luas 405 hektar
★ Pulau J memiliki luas 316 hektar
★ Pulau K memiliki luas 32 hektar
★ Pulau L memiliki luas 481 hektar
★ Pulau M memiliki luas 587 hektar
★ Pulau N memiliki luas 411 hektar
★ Pulau O memiliki luas 344 hektar
★ Pulau P memiliki luas 463 hektar
★ Pulau Q memiliki luas 369 hektar
Beberapa pengembang yang tercatat dalam proyek ini antara lain:

PT Pelindo menggarap 1 pulau
PT Manggala Krida Yuda 1 pulau
PT Pembangunan Jaya Ancol 4 pulau
PT Jakarta Propertindo 2 pulau
PT Muara Wisesa Samudra 1 pulau
PT Saladri Ekapaksi 1 pulau
PT Kapuk Naga Indah 5 pulau‎

Berdasarkan penelusuran detikFinance PT Muara Wisesa Samudra merupakan anak usaha PT Agung Podomoro Land (APLN). Agung Podomoro menyiapkan belanja modal Tahun 2015 sebesar Rp 6 triliun atau naik 20% dibandingkan belanja modal tahun ini sebesar Rp 5 Triliun. Dana capex akan digunakan salah satunya untuk Pluit City yang akan dikembangkan seluas 160 hektar.

Pengembang ini akan mengembangkan 160 hektar pulau buatan di salah satu titik yaitu pulau akan diberi nama Pulau Golf, yang merupakan bagian dari Pluit City.‎ Pluit City bakal menjadi kota mandiri baru yang menawarkan properti komersial apartemen, vila tepi laut dan lain-lain.


  detik  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More