Senin, 23 November 2015

Siapkah Indonesia Berubah Jadi Bangsa Digital?

advertorial

Dulu hanya segelintir orang dapat menikmati akses internet untuk memenuhi rasa haus akan informasi, tetapi kini tidak lagi. Hampir semua lapisan masyarakat dapat memanfaatkan teknologi internet dan menikmati konten-konten secara digital. Tetapi ada satu pertanyaan siapkah bangsa Indonesia berkembang menjadi bangsa digital?

Saat ini Indonesia adalah negara pengguna internet terbesar di Asia Tenggara dengan 72 juta pengguna internet aktif. Para pengguna internet aktif ini rata-rata mengakses internet tiga sampai lima jam sehari. Dengan hadirnya perangkat mobile dengan akses internet seperti smartphone, tablet dan jenis gadget lainnya, penggunaan internet akhirnya menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari.

Aktivitas online semakin meningkat. Cek berita terkini melalui aplikasi atau portal berita online sudah jadi ritual pagi yang tidak boleh terlewat. Peningkatan aktivitas online di media sosial juga begitu pesat. Sebagai gambaran saja, dalam satu detik 385 tweet dikirim oleh pengguna internet di Indonesia.

Selain itu kegunaan akses internet pun semakin luas. Kini berbelanja dapat dilakukan secara online di situs-situs e-commerce yang semakin banyak jumlahnya dan semakin baik layanannya. Ingin mencari alamat, tinggal manfaatkan aplikasi seperti Google Maps atau Waze. Bahkan saat ini transportasi pun bisa dipesan secara online.

Tidak hanya itu, potensi bisnis digital di Indonesia pun semakin meningkat saat ini. Startup semakin menjamur menawarkan beragam solusi agar hidup lebih mudah dan berkualitas. Hal ini sangat baik bagi perkembangan ekonomi dan sosial di Indonesia. Namun sayang, potensi-potensi digital ini belum dapat tergali lebih jauh karena keterbatasan koneksi dan kualitas teknologi komunikasi di Indonesia.

Saat ini, sebagian besar masyarakat Indonesia masih mengandalkan jaringan 2G dan 3G yang kecepatan koneksinya masih tertinggal. Sementara jaringan 4G baru saja masuk dan penyebarannya belum begitu merata. Bangsa Indonesia pantas untuk memperoleh koneksi internet yang lebih cepat dan layanan teknologi komunikasi yang lebih berkualitas. Bukan sekedar murah dan mudah diperoleh.

Mencoba menghadirkan dunia digital yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, Indosat, kini menjadi Indosat Ooredoo. Bukan sekedar berganti nama, melalui identitas baru ini Indosat akan memberikan semangat baru, serta layanan yang mudah digunakan dan produk-produk telekomunikasi baru yang lebih berkualitas.

Sejak tahun 2013, seluruh perusahaan yang berada di bawah naungan Ooredoo Group di Asia Tenggara, telah melakukan perubahan identitas sejalan dengan perusahaan induknya. Perubahan identitas Indosat menjadi Indosat Ooredoo ini telah direncanakan sejak tahun lalu, namun baru direalisasikan di akhir tahun 2015 ini.

Perubahan identitas ini sekaligus menegaskan visi Indosat Ooredoo yang juga sesuai dengan visi perusahaan induknya yaitu memperkaya dan meningkatkan kuaiitas hidup manusia dimanapun Ooredoo beroperasi secara global. Dengan adanya akses dan koneksi internet serta teknologi telekomunikasi yang lebih berkualitas, Indosat Ooredoo meyakini masyarakat Indonesia akan lebih bebas berekspresi dan mengembangkan perekonomiannya.

Mari sambut perubahan dari Indonesia yang saat ini menjadi #IndonesiaDigitalNation, bersama Indosat Ooredoo. (adv/adv)
 

  detik  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More