Senin, 30 November 2015

Mulai Desember, Tarif Listrik 1.300 dan 2.200 VA Bisa Naik-Turun

infografis kenaikan tarif listrik 11%

Mulai 1 Desember 2015, pelanggan dua golongan listrik PT PLN (Persero) yakni 1.300 volt ampere (VA) dan 2.200 VA diberlakukan mekanisme tariff adjustment. Artinya tarif kedua golongan ini bisa naik-turun setiap bulan layaknya harga Pertamax.

"Mulai Desember golongan daya 1.300 dan 2.000 VA diberlakukan mekanisme tariff adjustment," kata Plt. Kepala Satuan Komunikasi Korporat, PLN, Bambang Dwiyanto, dalam keterangannya, Senin (30/11/2015).

Bambang mengatakan, sebenarnya, tarif listrik bagi kedua golongan rumah tangga tersebut harus sudah mengikuti mekanisme tariff adjustment sejak awal tahun, tapi kebijakan tersebut ditunda.

"Pemerintah dan PLN mengambil kebijakan untuk menunda penerapan tariff adjustment bagi pelanggan rumah tangga daya 1.300 VA dan 2.200 VA. Pertimbangannya saat itu, pelanggan golongan tersebut sudah mengalami kenaikan tarif listrik secara bertahap sejak Juli 2014 hingga November 2014. Selain itu penundaan juga untuk meringankan beban ekonomi pelanggan di kedua golongan tersebut," ungkap Bambang.

Dengan penyesuaian per Desember ini, sebanyak 12 golongan tarif listrik sudah mengikuti mekanisme tariff adjusment. Ke-12 golongan tarif listrik tersebut adalah:

☆ Rumah Tangga R-1/Tegangan rendah (TR) daya 1.300 VA
☆ Rumah Tangga R-1/TR daya 2.200 VA
☆ Rumah Tangga R-2/TR daya 3.500 VA s.d 5.500 VA
☆ Rumah Tangga R-3/TR daya 6.600 VA ke atas
☆ Bisnis B-2/TR daya 6.600VA s.d 200 kVA
☆ Bisnis B-3/Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA
☆ Industri I-3/TM daya diatas 200 kVA
☆ Industri I-4/Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas
☆ Kantor Pemerintah P-1/TR daya 6.600 VA s.d 200 kVA
☆ Kantor Pemerintah P-2/TM daya di atas 200 kVA
☆ Penerangan Jalan Umum P-3/TR
☆ Layanan khusus TR/TM/TT. (rrd/ang)
 

  detik  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More