Rabu, 04 November 2015

RI-Finlandia Tingkatkan Kerja Sama Energi dan Ekonomi Digital

http://images.cnnindonesia.com/visual/2015/01/01/a5cce7da-d904-41a3-9818-b04566644f14_169.jpg?w=650Presiden Jokowi menerima kunjungan Presiden Sauli Niinistö yang membawa serta 11 pengusaha ternama asal Finlandia untuk meningkatkan kerja sama kedua negara. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Finlandia Sauli Väinämö Niinistö di Istana Merdeka, Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (3/11). Keduanya sepakat untuk meningkatkan kerjasama di bidang energi dan ekonomi digital.

Dalam hubungan bilateral antara Indonesia dan Finlandia selama 61 tahun ini, Jokowi menyambut baik kedatangan Niinistö yang membawa serta 11 pengusaha top Finlandia untuk memanfaatkan peluang yang terbuka lebar di Indonesia. Kesebelas pengusaha tersebut bergerak di bidang energi, infrastruktur, teknologi informasi, dan manajemen pelabuhan.

"Kita juga sepakat target perdagangan sebesar US$ 1,16 miliar pada tahun 2016 dan kita juga sepakat untuk terus meningkatkan investasi agar dapat mencapai US$ 3,6 juta pada tahun 2015 ini," ujar Jokowi dalam pernyataan pers kedua kepala negara.

Jokowi memaparkan, di bidang energi, Indonesia mengajak Finlandia untuk bekerja sama mengembangkan energi terbarukan dan efisiensi ekonomi.

"Kemudian juga di bidang ekonomi digital, kita juga menyampaikan visi Indonesia sebagai negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara dan tadi kita mengajak perusahaan-perusahaan besar di Finlandia di bidang teknologi informasi untuk memanfaatkan momentum ini," kata dia.

Tak hanya seputar ekonomi, Jokowi pun mengaku telah membahas beberapa perkembangan isu global, baik yang berkaitan dengan pengungsi Timur Tengah dan Afrika Urara. Ia pun mengutarakan pentingnya mendorong tumbuhnya budaya penyelesaian konflik secara damai dan budaya toleransi serta kerjasama mediasi.

"Kita juga membahas isu perubahan iklim dan rencana konferensi di Paris. Saya menyampaikan komitmen Indonesia dan harapan agar negara industri dapat memberikan contoh pengurangan emisi dan memberikan dukungan implementasi pada negara yang berkembang," ujar dia.

Sementara itu, Niinistö yang mengaku sangat terkesan dengan keramahtamahan yang diperlihatkan Jokowi selama kunjungannya ke Indonesia. Ia pun mengaku sedih kala mendengar bencana kebakaran hutan yang telah memakan korban jiwa itu.

"Atas nama masyarakat Finlandia izinkan saya untuk mengungkapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya terkait isu ini," kata dia.

Senada dengan Jokowi, Niinistö mengungkapkan, ia dan Jokowi telah berbincang masalah kerja sama bilateral, topik regional dan internasional, serta kerjasama ekonomi.

Menurut Niinistö, Finlandia dan Indonesia menikmati hubungan yang sangat dekat, walaupun secara geografi terpisah jauh. Ia menuturkan, salah satu alasan penting dalam kerja sama kedua adalah kesepakatan perdamaian Helsinki untuk Aceh yang ditandatangani sepuluh tahun yang lalu oleh Presiden Martti Ahtisaari.

"Saat ini kerja sama ekonomi merupakan inti dari kerja sama kita dan saya sangat senang membawa delegasi bisnis dari Finlandia serta para pakar dari Finlandia untuk kunjungan ini. Saya sangat senang, kita telah mengidentifikasikan banyak sektor-sektor yang dapat saling menguntungkan, sehingga kita dapat berupaya sebaik mungkin," ujar dia.

Niinistö menyebutkan, ia dan Jokowi sempat fokus berdiskusi masalah energi dan infrastruktur. Ia juga sangat yakin bahwa ada potensi kerjasama untuk meningkatkan keterkaitan ekonomi kedua negara di bidang-bidang seperti pendidikan dan kehutanan.

"Langkah-langkah konkret juga telah dilaksanakan, seperti yang kita telah saksikan, yaitu MoU energi terbarukan dan energi efisiensi yang baru saja ditandatangani. Dan banyak diskusi-diskusi yang menarik berlangsung dengan mitra-mitra Indonesia kami," kata dia.

Niinistö memaparkan, Finlandia merupakan negara dengan masyarakat yang kompetitif dan inovatif. Negara Skandinavia ini juga telah menjadi mitra dalam bidang-bidang lainnya, serta memiliki banyak kesepahaman dan pernyataan-pernyataan terkait dengan forum-forum internasional.

"Peran kita dalam upaya perdamaian membawa kedua negara memiliki potensi kerja sama untuk bekerja sama di masa depan dalam kerangka multilateral. Dan terimakasih sekali lagi, bapak Presiden. Dan seperti yang saya katakan, kita menyambut Anda untuk datang ke Finlandia sesegera mungkin, dan kami akan menyambut Anda di Finlandia," ujar dia. (stu)




  ✈️ CNN  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More