Jumat, 08 Mei 2015

RI Bisa Jadi Negara Paling Mengejutkan di Asia

Saat ini, sebagian besar negara-negara di Asia tengah berupaya keras memacu pertumbuhan ekonominya. Beberapa negara seperti Indonesia dan India juga tengah berupaya keras melakukan sejumlah agenda reformasi di bidang ekonomi seperti percepatan pembangunan infrastruktur.

"Indonesia akan mengejutkan kita semua dengan berbagai agendanya, tapi yang negatif saat ini adalah suku bunganya yang naik turun," terang Global Head of Emerging Markets for FX, Rates and Credit, UBS. Investment Bank Lutfey Siddiqi, saat menjadi pembicara di acara Institute of International Finance (IIF) Asia Summit di Jakarta, Kamis (7/5/2015).

Lutfey menjelaskan, pemerintah Indonesia kini juga dituntut mengaktualisasi potensi pertumbuhan ekonomi yang ada. Pada saat bersamaan, Indonesia juga dihadapkan dengan sejumlah tantangan yang berat seperti percepatan pembangunan infrastruktur di Tanah Air.

Dalam merealisasikan sejumlah agenda reformasi beberapa tahun ke depan, Indonesia masih dibayangi dorongan politis dan sejumlah faktor global seperti penguatan dolar AS belakangan ini.

"Indonesia sebenarnya tujuan investasi yang sangat menarik dengan 40 persen investor asing. Ini merupakan simbol kecintaan pada Tanah Air," ujarnya.

Sementara itu, Deputy Director, Asia and Pacific, International Monetary Fund Kalpana Kochhar, mengatakan India dan Jepang akan menjadi dua negara yang dapat memberikan kejutan besar di Asia.

Jepang, menurutnya, tengah aktif melakukan pengetatan kebijakan moneter. Sementara India tengah aktif melakukan reformasi ekonomi dan penggenjotan sektor infrastruktur di negaranya. (Sis/Nrm)

  Liputan 6  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More