Jumat, 15 Mei 2015

Pabrik Sepatu Tangerang

Produknya Dipakai Seleb Hollywood dan Raja Arab Produksi sepatu di Tanggerang

Anda tahu sepatu dengan merek-merek terkenal seperti Lacoste, Oakley, Dolce Gabbana hingga Prada yang dijual di pasar dunia? Sebagian dari produknya adalah buatan Indonesia. Pabrik di kawasan Tiga Raksa, Tangerang memiliki lisensi untuk membuat sepatu-sepatu merek terkenal tersebut.

PT Aggio‎multimex adalah perusahaan yang dimaksud. Ada hal menarik dari perjalanan bisnis Aggiomultimex mulai dari awal hingga kini punya dua pabrik yang mempekerjakan 2.000 orang karyawan dan beromzet Rp 500 miliar per tahun.

Dari informasi yang dihimpun detikFinance, Jumat (15/5/2015), berikut info menarik soal pabrik itu.
Dulu Hanya Makelar Aggiomultimex saat ini jauh berbeda dengan apa yang terjadi puluhan tahun lalu. Di tahun 1991, Subagyo Lembono yang kini menjadi owner perusahaan itu merintis karir dengan adik dan rekannya. Mereka menerima tawaran membuat sepatu merek terkenal.

Kala itu, produk fashion asal Italia, ‎Benetton minta dibuatkan sepatu dan sandal. Namun, Subagyo tak memiliki pabrik.

Pada akhirnya, dia bekerja sebagai trader atau makelar melimpahkan pesanannya itu ke pabrik-pabrik sepatu yang sudah beroperasi.
Bangun Pabrik Pertama di 2007 Salah satu produksi oakley

Pesanan terus berdatangan dari merek-merek sepatu terkenal lainnya, hingga memaksa Subagyo dan rekannya ditambah karyawannya untuk melimpahkan pesanan ke lebih banyak pabrik lagi.

Setiap tahun pabrik sub kontrak tersebut bertambah banyak.

Pesanan dari pemegang merek semakin banyak begitu juga dengan tuntutannya. Pemegang merek meminta garansi dari produk yang dibuatkan Subagyo Cs. Alhasil, untuk memenuhi kebutuhan customer, dibangunlah pabrik pertama Aggiomultimex di Sidoardjo di tahun 2007 dengan investasi sekitar US$ 3 juta.
Produksi Sepatu Merek Terkenal Bisnis yang dijalankan Aggiomultimex bukan main-main. Mereka membuat sepatu dengan merek yang mendunia. Saat detikFinance berkunjung ke pabriknya di kawasan Tiga Raksa, Tangerang, Banten, karyawannya tengah sibuk mengerjakan pesanan sepatu bermerek Oakley juga Lacoste, yang sudah pasti 100% asli, bukan abal-abal. Untuk pecinta merek internasional, nama tersebut tak asing lagi di telinga.

Hebatnya lagi, tak banyak yang dapat lisensi memproduksi sepatu bermerek tersebut di Indonesia. Direktur Keuangan Aggiomultimex Bruno Saputan menuturkan, untuk merek Oakley, hanya perusahaannya yang memproduksi di Indonesia.

Owner Aggiomultimex Subagyo Lembono menuturkan, selain merek tersebut, pabriknya juga memproduksi sepatu merek Dolce Gabbana, Fishery shoes Benetton dan sempat membuatkan Prada.
Punya Dua Pabrik dan 2.000 Karyawan Salah satu produk tanggerang

Aggio kini mengoperasikan dua pabrik yaitu di Sidoardjo seluas 1,3 hektar dan di Tangerang seluas 2,5 hektar.

Di dua pabrik tersebut, perusahaan mempekerjakan 2.000 orang tenaga kerja.
Tak Boleh Dijual di Indonesia Kunjungan wakil luar negeri

Karena memiliki kontrak dengan pemegang merek, Aggiomultimex tidak memiliki kewenangan untuk menjual langsung produk yang dijualnya ke konsumen. Karena jika tidak diikuti, Aggiomultimex akan diputus kontraknya juga dituntut oleh pemegang merek. Produk sepatu dan sandal tersebut langsung dikirim ke negara-negara tujuan ekspor atau, ke pemegang merek itu sendiri dan dijual melalui distributor.

Jadi, sebanyak 90% produk yang dihasilkan Aggio diekspor ke seluruh dunia. Sedangkan 10% yang dijual di dalam negeri‎ adalah produk sepatu lifestyle milik Aggiomultimex sendiri yang bermerek Aix Aggio dan Lines.
Dipakai Artis Hollywood dan Raja Arab Subagyo menyebut, produk alas kaki yang diproduksinya sudah banyak‎ dijual di negara-negara di dunia. Jadi jangan heran jika menemukan sepatu bermerek tersebut yang dijual di Eropa, Amerika atau Asia berlabel Made in Indonesia.

Dia juga mengatakan, selebritis Hollywood pun pernah menggunakan sepatu yang diproduksinya meski dia tak ingat betul namanya. Yang jelas, di tahun 2012 lalu, Raja Arab dan keluarganya juga memakai sepatu berjenis ‎MBT (Masai Barefoot Technology).

"Kita supply untuk kerajaan Arab," tuturnya.

  detik  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More