blog-indonesia.com

Kamis, 11 September 2014

Bisakah Esemka Jadi Mobil Dinas Menteri, Ini Tanggapan Jokowi

Mobil Esemka diusulkan sebagai mobil dinas menteri JokowiMobil Esemka yang digunakan Jokowi saat menjadi Wali Kota Solo

Presiden terpilih Joko Widodo mengapresiasi keputusan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Sudi Silalahi, yang tidak melanjutkan pengadaan mobil dinas baru untuk menteri dan pejabat pada masa jabatan 2014 - 2019.

"Tidak jadi beli ya bagus, kan mobil yang lamanya masih ada. Masih bisa dipakai," kata Jokowi di Balai Kota, Kamis 11 September 2014.

Padahal untuk pengadaan tersebut Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) sudah memutuskan pabrikan asal Jerman, Mercedez Benz sebagai pemenang untuk pengadaan sebanyak 72 mobil Mercedez Benz tipe E - Class 400.

Karena pengadaan mobil dinas baru itu tidak dilanjutkan, maka menteri dan pejabat pada masa pemerintahan Jokowi - JK nantinya akan menggunakan kendaraan dinas lama yakni, Toyota Crown Royal Saloon yang berkapasitas mesin 3.000cc hingga 4.500cc.

Ketika ditanya usulan agar mobil Esemka dijadikan sebagai mobil dinas menteri kabinetnya nanti, Jokowi enggan menanggapinya dengan gamblang. Jokowi mengaku akan berbicara banyak terkait dengan mobil dinas menteri dan pejabat dilantik 20 Oktober 2014 mendatang.

"Nanti lah, nanti setelah 20 Oktober (dilantik jadi presiden) saya bicara," tuturnya.

Seperti diketahui, mobil Esemka sendiri mulai diperkenalkan Jokowi pada tanggal 25 Februari 2012. Pada saat itu Jokowi masih menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Mobil tersebut telah lulus uji emisi setelah sebelumnya sempat beberapa kali gagal lulus uji emisi di Balai Thermodinamika Motor dan Propulsi (BMTP) Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Selengkapnya di tautan ini. (ren)


  Vivanews  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More