Minggu, 15 Maret 2015

TNI AU Segera Pensiunkan Pesawat F5

http://www.altair.com.pl/files/news/photos/12/12399/f-5_tiger_tni_au6.jpgF5 Tiger TNI AU

Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) akan segera mempensiunkan pesawat tempur F5. Meski belum bisa dipastikan waktunya, namun pemensiunan pesawat tempur supersonik ringan buatan Amerika Serikat tersebut berarti menyusul pemensiunan pesawat tempur lainnya Hawk MK-53 yang resmi ditarik dari operasional sejak hari ini.

“Usia pesawat F5 milik kami itu seumuran dengan Hawk yang resmi di grounded per hari ini,” jelas Kelapa Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal Agus Supriatna sesuai acara penerbangan terakhir Hawk MK-53 di Pangkalan Udara (Lanud) Adisutjipto Yogyakarta, Kamis (12/3) siang.

Menurut Agus, saat ini pihaknya tinggal menunggu ‘ketuk palu’ dari Pemerintah untuk segera mendatangkan pesawat pengganti bagi F5. Sebab, dari sisi usia, F5 Tiger yang merupakan buatan Northrop tersebut sudah cukup lama digunakan TNI AU, yakni 35 tahun sejak pertama kali digunakan 21 April 1980. “Kami tunggu siapnya pemerintah kapan. Anggaran juga sudah kami ajukan ke pemerintah,” imbuh dia.

Menurut Agus, pemensiunan pesawat erat kaitannya dengan program peremajaan. Pihak TNI AU sendiri selalu mengkaji setiap 20 tahun sebelum diputuskan peremajaan sebuah pesawat. Lamanya usia pesawat tempur yang dimiliki AU, diakui KASAU, tidak terlepas dari sistem penggunaan dan pemeliharaan yang cukup baik dilakukan AU.

“Setiap 20 tahun itu selalu kami kaji karena efektifitas membeli sebuah pesawat itu sampai berusia 20 tahun. Untuk pesawat tempur dari generasi ketiga yang peremajaannya ke generasi keempat. Lalu generasi keempat diremajakan ke pesawat generasi 4,5,” papar Agus.

Pesawat Hawk MK-53 sendiri resmi pensiun setelah mengabdi pada negara sekitar 35 tahun. Pesawat buatan Inggris tersebut akan digantikan oleh T50i Golden Eagle yang merupakan buatan Korean Aerospace Industries (KAI). Pesawat itu sudah ada di Indonesia sejak pertengahan 2014 lalu dan ditempatkan di Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi Madiun.

“Pesawat T50i sudah datang sejak tahun lalu berjumlah 16 unit. Cukup untuk satu skadron menggantikan Hawk ini,” tandas KASAU.

  ⚓️ suaramerdeka  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More