Rabu, 25 Maret 2015

Jepang Anggap Kemitraan dengan Indonesia Sangat Penting

Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, menyaksikan penandatanganan perjanjian kerjasama dalam bidang pertahanan yang dilakukan oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan Jend. Nakatani dari Jepang di Tokyo, 23 Maret 2015 (sumber: AFP Photo/Franck Robichon)

Mengawali kunjungan resminya di Jepang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan ibu negara melakukan pertemuan dengan Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko di Imperial Palace, Istana Akasaka. Kedua pemimpin menyambut baik hubungan bilateral yang dekat selama ini dan berharap hubungan tersebut dapat terus ditingkatkan.

Selepas pertemuan dengan Kaisar Akihito, Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe di Kantor PM Jepang. Dalam pertemuan, Jokowi dan PM Jepang bertekad untuk memperkuat kerja sama bilateral di berbagai bidang.

Di bidang ekonomi, disepakati general review terhadap Indonesia–Japan Economic Partnership Agreement (IJ-EPA) untuk segera diselesaikan dan mengedepankan pendekatan win-win sehingga dapat lebih menyeimbangkan neraca perdagangan bilateral kedua negara. Selain itu juga disepakati dimulainya pembahasan mengenai renegosiasi Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B).

Dalam konteks investasi, Jokowi menyampaikan rencana pembangunan di Indonesia khususnya terkait dengan infrastruktur. Jokowi menekankan adanya banyak peluang bagi investor Jepang untuk berinvestasi di berbagai sektor seperti pembuatan pembangkit tenaga listrik, pembangunan 24 pelabuhan, pembuatan 1.000 kilometer dan perbaikan jalan tol, pembangunan 15 bandara baru dan merenovasi yang lama, pembangunan MRT di kota-kota metropolitan dan kota besar di Indonesia, serta pembangunan kawasan ekonomi khusus di luar Jawa.

Terkait hal ini, kedua pemimpin menyambut baik rencana kerja sama infrastruktur dalam pembangunan Mass Rapid Transport (MRT) di Jakarta dan proyek jalur kereta Jawa-Sumatra interconnection transmission line. Selanjutnya kedua pemimpin juga meluncurkan Promosi (Japan-Indonesia Investment and Export Promotion Initiative) dalam upaya meningkatkan kerja sama perdagangan dan promosi.

Dalam hal kerja sama maritim, Indonesia dan Jepang sepakat membentuk forum kerja sama maritim, khususnya membahas keamanan maritim, infrastruktur maritim (program tol laut), peningkatan kapasitas untuk bidang kerja dan industri perikanan. Hal ini sejalan dengan upaya Indonesia untuk mengembangkan poros maritim.

Di bidang people-to-people contact, kedua pemimpin menyambut baik penerapan bebas visa baik oleh Jepang bagi WNI, maupun rencana Pemerintah Indonesia untuk memberikan bebas visa bagi warga Jepang yang berkunjung.

Jokowi juga menyambut baik Jenesys Project (Japan-East Asia Network of Exchange for Students and Youths) yang bertujuan memberikan pengertian mengenai masing-masing budaya melalui pertukaran pelajar.

Selain itu Jokowi dan Abe juga menyepakati kerja sama dalam persiapan dan pelaksanaan Asian Games yang akan dilaksanakan di Jakarta tahun 2018.

Terkait dengan kerja sama politik dan keamanan, kedua pemimpin menyambut baik dimulainya forum 2+2 antar Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara dalam waktu dekat.

Pertemuan juga menyepakati beberapa MoU antara Kementerian Perdagangan dan BPKM dengan Japan External Trade Organization (Jetro) on Cooperation in Trade and Industry, dan antara Kementerian Pertahanan RI dan the Ministry of Defence of Japan on Cooperation and Exchanges in the Field of Defense.

Dalam kesempatan pertemuan bilateral, Jokowi mengundang Abe untuk menghadiri KTT Asia Afrika (KAA) dan peringatan 60 KAA yang akan dilaksanakan tanggal 22-24 April 2015 di Jakarta dan Bandung.

Jepang juga merupakan mitra dagang nomor tiga terbesar Indonesia dengan nilai US$ 40,2 miliar di tahun 2014. Dari segi investasi, nilai investasi Jepang adalah nomor dua terbesar bagi Indonesia dengan nilai US$ 2,7 miliar di tahun 2014, dan ada sekitar 486.000 wisatawan Jepang yang berkunjung ke Indonesia di tahun 2014.

  ★ Beritasatu  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More