Selasa, 19 Januari 2016

[Foto] Tukang Las Ini Buat Tangan Robot

Untuk Dirinya

Tukang Las Ini Buat Tangan Robot untuk Dirinya

I Wayan Sumardana alias Tawan seorang tukang las bertangan robot di bengkelnya di Desa Nyuhtebel, Karangasem, Bali, 17 Januari 2016. Tawan menderita lumpuh tangan kirinya sejak 6 bulan lalu, karena kepintarannya Tawan membuat sendiri tangan robotnya dari barang bekas untuk membantunya bekerja sehari-hari. [TEMPO/Johannes P. Christo]
Tukang Las Ini Buat Tangan Robot untuk Dirinya

I Wayan Sumardana alias Tawan, seorang tukang las bertangan robot mengelas sepeda di bengkelnya di Desa Nyuhtebel, Karangasem, Bali, 17 Januari 2016. Selain mengelas, keahlian Tawan mulai dari memperbaiki perabot rumah tangga, barang elektronik hingga sepeda motor, ia sering dijuluki Manusia Robot oleh warga sekitar. [TEMPO/Johannes P. Christo]
Tukang Las Ini Buat Tangan Robot untuk Dirinya

Bagian mesin dari tangan robot milik Tawan yang membantunya mengelas di bengkel sederhana miliknya. Tawan merancang sendiri tangan robotnya dari barang bekas, seperti komputer, dinamo dan bagian-bagian dari sepeda motor. [TEMPO/Johannes P. Christo]
Tukang Las Ini Buat Tangan Robot untuk Dirinya

Tawan memperlihatkan chip yang dipasang di kepalanya untuk menggerakan tangan robotnya. Robot tangan buatannya digerakan dengan sinyal dari kepalanya yang dihubungkan dengan kabel dan rangkaian elektronik. [TEMPO/Johannes P. Christo]
Tukang Las Ini Buat Tangan Robot untuk Dirinya

Bagian siku dari tangan kiri Tawan digerakkan oleh gear yang saling terhubung untuk membantunya bergerak saat bekerja. Berbekal kemampuannya dibidang elektronik, Tawan menyelesaikan tangan robotnya dalam waktu dua bulan, namun ia mengaku masih ingin menyempurnakan ciptaanya agar lebih mudah menggerakan jari tangan kirinya. [TEMPO/Johannes P. Christo]
Tukang Las Ini Buat Tangan Robot untuk Dirinya

I Wayan Sumardana alias Tawan mengelas dengan alat bantu robot untuk tangan kirinya yang lumpuh di bengkelnya di Desa Nyuhtebel, Karangasem, Bali, 17 Januari 2016. Pria lulusan Sekolah Teknologi Menengah (STM) ini bekerja sendiri dengan bantuan tangan robotnya untuk memenuhi kebutuhan hidup istri dan ketiga anaknya dengan mengelas dan mengumpulkan barang bekas. [TEMPO/Johannes P. Christo]
  Tempo  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More