Jumat, 24 April 2015

Mercedes Benz Limousine

Presiden Joko Widodo membuka konferensi parlemen Asia Afrika di komplek parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (23/4/2015). Dikawal anggota Paspampres, Jokowi datang menggunakan mobil berplat RI 1 jenis Mercedez Benz limosin.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon tidak tahu asal usul mobil-mobil mewah limousine mercedes benz yang digunakan Presiden Jokowi dan juga tamu-tamu negara dalam acara Konverensi Asia Afrika.

Menurutnya kalau mobil tersebut adalah pembelian pemerintah maka hal itu sungguh akan menyakitkan hati rakyat Indonesia.

“Saya tidak tahu darimana asal mobil tersebut, apakah dibeli, disewa, dihibahkan atau darimana. Yang jelas mobil tersebut sungguh bagus sekali dan sangat mewah. Kalau ini dibeli dari uang negara tentunya ini akan menyakitkan hati rakyat yang saat ini harus menghadapi kehidupan yang berat akibat kenaikan BBM dan lain-lainnya,” ujar Fadli kepada wartawan di Gedung Parlemen di Jakarta di sela-sela konferensi parlemen Asia Afrika, Kamis (23/4/2015).

Fadli pun tidak tahu apakah mobil tersebut termasuk mobil yang dibeli dari anggaran yang ditanda tangani Jokowi sendiri untuk membeli uang mobil-mobil para pejabat negara.

”Kalau yang untuk pejabat negara seperti anggota DPR yang dikasih uang muka kan sudah dibatalkan oleh Presiden sendiri. Kalau untuk mobil itu tidak dibatalkan saya tidak tahu,” ujarnya.

Fadli menyayangkan sikap Jokowi yang sejak dari menjadi walikota Solo mendukung pengembangan mobil nasional Indonesia, tapi di tengah jalan justru mempromosikan mobil nasional Jerman tersebut.

”Termasuk saat kampanye menggunakan Bajaj segala macam, setelah jadi presiden malah lebih mewah dari presiden-presiden sebelumnya,” ujarnya.
Mobil Mercedes-Benz peserta KAA

Fadli pun menyamakan Jokowi dengan mantan Presiden Amerika Serikat, George W Bush yang ketika kampanye menjanjikan untuk menurunkan pajak namun setelah menjadi presiden justru menaikkan pajak.

”Mungkin alasan yang digunakan Jokowi sama dengan yang digunakan George Bush. Campaign is one thing, but government is another thing atau kampanye itu satu hal, tapi ketika memerintah maka itu hal lain lagi,” katanya.

Seperti diketahui di hari terakhir KAA ini, Presiden Jokowi datang ke DPR menggunakan mobil Mercedes Benz S 600 Limousine, termasuk beberapa kepala negara.

Dalam situs-situs penjualan mobil di Jerman, jenis kendaraan S600 yang anti peluru yang bukan limousine saja harganya sekitar 400 ribu Euro atau sekitar Rp 6 miliar.

Mobil yang digunakan Jokowi kalau mengikuti standar international tentunya adalah mobil tahan peluru dan ini dari jenis Limousine yang badanya panjang, harganya tentu diatas itu semua. Mobil jenis ini diproduksi dan dijual terbatas yaitu hanya 30.000 unit untuk seluruh dunia.

  ✈️ Tribunnews  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More