Rabu, 22 April 2015

Harry bangga pengeras suara ciptaannya digunakan di KAA

Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika V8sound

K
reator Sound System V8sound.com Harry Kiss mengaku bangga karena pengeras suara ciptaannya digunakan dalam acara Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) yang digelar di Bandung dan Jakarta pada 19-24 April 2015.

Harry Kiss, pemilik perusahaan tata suara V8Sound, di Jakarta Rabu mengatakan bahwa tata suara karya anak bangsa V8Sound.com dipercaya untuk mendukung Perhelatan Internasional KAA di Jakarta dan Bandung.

"Saya bangga KAA ini menggunakan sound system karya anak bangsa, V8sound.com," katanya.

Ia mengatakan V8sound akan digunakan dalam acara KAA yang digelar di 17 lokasi, 12 pertemuan penting di JCC, 3 di antaranya digelar di Gedung DPR RI, dan 5 lokasi di Bandung, yaitu di Gedung Merdeka, di Hotel Savoy Homann dan Viewing di OCBC NISP, Hotel Ibis dan hotel Majestic Bandung.

Selain KAA, kata dia, V8Sound.com yang diciptakannya itu juga telah digunakan dalam acara-acara besar internasional di Tanah Air, seperti APEC di Bali, ASEAN Summit, Bali Democracy Forum, Jakarta International Defense, dan saat kedatangan Presiden Obama di Jakarta beberapa tahun lalu.

Bahkan, Harry Kiss yang juga ayah dari penyanyi Vidi Aldiano itu pernah mendapatkan penghargaan dari Gedung Putih.

"Saat itu White House Communication Agency, Kepresidenan Gedung Putih Amerika puas dengan kualitas tata suara yang diberikan, selama Presiden Obama di Bali saat ASEAN Summit," katanya.

Harry mengatakan, untuk menggelar tata suara dalam acara besar seperti ini memerlukan ketelitian, "zero mistake" dan teknologi tata suara yang memadai, sehingga menghasilkan kejernihan suara yang terbaik.

"Di samping itu harus memahami ilmu akustik ruangan. Jadi selama bekerja untuk mencapai hasil terbaik saya dibantu oleh DR Joko Sarwono, pakar akustik dari ITB, khususnya untuk menggatasi kendala akustik di Gedung Merdeka Bandung saat acara KAA," katanya.

Produk V8Sound yang digunakan di KAA meliputi loudspeaker seri merah putih, amplifier, hingga microphone.

"Bangga rasanya bisa mandiri dalam teknologi tata suara, dengan menggunakan produk karya anak bangsa dan saya yakin Indonesa Bisa," ujarnya.

Harry Kiss beberapa waktu lalu juga memamerkan hasil karyanya.

  ★ Antara  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More