Senin, 20 Oktober 2014

Di Bawah Dahlan, BUMN Kapal Ini 'Disulap' dari Mati hingga Sehat

//images.detik.com/content/2014/10/20/1036/dahan2.jpgSelama menjabat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan memperoleh tanggapan positif dari bawahannya. Salah satunya dari Harry Sampurno, Direktur Utama PT Industri Kapal Indonesia (IKI).

Menurut Harry, Dahlan mampu membantu membantu menyelamatkan BUMN yang sempat mati suri atau setop beroperasi ini. IKI merupakan BUMN yang bermarkas di Makassar, Sulawesi Selatan.

"IKI itu merupakan perusahaan yang awalnya mati, karyawan nggak bisa gajian. Perusahaan setiap hari Jumat didemo karyawan, tapi sekarang menjadi perusahaan galangan kapal terbesar di Indonesia Timur," kata Harry di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (20/10/2014).

Harry menyebut, Dahlan memberi kewenangan penuh kepada direksi untuk mengambil kebijakan atau menerapkan ide-ide cemerlang untuk menyelamatkan dan memajukan perusahaan. Tidak hanya itu, Dahlan secara rutin meninjau IKI tanpa mengenal waktu.

"Beliau mengunjungi IKI selama 4 kali. Kunjungan bisa malam hari bahkan Subuh. Sekarang perusahaan itu sudah hidup. Pak Dahlan kalau punya keinginan, pasti diikuti sampai itu terwujud," sebutnya.

Berhasil 'menyulap' kinerja PT IKI, Harry kemudian dipercaya memperbaiki kinerja BUMN produsen bahan peledak, PT Dahana (Persero). Harry secara bertahap meningkatkan kinerja Dahana. Di antaranya meningkatkan produk yang dihasilkan hingga kinerja keuangan.

Jika ada masalah atau perseroan ingin mengeksekusi rencana, Dahlan dengan mudah bisa dihubungi melalui pesan singkat, sambungan telepon, atau sekedar BlackBerry Messenger (BBM).

"Nggak meski rapat langsung. Cukup telepon atau SMS. Pernah lewat BBM. Saya pernah rapat di dalam mobil dari Bandara Halim sampai Bundaran HI," ujarnya. (feb/dnl)


  detik  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More