JAKARTA - Kepala Badan Intelejen Negara, Sutanto mengaku melakukan pemantauan di situs jejaring sosial Facebook dan Twitter dan mengkorrdinasikan dengan Menkominfo bila terjadi hal-hal yang membahayakan.
"Yang membahayakan tentu kita pantau. Yang arahnya teror dan subversif tentu kita pantau," ujar Sutanto di Gedung DPR RI, Selasa (22/3/2011).
Sutanto menambahkan hasil pemantauan tersebut, data kemudian di serahkan ke Menkominfo. "Biar Menkominfo yang menentukan langkahnya. Bukan BIN yang menganbil langkah," katanya.
Langkah BIN tersebut, lanjutnya, dalam rangka memberikan peringatan dini terhadap instansi terkait.
"Kita hanya memberikan peringatan dini kepada instansi terkait, misalnya kalau masalah hukum kita serahkan ke kepolisian, masalah penyelundupan ke Bea dan Cukai. Kita ingin memperkuat Departemen terkait supaya bisa berfungsi lebih kuat," jelasnya.(srn)
• Okezone
Transfer Teknologi Pertahanan dari Tiongkok Dimulai 2027
-
* ⚓️ 🚀 Bersama Pindad * *Kapal perang TNI AL, KRI Sampari 628 tembakkan
rudal C-705 dalam Operasi TNI Terintegrasi 2026 (Dispenal) *
*M*enteri Pertahana...
1 hari yang lalu
0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.