Kamis, 28 April 2016

Menhan RI Bahas Pembelian Su-35

Kunjungi MoskowDokumen facebook kedutaan RI di Moskow

Menteri Pertahanan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu tiba di Moskow untuk melakukan kunjungan kerja. Demikian hal tersebut dipublikasikan di situs Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Rusia.

Selain membahas sejumlah isu terkait pengembangan perdagangan bilateral dan hubungan industrial antarnegara, kunjungan menhan RI ke Moskow juga untuk menghadiri Konferensi Keamanan Internasional Moskow yang diselenggarakan pada 27 – 28 April.

Berdasarkan informasi yang dipublikasikan di Facebook Kedutaan Besar Republik Indonesia di Moskow, Ryacudu, didampingi Duta Besar RI untuk Rusia Wahid Supriyadi, beserta delegasi Indonesia lainnya, telah bertemu dengan Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu dan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Denis Manturov pada Kamis (26/4).

Seperti yang dilansir situs Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Rusia, Indonesia dan Rusia tengah berupaya meningkatkan kerja sama di bidang kedirgantaraan, metalurgi, industri kimia, industri farmasi, teknik berat, serta industri otomotif.

Pada Januari lalu, delegasi Rusia yang dipimpin oleh Menteri Perindustrian dan Perdagangan Denis Manturov mengunjungi Indonesia dan mengadakan serangkaian pertemuan serta negosiasi dengan sejumlah pejabat Indonesia dan perwakilan beberapa industri di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Ryamizard kembali membahas rencana penandatanganan kontrak pembelian jet tempur multifungsi Su-35 saat berkunjung ke Rusia.

"Rusia ingin meningkatkan kerja sama yang saling menguntungkan dengan Indonesia. Indonesia adalah mitra yang menjanjikan, jadi kita perlu memperluas dinamika pembangunan proyek bilateral," tutur Denis Manturov.

Dalam kunjungan Ryamizard ke Moskow, Rusia dan Indonesia sepakat akan menandatangani kontrak pembelian Su-35 pada bulan Mei di Moskow. Delegasi Indonesia akan mengunjungi Moskow untuk kepentingan tersebut, termasuk perwakilan perusahaan industri utama di dalam negeri. Selain itu, pertemuan mendatang akan membahas lingkup kerja sama secara lebih terperinci.

 Jokowi Siap ke Rusia pada Mei Mendatang
Presiden Rusia Vladimir Putin undang Presiden RI Joko Widodo ke Rusia. Demikian hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan dan Industri Rusia Denis Manturov dalam sesi jumpa pers hari ini, Jumat (8/1) di Senayan, Jakarta.

"Presiden Joko Widodo telah menerima undangan dari Presiden Putin, dan ia menyatakan bersedia hadir," kata Manturov kepada para wartawan. Manturov menyebutkan, Putin mengundang pemimpin Indonesia untuk menghadiri perayaan 20 tahun dialog kemitraan Rusia-ASEAN yang akan diadakan di Sochi, Rusia, pada Mei mendatang.

Menurut Manturov, selama kunjungan presiden Indonesia ke Rusia nanti, Rusia akan menyiapkan beberapa dokumen kerja sama untuk ditandatangani kedua belah pihak. "Hari ini kami tidak merencanakan penandatanganan perjanjian apa pun karena ini hanyalah kunjungan kerja. Namun, saya pikir selama kunjungan Presiden Joko Widodo pada Mei mendatang, kami akan menyiapkan beberapa dokumen yang akan ditandatangani selama kunjungannya," kata Manturov menjelaskan.

Dalam sesi jumpa pers tersebut, Manturov menekankan bahwa Moskow sangat mengharapkan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Rusia. "Kami sangat menanti kunjungan presiden Indonesia ke Rusia. Saya harap selama tahun ini kita akan terus berada dalam dinamika hubungan bilateral yang positif, seperti tahun lalu," ujar sang menteri.

Manturov bertolak ke Jakarta untuk menindaklanjuti berbagai proyek kerja sama Rusia dan Indonesia yang tengah berlangsung. Selain itu, Manturov mengaku ia membawa misi khusus untuk bertemu Presiden Joko Widodo demi menyampaikan undangan dari presiden Rusia kepada presiden Indonesia. Pada 2014 lalu, Putin menunjuk Manturov sebagai utusan khusus Federasi Rusia untuk menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden RI. Setelah pelantikan, Presiden Joko Widodo langsung menyambut Manturov di Istana Negara. Kunjungan Manturov saat itu sekaligus mengawali kunjungan delegasi Rusia yang pertama sejak pergantian kepemimpinan di Indonesia.

  RBTH  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More