Minggu, 24 April 2016

Indonesia Negara Luar Biasa

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo membuka Rapat Pimpinan (Rapim) TNI untuk tahun anggaran 2016 di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (16/12). (Suara Pembaruan)

Indonesia merupakan negara luar biasa. Kekayaan alam Indonesia berlimpah. Menurut Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Presiden pertama Soekarno pernah mengingatkan mengenai potensi sumber daya alam (SDA) Indonesia.

"Kekayaan alam Indonesia suatu saat nanti akan membuat iri negara-negara di dunia, begitu kata Presiden Soekarno. Ketika Indonesia merdeka, Presiden Soekarno sudah ingatkan ini. Terbukti sekarang, (negara lain) mencuri ikan di sini, kayu, energi," kata Gatot.

Hal itu disampaikannya saat memberikan pengarahan kepada peserta Orientasi Kepemimpinan Penyelenggara Pemerintah Daerah (OKPPD) di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Jakarta, Sabtu (23/4).

"Presiden terpilih pun, Bapak Jokowi (Joko Widodo) mengingatkan kita. Kaya akan sumber daya alam justru dapat menjadi petaka buat kita, demikian Presiden Jokowi. Tentunya beliau (Jokowi) bercermin pada Arab Spring (negara-negara kawasan Timur Tengah) yang selama ini ribut terus," ujar Gatot.

Pada bagian lain, dia mengungkapkan, menghadapi 2043 jumlah penduduk akan semakin banyak. "Energi makin tipis, pangan, air makin terbatas," katanya.

Saat ini saja, menurutnya, tengah terjadi proxy war atau perang tanpa bentuk. "Inilah ancaman yang sedang kita alami dan itu pasti ada di daerah Bapak/Ibu masing-masing," ucapnya.

OKPPD angkatan I memang menghadirkan 92 kepala daerah dan wakil kepala daerah. Tema OKPPD "Melalui Pembekalan Kepemimpinan Kita Tingkatkan Peran Strategis Penyelenggara Pemerintahan Daerah untuk Mewujudkan Nawacita". Kegiatan ini berlangsung 22-25 April 2016.

"Pemimpin daerah harus jadi motor penggerak dan pemersatu bangsa. Jalin persaudaraan, saling menasehati, berbuat kebaikan, cegah kemungkaran," ujar Gatot.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berharap agar pemimpin daerah dapat mencermati gelagat dan dinamika masyarakat di daerah masing-masing.

  Berita Satu  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More