Jumat, 08 April 2016

BUMN Ini Pernah Ekspor Kapal Feri Besar Ke Swedia

Ilustrasi

Selama ini industri galangan kapal nasional terdengar lesu dalam aktivitasnya memproduksi kapal di dalam negeri. Namun, siapa sangka salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) galangan kapal pernah berjaya.

PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (DKB) pernah menorehkan sejarah di masa keemasannya di era 1990-an. BUMN galangan kapal yang berdiri sejak tahun 1990 ini, pernah melakukan ekspor kapal Feri Roro Gotland hingga ke Swedia.

"PT DKB pernah bikin kapal ke Swedia. Di tahun 1995 kapal Feri Ro-Ro Gotland," terang Direktur Utama PT DKB, Bandung Bismono, saat ditemui di bilangan Senayan, Kamis (7/4/2016).

Kapal tersebut merupakan kapal terbaik di zamannya, dengan spesifikasi yang mumpuni. Feri Ro-Ro Gotland memiliki panjang 170 meter dengan gross tonasenya mencapai 30.000 ton. Di mana ini termasuk salah satu kapal penumpang terbesar yang pernah dibuat Indonesia.

"Panjangnya 170 meter, tonasenya 30.000 deadweight tonnage. Itu yang terbesar yang dibangun Indonesia," ujar Bandung.

Kapal Feri Ro-Ro Gotland yang diekspor ke Swedia di 1995 merupakan proyek pembangunan kapal terbesar setelah digabungnya 4 perusahaan galangan kapal di 1990. Keempat perusahaan tersebut adalah PT Dok dan Perkapalan Tanjung Priok (Persero) berdiri tahun 1891 dan PT Kodja (Persero), PT Pelita Bahari (Persero), dan PT Dok & Galangan Kapal Nusantara (Persero) yang ketiganya berdiri pada tahun 1964.

"Konsorsium jadi merger 4 perkapalan besar," tutur Bandung.

Saat ini, PT DKB mengaku sulit kembali memproduksi kapal dengan skala besar karena minimnya infrastruktur pendukung dan butuhnya investasi yang sangat tinggi.

"PT DKB tidak ikut lagi, karena kita ini untuk bangun kapal luar negeri butuh investasi infrastruktur yang memadahi," pungkas Bandung. (wdl/wdl)
 

  detik  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More