Jakarta - Untuk mendukung pertumbuhan industri piranti lunak dalam negeri, Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong vendor asing dan perusahaan besar yang beroperasi di Indonesia agar menggunakan software buatan lokal.
"Kami mengimbau produsen besar seperti Huawei, Ericsson, dan RIM, agar menggunakan software lokal," kata Menkominfo Tifatul Sembiring dalam rapat tertutup di Komisi I DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (8/6/2011).
Langkah untuk mendukung kreasi software lokal juga ditunjukkan melalui kewajiban menggunakan open source software dalam tender 'Desa Pintar' di Indonesia.
"Di pemerintahan, dalam tender di 5.700 desa kecamatan kami telah mewajibkan penggunaan open source. Kecuali untuk handling sistim kontrol, baru boleh pakai Unix," kata Tifatul.( rou / ash )
• detikInet
TNI AL Kirim KRI RE Martadinata-331 dan Pasukan Kopaska ‘Serbu’ Australia
-
* Latma Kakadu 2026 * *Ilustrasi KRI REM 331 (Dispenal] *
*TNI AL* mengerahkan kapal perang KRI Raden Eddy Martadinata-331 untuk
bertolak ke Australia....
3 jam yang lalu
0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.