Kamis, 17 Maret 2016

Pengisian Air Waduk Jatigede

♙ Sudah Tergenangi 40% http://images.detik.com/visual/2016/03/17/a97c0c22-3d15-4b23-ad0d-da1f1fdceb38_169.jpg?w=500&q=90[Dana - detikFinance]

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut proses pengisian air di Waduk Jatigede sudah mencapai 40%. Saat ini, tinggi permukaan air telah mencapai 243 meter dari dasar waduk.

Hal ini disampaikan Jokowi saat meninjau langsung proses penggenangan Waduk Jatigede di Sumedang, Jawa Barat, Kamis (17/3/2016).

"Ini Waduk Jatigede sedang digenangi. Alhamdulillah saat ini sudah 40%," kata Jokowi.

Jokowi juga mendapat laporan bila mayoritas lahan di Waduk Jatigede sudah dibebaskan. Sisanya akan diselesaikan dalam 1 tahun ke depan.

"Sekarang tinggal 416 KK. Ini akan kita selesaikan tahun ini. Memang ada masalah sengketa antar ahli waris. Kita harapkan ini selesai semua dan Januari 2017 akan maksimal," sebutnya.

Pada kesempatan itu, Jokowi mengapresiasi kinerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang dibantu Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mempercepat penyelesaian waduk yang digagas sejak tahun 1960-an ini.

"Waduk ini (Jatigede) dari tahun 1960-an, memang prosesnya panjang. Alhamdulillah tahun ini bisa saya selesaikan. Kementerian PUPR saya berterimakasih, dan Gubernur Jawa Barat juga sudah bekerja keras. Terimakasih kepada semua pihak," ujarnya. (feb/drk)

 Akan Mengairi 90 Ribu Hektar Sawah 
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Bendungan Jatigede di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Bendungan ini sudah diresmikan pada tahun lalu oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana tiba di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB, Kamis (17/3/2016). Perjalanan ditempuh dengan jalur darat dari Istana Bogor, Jawa Barat.

Ada pun para pejabat yang mengiringi Presiden adalah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, Seskab Pramono Anung, Kepala KSP Teten Masduki, dan Jubir Presiden Johan Budi. Di lokasi itu rombongan Jokowi disambut oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Kepala Balai Besar Cisanggarung.

Gubernur Jabar kemudian mengajak Jokowi berkeliling melihat proses pengairan bendungan yang sudah mencapai 40%. Harapannya, Januari 2017 akan terpenuhi 100%.

"Waduk Jatigede ini mengairi 90 ribu hektar dan akan mengairi sawah di Indramayu, Majalengka, Cirebon, ini sebelah utara," ujar Jokowi usai meninjau.

Musim hujan tahun ini akan dimanfaatkan untuk memenuhi target pengairan. Sehingga ketika memasuki musim kemarau, para petani tak mengalami kekeringan.

"Jadi memang kenapa dibangun waduk hampir di semua provinsi? Tahun yang lalu dibangun 13 waduk, tahun ini dibangun 8 dan kita harapkan 2017-2018 selesai semuanya. Kita berharap ada produksi yang meningkat karena sawah yang semakin luas dan semakin banyak," tutur Jokowi. (bag/wdl)

 Penampakan Waduk Jatigede Setelah Digenangi Air 

Waduk Jatigede di Sumedang, Jawa Barat kini dalam proses penggenangan atau pengisian air. Pengisian air di waduk terbesar kedua di Indonesia ini telah mencapai 40%. Saat ini tinggi permukaan air telah mencapai 243 meter dari dasar waduk.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini juga meninjau proses pengisian air waduk. Saat blusukan, Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.

Proses pengisian air bendungan ditargetkan rampung 100% pada Maret 2017. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Mudjiadi di Waduk Jatigede, Sumedang, Kamis (17/3/2016).

"Penuhnya bulan Maret 2017 karena mengisinya pasti penuhnya pas musim hujan. Nah sekarang sudah hampir musim hujan, kemarau kan nggak terisi. Maka dari itu, Maret 2017 lah," kata Mudjiadi.

Saat kondisi penuh, Waduk Jatigede akan difungsikan sebagai pusat pengairan untuk 90.000 hektar lahan pertanian produktif di Cirebon, Indramayu dan Majalengka.

Selain itu, air dari Waduk Jatigede juga akan dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berdaya 110 Mega Watt (MW) yang saat ini tengah dibangun oleh PT PLN (Persero).

Waduk ini juga akan memasok air bersih bagi warga sekitar dengan kapasitas hingga 3.500 meter kubik per detik. Selain itu, waduk ini juga akan meredam terjadinya banjir bagi 14.000 hektare kawasan di Jawa barat.

Mudjiadi menyebut proses ganti rugi lahan di Waduk Jatigede telah mencapai 94%. Sisanya, dalam proses penyelesaian karena ada tanah yang bersengketa.

"Ada sekitar 450 KK (Kepala Keluarga) yang double namanya kemudian ada yang meninggal dan belum clear karena masih menunggu penetapan ahli waris. Kita tunggu penetapan waris dari pengadilan agama," sebutnya. (feb/hns)


  ♙ detik  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More