Minggu, 07 Agustus 2016

Pembuatan Turbin Ukraina Diminati Indonesia

Presiden Ukraina Petro Poroshenko dan Presiden RI Joko Widodo. (Foto: dok. Setkab RI)

Indonesia mengutarakan ketertarikannya untuk bekerja sama dengan Ukraina dalam bidang pembuatan turbin yang dapat menghasilkan energi listrik. Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo kepada Presiden Ukraina Petro Poroshenko dalam pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta pada Jumat 5 Agustus.

"Kami telah mempertimbangkan isu kerjasama Indonesia dengan Ukraina di bidang pembuatan turbin untuk pembangkit listrik," kata Presiden Jokowi, seperti dikutip dari Interfax, Sabtu (6/8/2016).

Pada gilirannya, Presiden Poroshenko menerangkan, Ukraina adalah produsen yang kuat dan dapat diandalkan sebagai pemasok peralatan energi ke lebih dari 40 negara. Dia sangat senang, jika Indonesia juga tertarik untuk menjadi salah satunya.

Kita akan melihat partisipasi aktif dari Ukraina dalam pelaksanaan proyek 35 Ribu Megawatt yang diprakarsai oleh Bapak Presiden [Joko Widodo]," ujar Poroshenko, mendukung megaproyek Indonesia.

Presiden Poroshenko dijadwalkan melakukan kunjungan dinas selama tiga hari di Indonesia, yakni pada 5-7 Agustus. Selain bertemu Jokowi di Jakarta, dia juga sudah bertemu Sultan Hamengkubuwono X di Keraton Yogyakarta. Keesokan harinya, ia akan bertolak ke Bali dan dijamu oleh Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika.

Dari hasil pertemuan dengan Jokowi dan Menlu RI Retno LP Marsudi di Jakarta, ada empat MoU (nota kesepahaman) yang disepakati. Di antaranya, kerja sama bebas visa dan paspor dinas serta diplomatik, kerja sama bidang pendidikan diplomatik, pertahanan dan pertanian. (Sil)

  okezone  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More