blog-indonesia.com

Senin, 03 Januari 2022

INKA Kembali Lakukan Ekspor Setelah Australia ke Selandia Baru

 Sebanyak 262 Gerbong Barang Ekspor tahap pertama sebanyak 262 gerbong barang produksi INKA ke Selandia Baru [Karawangpost/Humas Kemenhub ]

PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA mengekspor 262 gerbong kereta barang jenis container flat top wagon ke Selandia Baru. Pelepasan ekspor tahap pertama dilakukan pada hari ini, Jumat (31/12/2021).

Pada kesempatan itu secara simbolis hadir Direktur Utama INKA Budi Noviantoro dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Kantor INKA, Madiun, Jawa Timur.

Budi Noviantoro mengatakan, pemesan gerbong barang produksi INKA berasal dari perusahaan Kiwi Rail, yang merupakan BUMN di Selandia Baru. Perusahaan itu bergerak sebagai operator transportasi perkeretaapian dan operator ferry antar pulau terbesar di Selandia Baru.

"Masih ada beberapa paket kerja sama yang akan kita perjuangkan. Semoga INKA mendapatkan proyek selanjutnya,” ujarnya seperti dikutip dalam keterangan tertulis, Jumat (31/12/2021).

Adapun ekspor gerbong kereta ke Selandia Baru itu diharapkan menjadi langkah besar Indonesia, khususnya INKA, untuk kembali mengambil peran di pasar kereta api di wilayah Oseania.

Sebelumnya, INKA juga telah melakukan ekspor sebanyak 224 blizzard centre sills untuk perusahaan BradkenRail asal Australia.

Sementara itu, Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, ekspor gerbong kereta barang tersebut menjadi kebanggaan yang menandakan INKA telah mampu menciptakan produk yang dapat bersaing di pasar Internasional.

Kita harus bangga, anak bangsa mampu mengekspor produk yang memiliki nilai strategis dan ekonomi yang tinggi,” kata Budi Karya Sumadi.

Ia menjelaskan, saat ini INKA tidak hanya membuat gerbong kereta api, tetapi juga membuat bus listrik yang nanti akan disiapkan untuk perhelatan KTT G20 di Bali. Serta pembuatan kontainer untuk kapal tol laut di wilayah Indonesia Timur.

Semua itu adalah barang produktif yang memberikan dukungan investasi, dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Budi Karya pun meminta INKA untuk terus dapat menjaga kualitas dan harga produknya, sehingga berdampak pada peningkatan daya saing di pasar luar negeri.

Karena pak Presiden Joko Widodo meminta kepada saya untuk terus mengawal produk-produk dalam negeri,” pungkas Budi Karya Sumadi.

  🚆 Kompas  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More