Kamis, 06 Agustus 2015

Indonesia dan Australia "Mesra" Lagi

Menlu Bihsop Klaim Australia dan Indonesia "Mesra" Lagi imageMenlu Australia, Julie Bishop, mengklaim hubungan Australia dan Indonesia "mesra" lagi. (Reuters) ★

Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia, Julie Bishop, mengklaim hubungan Australia dan Indonesia membaik lagi setelah retak usai eksekusi dua gembong narkoba Bali Nine.

Menlu Bishop untuk pertama kalinya bertemu dengan Menlu Indonesia, Retno Marsudi sejak hubungan kedua negara retak. Pertemuan kedua Menlu itu terjadi di sela-sela forum ASEAN, di Kuala Lumpur, Rabu kemarin.

Bishop mengatakan, dalam hal kepentingan nasional, Australia dan Indonesia memiliki hubungan yang kuat. ”Hubungan kami selalu kuat,” ucap Bishop. ”Kami telah menghadapi tantangan dari waktu ke waktu,” katanya lagi, seperti dikutip Sydney Morning Herald, Kamis (6/8/2015).

Sebagai tindak lanjut dari membaiknya hubungan Australia dan Indonesia, Bishop mengumumkan bahwa Menteri Perdagangan Australia, Andrew Robb, berencana untuk mengunjungi Indonesia dalam waktu dekat.

Bishop mengatakan meskipun hubungan Australia dengan Indonesia telah retak akibat eksekusi dua warga Australia, dia selalu menjalin komunikasi dengan Menlu Retno. ”Kami adalah tetangga. Kami memiliki banyak kepentingan yang sama,” katanya.

Menlu Australia itu juga berencana untuk meningkatkan pembicaraan lebih lanjut dengan Retno setelah Pemerintah Indonesia membuat kebijakan berani, yakni memangkas kuota impor sapi dari Australia hingga 80 persen.
Indonesia dan Australia "Mesra" Lagi, Ini Kata Menlu Retno imageMenlu Indonesia, Retno Marsudi, angkat bicara soal membaiknya hubungan Indonesia dan Australia. (Sindonews/Isra) ★

Australia mengklaim hubungan dengan Indonesia sudah membaik lagi setelah retak akibat eksekusi dua gembong narkoba Bali Nine asal Australia. Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Retno Marsudi juga memberi isyarat yang sama soal membaiknya hubungan kedua negara.

Klaim Australia itu disampaikan Menlu Julie Bishop yang melakukan pertemuan dengan Menlu Retno untuk pertama kalinya sejak hubungan kedua negara retak. Menlu Retno membenarkan pertemuan yang terjadi di sela-sela forum ASEAN di Kuala Lumpur itu.

Jadi, saya dan Menlu Bishop melakukan pertemuan yang sangat produktif, satu hal utama yang saya dan teman baik saya, Julie Bishop, adalah sepakat untuk maju bersama dalam memperkuat hubungan bilateral,” kata Retno, Kamis (6/8/2015).

Kita mulai dengan people to people contact, tadi disebutkan kita akan mulai lagi dialog Australia-Indonesia, kemudian masih dalam people to people contact, kita ingin tingkatkan kerjasama di bidang pendidikan, termasuk Julie Bishop tadi soal colombo plan,” lanjut Retno.

Kita ingin memajukan business to business, dalam waktu dekat akan ada kunjungan Menteri Perdagangan dan Investasi Australia yang ingin diikuti sejumlah besar pebisnis Australia,” imbuh Retno.

Tadi Menlu Bishop juga menyapaikan kembali secara resmi hal ini, sudah melalui surat soal rencana Australia membuka konsulat di Makassar,” sambung Menlu Retno. (mas)

  sindonews  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More