Screenshot (nakedsecurity)
Jakarta - Sebuah laporan menyebutkan, di Facebook tengah beredar luas link video yang diklaim menampilkan kematian Osama bin Laden. Hati-hati, ini adalah jebakan.
Dengan mengkliknya, pengguna akan dibawa ke sebuah halaman Facebook yang mendorong mereka untuk mengklik 'like' dan 'share' sebuah link video Osama dengan semua teman Facebook.
Namun setelah mengkliknya, pengguna tidak mendapatkan video seperti yang dijanjikan, melainkan hanya membantu si scammer menyebarkan link ini ke seluruh pengguna Facebook. Pengguna malah harus mengikuti serangkaian survei yang harus diselesaikan sebelum melangkah ke step berikutnya.
Firma keamanan Sophos yang melaporkan scam ini menyebutkan, scammer akan mendapatkan uang setiap kali seorang pengguna selesai melengkapi survei. Itu sebabnya, mereka ingin agar pengguna yang menjadi korban membagi link video ini ke sebanyak-banyaknya orang.
"Pengguna komputer harus mewaspadai bentuk scam yang berhubungan dengan poemberitaan Osama Bin Laden. Tidak hanya di Facebook tetapi media internet lainnya juga," imbau Sophos seperti dikutip detikINET dari Naked Security, Selasa (3/5/2011).
Ditambahkan Sophos, sebuah pemberitaan yang tengah heboh dan dicari banyak orang memang kerap didomplengi spammer atau hacker untuk mengancam keamanan para penggguna internet.
Pantauan detikINET, Facebook Indonesia agaknya belum ramai jenis scam ini. Namun mengingat begitu cepatnya penyebaran scam melalui internet, ada baiknya Anda mewaspadainya juga.( rns / ash )
• detikInet
DEFEND ID Mantapkan Strategi Operasional 2026
-
* Bidik Kontrak Rp 132 Triliun* *(Defend.id) *
*H*olding Industri Pertahanan DEFEND ID yang dipimpin oleh PT Len Industri
(Persero) menegaskan langkah a...
4 jam yang lalu
0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.