blog-indonesia.com

N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

N 219

Pesawat karya anak bangsa, kerjasama BUMNIS diproduksi PT DI - Indonesia Teknologi

Drone LEN

Drone Bersenjata karya LEN - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KN Tanjung Datu 1101

KN Tanjung Datu 1101 Bakamla, kapal patroli 110m produksi PT Palindo

KRI I Gusti Ngurah Rai 332

PKR 10514 class, Kapal frigat produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KN 321 Pulau Nipah

KN Pulau Nipah 321 Bakamla, kapal 80 m produksi PT Citra Shipyard, Batam

KRI Bung Karno 369

KRI Bung Karno 369 produksi PT Karimun Anugrah Sejati

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Torani 860

Kapal patroli 40 m produksi beberapa galangan kapal di Indonesia, telah diproduksi diatas 10 unit - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

X18 Tank Boat Antasena

Tank Boat Antasena produk kerjasama PT Lundin dengan Pindad - Indonesia Teknologi

Sentry Gun UGCV

Kendaraan khusus tanpa awak dengan sistem robotik yang dirancang PT Ansa Solusitama Indonesia - Indonesia Teknologi

MT Harimau 105mm

Medium tank dengan kanon 105 mm produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Badak FSV 90mm

Kendaraan tempur dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

MLRS Rhan 122B

Kendaraan militer multilaras sistem roket Rhan 122B produksi PT Delima Jaya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

MCCV

Mobile Command Control Vehicle (MCCV) kerjasama dengan PT PT Bhinneka Dwi Persada - Indonesia Teknologi

Ganilla 2.0

Kendaraan khusus dapur lapangan produksi PT Merpati Wahana Raya - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Maung 4x4

Kendaraan taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Turangga APC 4x4

Kendaraan militer taktis produksi PT Tugas Anda dengan chassis kendaraan Ford 550 - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

ILSV

Kendaraan taktis Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) produksi PT Jala Berikat Nusantara Perkasa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Selasa, 29 April 2014

★ KSAD Hadiri Launching Kapal Cepat

Merupakan hasil riset dan rancang bangun yang dilaksanakan oleh personil TNI AD bekerjasama dengan tenaga ahli dan narasumber dari berbagai perguruan tinggi terkenal Indonesia Jakarta TNI Angkatan Darat hari ini me-launching Kapal Motor Cepat (KMC) “Komando” yang merupakan hasil riset dan rancang bangun yang dilaksanakan oleh personil TNI AD bekerjasama dengan tenaga ahli dan narasumber dari berbagai perguruan tinggi terkenal Indonesia.

Launching ini dibuka oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jendral TNI Budiman ditandai dengan demonstrasi manuver dan uji tembak KMC di pantai ABC Ancol, Jakarta Utara, Selasa (29/4/2014).

Kapal ini merupakan hasil rancang bangun tenaga ahli dari perwira Ditbekang dengan melibatkan tenaga ahli dari ITS, tenaga pelaksana pembangunan PT Tesco Indomaritim.

“KMC Komando yang diluncurkan hari ini mempunyai kemampuan antara lain, dapat dioperasikan di daerah rawa, laut, sungai dan pantai. Disamping itu juga mampu digunakan untuk pendaratan pasukan di pantai dan mampu berlayar secara terus menerus sejauh 250 NM (Nautical Mile), memuat 31 orang penumpang dan 3 orang ABK,” jelas KSAD seperti yang dimuat dalam siaran pers.Selain demonstrasi kapal motor cepat komando, akan didemonstrasikan kemampuan beberapa peralatan hasil riset penelitian dan pengembangan berbasis teknologi terkini yang dikerjakan TNI AD bekerjasama dengan Universitas Surya dan beberapa universitas lainnya.

Peralatan hasil riset litbang yang didemonstrasikan antara lain : UAV/Super Drone, Menembak laser, integrated Optronic Defence system, Gyrocopeter, Multi Rotor dan Flapping Bird, sedangkan untuk materi alat utama perbekalan dan angkutan yang di demonstrasikan antara lain LCU, perahu penanggulangan banjir Hovercraft dan uji coba penembakan dengan RWS (Remote Weapom Station).

Adapun kapal motor cepat yang ikut dalam demonstrasi manufer diantaranya, KMC Hover Craft, mempunyai kemampuan beroperasi di daerah pantai, perairan dangkal, rawa dan permukaan berpasir, dapat mengangkut bekal material setengah unit bus dan personel secara terbatas, dapat digunakan untuk angkutan operasional penanggulangan bencana.

Selain itu, mampu manuver di darat atau perairan dangkal dan berlumpur, stabilitas baik pada muatan penuh dan kecepatan maksimum. Sementara rancang bangun dilaksanakan oleh tenaga ahli dari perwira ditbekang dengan melibatkan tenaga ahli dari ITS, ITB dan Undip.

  ★ Penaone  

Perusahaan Komponen Pesawat AS Pun Minati Bandung Teknopolis

Konsep Bandung Tekonopolis adalah mengambil kue kue dari ekonomi global http://www.s8jobs.com/wp-content/uploads/2013/10/utc-aerospace-logo.jpegBandung Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, mengatakan, salah satu perusahaan raksasa di Amerika Serikat (AS) yang bergerak dalam bidang industri komponen pesawat terbang, UTC Aerospace Systems, bakal menanam investasi besar pada proyek pengembangan Bandung Teknopolis di Gedebage Kota Bandung.

Bandung Teknopolis adalah sebuah wilayah modern baru yang memiliki konsep di mana tempat kerja, tempat tinggal, dan tempat rekreasi berada dalam satu area. "Bandung Teknopolis sudah terdengar ke seluruh dunia, jadi kemarin saya dengan perusahaan aeronautics Amerika, UTC, mereka mau investasi," kata Emil di Balai Kota Bandung, Senin (28/4/2014).

Lebih lanjut Emil menjelaskan, investasi yang bakal digelontorkan oleh UTC cukup besar dengan nilai mencapai Rp 9 triliun. "Mereka sebagai pihak pertama yang akan hadir di Bandung Teknopolis dengan nilai investasi 800 juta dollar AS," ungkapnya.

Selain memodernisasi infrastruktur di Bandung Teknopolis, Emil tidak menutup kemungkinan jika UTC juga akan membuka pabrik di Bandung. "Sehingga teknologi canggih datang ke Bandung dan SDM canggih juga ada di Bandung," ucapnya.

Nantinya, di Bandung Teknopolis, UTC akan mengambil lahan sekira 5 hektar. Menurutnya, UTC akan hadir sebagai pionir hadir dalam pembukaan proyek Bandung Teknopolis yang direncanakan tahun depan.

"Mereka ingin buru-buru. Tahun 2015 fasilitas teknologinya sudah hadir. Mereka ingin ngebut dengan pembukaan," ucap Emil.

"Jadi konsep Bandung Tekonopolis ini adalah mengambil kue kue dari ekonomi global," katanya.

  ★ Kompas  

Senin, 28 April 2014

BRI Bank Pertama di Dunia yang Punya Satelit Sendiri

Dengan membeli satelit itu bisa berhemat Rp 200-250 miliar setahun Jakarta PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) akan meluncurkan satelit yang targetnya mulai mengorbit 2 tahun lagi. BRI akan menjadi satu-satunya bank di Indonesia dan dunia yang memiliki satelit sendiri.

"Ini tonggak sejarah yang penting karena BRI adalah pertama di dunia yang punya satelit sendiri. Yang hampir pasti berguna untuk bisnisnya," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di acara penandatanganan kontrak antara BRI, dengan Space Systems Loral, LLC dan Arianespace, di Gedung BRI, Senin (28/4/2014).

SBY berharap dengan adanya satelit yang dioperasikan BRI nanti, layanan bank BUMN ini terutama untuk penyaluran kredit usaha mikro bisa memiliki jangkauan yang lebih luas di seluruh Indonesia.

"BRI harus bisa menjadi bank yang paling depan di negeri kita ini untuk punya finansial inclusion untuk menyalurkan kredit mikro. Agar kredit mikro terus berkembang, menjangkau semua kalangan masyarakat di Tanah Air," tambah SBY.

Direktur Utama BRI Sofyan Basir mengungkapkan, skala operasional layanan BRI memerlukan dukungan jaringan komunikasi satelit yang setara dengan 23 transponder untuk memberikan layanan yang berkelanjutan hingga ke pulau-pulau kecil di seluruh Indonesia.

"Sesuai dengan rencana bisnis jangka panjang Bank BRI. Akan mendukung perkembangan bisnis BRI," kata Sofyan.

Satelit yang diberinama BRISAT ini, targetnya akan mengorbit pada triwulan II-2016, dan tak hanya mampu menjangkau kawasan Indonesia, namun juga mampu menjangkau kawasan Asia Tenggara, sebagian wilayah Pasifik, hingga Australia Barat.

Sementara itu, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, untuk melancarkan program ini, BRI mengeluarkan investasi mencapai Rp 2,5 triliun. Dengan beroperasinya satelit ini, BRI bisa berhemat Rp 250 miliar untuk biaya operasional.

"Selama ini untuk keperluan komunikasi BRI Rp 500 miliar satu tahun. Dengan membeli satelit itu bisa Rp 200-250 miliar setahun," tutup Dahlan.

Penampakan Satelit BRI Seharga Rp 2,5 Triliun PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) baru saja menandatangani kontrak pembelian satelit seharga Rp 2,5 triliun. Bagaimana penampakan satelit dan peluncurnya?

Satelit yang diberi nama BRISAT itu akan menjangkau wilayah layanan Indonesia, dan negara-negara ASEAN, Asia Timur termasuk sebagian Tiongkok, sebagian Pasifik termasuk Hawaii serta Australia Barat. BRISAT akan memiliki 36x36 MHz transponder C-Band dan 9x72 Mhz Ku-band.

BRI membeli satelit tersebut dari perusahaan profesional asal Amerika Serikat, Space Systems/Loral, LLC (SSL). Sementara yang meluncurkannya adalah Arianespace yang merupakan perusahaan dari Perancis.

"Investasnya sekitar US$ 250 juta (sekitar Rp 2,5 triliun) atau bisa lebih rendah sekitar US$ 230 juta," kata Sofyan Basyir ditemui di Kantor Pusat BRI, Bendungan Hilir, Jakarta, Senin (28/4/2014).

Satelit itu akan memiliki 45 transponder, yang akan digunakan BRI untuk keperluan operasional perbankan adalah sebanyak 22-23 transponder. Sedangkan 4 transponder akan diberikan kepada pemerintah Indonesia untuk keperluan pemerintahan, seperti sensus data kependudukan, data pertanian, dan lainnya.

"Sisanya tidak disewakan, karena kamu komunikasi khusus. Mungkin pinjam pakai sama instansi pemerintah kalau dibutuhkan, masih terbuka dengan yang lain, misalnya Telkom, Indosat kita masih bisa," katanya.

Proses desain final dan pembuatan BRISAT akan dilaksanakan di pabrik SSL di Palo Alto, California, yang diperkirakan akan memakan waktu 24 bulan. Sehingga diperhitungkan shipment and launch campaign akan dilakukan 25-26 bulan yang akan datang atau sekitar pertengahan tahun 2016 di Kourou, French Guiana.

BRI Resmi Rebut Slot Orbit Satelit Bekas Indosat http://images.detik.com/content/2014/04/25/328/112215_satelitsatnews.jpgBank Rakyat Indonesia (BRI) akhirnya menjadi bank pertama di dunia yang mengelola slot orbit dan memiliki satelit sendiri setelah resmi menggantikan Indosat mulai 1 September 2015 sebagai pengelola slot orbit satelit 150,5 BT.

Hal itu dipastikan setelah Menkominfo Tifatul Sembiring menerbitkan dua surat keputusan untuk alih kelola slot orbit tersebut. Setelah menerbitkan surat pertama dengan nomor B-297/M.KOMINFO/SP.02.01/03/2014 pada 26 Maret lalu, surat kedua pun menyusul kemudian.

“Dalam surat itu dinyatakan Indosat masih bisa menggunakan slot orbit itu hingga 1 September 2015. Kemudian terbit surat menteri yang memberikan hak penggunaan slot orbit kepada BRI mulai 1 September 2015,” ungkap Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Muhammad Budi Setiawan, di Jakarta, Jumat (25/4/2014).

BRI pun disebutkan telah mengantongi izin telekomunikasi khusus untuk mengelola satelit tersebut. Sementara di lain kesempatan, Direktur Utama BRI Sofyan Basir menargetkan proses pembelian satelit rampung akhir April dan meluncur pada 2016 mendatang.

Menurutnya, BRI membuka kerjasama dengan berbagai perusahaan telekomunikasi termasuk Indosat dalam pengelolaan satelit BRI tersebut.

Sedangkan perusahaan yang bersaing memenangkan tender pengadaan satelit BRI berasal dari Amerika Serikat dan Eropa. Dana yang disiapkan BRI untuk membeli satelit mencapai USD 250 juta.(rou/ash)

  ★ detik  

Minggu, 27 April 2014

KASAL Filipina Tinjau fasilitas PAL INDONESIA

Proyek yang dinamakan Strategic Sealift Vessel Philipine (SSV Philipine), kini memasuki tahapan pengembangan desain Surabaya Kunjungan Kepala Staff Angkatan Laut Filipina RADM Caesar C Taccad, AFP ini, merupakan kunjungan kerja yang istimewa, setelah PT PAL INDONESIA (PERSERO) mendapatkan kontrak pembangunan Kapal SSV untuk Angkatan laut Filipina dan setelah dilantik pada 20 januari lalu.

Selama di Indonesia, salah satunya mengunjungi PT PAL INDONESIA (PERSERO) untuk melihat dari dekat fasilitas yang dimiliki galangan terbesar di Indonesia ini. Diterima langsung oleh Direktur Utama PT PAL INDONESIA (PERSERO) Firmansyah Arifin, Direktur Desain dan Teknologi, Saiful Anwar, Direktur Produksi, Edi Widarto, beserta beberapa pejabat Teras yang terkait dengan pembangunan Proyek Kapal SSV Filipina.

Proyek Kapal jenis Landing Platform Dock (LPD) yang dipesan oleh Angkatan Laut Filipina, merupakan proyek istimewa yang diperoleh PT PAL INDONESIA (PERSERO). Proyek yang dinamakan Strategic Sealift Vessel Philipine (SSV Philipine), kini memasuki tahapan pengembangan desain.

Pemenangan Tender Internasional dengan persaingan yang cukup ketat bersama beberapa Industri Galangan Kapal di dunia, membuktikan bahwa PAL INDONESIA layak dan berkompeten. Kapal SSV ini merupakan pengembangan desain dan teknologi dari jenis LPD, meskipun ukuran kapal lebih kecil 2 meter.

Dalam diskusi di Ruang Rapat Utama lantai dasar gedung PIP, Direktur Utama mengungkapkan kegembiraannya terhadap kunjungan KASAL Filipina. “Kami berterimakasih atas kunjungannya, disela-sela jadwal yang terbatas. Kami menginformasikan, bahwa segala kebutuhan dan pemenuhan persiapan proyek SSV Filipina ini sangat diprioritaskan” tegasnya. Dirut juga menambahkan kami dengan penuh semangat dan kerja keras demi terwujudnya ekspor Kapal Perang pertama.

Selain itu, KASAL Filipina juga melakukan peninjauan lapangan ke bengkel kerja untuk melihat Fasilitas dan Sarana yang dimiliki PT PAL INDONESIA (PERSERO). Pertama mengunjungi workshop Divisi Desain, untuk melihat dari dekat perkembangan desain yang sedang dikerjakan karena adanya perubahan pada hangar dan anjungan helicopter.

Dimana sebelumnya pada awal desain, helicopter yang dapat menempati kapal tersebut hanya 1, kini berubah 2 unit. Selanjutnya melihat fasilitas Divisi Kapal Niaga, dimana kapal SSV ini akan di bangun di Graving Dock Semarang yang berkapasitas 50.000 DWT.

Pembangunan kapal ini akan berlangsung pada tahun ini, dan akan bersamaan dengan proyek PKR-105.

  ★ BUMN  

Mobil Listrik Meluncur dari SMKN 2 Wonogiri

Mei nanti mobil listrik sudah dapat dipamerkan Mobil listrik/ilustrasi (Republika/Edi Yusuf)Ilustrasi Mobil Listrik

Wonogiri
Daya cipta kreativitas siswa SMKN 2 Kabupaten Wonigiri boleh diacungi jempol. Ini terbukti lewat karya cerdas mereka dalam mencipta mobil listrik. Dijadualkan, awal Mei nanti mobil listrik itu dipamerkan kepada publik 'kota gaplek' sana.

Kepala SMKN 2 Kabupaten Wonogiri, Dikin, Sabtu (26/4), menjelaskan, mobil listrik yang dikembangkan siswa anak didiknya sudah hampir 80 persen rampung. Dan, kini tinggal menunggu kelengkapan komponen kelistrikanya saja.

Dikatakan, siswa SMKN 2 sudah merampungkan pembuatan rangka, body mobil listrik, berikut instalasi. Sedang komponen tertentu mendatangkan dari China, khususnya untuk baterenya atau accu.

Dikin optimistis, Mei nanti mobil listrik sudah dapat dipamerkan. Sedang soal pemberian nama untuk mobil listrik itu, akan disampaikan saat peresmian bersamaan dengan Hari Jadi SMKN 2 Kabupaten Wonogiri yang jatuh pada Mei nanti.

SMKN 2 Kabupaten Wonogiri selain membuat mobil listrik, juga membuat ATV (All Terrain Vehicle) atau kendaraan roda empat untuk segala medan. Soal nama mobil listrik dan kedaraan ATV akan diumumkan saat peluncuran nanti.

Seperti diketahui, proyek mobil listrik dikembangkan Kementrian Riset dan Teknologi (Kemenristek). Sebelumnya, Kementerian gencar menyosialisasi kendaraan massal berbasis listrik pada masyarakat. Ini sesuai keinginan presiden, agar Indonesia bisa menghasilkan kendaraan ramah lingkungan.

Kemenristek mendorong terwujudnya kendaraan massal berbasis listrik. Sehingga diharapkan bisa segera dinikmati masyarakat. Hingga saat ini, tahapan pengembangan mobil listrik nasional sudah memasuki tahap prototipe.

Kemenristek mengajak semua akademisi, khususnya siswa, guru, dan SMK se-Indonesia untuk mempelajari program penguasaan teknologi kunci mobil dan motor berbasis listrik. Saat ini yang akan dikembangkan yakni motor untuk niaga berbasis listrik.

Karya cerdas siswa lain, seperti mesin tepat untuk sektor pertanian dan industri. Sebagian produk sudah menembus pasar lokal. Hanya saja, tidak diproduksi secara massal. ''Yang penting ada inovasi produk, bukan nilai jualnya. Masak kita cuma jadi konsumen produk bangsa asing saja,'' ujar Dikin.

Prestasi yang ditorehkan SMKN 2 Kabupaten Wonogiri sendiri menurut Dikin sudah terbukti. Lulusan sudah masuk berbagai perusahaan ternama. Juga sejumlah perusahaan berskala besar memperdaya dalam merekrut tenaga kerja. Ada tiga SMK di Indonesia yang dipercaya perusahaan lantaran lulusan mumpuni, yakni SMK Warga dan SMK Mikael (Solo) dan SMKN 2 Wonogiri.

  ★ Republika  

UNY Racing Team andalkan mobil listrik dan hybrid

UNY akan mengirimkan dua tim untuk dua kategori lomba Electric Vehicle Odyssey (EVO) dan Hybrid Vehicle Odyssey (HYVO) (UNY Racing Team)

Yogyakarta
UNY Racing Team sedang mengejar target penyelesaian pembuatan Electric Vehicle Odyssey (EVO) dan Hybrid Vehicle Odyssey (HYVO) untuk lomba balap internasional karya mahasiswa di Korea Selatan, Mei.

“Sudah 85% sekarang, awal Mei kami berencana untuk me-launching kedua mobil tersebut,” ujar Toni, ketua divisi teknis dalam siaran pers UNY Racing Team.

Tim tersebut memiliki nama resmi Garuda UNY Racing Team (GURT).

Garuda Indonesia dan PT. Kawan Lama Sejahtera merupakan sponsor tim balap Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tersebut.

Dua sponsor tersebut mendukung tim tersebut yang sedang mengembangkan formula hybrid pertama di Indonesia untuk ajang “2014 International Student Green Car Competition”.

PT. Garuda Indonesia Airlines memberikan dukungan kepada tim dalam bentuk flight sponsor.

UNY Racing Team menyebut Garuda Indonesia untuk kedua kalinya menjadi sponsor setelah dukungannya pada kompetisi serupa tahun lalu.

Sponsor lainnya, PT. Kawan Lama Sejahtera, memberi sokongan dana.

Ketua UNY Racing Team, Bondan Prakoso mengemukakan UNY akan mengirimkan dua tim untuk dua kategori lomba.

“Untuk mobil hybrid memang baru akan maju tahun ini sedangkan tahun lalu hanya electric saja yang mana meraih juara di kategori creative technology. Kami optimistis tahun ini bisa meraih prestasi yang lebih baik.” Tambahnya.

  ★ Antara  

Sabtu, 26 April 2014

72 tim bersaing dalam Kontes Robot Indonesia 2014

Kontes Robot Indonesia 2014 merupakan ajang seleksi untuk kompetisi yang lebih tinggi 72 tim bersaing dalam Kontes Robot Indonesia 2014Jakarta Sebanyak 72 tim dari 30 perguruan tinggi bersaing dalam Kontes Robot Indonesia 2014 tingkat regional II di Universitas Tarumanagara Jakarta pada 24 hingga 26 April.

Menurut Rektor Universitas Tarumanagara Prof Ir Roesdiman Soegiarso MSc PhD di Jakarta, Jumat, kontes robot untuk Regional II yang meliputi Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat tersebut merupakan ajang seleksi untuk kompetisi yang lebih tinggi yakni International ABU Robocon di Pune-India 24 Agustus mendatang.

Kontes Robot Indonesia 2014 akan mencakup lima divisi yakni Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) tipe beroda, KRPAI tipe berkaki, Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI), dan Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI).

Dekan Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara yang juga Ketua Panitia Kontes Robot Indonesia 2014 Agustinus Purna Irawan mengatakan ketentuan pertandingan ini mengacu pada aturan baku dari ABU Robocan 2014, dimana setiap tim terdiri atas tiga mahasiswa dan satu dosen pembimbing.

"Mereka akan merancang, membuat, mengoperasikan, dan mengatur strategi robot manual dan robot otomatis yang digunakan," jelas Agustinus.

Roesdiman mengatakan, kontes robot itu merupakan salah satu sarana mewujudkan tujuan pendidikan tinggi untuk menumbuhkembangkan dan memperkaya khazanah ilmu pengetahuan dan teknologi guna meningkatkan taraf hidup masyarakat.

  ★ Antara  

Putin tuduh internet proyek CIA

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut internet sebagai proyek Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) yang sampai sekarang masih dikendalikan oleh Amerika. Presiden Rusia Vladimir Putin Dalam forum media di kota St Petersburg pada Kamis (24/04), Putin mengatakan bahwa sejak awal internet dikembangkan oleh badan mata-mata Amerika dan sekarang masih dikendalikan oleh Amerika.

"Itulah hidup. Begitulah awalnya dikembangkan oleh Amerika. Semua ini dimulai sejak lahirnya internet sebagai proyek khusus CIA. Dan ini terus berkembang," kata Putin dalam pernyataan yang disiarkan televisi Rusia.

Putin mengatakan Rusia perlu menolak hal yang disebutnya sebagai monopoli internet oleh Amerika Serikat dengan jalan memperjuangkan kepentingan Rusia di dunia maya.

Menurutnya, terkuaknya skala mata-mata internet oleh Amerika yang dibeberkan oleh pembocor rahasia, Edward Snowden, menunjukkan bahwa AS terlibat dalam konfrontasi informasi.

Para wartawan mengatakan pemerintah Rusia ingin sekali memperketat kendali aas internet yang telah digunakan oleh kubu oposisi untuk menggalang dukungan.

Awal pekan ini, Pavel Durov itu, pendiri situs jejaring sosial Rusia, VKontakte, menyatakan sudah melarikan diri ke luar negeri setelah dipaksa mundur dari jabatannya oleh badan keamanan.

Durov mengaku telah digusur dari VKontakte setelah menolak mengungkap identitas para pengguna yang terlibat dalam protes pro-Uni Eropa di Ukraina.

  ★ BBC  

Jumat, 25 April 2014

Indonesia butuh teropong astronomi lebih besar

Ilmu astronomi merupakan ilmu tertua yang memiliki banyak sekali kegunaanya. Ilustrasi peristiwa astronomi berupa cincin gerhana matahari. (REUTERS/Issei Kato)

Bandung 
Indonesia membutuhkan teropong yang lebih besar untuk ilmu astronomi modern sehingga bisa mengimbangi teknologi astronomi yang dimiliki negara di kawasan itu, kata Guru Besar Kelompok Keahlian Astronomi ITB, Prof Dr Suhardja D.Wiramihardja.

"Saat ini Indonesia hanya memilliki teropong terbesar dengan diameter 0,7 meter. Teropong ini sangat jauh tertinggal, Australia dan Thailand telah memiliki teropong yang berdiameter lebih besar," katanya di Bandung, Jumat.

Ia menyebutkan, sejumlah negara telah memiliki teropong dengan diameter 12 meter hingga 15 meter, sehingga fasilitas yang ada saat ini jauh tertinggal.

Menurut Suhardja ilmu astronomi merupakan ilmu tertua yang memiliki banyak sekali kegunaanya. Astronomi bisa digunakan untuk menentukan musim tanam padi, hingga menentukan arah bagi nelayan.

"Rasi Bintang yang disebut Bentang Layang dimanfaatkan oleh nelayan untuk menentukan arah selatan bagi nelayan dan menentukan musim tanam bagi petani," katanya.

Suhardja menjelaskan masyarakat Sunda bahkan telah memanfaatkan ilmu astronomi sejak zaman dulu. Menurutnya, warga di Tatar Pasundan itu menggunakan ilmu astronomi sebagai penunjuk waktu.

"Pranatamangsa merupakan sistem penanda waktu yang telah digunakan oleh etnis Sunda sejak zaman dulu," kata Suhardja.

Selain sebagai penunjuk waktu masyarakat juga menggunakan astronomi untuk kegunaan lain. Orion Belt yang disebut masyarakat sunda dengan "Wuluku" telah digunakan sebagai penanda musim.

"Wuluku digunakan oleh masyarakat sunda sebagai penanda musim," kata Suhardja.

Ia menjelaskan, astronomi sebagai ilmu tertua masih relevan dan terus berkembang hingga saat ini. Astronomi akan terus diperlukan karena rasa ingin tahu manusia akan terus berkembang dan tidak akan hilang.

  ★ Antara  

Kamis, 24 April 2014

Kapal Terbesar Elpiji Pertamina dari Korea

Pertamina Kembali Membeli Kapal Elpiji Terbesar Dunia dari Korsel http://images.detik.com/customthumb/2014/04/23/1034/kapalpertaminavlgc.jpg?w=400Ulsan ☆ PT Pertamina (Persero) kembali membeli kapal tanker berkapasitas besar untuk mengangkut Liquefied Petroleum Gas (LPG/Elpiji). Kapal yang biasa disebut Very Large Gas Carrier (VLGC) dipesan dari produsen kapal Hyundai Heavy Industries, di Ulsan, Korea Selatan.

"Kita kembali memesan kapal VLGC dari Hyundai, sebelumnya pada 17 September 2013 lalu kita sudah menerima kapal pesanan kita pertama dan kita beri nama Pertamina Gas I, ini kapal VLGC yang kedua yang kita pesan dan akan diberi nama Pertamina Gas 2," kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya disela-sela acara Naming Ceremony Pertamina Gas 2, di Galangan Kapal Hyundai, Ulsan, Korea Selatan, Rabu (23/4/2014).

Hanung mengatakan, kapal Pertamina Gas 2 ini akan menjadi kapal ke-61 yang dimiliki Pertamina dari 191 kapal yang dioperasikan untuk mengangkut minyak dan gas di dalam negeri maupun dari luar negeri untuk keperluan impor.

"Kapal Pertamina Gas 2 ini merupakan staretegi Pertamina dalam menjamin keamanan pasokan energi di dalam negeri, khusunya kapal milik elpiji ke-8 dari total 28 kapal yang digunakan Pertamina untuk mendistribusikan elpiji," ungkap Hanung.

Hanung menambahkan, kapal Pertamina Gas 2 ini memiliki kapastas penyimpanan elpiji mencapai 84.000 m3 dan dijadwalkan serah terima pada 14 Mei 2014.

"Kapal ini sama ukurannya persis dengan Pertamina Gas 1 yang sudah kita terima. Jadi kita akan punya 2 kapal VLGC yang terbesar di dunia, kapal VLGC terbesar di dunia sebelumnya hanya memiliki muatan 80.000 m3," tegasnya.

Ia menambahkan lagi, kapal tersebut dibeli dengan harga US$ 73,3 juta (kurang lebih Rp 730 miliar) atau lebih murah dari harga kapal Pertamina Gas 1 yang mencapai US$ 76,2 juta (Rp 760 miliar).

"Yang jelas dengan menggunakan kapal milik sendiri akan lebih efisien dibandingkan harus sewa. Apalagi kapal yang kita pesan ini sudah green technology jadi ramah lingkungan dan hemat bahan bakar," katanya.

Kapal Pertamina Gas 2 ini merupakan kapal sister ship dari kapal Pertamina Gas 1. Kapal ini direncanakan akan serah terima pada 14 Mei 2014 dan selanjutnya akan melalui proses reflagging (pergantian bendera Panama ke Indonesia) di Singapura sebelum memasuki perairan Indonesia.

Kontrak pembangunan kapal ini ditandatangani pada 18 Januari 2013. Pada 13-17 April lalu telah berhasil ujicoba laut. Dengan selesainya pemberian nama kapal ini, kapal akan segera anchoring (lepas jangkar) di lepas pantai Ulsan untuk proses hand-over ke Pertamina dan pengurusan Port Clearance untuk mendapatkan izin berlayar dari otoritas pelabuhan setempat sebelum akhirnya kapal Pertamina Gas 2 melakukan pelayaran perdana ke Singapura.
Biaya Mengecat Kapal Elpiji Terbesar Dunia Milik Pertamina PT Pertamina (Persero) telah resmi memiliki 1 kapal Very Large Gas Carrier (VLGC) yang diproduksi galangan kapal Hyundai Heavy Industries, Korea Selatan. Kapal pengangkut elpiji ini diklaim paling besar di dunia. Berapa biaya untuk mengecat seluruh kapal?

Business Segment Manager-Marine Jotun Indonesia Hendra Duna mengungkapkan, untuk mengecat seluruh bagian baik luar dan dalam diperlukan biaya sekitar US$ 500.000 atau sekitar Rp 5 miliar.

"Biayanya sekitar US$ 500.000," kata Hendra ditemui di sela acara Pemberian Nama Kapal Pertamina Gas 2 di galangan kapal Hyundai Heavy Industries, Ulsan, Korea Selatan, Rabu (23/4/2014).

Hendra mengatakan, Jotun adalah pihak yang melakukan pengecatan pada kapal Pertamina Gas 1 dan Pertamina Gas 2.

"Pengecatan akan dilakukan tiap 5 tahun sekali, cat yang digunakan khusus, anti karat," ucapnya.

Ia menambahkan, pengecatan yang cukup mahal tersebut salah satunya karena membutuhkan cat dalam jumlah besar. "Untuk mengecat seluruh bagian kapal, dibutuhkan ratusan ribu liter," katanya.

Spesifikasi kapal Pertamina Gas 2:

■ Panjang: 226 m
■ Lebar: 22,30 m
■ Mesin: Hyundai-B&W 6s60 MC-C8 2, 13.800 KW x 105 Rpm
■ Kecepatan: 16.75 Knots
■ Kapasitas Kargo: 84.000 M3 LPG Carrier
■ Bendera: Panama
Kapal Elpiji Terbesar Milik Pertamina Berbendara Panama, Kenapa?Kapal Very Large Gas Carrier (VLGC) milik PT Pertamina (Persero) yang dipesan dari Hyundai Heavy Industries, Korea Selatan berbendera Panama. Untuk bisa masuk ke Indonesia pada 14 Mei 2014, akan ada proses reflagging atau pergantian bendera Panama ke Indonesia di Singapura.

Hal ini sama juga pada saat kapal VLGC pertama yang dimiliki Pertamina dengan nama Pertamina Gas 1 saat masuk ke Indonesia pada 17 September 2013 lalu. Kenapa benderanya harus Panama?

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya mengatakan, tujuan berbendera Panama agar bisa diterima oleh seluruh pelabuhan di dunia.

"Apakah itu pelabuhan di negara lain, atau perusahaan minyak yang beroperasi di Indonesia seperti BP, Exxon dan lainnya, karena mereka punya standar internasional, jadi kapal kita harus memiliki klasifikasi internasional juga," ujar Hanung ditemui di galangan kapal Hyundai Heavy Industries, Ulsan, Korea Selatan, Rabu (23/4/2014).

Hanung mengatakan, pemberi klasifikasi di Panama sekelas Lloyd's, sedangkan di Indonesia ada yang namanya Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Namun BKI klasifikasinya belum bertaraf internasional, jadi bisa saja kapal ditolak di beberapa pelabuhan internasional.

"Bukan berarti kami tidak nasionalis, ini soal kepraktisan, kami tidak mau bertaruh jika saat kapal harus berlabuh tapi ditolak, apalagi kapal ini harus melakukan pelayaran internasional untuk mengangkut gas baik dari produsen gas maupun kembali ke Indonesia membawa gas," tutupnya.
Pertamina Rogoh Rp 2,4 Triliun untuk Beli 6 Kapal Tankerhttp://images.detik.com/content/2014/04/23/1034/kapalpertaminavlgc2.jpgPT Pertamina (Persero) terus menambah armada kapalnya untuk menjamin keamanan pasokan energi di dalam negeri. Tahun ini, Pertamina akan kedatangan 6 kapal tanker baru senilai US$ 240 juta atau sekitar Rp 2,4 triliun dari dalam dan luar negeri.

"Tahun ini kita akan dapat tambahan 6 armada kapal tanker baru, seluruhnya milik Pertamina. Sehingga akhir tahun nanti kapal milik Pertamina akan mencapai 66 unit," kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya di sela-sela acara Pemberian Nama Kapal Pertamina Gas 2, di galangan kapal Hyundai Heavy Industries, Ulsan, Korea Selatan (Korsel), Rabu (23/4/2014).

Hanung mengatakan, kapal-kapal yang akan datang tahun ini diantaranya kapal Very Large Gas Carrier (VLGC) Pertamina Gas 2 pada 14 Mei 2014. Selanjutnya akhir tahun akan masuk lagi kapal MT Gas Ambalat berukuran 5.000 meter kubik untuk mengangkut gas. Lalu ada MT Pengerungan dan MT Pangkalan Brandan dengan bobot masing-masng 17.000 DWT, dan yang terakhir MT Gamsunoro berbobot 85.000 DWT.

Ia mengungkapkan investasi yang dikeluarkan perseroan membeli 6 kapal senilai US$ 240 juta. Khusus untuk kapal VLGC Pertamina Gas 2 nilai investasinya sekitar US$ 73 juta.

Hanung menegaskan, kapal-kapal yang dipesan Pertamina tidak hanya dari galangan kapal dari luar negeri seperti Korsel, Pertamina juga ikut bekerjasama memajukan industri maritim dalam negeri dengan mengoptimalkan galangan kapal domestik yang memiliki kapasitas dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan Pertamina.

"Ini lelang internasional, tapi kita juga ada yang lelang khusus dalam negeri, tujuannya untuk memajukan industri maritim kita. Contohnya MT Pagerungan dan MT Pangkalan Brandan yang dipesan dari PT PAL Indonesia," tegasnya.(rrd/hen)

  detik  

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More