TEMPO Interaktif, Bandung -Kementrian Komunikasi dan Informatika belum akan melarang mikroblogging twitter di Indonesia. Namun jika ada masalah di twitter, Kementrian akan mengkaji untuk kepentingan nasional. "Twitter sarana komunikasi semua orang," ujar Hendry Subikto Penasehat Khusus Menteri Komunikasi dan Informasi dalam May Bank Seminar Ekonomi Malaysia di Bandung, Jawa Barat, Jumat (28/1).
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan menyebut ada dua ancaman terhadap bangsa dan negara. Keduanya adalah ancaman militer dan ancaman nir militer. Ancaman nir militer dapat juga dilakukan melalui cyber media atau dunia maya seperti halnya twitter, Facebook, atau jejaring sosial lainnya.
Kementrian Pertahanan menilai situs jejaring sosial tersebut dapat digunakan sebagai sarana untuk menyebarkan informasi rahasia seperti data intelijen, data pribadi, dan lainnya yang dapat merugikan masyarakat, bangsa dan negara. "Sampai sekarang kita belum ke sana. Kita baru saja selesai dalam persoalan BlackBerry yang diributkan teman teman media," kata Hendry.[ALWAN RIDHA RAMDANI]
• TEMPOInteraktif
Dubes Rusia Tawarkan Kapal Selam Petropavlovsk Kamchatsky B-274 ke TNI AL
-
*⚓️ Tiga kapal Rusia Berlabuh di Jakarta* *Kapal perang Rusia berlabuh di
Jakarta, selain latihan bersama, juga menjadi ajang promosi. (@Monarki)*
*S*ejum...
9 jam yang lalu
0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.