KRI BPD 322 frigate pertama PAL (PAL) Indonesia telah membeli berbagai sensor dan sistem senjata dari Turki untuk program kapal perang dalam negerinya.
Lembaga Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI) telah menerbitkan laporan “Tren Transfer Senjata Internasional 2025” dan memperbarui basis data transfer senjata globalnya.
Menurut basis data tersebut, Indonesia telah memperoleh berbagai sensor dan sistem senjata dari Turki untuk program Fregat Merah Putih (FMP). Menurut SIPRI, Indonesia memesan sistem-sistem berikut:
1. Sistem Peluncuran Vertikal MİDLAS (2 unit)
2. Sonar FERSAH-100-N DSH (2 unit)
3. Radar Pengendalian Tembakan AKREP-200-N (4 unit)
4. Radar CENK 400-N (2 unit)
5. Rudal pertahanan udara SİPER Blok-1
6. Radar CENK 350-N (2 unit)
SIPRI juga mencatat bahwa rudal jelajah ÇAKIR dan rudal anti-kapal ATMACA diperkirakan akan dipesan sebagai bagian dari program tersebut.
0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.