blog-indonesia.com

Jumat, 13 Maret 2026

Industri Galangan Kapal Nasional Dinilai Belum Maksimal

Ilustrasi Industri kapal lokal (Kompas)

Industri galangan kapal masih terbuka lebar di Indonesia, karena sampai saat ini masih ada 10 persen dari jumalh pelabuhan secara nasional. Padahal Indonesia merupakan negara maritim, yang terdiri dari pulau pulau.

Anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi perindustrian, Bambang Haryo Soekartono, Rabu 11 Maret 2026 menjelaskan, industri galangan kapal domestik, terbuka lebar. Dari ratusan pelabuhan, kurang dari separuhnya memiliki galangan kapal.

Jadi ini yang harus didorong, industri ini menjadi lebih masif ya, tentu untuk pelayanan terhadap pelayaran yang ada di Indonesia tentunya,” jelasnya.

Bambang Haryo menyayangkan, tidak sedikit pelabuhan yang belum memiliki industri galangan. Ia menilai, seharusnya industri galangan ini merupakan satu pelengkap bagi industri kepelabuanan. Karena fungsi galangan kapal tidak hanya sebagai tempat untuk perbaikan kapal.

Tapi juga tempat untuk mendapatkan sertifikasi, kelaiakan. Jadi ini yang harus ada di semua pelabuhan, pelabuhan komersial yang ada di Indonesia,” tegasnya.

Selain itu, pelayaran Indonesia dilewati oleh poros maritim dunia. Namun peran daripada galangan kapal dalam negeri belum maksimal. Yang mengambil peran adalah Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina.

Makanya apa? Dengan adanya kemarin pemerintah sangat respon ya apa yang diminta oleh Iperindo, insentif-insentif dan sebagainya untuk kemajuan daripada industri galangan ini, tentunya kita harapkan ada realisasi cepat agar industri galangan ini tidak terpuruk,” tegasnya.

Dengan kebijakan Pemerintah yang berpihak kepada industri galangan kapan nasional, maka bisa mengakomodir jumlah kapal yang kurang lebih jumlahnya 80 ribu. Sehingga tidak hanya menangkap peluang nasional, tapi juga internasional.

Kita bisa menangkap peluang-peluang yang begitu banyak kapal yang lewat di perairan Indonesia. Jadi ini yang harus didorong industri galangan supaya lebih berkembang cepat. Karena kita yang punya laut,” tandasnya.

  👷 
RRI  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More