blog-indonesia.com

Senin, 30 Agustus 2021

Penampakan KCR 60 dengan Meriam 57 mm

⚓ TNI AL merupakan pengguna pertama meriam AU-220M RusiaKRI TOK 629 [instagram @tombak_629]

Dari video instagram @tombak_629, telihat ada 2 KCR 60 produksi PT PAL telah terpasang meriam AU-220M kaliber 57 mm buatan Rusia.

Kedua KCR yang dimaksud adalah KRI Sampari 628 dan KRI Tombak 629.

Mengutip indomiliter, keberadaan meriam AU-220M kaliber 57 mm di KCR Sampari Class menggantikan meriam manual eks LST KRI Teluk Semangka 512, Bofors kaliber 40 mm.

TNI AL merupakan pengguna pertama meriam AU-220M produksi Rusia. Dalam video juga terlihat KRI Halasan 630 sedang dalam instalasi senjata di galangan PAL.

Untuk melihat kesiapan kapal, Dansatkat Koarmada II melaksanakan inspeksi mendadak ke KRI Sampari 628 dan KRI Tombak 629 dalam rangka mengecek kemajuan pemasangan Meriam 57 mm sekaligus kesiagaan para prajurit, khususnya saat KRI berada di Pangkalan, baik untuk mengoperasikan peralatan Sensor, Weapon and Command (Sewaco) maupun kesigapan dalam melaksanakan peran penyelamatan kapal (PEK).

Kesiapan dan kesiapsiagaan prajurit dan KRI yang diawakinya harus selalu tinggi baik saat KRI berada di daerah operasi maupun saat berada di Pangkalan, karena ancaman bisa datang setiap saat dan dimana saja”, jelas Kolonel Awang.

Meriam AU-220M mengusung komponen utama berupa automatic cannon 2A91 57 mm.

Label M pada AU-220M menyiratkan Modernizirovannaya (upgrade) pada meriam yang dioperasikan secara RCWS (Remote Control Weapon Systems) ini.

Modul meriam AU-220M dirancang untuk kapal perang yang bobotnya tidak kurang dari 150 ton.

Meriam ini dipasang pada superstruktur haluan kapal. Suite sensor terletak di bagian belakang kubah. Jarak tembak maksimum meriam mencapai 14,5 km.


 
Garuda Militer  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More