blog-indonesia.com

N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

N 219

Pesawat karya anak bangsa, kerjasama BUMNIS diproduksi PT DI - Indonesia Teknologi

Drone LEN

Drone Bersenjata karya LEN - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KN Tanjung Datu 1101

KN Tanjung Datu 1101 Bakamla, kapal patroli 110m produksi PT Palindo

KRI I Gusti Ngurah Rai 332

PKR 10514 class, Kapal frigat produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KN 321 Pulau Nipah

KN Pulau Nipah 321 Bakamla, kapal 80 m produksi PT Citra Shipyard, Batam

KRI Bung Karno 369

KRI Bung Karno 369 produksi PT Karimun Anugrah Sejati

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Torani 860

Kapal patroli 40 m produksi beberapa galangan kapal di Indonesia, telah diproduksi diatas 10 unit - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

X18 Tank Boat Antasena

Tank Boat Antasena produk kerjasama PT Lundin dengan Pindad - Indonesia Teknologi

Sentry Gun UGCV

Kendaraan khusus tanpa awak dengan sistem robotik yang dirancang PT Ansa Solusitama Indonesia - Indonesia Teknologi

MT Harimau 105mm

Medium tank dengan kanon 105 mm produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Badak FSV 90mm

Kendaraan tempur dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

MLRS Rhan 122B

Kendaraan militer multilaras sistem roket Rhan 122B produksi PT Delima Jaya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

MCCV

Mobile Command Control Vehicle (MCCV) kerjasama dengan PT PT Bhinneka Dwi Persada - Indonesia Teknologi

Ganilla 2.0

Kendaraan khusus dapur lapangan produksi PT Merpati Wahana Raya - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Maung 4x4

Kendaraan taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Turangga APC 4x4

Kendaraan militer taktis produksi PT Tugas Anda dengan chassis kendaraan Ford 550 - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

ILSV

Kendaraan taktis Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) produksi PT Jala Berikat Nusantara Perkasa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Rabu, 26 Oktober 2022

Jenderal Andika Bahas Pemakaian Produk Dalam Negeri

★ Kunjungi LKPPIlustrasi Rhan 122 B [Dahana]

Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia, Hendrar Prihadi menerima kunjungan Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa di kantornya, Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Senin, 24 Oktober 2022.

Pertemuan tersebut diagendakan untuk membahas sejumlah isu terkait sinergitas TNI dengan LKPP RI. Adapun Hendi, biasa akrab disapa menyatakan berterima kasih atas keterbukaan TNI untuk bersinergi dengan lembaga yang dipimpinnya.

Lebih lanjut, Hendi dalam pertemuan tersebut mengungkapkan apresiasinya kepada TNI yang selalu mengambil peran strategis dalam penanganan berbagai permasalahan di Indonesia.

"Keberhasilan bangsa ini dalam melewati ujian - ujian yang ada, terakhir termasuk penanganan pandemi covid-19 yang cepat, itu karena adanya peran TNI dan juga Polri," ungkap Hendi.

"Maka jika hari ini PR kita meningkatkan pemakaian produk dalam negeri, saya harap TNI juga mengambil perang yang berkesinambungan," katanya menambahkan.

Terkait harapan Hendi itu sendiri, Jenderal Andika Perkasa pun merespon positif. Salah satu peran sertanya yaitu dengan mendukung LKPP melalui gelaran Temu Bisnis Tahap V yang direncanakan terlaksana pada Januari 2023, dengan TNI sebagai tuan rumah. Untuk itu agar dapat terselenggara dengan baik, Panglima Andika pun meminta adanya koordinasi antara LKPP dan TNI guna mematangkan persiapan kegiatan.

"Maka dari itu saya rasa perlu datang dan dapat arahan, untuk menyiapkan apa yang menjadi tugas saya, dan saya membawa tim pengadaan saya, ini ada asrenum, asisten logistik, dan PPK," kata Jenderal Andika.

"Jadi intinya terserah mas, pada intinya kami akan mencatat saja, apa yang harus kami siapkan. Terima kasih," tuturnya.

Di sisi lain, dalam pertemuan tersebut Hendi juga mengangkat soal salah satu fokus lembaganya yang sedang menyusun draft Rancangan Undang - Undang Pengadaan Barang/Jasa. Terkait hal itu, Hendi pun berharap ada masukan - masukan strategis yang dapat diberikan TNI dalam penyusunan draft yang tengah dikerjakan.
 

  ★ 
Vivanews  

KPU Minati Maung MV2

Kendaraan Suplai Logistik Pemilu pada 2023 Maung MV2 Pindad (Pindad)

Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Bernard Darmawan mengatakan bahwa pengadaan mobil dobel gardan (4x4) untuk suplai logistik Pemilu 2024 ke daerah terpencil baru akan diusulkan pada 2023.

Bernard mengatakan, saat ini pihaknya masih perlu mendata jumlah kebutuhan tersebut.

"KPU sedang melakukan pemetaan terkait infrastruktur untuk aksesibilitas distribusi logistik pemilu, dengan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca bulan Februari 2024 yang memasuki musim penghujan," jelas dia kepada Kompas.com, Selasa (25/10/2022).

"Setelah dilakukan pemetaan terkait aksesibilitas distribusi logistik pemilu dan identifikasi kebutuhannya, maka akan diusulkan anggarannya pada tahun anggaran 2023," lanjut Bernard.

Adapun jenis mobil yang akan dibeli KPU RI adalah kendaraan taktis Maung pabrikan PT Pindad dengan spesifikasi yang dimodifikasi (custom) sesuai kebutuhan KPU membawa logistik Pemilu 2024 ke wilayah yang akses jalannya buruk.

Bernard mengatakan, saat ini KPU RI telah memiliki satu unit kendaraan itu untuk kebutuhan uji coba.

"Saat ini KPU telah memiliki 1 prototipe Maung MV2 4x4 yang telah diujicobakan di beberapa daerah," tambahnya.

Dia menambahkan, kebutuhan pengadaan kendaraan ini berkaca dari pengalaman Pemilu 2019 dan Pilkada 2020. Pada saat itu, banyak distribusi logistik terhambat akibat akses jalan yang sulit ditempuh.

Suplai logistik Pemilu 2024 ini, kata dia, secara umum akan dilakukan dengan mengintegrasikan seluruh moda transportasi baik darat, laut maupun udara.

Maung disebut bakal menjadi moda transportasi untuk distribusi logistik via darat di daerah yang sulit dijangkau.

"Jadi bukan mobil rantis (kendaraan taktis) buat tempur, bukan, tetapi mobil 4x4 yang bisa melewati medan-medan jalur logistik. Bisa dilihat di YouTube, bagaimana pada 2019 misalnya di Lampung, itu pakai gerobak sapi," ungkap Bernard.

  ♔
Kompas  

Selasa, 25 Oktober 2022

Pupuk Indonesia Borong 500 Unit Kendaraan Listrik dari WIMA

Percepat Akselerasi Kendaraan Listrik. Motor Listrik Gesits WIMA, dipersiapkan untuk PLN [istimewa]

Dalam rangka mendukung percepatan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KLBB) di tanah air, PT Pupuk Indonesia (Persero) menjalin kerja sama dengan PT Wika Industri Manufaktur (WIMA) yang merupakan mitra kendaraan listrik Gesits. Kerja sama ini tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Kegiatan ini dilaksanakan di sela-sela acara Konferensi Internasional BUMN atau SOE International Conference & Expo 2022: Driving Sustainable and Inclusive Growth di Nusa Dua, Bali. Penandatangan MoU ini dilakukan langsung oleh SEVP Pengadaan Pupuk Indonesia, Arif Fauzan dengan Mumammad Samyarto selaku Direktur Utama Wika Industri Manufaktur yang disaksikan Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Bakir Pasaman mengatakan bahwa penandatanganan nota kesepahaman dengan Wika Industri Manufaktur ini merupakan upaya nyata Pupuk Indonesia dalam mempercepat transisi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KLBB).

Pupuk Indonesia sebagai BUMN mendukung percepatan KLBB, kami melalui PT Petrokimia Gresik selaku anak perusahaan telah menggunakan 150 unit sepeda motor listrik GESITS yang dipakai sebagai kendaraan operasional,” kata Bakir dalam keterangan resmi yang dikutip INDUSTRY.co.id, Selasa (25/10/2022).

Dalam kerjasama ini, Bakir mengungkapkan bahwa Pupuk Indonesia akan memesan 500 unit kendaraan bermotor listrik berbasis baterai kepada WIMA atau GESITS sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kerjasama ini juga merupakan komitmen Bersama dalam mendukung komitmen Indonesia menurunkan emisi gas rumah kaca.

Bakir mengungkapkan bahwa kendaraan bermotor listrik berbasis baterai ini nantinya akan mendukung mobilitas para tenaga pemasaran khususnya Account Executive (AE) dan Assistant Account Executive (AAE).

Ini akan digunakan untuk mendukung AE dan AAE yang di lapangan. Jadi Pupuk Indonesia butuh untuk meninjau lapangan dan kita berhemat. Saya pikir usaha pemerintah sudah menggalakkan motor listrik oleh karena itu semua insan Pupuk Indonesia lengkapi motor listrik karena selain tidak mengotori lingkungan hemat bahan bakar dan baik karena tidak menimbulkan kebisingan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Muhammad Samyarto selaku Direktur Utama Wika Industri Manufaktur mengucapkan rasa terimakasih kepada Pupuk Indonesia sebagai salah satu BUMN yang sudah ikut ambil bagian dalam program percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai di lingkungan BUMN.

Dapat diketahui, ruang lingkup nota kesepahaman antara Pupuk Indonesia dengan Wika Infrastruktur Manufaktur adalah mempercepat KLBB dalam lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Lalu, melakukan kajian dan inventarisasi terhadap berbagai potensi yang dimiliki masing-masing pihak.

Selain Pupuk Indonesia, terdapat beberapa BUMN yang melakukan penandatanganan MoU tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Antara lain PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), MIND ID, PT Telkom Indonesia, PT Perkebunan Nusantara III, dan PT Jasa Marga.

  ♔
Industry  

Amerind Global Akan Bangun Pabrik Munisi di Indonesia

 Penuhi Kebutuhan 5 Miliar Peluru untuk TNI 
https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2020/07/02/5efd878602202-viva-militer-amunisi-senjata_1265_711.jpgIlustrasi

D
irektur Utama PT Amerind Global Mayjen TNI (Purn.) George E. Supit mengatakan, pihaknya telah menggandeng tiga perusahaan alutsista ternama asal Amerika Serikat yaitu Northrop Grumman, Bliss, dan Olin/Winchester untuk membangun pabrik munisi di Indonesia.

Mantan Aster Panglima TNI tahun 2018 (Era Marsekal TNI Purn. Hadi Tjahjanto) itu mengatakan, pihaknya telah berhasil meyakinkan tiga perusahaan alutsista asal Amerika Serikat tersebut untuk bekerja sama dalam membangun industri pertahanan khususnya munisi kaliber 5.56 mm di Indonesia.

Menurut Supit, keinginan membangun pabrik munisi di dalam negeri itu dilakukan guna memenuhi kebutuhan munisi sebanyak 5 miliar munisi yang telah direncanakan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) untuk kebutuhan operasional dan cadangan institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) di masa mendatang.

"Menhan (Prabowo Subianto) memberikan kesempatan kepada swasta untuk bisa membangun pabrik amunisi karena dalam kebijakan beliau akan mengadakan 5 miliar butir amunisi, untuk kebutuhan TNI, baik untuk cadangan maupun operasional kegiatan," kata Direktur Utama PT Amerind Global Mayjen TNI (Purn.) George Supit di Jakarta, Senin, 24 Oktober 2022.

Ketika dikonfirmasi, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) Dahnil Azhar membenarkan kebutuhan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) 5 miliar munisi kaliber 5.56 mm untuk mensuplai kebutuhan Tentara Nasional Indonesia (TNI) hingga tahun 2023 mendatang.

Dahnil Azhar mengatakan, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia mendorong pihak swasta untuk membangun industri pertahanan di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan munisi dalam negeri tersebut.

Tidak hanya itu, lanjut Dahnil, keinginan Kemhan RI mendorong pihak swasta membangun industri pertahanan (Inhan) di Indonesia untuk memperkuat industri pertahanan nasional di masa mendatang.

"Betul, Kemhan membuka seluas-luasnya Industri Pertahanan swasta yang memenuhi syarat untuk terlibat. Dalam rangka mendorong berkembangnya industri pertahanan domestik kita seperti yang sudah diperintahkan oleh Presiden Joko Widodo agar Indonesia bisa memperkuat industri Pertahanan domestik," kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan RI Dahnil Azhar ketika dikonfirmasi awak media.


  Munisi Asal Amerika Sudah Lolos Uji Dislitbang TNI AD 
https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2022/10/24/635637e04977c-viva-militer-mayjen-tni-purn-george-supit-terima-sertifikasi-uji-coba-munisi_663_372.jpgMayjen TNI (Purn.) George Supit terima sertifikasi uji coba munisi

Direktur Utama PT Amerind Global, yang juga mantan Pangdam XVII/Cenderawasih itu menjelaskan, pihaknya juga sudah menjalankan test atau uji munisi hasil perusahaan alutsista asal Amerika Serikat yang kini telah menjadi principal PT Amerind Global yang dipimpinnya.

Beberapa bulan lalu, kata George Supit, dirinya telah membawa tiga jenis munisi kaliber 5.56 mm, 7.62 mm, dan kaliber 12.7 mm ke Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Darat (Dislitbangad) untuk proses uji laboratorium munisi tersebut.

"Munisi ini sudah kita uji di Dislitbang Angkatan Darat yang laboratorium nya ada di Batu Jajar. Munisi yang sudah kita uji ada 3 jenis, yaitu kaliber 5.56 mm, kaliber 7.62 mm, dan kaliber 12.7 mm, dan semuanya sudah dinyatakan lulus uji. Dan kita sudah dapat serifikatnya, sudah disertifikasi jadi kami jamin munisi ini sangat layak digunakan untuk TNI," kata Mayjen TNI (Purn.) George Supit.

"Jadi kami sangat berharap mudah-mudahan PT Amerin Global dapat kesempatan untuk bisa membantu, mendukung pengadaan munisi 5.56 mm yang menjadi kebutuhan Kementerian Pertahanan RI," tambahnya.


 
Bangun Pabrik Munisi di KEK Bintan 
https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2022/10/24/635637664580f-viva-militer-dislitbang-tni-ad-lakukan-uji-coba-munisi-di-batu-jajar_663_372.jpgUji amunisi

Lebih jauh dia memaparkan, rencana pembangunan pabrik munisi di dalam negeri itu juga sudah disetujui oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Menurut Supit, Kemhan RI dan Kementerian ATR/BPN sudah menyetujui pihaknya mendirikan pabrik munisi bertaraf internasional di atas lahan seluas 100 hektar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Kabupaten Bintan, Kepri.

Tidak tanggung-tanggung, kapasitas pembuatan munisi di pabrik yang akan dibangun oleh PT American Global bersama tiga perusahaan alutsista asal Amerika Serikat tersebut rencananya mampu membuat 360 juta butir munisi pertahun.

Tidak hanya itu, lanjut Supit, tiga perusahaan alutsista asal Amerika Serikat yang akan berinvestasi di Indonesia juga sudah sepakat akan melakukan Transfer of Technology (transfer teknologi) sebagaimana yang telah disyaratkan oleh Kemhan RI dalam kontrak kerjasama pembangunan industri pertahanan di dalam negeri.

Hanya saja, lanjut Supit, saat ini proses pendirian pabrik munisi berteknologi tinggi itu masih menunggu proses Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

"Kalau sudah ada AMDAL dari KLHK, nanti baru diserahkan ke Kemhan RI, baru kemudian Kemhan yang mengeluarkan ijin pendirian pabrik di tempat yang sudah ditentukan oleh Kemhan," ujarnya.

  ★ Vivanews  

BRIN Evaluasi Desain Kapal KKP

 OPV dengan panjang 70 & 110 meter 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvWs6mSd_cCbF82sfy-TcxZ1Q_8UCmW46iXC_qv29XSZ8sDfS-38vxMoxQdYHplLt0idnqzjXzfYORMq3TiP72m7Sx4F-l6DPvtvYNJ2TeNEHUT_3xwL9Hr4-JrgpHLEy4B9M2u9_rq-5OpXAmvopYJSmwoxNmnkHPyV9zoVITiFJBkBuIx36B9mwLDA/s598/Hidro%20Pusat%20Riset%20Teknologi%20Hidrodinamika%20(PRTH)%20dan%20Laboratorium%20Hidroninamika%20%E2%80%93%20BRIN.pngBRIN Finalisasi desain kapal 70 & 110 meter kapal KKP [BRIN]

P
usat Riset Teknologi Hidrodinamika (PRTH) dan Laboratorium Hidroninamika – BRIN melakukan koordinasi dengan Direktorat Pemantauan dan Operasi Armada Ditjen PSDKP Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Dalam rangka evaluasi secara bersama mengenai desain kapal pengawas perikanan yang sudah dibuat, koordinasi ini dilakukan secara luring di Ruang Rapat Utama BRIN Kawasan Surabaya pada Kamis dan Jum’at (02-03/06).

Desain kapal pengawas perikanan kelas 1 (OPV 70 meter dan 110 meter) ini telah sampai pada tahap finalisasi. Oleh karena itu, sangat diperlukan adanya evaluasi. Evaluasi ini dilakukan untuk mendapatkan desain kapal yang terbaik dan sesuai dengan permintaan dari pihak KKP.

Ketua Tim Desain Kapal Pengawas, Muryadin, menjelaskan progres pekerjaan desain kapal secara rinci meliputi gambar desain dan spesifikasi desain kapal pengawas tersebut. Pada paparannya ditunjukkan desain ruang kemudi dan beberapa ruang kamar.

Selain itu Kapal tersebut nantinya akan dilengkapi dengan ruang CIC yaitu ruang khusus permesinan, dan dilengkapi dengan door monitoring sehingga semuanya bisa diawasi,” tutur Muryadin.

Koordinator Infrastruktur PoA, Teguh Wibowo, menjelaskan mengenai jumlah dan klasifikasi awak kapal yang akan ditugaskan pada masing–masing kapal pengawas perikanan.

Untuk menentukannya, perlu mengetahui fasilitas di setiap ruangan yang telah didesain,” tutup Teguh.

  ★
Labhidro BRIN  

Senin, 24 Oktober 2022

Dahana Sukses Uji Statis Roket Rhan 450

 Hasil Kolaborasi dengan Kemenhan dan BRIN 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKWwnhZ0MX7_EsVluccw4hOiSQ4FN5NZWMCZDY9rysgl0hJrpWtGJ64EJhhMeALRJ0_wm3zj4jqw4yuFNzHGFbN8nkc4qAVrojQ-eh8EHxl0YoxyYGKAmFxtbJYgutD2HVv45gNKy07V0bkp9PUnfcSgBT09mXPtNc9W2WAmoZ5J3mRZx-lx2E3nZj/w400-h266/WhatsApp-Image-2022-10-21-at-9.16.32-AM.jpeg.webpUji statis Roket Rhan 450 dengan jarak jangkau ground-to-ground 100 km (Dahana)

PT
Dahana bersama Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), serta Balitbang Kementerian Pertahanan Republik Indonesia kembali menggelar uji statis roket Rhan 450.

Kegiatan ini berlangsung di Balai Uji Teknologi & Pengamatan Antariksa dan Atmosfer (BUTPAAG) Pameungpeuk, Garut, Kamis (20/10/ 2022).

Direktur Teknologi dan Pengembangan Dahana, Suhendra Yusuf RPN, menuturkan, Dahana diberikan amanah kembali untuk melanjutkan pengembangan Roket Rhan 450 jarak 100 km.

Dahana juga turut menggandeng Pusat Riset Teknologi Roket ORPA BRIN. Menurutnya, Proyek Rhan 450 memiliki nilai strategis untuk mewujudkan kemampuan industri dalam memenuhi kebutuhan alat utama sistem senjata (alutsista) nasional.

Kegiatan uji statis ini sangat penting untuk dilakukan untuk melihat konsistensi hasil penelitian dan pengembangan Roket Pertahanan, dimana hal tersebut merupakan komitmen bersama PT Dahana, Balitbang Kemhan, dan BRIN,” ucap Suhendra.

Suhendra menambahkan, uji statis juga dapat menjadi wadah pembentukan kualitas dan kuantitas personel dengan meningkatkan kemampuan teknologi roket, materil, serta sumber daya lainnya. Selain itu, uji statis ini akan memberikan data performa dan karakteristik Rhan 450 yang akan digunakan sebagai pijakan bagi pengembangan ke tahap berikutnya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjI8YfSFlQdVCDZVNUSBR4XgqgMy5AMStNVeG0ak9yLynKpfHMLnNmZMs3S5Dapc_lJ6igXGdVOXgokYd5NwCHVlCVCcEJw2WbPMs9f7Z83XIPxDOz8s1UhwEupZgypAkGV8bYByNUocYS-lrX5mByFE2wBo-gxoVxZHpyhUum3BqH2vuvWg2duK-wx/w400-h266/WhatsApp-Image-2022-10-21-at-9.16.32-AM-1.jpegDari proses uji statis terakhir, data menunjukkan adanya peningkatan performa dan karakteristik dari uji statis yang dilaksanakan pada tahun lalu. Suhendra berharap agar Indonesia dapat segera merealisasikan kebutuhan nasional akan roket.

Secara hasil, alhamdulillah sudah sesuai dengan harapan. Uji statis kali ini telah mengalami perkembangan yang signifikan dan perbaikan dari tahun lalu. Hasilnya sudah sesuai dan sangat baik. Mudah-mudahan kita dapat merealisasikan keinginan bersama untuk memiliki roket ground to ground minimal 100 Km dengan capaian yang baik,” harap Suhendra.

Suhendra menyampaikan harapan pihak-pihak yang terlibat dalam proyek ini agar pemerintah memberikan komitmen anggaran selanjutnya untuk litbang roket.

Tentunya harapan kami bersama, bahwa ada komitmen anggaran pemerintah agar litbang Rhan 450 bisa dilanjutkan sampai uji dinamis,” kata Suhendra.

Uji statis Rhan 450 kali ini juga disaksikan langsung oleh Kepala Balitbang Kemhan RI Julexi Tambayong; Deputi Bidang Kebijakan Pembangungan BRIN Mego Pinandito; Kepala Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa, Robertus Heru Triharjanto; Pejabat eselon III Balitbang Kemhan, serta tamu undangan dari Pussenarmed, Puspalad, ITS, UI, dan Unhan.

  ★ Tribunnews  

Minggu, 23 Oktober 2022

PTDI Latih Pilot Angkatan Udara Brunei Operasikan CN235-110

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRyGdH-xgLfAxFOHDAstuYTL1tI8vMaP4jhmNhTpqJmFXD0HqRmPjW-VoQ8dDFZk7BLZ2KRJI1X-eEvbAbGBes8IMtZyYEuE7bGAfU5REYfMT3nroIgh5t0QTO9RcIhP88dfB7k30SdEvb/s280/Prime+Kurniawan.jpgCN235 MPA TNI AL [Prime Kurniawan] 🛩
PT
Dirgantara Indonesia (PT DI) memberikan pelatihan kepada pilot Royal Brunei Air Force (RBAF) untuk mengoperasikan Pesawat CN235-110.

"PT Dirgantara Indonesia menyanggupi untuk meningkatkan kemampuan pilot Royal Brunei Air Force mengoperasikan Pesawat CN235-110,” kata Pilot Uji sekaligus Instruktur Penerbangan Captain Esther Gayatri dalam keterangan tertulis dari KBRI Bandar Seri Begawan di Jakarta, Jumat.

Captain Esther, yang didampingi Flight Test Engineer, mengatakan selain meningkatkan kemampuan pilot dalam mengoperasikan Pesawat CN235-110, pelatihan itu juga bertujuan untuk meningkatkan operasi keselamatan penerbangan.

Sebelumnya pada Kamis (20/10) Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam Sujatmiko melakukan jamuan makan malam bersama Captain Esther. Dubes menyambut baik kerja sama program pelatihan pilot antara PT DI dan RBAF.

Kerja sama ini akan menjadi peluang bagi kedua negara untuk meningkatkan hubungan kerdigantaraan,” kata Sujatmiko.

Sebagai negara tetangga dekat dan mempunyai kesamaan budaya, katanya, Indonesia juga ingin menawarkan produk pesawat unggulan PT Dirgantara, CN235 Maritime Patrol Aircraft (MPA), sebuah pesawat patroli keamanan laut di kawasan, kepada Brunei Darussalam.

Baru-baru ini PT DI melaksanakan program pelatihan penerbangan RBAF pilot captaincy, maintenance check pilot dan flight instructor.Pabrik pesawat Indonesia itu menugaskan Captain Esther sebagai pilot uji dan instruktur penerbangan serta Flight Test Engineer Iqbal untuk melatih penerbang RBAF Mayor Moh. Adieb bin Abd Rahman 3 program flight training yaitu Captaincy Training, Maintenance Check Pilot dan Flight Instructor Training.

Program pelatihan itu berlangsung sejak awal September hingga pekan ke-3 Oktober 2022.

RBAF merupakan pelanggan PT DI sejak 1997.

Pesawat CN235-110 yang dimilikinya masih mampu terbang dengan baik selama 25 tahun dan telah mendapatkan dukungan perawatan dari PT DI, termasuk juga pelatihan pengoperasian pesawat tersebut.

  antara  

Sabtu, 22 Oktober 2022

Mahfud MD, Wamenhan hingga Panglima TNI Bertemu

Bahas Proyek Pesawat KFX/IFX
KF-21 Boramae [ROKArmed Forces]

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mendatangi Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

Dari pantauan MNC Portal, Panglima TNI datang bersama Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, dan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M Herindra pukul 14.33 WIB.

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, rapat yang berlangsung selama satu jam tersebut membahas soal alat utama sistem pertahanan (Alutsista), terutama mengenai pesawat tempur KFX/IFX. "Rapatnya sudah selesai, iya iya (bahas) alustsista," kata Mahfud seusai rapat di Gedung Kemenko Polhukam, Jumat (21/10/2022).

Namun, pihaknya belum dapat mengumumkan soal keputusan rapat tersebut. Menurutnya, belum ada sesuatu yang menarik. "Ini engga ada keputusan yang diumumkan. Keputusannya sudah ada, tapi tidak bisa diumumkan, tidak menarik," ucapnya.

Sementara, KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menyebut rapat berjalan lancar. "Lancar, rapatnya lancar," ucapnya singkat.

Saat ditanya mengenai poin pembahasan dalam rapat tersebut, Fadjar enggan berkomentar dan melemparnya ke Mahfud MD. Karena, kata Fadjar, dirinya hanya peserta rapat. "Pak Menko aja yah, saya hanya peserta rapat. Hubungannya kan ke pesawat ya, pesawat KFX/IFX," ucapnya.

Proyek KFX/IFX adalah pembuatan pesawat tempur generasi 4,5 antara Korea Selatan dan Indonesia, dengan modal sebesar 8,8 triliun Won atau Rp 114.518.475.456.000 (Rp 114 triliun) dari 2015 sampai 2028. Namun, proyek jet tempur yang dimulai pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan dilanjutkan di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhambat akibat Indonesia menunggak pembayaran biaya. (cip)

  ★ sindonews  

Jumat, 21 Oktober 2022

Prabowo Sudah Hitung Kebutuhan Pertahanan 25 Tahun ke Depan

https://www.airspace-review.com/wp-content/uploads/2019/03/F-15X-e1590402875564.pngDiketahui Prabowo sedang berada di AS membicarakan pengadaan alutsista, salah satunya pesawat F15 EX yang resmi dinamakan F15IDN bila nantinya jadi dikirim ke Indonesia. [Boeing

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan pemerintah menilai penting kekuatan persenjataan di Indonesia. Bahkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sudah membuat proposal yang diberikan kepada presiden yang memuat proyeksi persenjataan sampai 25 tahun mendatang.

"Pemerintah katakan ini harus, persenjataan, keahlian kita harus disiapkan. Itu sudah diproyeksikan sekarang 2022, Pak Prabowo sudah menghitung 25 tahun ke depan," kata Mahfud dalam diskusi bersama Rocky Gerung di RGTV Channel ID, Selasa (19/10/2022).

"Sudah dihitung semua, pertambahan setiap tahunnya berapa kemudian biayanya dari mana, dapat dari mana, sudah dihitung bersama Kementerian Keuangan," imbuhnya.

Mahfud menilai bahwa persenjataan Indonesia masih perlu ditambah lagi. Menurutnya, hal itu sesuai dengan yang selama ini dikatakan oleh Prabowo. "Kalau kita hanya berpikir soal kemampuan atau kekuatan persenjataan kita memang sangat sangat mencemaskan. Bukan mencemaskan, tapi sangat mencemaskan,"

Mahfud menyebut jumlah pesawat tempur di Indonesia saja, masih jauh dari yang seharusnya. Menurut perhitungannya dengan Prabowo, kebutuhan pesawat di Indonesia seharusnya 200 unit. Namun, Indonesia hanya memiliki 17 unit. "Kita baru punya pesawat 17 yang tertentu. 17 ini pun, dua sudah dikanibal, sudah diiniin," ujarnya.

Mahfud mengungkapkan kondisi yang sama juga dialami pada senjata tembak dan kapal perang yang ada di Indonesia.

"Kapal perangnya, senjata juga yang jarak tembaknya 200.000 Km misalnya atau 200 Km kita misalnya punya berapa. Sementara kebutuhan dengan luasan seperti ini kita sudah menghitung semua," tuturnya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHNncDE4gXlpBOKzXhG3et0VnVEU7V5yy0r7azQEMX1sl8PcrGmBwanyCQOKXv2kRDZY_aR94FbTjFBB0SS7OTr2crdXK3zQb72WyOU2ufbAIhSj56tpi-50wZxGTkAOBiOI_rx7feQ5jD/w320-h320/Arrowhead_140_Babcock.pngAH 140 merupakan kapal fregat yang akan dibangun PAL Indonesia kedepan [Babcock]

Ia mengatakan saat ini proposal tersebut sedang dihitung ulang sehingga Indonesia siap untuk menghadapi tantangan dan ancaman pertahanan.

"Kemenhan itu sudah mengajukan proposal kepada presiden dan sekarang sedang dihitung ulang agar cermat menghitungnya, sehingga kita nanti akan menyediakan senjata seperti cara orang Jepang menyikapi negara negara lain," ucapnya.

Namun demikian, Mahfud menyayangkan banyaknya orang yang terlalu optimistis dengan keadaan yang ada saat ini dan menganggap remeh kemungkinan adanya perang.

"Ada juga yang optimis, 'buat apa sih senjata-senjata gitu. Perang kayak gitu enggak akan ada, sekarang itu kan perang IT saja sebenarnya. Proxy yang banyak dikhawatirkan proxy sebenarnya bukan perang seperti itu'," ucap dia.

Prabowo dalam beberapa kesempatan mengungkapkan bahwa dirinya ditugaskan oleh Jokowi untuk merencanakan kebutuhan pertahanan Indonesia yang bersifat jangka panjang agar ada konsistensi kebijakan di bidang persenjataan.

Jadi memang sesuai perintah Pak Presiden Joko Widodo dua setengah tahun yang lalu untuk membuat suatu desain besar, master plan pertahanan negara, menyangkut juga bagaimana kita bisa mengamankan alur-alur laut kepulauan Indonesia di mana 60% perdagangan laut dunia lewat perairan kita,” ungkap Prabowo.

Dijelaskan Prabowo, salah satu kekayaan Indonesia yang perlu dijaga adalah ikan dan kekayaan mineral di bawah laut seperti gas dan minyak bumi hingga ke semua itu perlu desain matang untuk keamanan negara. “Kekayaan kita sangat besar di wilayah ini sangat-sangat besar tidak hanya kekayaan ikan tetapi juga kekayaan mineral di bawah laut, gas dan minyak bumi di bawah laut,” ucap dia. (muh)

  sindonews  

Kamis, 20 Oktober 2022

Kementerian Pertahanan Gelar Indo Defence 2022 Expo & Forum

 Pameran Industri Pertahanan Bertaraf Internasional 
https://news.indotrading.com/uploads/2022/04/Desain-tanpa-judul-64.pngIndo Defence 2022 Expo & Forum [Kemhan]

K
ementerian Pertahanan akan menggelar pameran industri pertahanan bertaraf internasional, Indo Defence 2022 Expo & Forum pada Rabu (2/11/2022) sampai Sabtu (5/11/2022).

Pameran bertajuk “Peace, Prosperity, Strong Defence” itu merupakan event internasional yang memamerkan industri pertahanan tiga mantra.

Untuk acara utama berupa pameran internasional akan dilaksanakan pada Rabu (2/11/2022) sampai Sabtu (5/11/2022) di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Pameran tersebut dibagi dalam dua sesi pengunjung. Pada Rabu (2/11/2022) sampai Jumat (4/11/2022), acara hanya melayani pengunjung terbatas dan profesional. Pengunjung umum bisa datang JIExpo Kemayoran pada Sabtu (5/11/2022) dengan membayar biaya masuk Rp 50.000 per orang.

Selain acara utama, ada juga kegiatan pendukung yang dilaksanakan pada Kamis (3/11/2022) sampai Jumat (4/11/2022) dengan dua kategori pameran.

Pameran pertama adalah Aircraft Display berlokasi di Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma. Pameran kedua adalah Naval Ship Display yang akan dipamerkan di Dermaga Penyeberangan TNI AL Pondok Dayung.

Kedua kegiatan pendukung ini melayani pengunjung umum dan tamu undangan. Khusus untuk pengunjung umum berlaku syarat dan ketentuan. Registrasi dan shuttle bus hanya tersedia di JIExpo Kemayoran.

Pameran industri pertahanan internasional yang digelar dua tahun sekali ini nantinya akan melibatkan lebih dari 900 industri dari 57 negara.

Kementerian Pertahanan mengungkapkan, sejauh ini sudah ada 903 industri yang dikonfirmasi akan mengikuti gelaran akbar tersebut.

Indonesia sendiri memiliki industri pertahanan sebanyak 207 industri. Dari jumlah ini, sekitar 151 industri sudah dikonfirmasi untuk mengikuti kegiatan Indo Defence 2022 Expo & Forum.

Adapun produk yang akan ditampilkan pada pameran tersebut, di antaranya berbagai jenis alat utama sistem senjata (alutsista) terbaru, seperti persenjataan ringan dan berat, kendaraan tempur, pesawat terbang, kapal perang serta peralatan atau komponen persenjataan lainnya.

Merasa tertarik untuk melihat Indo Defence 2022 Expo & Forum? Sebelum mengikuti acara ini, pastikan Anda mendaftar terlebih dahulu melalui link https://visitorreg.id/q/IDD22.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Indo Defence 2022 Expo & Forum, Anda bisa menuju ke laman www.indodefence.com, www.indoaerospace.com, atau www.indomarine.co.

  Promosikan produk industri dalam negeri 

Pada kesempatan terpisah, Direktur Jenderal (Dirjen) Potensi Pertahanan (Pothan) Kementerian Pertahanan Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Dadang Hendrayudha berharap, pameran tersebut bisa mengenalkan sekaligus menjual banyak produk dari industri dalam negeri.

Dengan begitu, kata dia, industri dalam negeri terutama di sektor industri pertahanan bisa maju dan berkembang.

Kementerian Pertahanan melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Pothan memiliki tugas untuk membina dan mengembangkan industri pertahanan,” ujar Dadang pada acara podcast Kementerian Pertahanan beberapa waktu lalu.

Kegiatan promosi industri, menurutnya, menjadi salah satu upaya untuk mengembangkan industri pertahanan yang dimiliki Indonesia.

Dadang menjelaskan, tantangan terbesar bagi industri dalam negeri untuk dapat berkembang hingga go international adalah meningkatkan kemampuan dari segi sumber daya manusia (SDM), teknologi, serta kondisi finansial yang sehat.

Pemerintah selaku regulator telah menerbitkan kebijakan yang mendukung pengembangan industri pertahanan, seperti Undang-undang (UU) Nomor 16 tahun 2012 serta UU Cipta Kerja,” ujarnya.

  Peluang bagi Indonesia 

Pada kesempatan tersebut, Dadang menjelaskan bahwa kegiatan Indo Defence 2022 Expo & Forum merupakan salah satu upaya pihaknya untuk meningkatkan kemampuan industri pertahanan melalui kegiatan promosi produk dan jasa alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam).

Peluang untuk meningkatkan ekspor produk industri pertahanan cukup besar. Terlebih, beberapa produk alutsista kami sudah ada yang digunakan negara luar, seperti kapal laut kelas landing platform dock (LPD), pesawat angkut, dan senjata ringan,” jelasnya.

Dadang berharap penyelenggaraan kegiatan dapat berjalan dengan baik, meski saat ini terdapat konflik Rusia-Ukraina dan China-Taiwan.

Ia menilai, konflik Rusia-Ukraina serta China-Taiwan akan berpengaruh terhadap lingkungan global, termasuk penyelenggaraan berbagai internasional, seperti Indo Defence.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kegiatan Indo Defence 2022 Expo & Forum tidak hanya berupa pameran forum dan pertemuan pameran alutsista semata.

Dari acara ini sangat memungkinkan adanya komunikasi, kerja sama dan bahkan transaksi secara business to business (B2B) maupun government to government (G2G) terkait dengan produk alutsista,” ucap Dadang.

Ia mengungkapkan, Kementerian Pertahanan nantinya akan melakukan pembelian alutsista sesuai dengan rencana strategis (renstra) yang telah ditetapkan dan alokasi anggaran yang tersedia.

  ★ Kompas  

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More