blog-indonesia.com

N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

N 219

Pesawat karya anak bangsa, kerjasama BUMNIS diproduksi PT DI - Indonesia Teknologi

Drone LEN

Drone Bersenjata karya LEN - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KN Tanjung Datu 1101

KN Tanjung Datu 1101 Bakamla, kapal patroli 110m produksi PT Palindo

KRI I Gusti Ngurah Rai 332

PKR 10514 class, Kapal frigat produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KN 321 Pulau Nipah

KN Pulau Nipah 321 Bakamla, kapal 80 m produksi PT Citra Shipyard, Batam

KRI Bung Karno 369

KRI Bung Karno 369 produksi PT Karimun Anugrah Sejati

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Torani 860

Kapal patroli 40 m produksi beberapa galangan kapal di Indonesia, telah diproduksi diatas 10 unit - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

X18 Tank Boat Antasena

Tank Boat Antasena produk kerjasama PT Lundin dengan Pindad - Indonesia Teknologi

Sentry Gun UGCV

Kendaraan khusus tanpa awak dengan sistem robotik yang dirancang PT Ansa Solusitama Indonesia - Indonesia Teknologi

MT Harimau 105mm

Medium tank dengan kanon 105 mm produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Badak FSV 90mm

Kendaraan tempur dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

MLRS Rhan 122B

Kendaraan militer multilaras sistem roket Rhan 122B produksi PT Delima Jaya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

MCCV

Mobile Command Control Vehicle (MCCV) kerjasama dengan PT PT Bhinneka Dwi Persada - Indonesia Teknologi

Ganilla 2.0

Kendaraan khusus dapur lapangan produksi PT Merpati Wahana Raya - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Maung 4x4

Kendaraan taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Turangga APC 4x4

Kendaraan militer taktis produksi PT Tugas Anda dengan chassis kendaraan Ford 550 - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

ILSV

Kendaraan taktis Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) produksi PT Jala Berikat Nusantara Perkasa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Kamis, 03 November 2022

PT DI-Kemhan Teken Kontrak Tender Pesawat CN235-220

🛩 Seharga Rp 748 M, perkuat TNI AL https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHqFsPFxHSxQP2ADktdcOrRzINETskw50E8vQIDDjnse5FZlbJAv9jugRbD1S8XocvZsA2zH9HLwGKABj5Eh-F3WgrqtEXC6v3xoNdt-Fhx8GRU5QwkPC-1pzpkpXXiJ8xY139wcRHS57Y/s1600/Dirgantara+Indonesia+on+Twitter.pngIlustrasi, uji terbang CN235 PT DI

PT
Dirgantara Indonesia (PTDI) dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) menandatangani kontrak pengadaan satu unit pesawat udara (pesud) fix wing angkut/cargo CN235-220 senilai Rp 748 miliar.

Direktur Utama PT DI Gita Amperiawan dan Kepala Badan Sarana Pertahanan Marsekal Muda TNI Yusuf Jauhari meneken dokumen kontrak tersebut dengan disaksikan Presiden Joko Widodo dan Menhan Prabowo Subianto di Function Room Hall D Indo Defence 2022 Expo dan Forum, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (2/11).

"PT DI terus berkomitmen untuk dapat meningkatkan kualitas dan inovasi produk PT DI guna mendukung penguatan alutsista TNI dalam menjaga ketahanan NKRI," ujar Gita dalam keterangan yang dikutip dari Antara.

Pengadaan pesawat CN235-220 itu merupakan pesawat ketujuh yang akan digunakan TNI Angkatan Laut (AL).

Selain kontrak pengadaan tersebut, perusahaan mengupayakan sejumlah kontrak besar lain baik dari dalam maupun luar negeri.

Sejak 2013, TNI AL secara khusus telah menggunakan pesawat CN235-220 sebagai pesawat patroli maritim.

Pesawat CN235-220 telah dimodifikasi dan ditingkatkan pada seluruh avionic system dengan menggunakan teknologi terbaru full glass cockpit dan display digital terintegrasi. Komposisi tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) CN235-220 sudah mencapai 38,74 persen.

Selain CN235-220, perusahaan juga memproduksi pesawat N219 amphibi, NC212i, serta produk kolaborasi helikopter dan pesawat tempur KFX/IFX. (sfr/agt)

  🛩 CNN  

Cerita Produsen Alutsista Dalam Negeri Butuh 5 Tahun Raih Kepercayaan Paspampres

Kendati pemerintah mendorong penggunaan alutsista hasil karya anak bangsa, di lapangan tantangannya tidak gampang. [Foto: MPI/Bachtiar Rojab]

M
enteri Pertahanan Prabowo Subianto mendesak optimalisasi penggunaan alutsista buatan asli Indonesia. Namun faktanya hal itu tidaklah gampang. Salah satu produsen alustsista dalam negeri mengungkap tantangan di baliknya.

Roni, Vice Director PT Internusa Pasific Perkasa membeberkan sulitnya regulasi meski sosok Prabowo kerap meminta jajarannya untuk mencintai produk dalam negeri.

"Paling susah itu, bahan baku relatif mudah karena semua ini sistemnya cuma kamera radar, kemudian jammer ya. Yang susah dari kita itu sebenarnya regulasi," ujar Romi di gelaran Indo defence 2022, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2022).

Salah satu regulasi yang dimaksud ialah pengadaan mobil anti-drone. Mobil tersebut mensyaratkan radar yang terus memancar. Hal ini membutuhkan izin dari Kementerian Perhubungan.

"Regulasi mengenai sistem radarnya kita ini sendiri. Karena kita ini kan pemancar ya, yang sebenarnya itu harus pemancar di Indonesia. Itu harus terdaftar di departemen perhubungan untuk telekomunikasi apalagi pancarannya kita ini untuk jamming. Ada potensi risikonya, itu satu," katanya.

"Sampai saat ini izin buat jamming itu belum bisa dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan. Tapi karena kita bernaungnya dibawah militer, jadi sah-sah aja, tapi secara legal kita harus didukung sama itu," sambung Romi.

Romi menambahkan, selain regulasi, produsen dalam negeri juga kerap kebingungan terkait minimnya kepercayaan publik. Sebab, produk mancanegara kerap dianggap lebih baik dari produk lokal. "Kedua, ya itu lagi, tingkat kepercayaan untuk produk-produk lokal masih rendah lagi ya," jelasnya.

"Sebagai contoh produk ini kita jalanin 5 tahun baru akhirnya dipercaya kontrak Paspampres. Itu pun setelah barang-barang si Paspampres itu sendiri sebelumnya dari Eropa, teruskan trouble-trouble padahal kan pembeliannya dalam nilai fantastis kan," paparnya.

Padahal, kata Romi penggunaan alutsista dalam negeri banyak manfaatnya. Terlebih, dalam hal perawatan hingga pemangkasan anggaran yang tak perlu berbelit belit.

"Kalau kita, karena kita di Indonesia, kemanapun VVIP pergi, karena domisili di Indonesia, kita bisa ganti (jika ada kerusakan), kita bisa segera fiks an masalahnya. Kedua karena memang tidak ada perbedaan teknologi yang besar, ini basic nya jammer, blocker dan Radar. Jadi sebenarnya kita bisa support ini full 100% kalau kita beli produk dari luar harus ada update software, update teknologi segala macam ongkosnya terlalu besar," pungkasnya. (muh)

  sindonews  

Rabu, 02 November 2022

Presiden Apresiasi Perkembangan Industri Pertahanan Indonesia

Desain LPD PAL dengan mast baru (Lembaga KERIS)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau Pameran Indo Defence 2022 Expo & Forum yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Rabu (02/11/2022). Dalam pernyataan usai peninjauan, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi kepada industri pertahanan Indonesia yang dinilainya berkembang dengan baik.

“Perkembangannya sangat bagus sekali karena kita, sekarang kita memberikan ruang yang besar kepada swasta untuk ikut membangun industri pertahanan Indonesia, entah itu sendiri, entah kerja sama dengan industri pertahanan dari luar negeri, saya kira ini sebuah perkembangan yang sangat baik,” ujar Presiden.

Pada kesempatan itu, Presiden menekankan pentingnya untuk mengikuti perkembangan sektor pertahanan global, termasuk melonjaknya anggaran pertahanan di negara anggota NATO, Timur Tengah, dan Asia Timur, serta kemunculan teknologi-teknologi militer baru.

“Yang paling penting kita bisa mengadopsi sebanyak mungkin teknologi-teknologi baru di bidang pertahanan militer, yang paling penting itu,” ujarnya.

Fregat Arrowhead 140 (CNBC)

Selain itu, Kepala Negara juga menekankan perlunya kerja sama global guna pengembangan industri pertahanan di tanah air, salah satunya untuk dapat melakukan transfer teknologi militer terbaru.

“Saya senang tadi, sudah disampaikan oleh Direktur Utama Defend ID bahwa mereka menargetkan untuk segera bisa masuk ke 50 perusahaan pertahanan kelas dunia. Tentu saja dengan produk-produk yang kita miliki sekarang harus dikembangkan sebaik mungkin,” imbuhnya.

Terakhir, Presiden menyampaikan apresiasi terhadap penyelengaraan Pameran Indo Defence 2022 Expo & Forum yang dinilainya bermanfaat untuk mempromosikan alat utama sistem pertahanan (alutsista) buatan dalam negeri.

“Ini saya melihat bagus untuk promosi, juga utamanya produk peralatan pertahanan dan keamanan,” pungkasnya.

Tank Harimau yang dibuat PT Pindad bersama FNSS Turkiye (Kabar 24)

Sebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyampaikan komitmen untuk mendorong kemandirian Indonesia di sektor pertahanan dan keamanan.

“Indonesia berkomitmen untuk selalu terbuka dalam hubungan eksternal dengan semua negara, menjalankan diplomasi pertahanan, serta meningkatkan kekuatan pertahanan dengan mengembangkan alutsista buatan dalam negeri, misi pertahanan Indonesia kepada dunia, serta mendorong dan memajukan industri pertahanan menuju kemandirian, pemenuhan alpalhankam [alat peralatan pertahanan dan keamanan],” kata Prabowo.

Gelaran Indo Defence 2022 Expo & Forum ini, kata Prabowo, bertujuan untuk menciptakan peluang usaha dan pertukaran teknologi antarnegara.

“Tema Indo Defence 2022 adalah Peace, Prosperity, Strong Defence, yaitu perdamaian, kesejahteraan, dan pertahanan kuat,” ujar Menhan.

Replika pesawat N219 Amfibi dipamerkan di booth PT Dirgantara Indonesia di Pameran Indo Defense Expo & Forum 2022 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Rabu (2/11/2022). (Tribunnews)

Pemeran Indo Defence tahun ini dibagi menjadi tiga, yaitu Indo Defence Expo & Forum di Kemayoran; Indo Marine Expo & Forum di Pondok Dayung, Jakarta; dan Indo Aerospace Expo & Forum di Halim Perdanakusuma. Sebanyak 905 perusahaan yang terdiri dari 158 perusahaan dalam negeri dan 747 perusahaan luar negeri dari 59 negara hadir menjadi peserta dalam pameran alutsista ini. Selain itu, turut hadir stakeholders di bidang keamanan dari sejumlah negara sahabat.

“Perwakilan delegasi hadir dari 31 negara, menteri pertahanan dan wakil menteri pertahanan, dan panglima-panglima pasukan pertahanan dari luar negeri adalah sebanyak 21 pejabat,” kata Prabowo.

Turut mendampingi Presiden Jokowi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Sejumlah INS Vikrant. (pwn/rds)

 ⚓️ 
Setkab  

PT PAL Indonesia Pimpin Galangan Kapal Nasional dalam Proyek Refurbishment Kapal Perang

⚓️ Sebanyak 41 kapal perang yang akan diperbaiki guna memenuhi Minimum Essential Force (MEF) Presiden RI Bapak Joko Widodo bersama Menteri Pertahanan RI Bapak Prabowo dan jajaran menyaksikan penandatanganan MoU Proyek Refurbishment kapal perang pada 02 November 2022. Sumber: Dokumentasi perusahaan [PAL Indonesia]

Indonesia sebagai negara maritim dengan kekuatan pertahanan laut yang cukup besar, erat kaitannya dengan program refurbishment terhadap armada kapal perang, guna mendukung performa maksimal TNI dalam menjalankan fungsi operasi khususnya TNI AL. DEFEND ID melalui PT PAL Indonesia sebagai industri pertahanan bidang matra laut dan PT Len Industri (Persero) selaku induk holding, berkomitmen menjawab kebutuhan tersebut dengan melakukan kerjasama dengan Kementerian Pertahanan RI.

Disaksikan oleh Presiden Joko Widodo di area utama pameran IndoDefense 2022, CEO PT PAL Indonesia Bapak Kaharuddin Djenod dan Bapak Bobby Rasyidin CEO PT Len Industri (Persero) melakukan penandatanganan kontrak refurbishment kapal perang dengan Kepala Badan Sarana Pertanahan (Kabaranahan) Kementerian Pertahanan RI Marsda TNI Yusuf Jauhari.

Sebanyak 41 kapal perang yang akan diperbaiki guna memenuhi Minimum Essential Force (MEF). Karena waktu yang dibutuhkan untuk melakukan refurbishment ini cukup singkat, sehingga pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Pertahanan RI memberikan kepercayan kepada PT PAL sebagai lead integrator“ ungkap Bapak Kaharuddin Djenod.

Program refurbishment sendiri memiliki nilai yang sangat strategis dan krusial, utamanya dalam mendukung keberhasilan tugas TNI AL. Didalamnya terdapat berbagai macam jenis kapal mulai dari Fast Patrol Boat (FPB) Class, Parchim Class, Corvet Fatahillah Class, PKR Class, KCR Class, Sigma Class dan MRLF Bung Tomo Class.

Peran PAL sebagai lead integrator sendiri tidak sebatas menjadi kontraktor tunggal. Lebih jauh lagi, agar PAL dapat menggali potensi-potensi industri maritim yang ada di Indonesia. Karena itu PAL juga berperan sebagai coordinator bagi galangan-galangan kapal yang ada di Indonesia untuk bersama-sama mensukseskan program pemerintah ini” tambah CEO PT PAL Indonesia selepas penandatangan kontrak.

Dalam pelaksanaannya, PT PAL Indonesia sebagai lead integrator galangan kapal nasional, akan memimpin dan bekerja sama dengan 9 (sembilan) galangan kapal di seluruh Indonesia atas persetujuan Kementerian Pertahanan RI. Dengan skema multi years, proyek refurbishment terdiri dari ship conversion, dan direncanakan akan ada pemasangan rudal surface to surface missile (SSM) serta penambahan senjata yang terintegrasi dalam Combat Management System (CMS) maupun repowering guna mengembalikan fungsi asasi dan meningkatkan performa sebagai kapal kombatan utama. Selain itu bagi armada kapal perang sejenis KCR maupun PKR juga akan dilakukan upgrade sistem navigasi dan komunikasi.

Melalui program refurbishment diharapkan dapat memberikan nilai tambah baik secara materil maupun strategis, tidak hanya bagi PT PAL Indonesia selaku lead integrator namun juga bagi galangan kapal nasional yang telah ditunjuk. Seperti yang telah diketahui, dengan kepercayaan pemerintah terhadap industri pertahanan nasional akan memberi dampak ekonomi yang signifikan.

Dengan implementasi IM4 di PT PAL saat ini, akan memberi manfaat yang siginifikan dalam kelangsungan proyek-proyek, termasuk dalam proyek refurbishment ini. Sehingga PAL bersama LEN dan Kementerian Pertahanan selaku user dapat memantau secara real time progres dari proyek yang sedang berlangsung” tutup Bapak Kaharuddin.

Sebagai industri pertahanan maritim yang berkaitan erat dengan industri komponen pendukung, secara langsung akan menggerakan ekonomi dari level mikro hingga level makro.

Diharapkan dengan adanya holding BUMN Industri Pertahanan DEFEND ID) ini, akan meningkatkan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) menjadi 50% untuk teknologi-teknologi kunci dan untuk menjadi industri 50 besar di dunia dalam bidang industri pertahanan pada tahun 2024,” ujar Menteri Pertahanan RI Bapak Prabowo Subianto saat peluncuran DEFEND ID April 2022 silam.

 ⚓️ 
PAL Indonesia  

Presiden Jokowi Bersama Menhan Prabowo Kunjungi Indo Defence 2022

Booth PAL

Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto, mendampingi Presiden RI Joko Widodo yang mengunjungi Pameran Industri Pertahanan (Indhan) terbesar di Asia Tenggara, Indo Defence 2022 Expo & Forum, di JIexpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (2/10).

Saat mengunjungi pameran, Presiden bersama Prabowo dan sejumlah pejabat negara lainnya, mendengarkan penjelasan penyelenggaraan Pameran Indhan serta berkesempatan melakukan kunjungan dan berinteraksi ke sejumlah stan peserta pameran.

Dalam keterangannya kepada media usai melaksanan kunjungan, Presiden RI Joko Widodo menyatakan bahwa dari paparan yang diterima, industri pertahanan dalam negeri BUMN dan swasta berkembang sangat bagus karena pemerintah telah memberikan ruang yang luas kepada swasta untuk ikut membangun industri pertahanan Indonesia.

Saya kira ini sebuah perkembangan yang sangat baik dan yang paling penting kita bisa mengadopsi sebanyak mungkin teknologi-teknologi baru di bidang pertahanan militer. Yang paling penting itu,” ujar Presiden.

Berbagai produk pertahanan buatan DEFEND ID ditampilkan dalam pameran ini. Sebut saja Len Industri yang menampilkan radar, intercome, E-Tactical Bike hingga Combat Management System.

Design kapal (teraflux)

PT Dirgantara Indonesia memamerkan pesawat N219 Amphibi dan beragam jenis pesawat lainnya yang diproduksi di Bandung antara lain CN235-220, NC212i, UAV MALE “Elang Hitam”, serta produk kolaborasi helikopter dan pesawat tempur KFX/IFX. PTDI juga menghadirkan Pesawat N219 dan CN235 FTB di area static display di Bandar Udara Halim Perdanakusuma.

Sementara itu, matra laut yang diwakili PT PAL Indonesia menunjukkan berbagai jenis kapal perang, mulai dari LPD 163M, KCR generasi baru, Kapal Rumah Sakit, Perusak Kawal Rudal, Frigate, hingga Kapal Selam tanpa awak (Autonomous). Dari matra darat PT Pindad menampilkan ragam produk senjata & munisi mulai dari SS2-V5 A1, SS Amphibious hingga simulator senjata “Pasupati”.

PT Pindad juga menghadirkan berbagai kendaraan tempur yaitu Medium Tank Harimau, Badak 6×6 hingga kendaraan taktis Maung yang didemonstrasikan secara langsung di area outdoor.

Dan terakhir, PT DAHANA hadir dengan beragam produk energetic materialnya seperti roket dan kendaraan peluncurnya, bom pesawat tempur, Senjata Lawan Tank, Manpads hingga drone pintar bernama RAJATA.

Hingga kini, DEFEND ID terus bergerak melakukan berbagai inovasi dan kolaborasi untuk mendukung kemandirian Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) nasional, berkontribusi dalam meningkatkan nilai Tingkat Kandungan Dalam Negeri, menjadi pemain utama di rantai pasok industri pertahanan dunia, serta menjadi Top Global 50 Defence Company.

Selain mengunjungi sejumlah venue peserta Indo Defence, Presiden RI Joko Widodo bersama Menhan RI Prabowo Subianto serta para pendamping lainnya, juga berkesempatan menyaksikan live demo yang menampilkan kemampuan prajurit TNI dan kendaraan produksi dalam negeri dalam satu operasi militer. (*)

 ⚓️ 
Head Line Bogor  

[Video] Live Demonstrasi "Indo Defence 2022"

 Dipublikasikan Kemhan RI 
Video demonstrasi pertunjukan alutsista pada pameran Indo Defense 2022 di Kemayoran, Jakarta.


  ★ Youtube  

PLN Resmikan Dua PLTS

  Jelang KTT G20 PLTS Hybrid di Nusa Penida, Klungkung, Bali dengan kapasitas 3,5 megawatt peak (MWp) yang terbentang di atas lahan seluas 4,5 hektare menjadi salah satu icon showcase transisi energi dalam pertemuan KTT G20. (ANTARA/HO-Humas PLN)

PT PLN (Persero) meresmikan pengoperasian dua proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan 33 solar photovoltaic Rooftop (PLTS atap) di gedung PLN Grup menjelang showcase transisi energi dalam pertemuan KTT G20 di Badung, Bali.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo di Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa dalam rangkaian acara Energy Transition Day memamerkan dua proyek PLTS yang masuk ke dalam sistem kelistrikan di Bali tersebut sebagai wujud komitmen Indonesia bahwa penyelenggaraan tertinggi pertemuan G20 dipasok dari energi bersih.

"Kami mengoperasikan dua PLTS yang artinya, dalam penyelenggaraan KTT G20 ini, Bali dipasok listrik bersih dan sebagai wujud komitmen nyata Indonesia dalam mendukung transisi energi yang menjadi poin pembahasan penting dalam KTT G20," kata Darmawan.

Ia menjelaskan dua PLTS tersebut adalah PLTS Hybrid di Nusa Penida dengan kapasitas 3,5 megawatt peak (MWp) yang terbentang di atas lahan seluas 4,5 hektare. PLTS ini ditambahkan Battery Energy Storage System (BESS) dengan kapasitas 1,84 megawatt hour (MWh) untuk menjaga keandalannya.

"Artinya PLTS ini bisa secara signifikan mengurangi pemakaian BBM yang selama ini berlangsung," kata Darmawan.

Selain itu, PLN juga meresmikan pengoperasian PLTS Apung Muara Tukad dengan kapasitas 100 kilowatt peak (KWp) yang terletak di bibir pantai Kuta seluas 350 meter persegi.

PLN juga memasang PV Rooftop di 33 lokasi gedung PLN Grup dengan total kapasitas 890,55 kiloWatt peak (kWp).

Darmawan Prasodjo mengatakan langkah PLN tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah Provinsi Bali yang menggalakkan solar PV rooftop sebagai wujud upaya Bali menjadi Provinsi yang ramah lingkungan.

"Pengoperasian PLTS ini menunjukkan kesiapan PLN mengawal transisi energi Indonesia untuk mencapai target bauran energi dan net zero emission di 2060, serta wujud komitmen perseroan terhadap prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan," kata dia.

Gubernur Bali I Wayan Koster yang juga hadir dalam acara Energy Transition Day, Selasa di Nusa Dua, Badung, Bali, mengapresiasi langkah PLN dalam melakukan transisi ke energi yang lebih bersih.

"Program PLN ini harus kita dukung. Dukungan infrastuktur untuk energi bersih yang dilakukan PLN harus terus didorong. Memang transisi ini tidak bisa dilakukan sendiri, kita semua harus berkolaborasi," kata dia.

Koster juga menegaskan Bali sebagai destinasi wisata internasional mendukung penuh rencana pemerintah dan PLN dalam mencapai target net zero emission. Untuk itu, Bali saat ini memiliki kebijakan daerah untuk bisa mendukung hal ini.

"Kami mempunyai RUED dan kebijakan agar ke depan Bali bisa menjadi wilayah yang mandiri energi. Artinya, Bali ingin menjadi provinsi yang sepenuhnya dipasok dari listrik berbasis EBT, sehingga bisa mendukung ekosistem Bali yang bersih dan juga mandiri secara energi," kata Wayan Koster.

  ♔
antara  

Selasa, 01 November 2022

Komitmen Airbus Membangun Bisnis Aerostruktur di Indonesia

✈️Ilustrasi C295 TNI AU [TNI AU]
Airbus menyebut Indonesia sebagai mitra penting dan pihaknya berkomitmen penuh untuk mendukung pertumbuhan sektor kedirgantaraan, baik militer maupun sipil, di Indonesia.

Demikian ditegaskan oleh Head of Asia-Pacific Airbus Defence Space Johan Pelissier dalam Airbus Media Roundtable jelang penyelenggaraan Indo Defence 2022 Expo & Forum, di Hotel Grand Haytt, Jakarta, Selasa (1/11).

Salah satu komitmen Airbus tersebut direalisasikan melalui penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan salah satu perusahaan BUMN industri pertahanan Indonesia, PT Dirgantara Indonesia (PTDI) perihal pembangunan bisnis aerostruktur untuk komponen pesawat dan MRO (Maintenance, Repair, Overhaul).

Tujuannya adalah kami inging membantu PTDI untuk dapat mendukung dan meningkatkan bisnis aerostruktur mereka, memperkuat daya saing global PTDI dalam manufaktur aerostruktur untuk platform helikopter and military fixed wings, sehingga mereka dapat menjadi bagian dari rantai pasokan global,” jelas Johan.

Helikopter H225 (PTDI)

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa MoU yang telah ditandatangani pada September 2022 tersebut mencerminkan ambisi bersama antara Airbus dan PTDI untuk melanjutkan kerja sama yang telah terjalin selama ini dan mendukung pertumbuhan ekosistem kedirgantaraan yang stabil.

Pendapat senada disampaikan Vincent Dubrule, Head of Asia-Pacific Airbus Helicopters yang mengungkapkan bahwa pihaknya dengan senang hati membantu PTDI dalam upaya meningkatkan kemampuan ini. “Harapannya pada minggu ini akan ada MoU kedua untuk bidang MRO, yang merupakan susulan dari kesepakatan yang sudah disepakati untuk bidang Aerostruktur,” jelasnya.

Selain itu, kemitraan strategis yang telah terjalin antara Airbus dengan Indonesia antara lain program gabungan dengan PTDI dalam hal perakitan pesawat angkut militer, serta produksi empennage dan badan pesawat bagian belakang C295, tailboom dan badan pesawat utama untuk helikopter H225. (yas)
 

 
Indonesia Defense  

Alutsista Produk Dalam Negeri dari Tiga Matra Akan Tampil di Indo Defence 2022

Sejumlah ranpur produksi PIndad di pameran Indo Defence 2022 Kemayoran, Jakarta (Lembaga KERIS)

Kementerian Pertahanan RI kembali menggelar pameran pertahanan internasional terbesar se-Asia Tenggara, Indo Defence 2022 Expo & Forum.

Event akbar yang mengusung tema "Peace, Prosperty, Strong" ini akan diselenggarakan di JI Expo Kemayoran Jakarta pada 2-5 November 2022.

Dalam event ini akan ditampilkan berbagai produk persenjataan canggih produksi dalam negeri dari tiga matra.

Berbagai produk pertahanan buatan Holding BUMN Industri Pertahanan (DEFEND ID) akan ditampilkan dalam pameran ini.

Sebut saja Len Industri yang akan menampilkan radar, intercome, E-Tactical Bike hingga Combat Management System.

PT Dirgantara Indonesia akan memamerkan pesawat N219 Amphibi dan beragam jenis pesawat lainnya yang diproduksi di Bandung antara lain CN235-220, NC212i, UAV MALE "Elang Hitam", serta produk kolaborasi helikopter dan pesawat tempur KFX/IFX.

PTDI juga akan menghadirkan Pesawat N219 dan CN235 FTB di area static display di Bandar Udara Halim Perdanakusuma.

MT Harimau di pameran Indo Defence 2022 Kemayoran, Jakarta (@CEM_ALTINISIK)

Sementara itu, matra laut yang diwakili PT PAL Indonesia akan menunjukkan berbagai jenis kapal perang, mulai dari LPD 163M, KCR generasi baru, Kapal Rumah Sakit, Perusak Kawal Rudal, Frigate, hingga Kapal Selam tanpa awak (Autonomous).

Dari matra darat PT Pindad akan menampilkan ragam produk senjata & munisi mulai dari SS2-V5 A1, SS Amphibious hingga simulator senjata "Pasupati".

PT Pindad juga menghadirkan berbagai kendaraan tempur yaitu Medium Tank Harimau, Badak 6x6 hingga kendaraan taktis Maung yang didemonstrasikan secara langsung di area outdoor.

Dan terakhir, PT DAHANA hadir dengan beragam produk energetic materialnya seperti roket dan kendaraan peluncurnya, bom pesawat tempur, Senjata Lawan Tank, Manpads hingga drone pintar bernama RAJATA.

Secara khusus, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada pimpinan industri pertahanan dalam negeri sebagai persiapan mengikuti pameran tersebut pada 27 Oktober 2022 di Aula Bhineka Tunggal Ika Kemhan RI Jakarta.

Pertemuan ini dihadiri pula oleh para pimpinan Holding DEFEND ID yang beranggotakan PT Len Industri (Persero) sebagai induk holding, PT Dirgantara Indonesia, PT PAL Indonesia, PT Pindad dan PT DAHANA.

Menurut Direktur Bisnis dan Kerjasama PT Len Industri (Persero) Wahyu Sofiadi, untuk pertama kalinya setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 22 April lalu, Holding BUMN industri pertahanan DEFEND ID hadir dalam pameran Indo Defence 2022 Expo & Forum.

VAB Mk3 dari Perancis dengan logo Pindad di pameran Indo Defence 2022 Kemayoran, Jakarta (@Jatosint)

Pameran internasional ini tentunya sangat penting, selain menjadi etalase kemampuan teknologi pertahanan dalam negeri juga menjadi momentum untuk menjalin kerjasama dengan mitra-mitra strategis pertahanan,” ungkap Wahyu Sofiadi seperti dikutip dari laman bumn.go.id.

Sementara itu, Direktur Teknologi & Pengembangan PT DAHANA sekaligus Ketua Pelaksana Pameran DEFEND ID Suhendra Yusuf RPN mengatakan, Paviliun DEFEND ID nantinya akan berada di Hall A-279 JI Expo Kemayoran.

Selain memamerkan produk pertahanan, dalam pameran tersebut juga akan dilaksanakan beberapa agenda lainnya seperti penandatanganan kontrak Kerjasama courtesy call, dan DEFEND ID Talk.

Dan tidak kalah menariknya akan ada demo produk dari Pindad dan Dirgantara Indonesia di Pondok Duyung dan Halim Perdana Kusumah,
” terang Suhendra.

Suhendra menambahkan, penandatangan kontrak antara DEFEND ID dengan mitra rencananya akan disaksikan oleh Presiden Jokowi dan beberapa menterinya pada hari pembukaan pameran, 2 November 2022 di Sharing Area Paviliun DEFEND ID.

Selain itu, panitia juga menggelar pertemuan pimpinan perusahaan DEFEND ID dengan perbankan, khususnya HIMBARA terkait peluang potensi kerjasama investasi di DEFEND ID.

Hingga kini, DEFEND ID terus bergerak melakukan berbagai inovasi dan kolaborasi untuk mendukung kemandirian Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) nasional, berkontribusi dalam meningkatkan nilai Tingkat Kandungan Dalam Negeri, menjadi pemain utama di rantai pasok industri pertahanan dunia, serta menjadi Top Global 50 Defence Company.

  Diikuti 905 industri Pertahanan 
Rafale, A330 MRTT, Black Hawk, sudah mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma siang ini. (Roni Sontani)

Sebanyak 905 industri pertahanan dari 60 negara akan meramaikan pameran Indo Defence 2022 Expo & Forum di Jakarta, 2-5 November.

Pameran berskala internasional ini akan mencakup tiga komponen pertahanan, yakni darat, laut, dan udara.

Sementara, lokasi lokasi pameran digelar di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Pangkalan TNI Angkatan Laut Pondok Dayung, dan Apron Selatan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma.

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengatakan, dari seluruh partisipan Indo Defence, 155 di antaranya merupakan industri pertahanan dari dalam negeri.

Sisanya dari luar negeri. Jadi lebih banyak dari luar negeri yang hadir di sini,” kata Prabowo di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta, Kamis (27/10/2022) seperti dikutip dari kompas.com.

Adapun pameran Indo Defence kali ini mengangkat tema “Peace, Prosperity, Strong Defence”. Prabowo menjelaskan, pesan dari tema tersebut tak lain adalah perdamaian dan kemakmuran sulit tercapai tanpa adanya dukungan pertahanan yang kuat oleh suatu negara.

Jadi perdamaian harus didampingi oleh pertahanan kuat. Pertahanan ibarat asuransi, kita punya mobil yang bagus tanpa asuransi, ini sulit di dunia modern,” ujar Prabowo.

Prabowo menambahkan, pameran Indo Defence 2022 seharusnya dapat terlaksana pada tahun 2020.

Akan tetapi, pada periode tersebut, Indonesia sedang dilanda pandemi Covid-19 yang mengharuskan rencana pameran tersebut harus ditunda untuk sementara waktu.

Ini seharusnya kita lakukan 2020, tapi karena pandemi kita tunda hingga 2021, masih Covid-19. Lalu kita tunda lagi sampai 2022 ini, kita lihat ada kemajuan dan pandemi di Indonesia sudah terkendali dan sudah menuju ke endemi,” imbuh dia.


  Tribunnews  

TNI AL Akan Tampilkan Alutsista Produk Lokal

⚓️ Di Pondok Dayung, Jakarta KRI dr. Wahidin Sudirohusodo (WASH) – 991 [TNI AL]

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono Senin, (31/10), mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto meninjau kesiapan Pondok Dayung Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang akan menjadi salah satu lokasi pelaksanaan pameran Indo Defence khususnya Naval Ship Display pada event Expo & Forum Tahun 2022 yang akan digelar 2 hingga 5 November 2022 mendatang.

Salah satu Alutsista yang akan ditampilkan adalah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Wahdin Sudirohusodo (WSH) – 991, Kapal Bantu Rumah Sakit yang merupakan karya anak bangsa buatan PT. PAL Indonesia.

Menhan didampingi Kasal berkesempatan meninjau KRI yang diserahkan dan diresmikan masuk ke jajaran TNI AL pada tanggal 12 Januari 2022 lalu dan beroperasi di wilayah kerja Armada III yakni Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan berpangkalan utama di Sorong Provinsi Papua Barat.

Selain KRI Wahidin Sudirohusodo-991, Kasal bersama Menhan RI juga meninjau alutsista lainnya seperti KRI Golok-688, KRI Tombak-629, Tank Boat Antasena serta 2 Unit Sea Rider Kopaska yang juga akan dipamerkan dan ikut ambil bagian dalam Naval Ship Display.

KRI Tombak-629

Dalam kegiatan Indo Deffence tahun 2022 akan dilaksanakan di tiga tempat yang berbeda yakni Indo Marine di laksanakan di Pondok Dayung, Jakarta Utara dan Indo Aero Space di Halim Perdana Kusuma Jakarta Timur serta International Exhibition di JIExpo Kemayoran Jakarta.

Indo Defence sendiri adalah pameran industri pertahanan (Inhan) yang digelar oleh Kementrian Pertahanan berkolaborasi dengan lebih dari 900 perusahaan bidang inhan yang akan terlibat, baik inhan dalam negeri maupun inhan luar negeri dari 59 negara.

Turut serta dalam peninjauan tersebut Wamenhan, Dirjen Pothan, Wakasal, Panglima Koarmada RI beserta sejumlah pejabat utama TNI dan TNI AL dengan suguhan kemampuan personel TNI AL diantaranya uji keterampilan Panjat Tebing Pasukan Khusus Kopaska, Bela Diri Militer dan Latihan Dayung.

 ⚓️ 
Pelopor Wiratama  

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More