blog-indonesia.com

N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

N 219

Pesawat karya anak bangsa, kerjasama BUMNIS diproduksi PT DI - Indonesia Teknologi

Drone LEN

Drone Bersenjata karya LEN - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KN Tanjung Datu 1101

KN Tanjung Datu 1101 Bakamla, kapal patroli 110m produksi PT Palindo

KRI I Gusti Ngurah Rai 332

PKR 10514 class, Kapal frigat produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KN 321 Pulau Nipah

KN Pulau Nipah 321 Bakamla, kapal 80 m produksi PT Citra Shipyard, Batam

KRI Bung Karno 369

KRI Bung Karno 369 produksi PT Karimun Anugrah Sejati

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Torani 860

Kapal patroli 40 m produksi beberapa galangan kapal di Indonesia, telah diproduksi diatas 10 unit - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

X18 Tank Boat Antasena

Tank Boat Antasena produk kerjasama PT Lundin dengan Pindad - Indonesia Teknologi

Sentry Gun UGCV

Kendaraan khusus tanpa awak dengan sistem robotik yang dirancang PT Ansa Solusitama Indonesia - Indonesia Teknologi

MT Harimau 105mm

Medium tank dengan kanon 105 mm produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Badak FSV 90mm

Kendaraan tempur dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

MLRS Rhan 122B

Kendaraan militer multilaras sistem roket Rhan 122B produksi PT Delima Jaya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

MCCV

Mobile Command Control Vehicle (MCCV) kerjasama dengan PT PT Bhinneka Dwi Persada - Indonesia Teknologi

Ganilla 2.0

Kendaraan khusus dapur lapangan produksi PT Merpati Wahana Raya - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Maung 4x4

Kendaraan taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Turangga APC 4x4

Kendaraan militer taktis produksi PT Tugas Anda dengan chassis kendaraan Ford 550 - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

ILSV

Kendaraan taktis Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) produksi PT Jala Berikat Nusantara Perkasa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Jumat, 25 November 2016

✬ Spesifikasi 2 Unit Helikopter Tempur dari PTDI

✬ Empat unit sisanya akan diserahkan paling lambat awal tahun 2017 ✬ Kementrian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia menerima dua helikopter tempur Full Combat SAR Mission EC-725 dari PT Dirgantara Indonesia (PTDI) di hanggar final assy Fixed wing PTDI, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Jumat, (25/11/2016).

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menerima dua helikopter tempur Full Combat SAR Mission EC-725 dari PT Dirgantara Indonesia (PTDI) di hanggar final assy fixed wing PTDI, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Jumat (25/11/2016).

Dua helikopter tersebut diterima langsung oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dari Direktur Utama PTDI Budi Santoso.

"Kami serahkan dua unit heli EC-725 Full Combat SAR Mission ini kepada pihak kementrian Pertahanan. Heli ini dapat digunakan untuk berbagai misi seperti troop transport, SAR dan digunakan untuk bertempur karena dilengkapi oleh persenjataan," kata Budi Santoso dalam sambutannya, Jumat pagi.

Budi menambahkan, selain untuk pertempuran, helikopter EC-725 merupakan pesawat yang cocok dipakai untuk kebutuhan evakuasi.

"Helikopter ini dilengkapi light spectrograph dan hoist (derek) untuk mencari dan mengevakuasi korban serta dilengkapi forward looking infrared camera untuk mendukung operasional segala medan dan kondisi," tambah dia.

pt-di-25112016-3Hanggar Helikopter PT DI. (Haryadi Dwi)

Selain itu, helikopter EC-725 ini juga terbilang canggih karena mampu mendarat darurat di perairan.

"Heli ini memiliki pelampung bagian bawah untuk kondisi emergency yang mengharuskan mendarat di perairan. Pelampung dapat berkembang secara otomatis dalam kondisi emergensi dengan kecepatan pesawat 150 knot," tuturnya.

Dengan kabin yang luas dan fleksibel, helikopter EC-725 mampu mengangkut 29 orang personel atau beban maksimal 11 ton.

"Memiliki feasibility (kemungkinan) untuk melihat ke bawah dan ke samping," ucapnya.

Di tempat yang sama, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan, dua helikopter ini selesai terlebih dahulu. Kemenhan memesan enam unit helikopter serupa untuk menambah kekuatan TNI Angkatan Udara.

"Empat unit (sisanya) akan diserahkan paling lambat awal tahun 2017. Kementrian pertahanan mengucapkan terima kasih kepada seluruh staff PTDI yang mempunyai komitmen kuat untuk menyelesaikan pesanan Kemenhan sesuai waktu yang disepakati," ungkapnya.

  Kompas  

[Foto] CN235 & EC 725

⍟ Produk PT Dirgantara IndonesiaHari ini PT Dirgantara Indonesia menyerahkan 2 unit helikopter EC 725 Cougar dan 4 unit lainnya menyusul pada awal tahun 2017. Pesanan yang tertunda ini akhirnya resmi diserahkan kepada menhan di Bandung, Jawa Barat.

[​IMG]
Menhan Terima Dua Helikopter Produksi PTDI

Helikopter EC725 yang ditenagai mesin ganda Turbomeca Makila 2A1 mampu mengangkut 29 awak, bisa terbang sejauh 723 mil laut, kecepatan jelajah 141 knot. Tambahan helikopter ini akan digunakan Skadron Udara 8 di Bogor. [detik]
PTDI Kirim Pesawat CN235-220M Pesanan Kepolisian Kerajaan Thailand
PTDI Kirim Pesawat CN235-220M Pesanan Kepolisian Kerajaan Thailand

Pada waktu yang sama, PT DI juga memamerkan pada menhan pesawat CN235 Multipurpose Aircraft pesanan Polisi Thailand. Bedanya pesawat ini mengadopsi multifungsi dan dapat diubah sesuai kebutuhan user. [detik]
  Garuda Militer  

✮ PTDI Kirim Pesawat CN235-220M Pesanan Polisi Thailand

Ferry flight ke ThailandPesawat CN235-220M Multi Purpose Aircraft buatan PT Dirgantara Indonesia yang dipesan oleh Royal Thai Police (RTP). [KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA]

PT Dirgantara Indonesia melakukan kirim terbang atau ferry flight satu unit pesawat terbang tipe CN235-220M Multi Purpose Aircraft dari Bandara Husein Sastranegara Bandung ke Bandara Hat Yai, Thailand, Jumat (25/11/2016).

Pesawat CN235-220M ini adalah pesanan Royal Thai Police (RTP). Sabtu (26/11/2016) besok, pesawat ini akan diterbangkan kembali ke bandara Internasional Don Muang, Bangkok, Thailand, dan selanjutnya pesawat akan menjalani final acceptance oleh Royal Thai Police selaku end user.

"Pembelian CN235-220 ini menambah jumlah pesawat terbang yang terbang di udara Thailand karena sebelumnya dua unit CN235-220 telah digunakan oleh MoAC Thailand," kata Direktur Utama PTDI Budi Santoso dalam keterangan pers yang dikeluarkan PTDI, Jumat pagi.

Penandatanganan kontrak pengadaan satu ini pesawat terbang CN235-220M ini telah dilaksanakan pada 19 September 2014 antara PTDI dan Thai Aviation Industries Co., Ltd.

Budi menambahkan, pesawat terbang CN235-220M ini dapat berfungsi sebagai angkutan VIP, troop transport, medical evacuation, passanger transport, dan kargo yang dapat dimanfaatkan bergantian sesuai kebutuhan RTP.

Pesawat ini juga dilengkapi pintu depan yang bisa dipakai sebagai pintu masuk dan keluar untuk tamu VIP atau VVIP.

"Terdapat juga pintu belakang khusus yang dibuka ke arah dalam dan cukup besar untuk dipakai operasi terjun payung," kata dia.

Ramp door diberikan di pesawat ini untuk jalur keluar masuk barang yang ukurannya cukup besar untuk satu kendaraan kecil.

  Kompas  

✮ PTDI Akhirnya Serahkan Heli Sarpur Cougar

⍟ Tertunda LamaHari ini (25/11/2016) PT Dirgantara Indonesia (PTDI) menyerahkan dua unit helikopter SAR Tempur EC725/H225M Cougar kepada TNI AU. Penyerahan dihadiri langsung oleh Menhan Ryamizard Ryacudu, Dirut PTDI Budi Santoso, dan beberapa perwakilan TNI AU.

Saya bangga kepada PTDI, ini juga sebuah pencapaian PTDI bisa menyelesaikan seluruh pesanan dengan baik,” ujar Ryamizard.

Selanjutnya, heli Cougar ini akan dioperasikan oleh Skadron 8 yang berada di Lanud Atang Sendjaja, Bogor. TNI AU sendiri telah memesan total 6 unit heli Cougar.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjsQbYqvhiAKxdCvLgPDf9ehyphenhyphenLWQpW0VYc66ae50Acit2e4hLFLi9g7VvITqZKFfJJq2IlCFqhlZm9B_aa_37l6016tAPvk8c4tcwvtR4JjB7AUNaCwqlL4EHlSa2oo7nAzdLolo4eooTIK/s1600/ec725.jpgSebelumnya beredar kabar Cougar akan menggantikan heli Puma. Namun setelah serah terima ini, rencananya Cougar akan menambah kekuatan di Skadron 8, dan bukan menggantikan peran Puma.

Selain menyerahkan EC725/H225M Cougar, PTDI hari ini juga akan menerbangkan satu unit CN235 ke Thailand. Pesawat angkut tersebut merupakan pesawat yang dipesan oleh Kepolisian Thailand (Royal Thai Police).

Author: Remigius Septian

  Angkasa  

Kekuatan Maritim Dunia Ikuti Marintec Indonesia 2016

President Director PT UBM Pameran Niaga Indonesia Christopher Eve, Sekretaris Deputi Bidang Infrastruktur, Kemenko Maritim, Arif Racman, dan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pelayaran Nasional Johnson W. Sutjipto, berbincang dengan peserta Pameran Marintec Indonesia 2016 di Jakarta, Rabu (23/11). (SHNet/Job Palar)

Sebanyak 120 peserta dari berbagai kekuatan maritim di Asia dan Eropa mengikuti pameran Marintec Indonesia 2016 di Jakarta, 23-25 November 2016. Pameran bertaraf internasional ini tercatat diikuti negara-negara seperti Korea, Jepang, India, Taiwan, China, Belgia, Australia, Jerman, Singapura, Inggris, Panama, dan Indonesia.

Kami sangat bangga dapat menghadirkan pameran ini ke Indonesia untuk kedua kalinya. Industri maritim kini tengah menjadi perhatian utama dari pemerintah Indonesia,” kata President Direktur PT UBM Pameran Niaga Indonesia Christopher Eve saat pembukaan pameran di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (23/11).

Marintec Indonesia 2016 dihadirkan untuk menjadi medium komunikasi global bagi para pemimpin dan profesional industri maritim untuk saling bertemu, bertukar pikiran dan informasi mengenai perkembangan dan potensi industri maritim, seperti pelengkapan kelautan, teknologi perkapalan, penyediaan chandlery, pelayanan maritim,” kata Eve lagi.

Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Infrastruktur, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Ir. Arif Racman, MSc, mewakili Menko Kemaritiman Republik Indonesia turut secara resmi membuka pameran dan konferensi maritim Marintec Indonesia 2016.

Selama tiga hari penyelenggaraan, Marintec Indonesia 2016 terdiri dari pameran, konferensi kaliber tinggi, seminar teknis, business matchmaking platform untuk mengatur pertemuan peserta pameran dan pengunjung, serta acara networking.

Di bagian konferensi akan menghadirkan tokoh-tokoh maritim terkemuka mulai dari pemilik kapal, pembuat kapal, pemerintah, dan pembicara dari komunitas maritim internasional. Pada seminar teknis akan membahas presentasi dari para pakar mengenai perkembangan terkini atas produk dan teknologi kemaritiman.

Turut diselenggarakan pula Forum Temu Bisnis Kemaritiman: Indonesia – Korea Business Forum yang ditujukan untuk memperkuat kerjasama Indonesia dan Korea di bidang Kemaritiman. Delegasi Korea akan diwakili oleh KOMEA – Korea Marine Equipment Association yang akan memperkenalkan produk dan teknologi terkini dari anggota KOMEA kepada para pemilik kapal dan perusahaan terkait kemaritiman lainnya di Indonesia.

Marintec Indonesia diadakan setiap dua tahun sekali, bergantian dengan Sea Asia di Singapura. Diadakan pertama kali pada tahun 2014, Marintec Indonesia menunjukkan respon positif baik dari peserta pameran maupun pengunjung.

Kami berharap dengan adanya pameran dan konferensi komprehensif Marintec Indonesia 2016 ini akan membuka lebih banyak peluang kerja sama bagi profesional di bidang kelautan dan maritim Indonesia,” kata Eve.

Eve juga berharap pameran ini mampu memaksimalkan potensi kekayaan maritim Indonesia sehingga dapat mengoptimalkan pembangunan sektor maritim indonesia untuk mewujudkan visi menjadikan indonesia sebagai poros maritim dunia.
 

  Sinar Harapan  

Bakamla RI Tampil Prima

⚔ Di Pameran Marintec Indonesia 2016Sebagai wujud rasa bangganya, Sekretaris Deputi III Bidang Infrastruktur Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Ir. Arif Rachman, M.Si. membubuhkan goresan tinta emas berupa pesan dan kesan yang dituangkan di atas kain kanvas berukuran 60x40 cm, yang berbunyi sebagai berikut: Sukses untuk Bakamla dalam mendukung Program Pemerintah bidang maritim "Indonesia Poros Maritim Dunia".

Goresan tinta emas tersebut dilakukannya sesaat setelah dirinya membuka secara resmi pameran Marintec Indonesia 2016 yang ditandai dengan penekanan tombol sirine, dilakukan secara bersama-sama dengan sejumlah pejabat terkait, di Selasar Hall D2, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (23/11/2016).

img-20161123-wa0006Pejabat yang melakukan penekanan tombol sirine tersebut yakni: Kabag TU dan Rumga Bakamla RI, AKBP Nyoto Saptono, S.H., M.Si (Han)., M.Mar., mewakili Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H., serta Ketua Asosiasi Ikatan Perusahaan Industri Kapal Indonesia (Iperindo) Eddy Kurniawan Logam, Indonesia National Shipowners' Association (INSA) Johnson, Indonesian Corrossion Association (Indocor) Ronald.

Dalam pameran tersebut Bakamla RI menampilkan berbagai foto kegiatan yang telah dilaksanakan seperti tangkapan operasi, kegiatan Joint Exercise dalam rangkaian Head of Asian Coast Guard Meeting (HACGAM) 2016, tampilan sistem monitoring dan surveillance di Pusat Informasi Maritim Bakamla RI serta foto yang menggambarkan sinergi yang terjalin antara Bakamla RI dengan 14 Kementerian/Lembaga terkait. Selain itu juga ditampilkan filler berdurasi 21 menit yang menampilkan profil Bakamla RI dan Operasi Nusantara I - VIII yang dilaksanakan mulai Januari sampai Oktober sepanjang tahun 2016. Untuk menunjukkan tugas, fungsi dan perannya, dalam pameran juga ditampilkan pakaian Unit Reaksi Laut Cepat (URCL), pakaian anti dekontaminasi radiasi, dan pakaian Selam, yang telah digunakan dalam operasi keamanan dan keselamatan laut Bakamla RI.

img-20161123-wa0012Tampilan booth pameran Bakamla RI dilengkapi pula dengan miniatur kapal-kapal patroli yang dimiliki, antara lain Kapal Negara (KN) ukuran 48 meter, Kapal Catamaran, Kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) serta miniatur Kapal Negara (KN) berukuran 110 meter, yang pada saat ini sedang dalam tahap pembangunan dan direncanakan selesai pada Oktober 2017.

Pameran Marintec Indonesia 2016 ini diikuti pula oleh Kementerian Koordinator Kemaritiman, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian, Institut Teknologi 10 November Surabaya serta berbagai asosiasi industri maritim dalam dan luar negeri.

Pameran yang menjadi ajang pertemuan eksklusif para pelaku industri maritim ini dihadiri oleh para perwakilan dari kedutaan besar negara-negara sahabat, antara lain: Rusia, Spanyol, Serbia, Vietnam, Malaysia, Amerika Serikat, dan Thailand serta tamu undangan lainnya.

Kasubbag Humas Bakamla RI, Kapten Mar Mardiono

  Bakamla  

Kamis, 24 November 2016

Para Ahli Mendesak Kemajuan Sengketa Laut Cina Selatan

⚓ China CG

Maritime governance dan dialog adalah kunci untuk penyelesaian damai sengketa Laut Cina Selatan, para ahli telah sepakat selama seminar keenam pada hubungan bilateral Indonesia-China yang diselenggarakan oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dan Chinese People’s Institute of Foreign Affairs (CPIFA).

"Jika China dan Indonesia sering melakukan dialog, kita dapat menangani Laut Cina Selatan [sengketa]," kata salah satu pembicara.

Seminar ini dilakukan di bawah Chatham House Rule, yang berarti The Jakarta Post tidak bisa atribut argumen atau pendapat kepada sumbernya. Aturan ini bertujuan untuk mendorong diskusi bebas antara peserta.

Dialog bilateral akan lebih mudah [dibandingkan negosiasi multilateral], karena Indonesia bukan sebagai penuntut, yang berbeda dengan negara-negara ASEAN lainnya, kata salah satu pembicara.

Sebuah kerangka kerja untuk kerjasama maritim antara negara-negara yang terkena dampak telah ditetapkan baik secara global dan regional melalui Konvensi PBB 1982 tentang Hukum Laut dan Deklarasi Perilaku pada sengketa Laut Cina Selatan.

"Kerangka ini ada, masalahnya adalah bagaimana kita menerapkan pengaturan yang ada," kata salah satu pembicara.

Dialog harus berlanjut dan Maritime governance harus dibentuk sesegera mungkin. Banyak peneliti hubungan internasional telah menyoroti pembangunan militer di Asia Pasifik, oleh kedua negara penggugat di Laut Cina Selatan dan pihak eksternal dengan kepentingan di wilayah tersebut.

China telah menjadi salah satu yang paling agresif, mendapat kritik keras tetap membangun pangkalan militer di pulau-pulau reklamasi di daerah tersebut.

Para ahli memperkirakan bahwa potensi eskalasi di Laut Cina Selatan yang akan terjadi antara 2030 dan 2040, setelah negara-negara termasuk China telah menyelesaikan modernisasi militer mereka sendiri. Keseimbangan kekuasaan di wilayah itu akan berubah, yang menyebabkan destabilisasi regional dan bahkan konflik. (DMR/Jakarta Post)

  Garuda Militer  

Atase Pertahanan 15 Negara Kunjungi PT PAL

Kapabilitas dan Kompetensi PT PAL INDONESIA (Persero) menghasilkan mahakarya yang tepat dan berkualitas menjadi perhatian Dunia. Setelah berhasil menghantarkan Kapal Perang Strategic Sealift Vessel (SSV) pesanan Kementerian Pertahahan Filipina tepat waktu. Kini pembangunan Kapal jenis Frigate juga menjadi perhatian dalam keberhasilan pembangunannya. Rombongan Atase Pertahanan 15 Negara Sabahat Selasa siang (22/11) berkunjung ke PT PAL INDONESIA (Persero) untuk menyaksikan secara langsung kemampuan dan Kapabilitas dalam Industri Pertahanan Matra Laut.

Pimpinan Rombongan dari Atase Pertahanan Inggris, kolonel Adrian Campbell Black menuturkan kegembiraannya dalam kunjungan ini. “Memahami konsep Presiden Jokowi dalam Program Kemaritimannya, Kami berkunjung untuk melihat sejauh mana perkembangan Industri Kemaritiman Indonesia terutama Industri Pertahanan” tuturnya. Industri Kemaritiman yang digaungkan Pemerintah terutama yang menghasilkan Alat Pertahanan salah satunya PT PAL INDONESIA (Persero). Merupakan kunci dalam perkembangan kemajuan Indonesia dalam menghadapi persaingan Global.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5uUOzvglA8jYeevRxaVi1_RnwcUYOYI9mVqrtCCzv_qgmJJ0HyGJ9-vHp2q6zO66GJ7OPcvB6tOx1LlsIMcwwfYw8QSAYnmIgGpsyetcDox-CmHEzwWIXjCue2KOeashOrDJllMhQgM8/s1600/Strategic+Sealift+Vessel+%2528SSV%2529+PT+PAL.jpgDirektur PT PAL INDONESIA (Persero) Sutrisno menerima rombongan Atase Pertahanan dari Australia, Brazil, Cina, Prancis, Iran, jepang, Rusia, Singapura, Spanyol, Swedia, Thailand, Timor Leste, Inggris, Amerika, dan Vietnam di rupat Lt. 4 Gedung PIP dengan hangat. “Kami merupakan Perusahaan Negara yang tidak hanya memproduksi Kapal untuk pertahanan namun juga untuk kapal komersiil serta juga power plan dan anjungan lepas pantai" ujar Sutrisno. "Saat ini kami memproduksi Kapal Perang baik pesanan Angkatan laut Indonesia, juga Angkatan laut Luar negeri” ujarnya. Selain dari bisnis pembangunan Kapal, PT PAL INDONESIA (Persero) juga memproduksi serta perawatan perbaikan kapal.

Dalam Diskusi yang berlangsung hangat dan singkat ini, banyak tanggapan yang positif dan rasa keingintahuan pada kemampuan PT PAL INDONESIA (Persero). Terutama pada pembanguan kapal perang berteknologi hasil Alih Teknologi dengan Damen Schelde Naval Shipbuilding, Belanda. Kapal jenis Frigate yang akan diserahkan pada awal Tahun 2017 ini berkemampuan besar dan canggih. Dengan kemampuan 4 jenis peperangan dan berefek getar yang besar. Disamping itu saat ini kami telah berhasil mengembangankan kapal Landing Platform Dock (LPD) alih teknologi dari korea. Dan saat ini kami sedang melaksanakan penyelesaian kapal tersebut Strategic Sealift Vessel (SSV) untuk kementerian pertahanan Philipina. Serta penyelesaian pembangunan fasilitas Kapal Selam.

  PAL  

Pemerintah Bahas Optimalisasi Aset TNI Untuk Kepentingan Bangsa

Ilustrasi pangkalan militer TNI AU [Jeff Prananda] ★

P
emerintah membahas upaya optimalisasi pemanfaatan sejumlah aset milik TNI untuk kepentingan TNI dan bangsa Indonesia ke depan.

"Aset-aset ini seperti juga aset BUMN, sebenarnya dapat dioptimalkan agar lebih bermanfaat bukan hanya untuk kepentingan TNI tapi juga untuk kepentingan umum," kata Presiden Joko Widodo saat membuka rapat terbatas mengenai Optimalisasi Pemanfaatan Aset TNI di Kantor Presiden, Jakarta pada Rabu siang.

Menurut Jokowi, sejumlah aset tersebut antara lain aset TNI yang tidak secara langsung digunakan sebagai markas besar ataupun fasilitas penunjang operasi tugas dan fungsi TNI.

Untuk mengetahui jumlah aset tersebut, Presiden meminta kepada pemangku kepentingan untuk melakukan pendataan ulang.

Inventarisasi yang dilakukan nantinya dapat memetakan status aset tersebut, seperti aset yang digunakan tidak sesuai tupoksinya, aset yang disewa oleh pihak ketiga, serta aset yang belum dimanfaatkan atau bahkan dalam keadaan sengketa.

Kepala Negara mengatakan masih terdapat aset TNI yang juga belum tersertifikasi.

"Ini perlu segera didata ulang, diperjelas status hukumnya, kepemilikannya dari aset-aset tersebut serta diselesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi di lapangan dengan mengutamakan asas kemanusiaan dan keadilan sosial, serta menjunjung tinggi hukum dan ketentuan perundangan yang berlaku," tegas Presiden.

Selain itu, Presiden mengarahkan agar inventarisasi dilakukan secara akuntabel dan transparan dengan mempertimbangkan kepentingan TNI, rakyat serta bangsa dan negara.

Dia meminta kepada menteri pertahanan, panglima TNI, menteri keuangan serta menteri agraria dan tata ruang untuk berkoordinasi melakukan inventarisasi dan optimalisasi pemanfaatan aset.

"Saya juga berharap dengan langkah-langkah perbaikan manajemen aset-aset TNI tersebut, pemanfaatan aset TNI bisa mencapai tujuan yang kita inginkan," tambah Kepala Negara.

Sejumlah pejabat negara yang hadir dalam rapat tersebut antara lain Menko Polhukam Wiranto, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, serta Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi.

  Antara  

[Foto] Pintu Masuk Negara Republik Indonesia

Pos Lintas Batas Negara [PLBN]Indonesia membangun pos lintas batas negara (PLBN) baru dengan infrastruktur mengadopsi budaya daerah setempat. Beranda terdepan dengan karya desain anak bangsa dibangun perusahaan BUMN seperti PT WIKA pada PLBN Entikong, Kalbar.

Berikut penampakan PLBN di beberapa daerah yang dalam pembangunan dan hampir selesai.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwSkdIRMYvcgjcgYRLjl7zFYkIZTIJk3jaQZNBBmEPAoPP4zcnhwBFelBlfknsT4MzCXfvlpfY0vAEAdUnknOxa1klcebaRgEs9Dqowhrz5U9VHaGNonddvieY6aAH_4CVY5p8uoU_wuoE/s1600/plbn-entikong.jpg
plbn-entikong1.jpg

plbn-entikong0.jpg
PLBN Entikong, Kalimantan Barat yang lama

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Barat yang baru hampir selesai, dengan penampakan PLBN yang lama [defence.pk]
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiS0T9Av2-HPd5yDCYoC22QIerqfkDu1WmoNtB-563hIo7a4mCNG7nfDcWgZqZxYCDWDyCNLlKQ06NUx-mT1A997MQeET-XoUl_FKeyHG4X07CIueHPW3Vtqc96abbFmojFflKm5D6834Z0/s1600/14711925_plbn+timorleste.jpg
[​IMG]

[​IMG]
PLBN Motaain, NTT yang lama

PLBN Motaain di Nusa Tenggara Timur berbatasan dengan Timor Leste. [defence.pk]
  Garuda Militer  

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More