blog-indonesia.com

N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

N 219

Pesawat karya anak bangsa, kerjasama BUMNIS diproduksi PT DI - Indonesia Teknologi

Drone LEN

Drone Bersenjata karya LEN - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KN Tanjung Datu 1101

KN Tanjung Datu 1101 Bakamla, kapal patroli 110m produksi PT Palindo

KRI I Gusti Ngurah Rai 332

PKR 10514 class, Kapal frigat produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KN 321 Pulau Nipah

KN Pulau Nipah 321 Bakamla, kapal 80 m produksi PT Citra Shipyard, Batam

KRI Bung Karno 369

KRI Bung Karno 369 produksi PT Karimun Anugrah Sejati

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Torani 860

Kapal patroli 40 m produksi beberapa galangan kapal di Indonesia, telah diproduksi diatas 10 unit - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

X18 Tank Boat Antasena

Tank Boat Antasena produk kerjasama PT Lundin dengan Pindad - Indonesia Teknologi

Sentry Gun UGCV

Kendaraan khusus tanpa awak dengan sistem robotik yang dirancang PT Ansa Solusitama Indonesia - Indonesia Teknologi

MT Harimau 105mm

Medium tank dengan kanon 105 mm produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Badak FSV 90mm

Kendaraan tempur dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

MLRS Rhan 122B

Kendaraan militer multilaras sistem roket Rhan 122B produksi PT Delima Jaya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

MCCV

Mobile Command Control Vehicle (MCCV) kerjasama dengan PT PT Bhinneka Dwi Persada - Indonesia Teknologi

Ganilla 2.0

Kendaraan khusus dapur lapangan produksi PT Merpati Wahana Raya - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Maung 4x4

Kendaraan taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Turangga APC 4x4

Kendaraan militer taktis produksi PT Tugas Anda dengan chassis kendaraan Ford 550 - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

ILSV

Kendaraan taktis Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) produksi PT Jala Berikat Nusantara Perkasa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Sabtu, 29 Desember 2012

Merpati Beli 20 Pesawat Amphibi

Jakarta PT Merpati Nusantara Airlines tahun depan akan mengoperasikan 20 pesawat amphibi buatan PT Dirgantara Indonesia (DI). Pesawat yang sanggup mendarat di air itu digunakan untuk membuka penerbangan di 300 Kabupaten.

"Pesawat itu nantinya beroperasi di wilayah yang ada pantainya, dan belum ada bandaranya. Kita menggunakan sistem lease purchase (sewa beli)," ujar Direktur Utama Merpati, Rudy Setyopurnomo, Jumat (28/12). Di pasaran, harga pesawat jenis itu antara USD 4-8 juta per unit.

Rudy mengatakan 20 pesawat amphibi tersebut akan beroperasi di 300 Kabupaten untuk wilayah barat maupun wilayah timur Indonesia. Dia mengaku saat ini pengadaan 20 pesawat amphibi tersebut masih dalam bentuk kajian, "Merpati memposisikan sebagai pasar PT DI," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan (Sekper) Merpati, Herry Saptanto mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) perusahaan siap memberikan beasiswa ikatan dinas untuk mahasiswa terbaik dari Yayasan Pendidikan Telkom (YPT). "Mereka bisa magang dan juga kerja di Merpati," ungkapnya.

Kesiapan tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman (MOU) yang telah ditandatangani Direktur Utama Merpati Rudy Setyopurnomo dan Ketua YPT Johny Girsang, "Jadi mahasiswa baru YPT ketika lulus nanti akan diserap sebagai calon karyawan Merpati, karena mereka ikatan dinas," tukasnya

Sedangkan Merpati juga mendapatkan nilai tambah dari kerjasama itu. YPT akan menyertakan karyawan Merpati sebagai mahasiswa pada Program Magister (S2) di Institut Manajemen Telkom dan Institut Teknologi Telkom, "Kerjasama akan berlangsung selama tiga tahun dan bisa diperpanjang lagi nanti," cetusnya

Di tempat yang sama, Herrry juga mengatakan kerjasama yang telah direalisasikan lainnya adalah dengan Bank Jabar Banten (BJB). Dalam kerjasama itu, setiap nasabah BJB bisa mendapatkan gratis satu tiket jika membeli satu tiket (buy one get one free) untuk penerbangan yang sama.

Tiket gratis tersebut akan diperoleh, jika memesan tiket pesawat Merpati melalui kartu debit BJB atau melalui ATM (Automatic Teller Machine) BJB, "Ini berlaku untuk pemesanan tiket dari tanggal 12 Desember 2012 hingga 16 Januari 2013 untuk penerbangan Merpati dari tanggal 1 Februari hingga 30 April 2013," jelasnya.(wir)


• 
JPNN

Awali Pergantian Tahun, Pertamax Naik Rp 200/liter

pertamaxJakarta ¤ Mengawali pergantian tahun, Pertamina menaikkan harga jual Pertamax Rp 200 per liter.

“Memang pada 1 Januari 2013 harga Pertamax naik,” kata Vice President Komunikasi Korporat Pertamina, Ali Mundakir, saat dikonfirmasi Sabtu (29/12).

Harga Pertamax di wilayah DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi yang semula Rp 9.100 naik menjadi Rp 9.300/liter.

Sedangkan harga jual Pertamax plus masih bertahan di posisi Rp 9.900/liter.

Ia mengaku kenaikan harga Pertamax ini, seiring harga pasar minyak dunia dan melemahnya nilai tukar rupiah di penghujung tahun.

Saat ditanya kemungkinan turunnya penjualan terkait naiknya BBM non subsidi ini, ia optimis penjualan Pertamax tidak akan menurun.

“Tidak berpengaruh, karena Pertamax punya segmen pasar tersendiri,” terang Ali Mundakir.(setiawan)


¤ Poskota

Kecelakaan Lalu Lintas di Jakarta Tewaskan 25.131 Orang

MI/ Bary Fathahilah/znJakarta Sebanyak 25.131 orang tewas korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama tahun 2012 atau mengalami penurunan sebesar 6.054 orang atau 19,4 persen dibandingkan tahun 2011.

"Sedangkan angka kecelakaan lalu lintas tahun 2012 terjadi sebanyak 109.038 kasus dan mengalami penurunan sebesar 738 kasus atau 0,67 persen dari tahun 2011," kata Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Timur Pradopo saat acara rilis akhir tahun di Mabes Polri Jakarta, Jumat (28/12).

Sepanjang tahun 2012 korban luka berat karena laka lantas sebanyak 36.710 orang atau mengalami penurunan sebesar 57 orang atau 0,15 persen dari tahun 2011, katanya.

"Korban luka ringan karena laka lantas untuk tahun 2012 sebanyak 118.152 orang yang berarti mengalami kenaikan sebanyak 9.341 orang atau 7,9 persen dibanding tahun sebelumnya," kata Timur.

Kemudian untuk kerugian materiil akibat laka lantas sebesar Rp277.185.078.333,- jika dibandingkan dengan tahun 2011 sebesar Rp286.099.076.289 atau mengalami penurunan 3,1 persen, katanya. (Ant/OL-2)


Micom

Tahun 2012, Polri Tangani 26.561 Kasus Narkoba

MI/Atet Dwi Pramadia/znJakarta ¤ Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) selama tahun 2012 menangani 26.561 kasus narkoba dan telah terselesaikan 22.822 kasus atau 81 persen, sehingga 3.739 kasus masih menjadi tunggakan atau 19 persen pada 2013.

"Jumlah tersangka kasus narkoba selama tahun 2012 sebanyak 32.892 orang," kata Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Timur Pradopo saat acara rilis akhir tahun di Mabes Polri Jakarta, Jumat (28/12).

Adapun barang bukti yang diamankan yakni ganja kering sebanyak 21.000 kilogram, lahan ganja seluas 88 hektare, heroin sebanyak 34.000 gram, ekstasi sebanyak 2,8 juta butir dan sabu-sabu sebanyak 1,9 ton, katanya.

Beberapa kasus besar narkoba yang menjadi perhatian publik selama tahun 2012 diantaranya pengungkapan jaringan sindikat narkotika Iran-Indonesia jenis sabu-sabu pada tanggal 20 Januari 2012.

"Tempat kejadian di Pantai Kampunh Kelapa Condong, Sukabumi dengan jumlah tersangka sepuluh orang warga negara Iran dan barang bukti yang berhasil diamankan sabu-sabu sebanyak 60 kilogram, senjata api sebanyak tiga pucuk dan speed boat sebanyak satu unit," kata Timur.

Selanjutnya, pengungkapan jaringan sindikat narkoba Malaysia - Kepulauan Riau - Jakarta pada tanggal 22 Januari 2012. Tempat kejadian perkara di Pelabuhan Tanjung Priok dengan jumlah tersangka enam Warga Negara Indonesia (WNI) dan barang bukti yang berhasil diamankan sabu sebanyak 20 kilogram dan ekstasi sebanyak 100 ribu butir, katanya.

"Kemudian pengungkapan jaringan sindikat narkoba Warga Negara India -Malaysia jenis sabu pada tanggal 29 Mei 2012. Tempat kejadian perkara di Penjaringan - Jakarta Utara dan Cengkareng - Jakarta Barat, dengan jumlah tersangka dua orang Warga Negara India dan Malaysia dan barang bukti yang berhasil diamankan 165 kilogram sabu-sabu," kata Kapolri.

Kasus lain adalah pengungkapan jaringan sindikat peredaran sabu Malaysia - Jakarta pada tanggal 28 November 2012, dimana tempat kejadian perkara di Perumahan Citra, Jakarta Barat dan Kinari Residence, Tangrang.

"Dengan jumlah tersangka empat orang Warga Negara Indonesia (WNI) dan satu orag Warga Negara Malaysia dan barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 250 kilogram sabu-sabu," kata Timur. (Ant/OL-2)
 
 BNN Ungkap 117 Kasus Narkoba Sepanjang 2012
 
Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap 117 kasus narkoba sepanjang tahun 2012, dengan jumlah berkas perkara sebanyak 169 berkas.

"Sebanyak 117 laporan kasus narkotika (LKN) yang telah selesai disidik serta diserahkan kepada Kejaksaan dan dinyatakan lengkap (P21) sebanyak 87 LKN atau 74,52 persen," kata Kepala BNN, Irjen Anang Iskandar di Jakarta, Rabu (26/12).

Jumlah berkas perkara yang telah dikirim ke Kejaksaan sebanyak 115 atau 68,1 persen. Sisanya sebanyak 54 berkas perkara masih dalam proses penyidikan dan apabila sudah lengkap akan segera dikirim ke Kejaksaan.

"Sedangkan jumlah tersangka yang berhasil diamankan oleh BNN sebanyak 187 tersangka," kata Anang.

Dari keseluruhan aset yang berhasil disita setelah dikonversi ke dalam nilai Rupiah berjumlah Rp 28,9 miliar.

Nilai aset yang kasusnya telah dilimpahkan ke Kejaksaan berjumlah Rp19,5 miliar. Nilai aset yang kasusnya belum selesai ditangani berjumlah Rp9,4 miliar.

"Jumlah barang bukti narkotika yang berhasil disita selama tahun 2012 adalah sabu sebanyak 79,24 kilogram, ganja sebanyak 315,34 kilogram, kokain sebanyak 858,40 gram, heroin sebanyak 14,41 kilogram, ekstasi sebanyak 1.420.685 butir, prekursor padat sebanyak 50,16 kilogram dan 11.480 butir dan prekursor cair sebanyak 15.818 mililiter," ujar Anang.

Pemusnahan barang bukti tindak pidana narkoba yang sudah dilaksanakan hingga saat ini sebanyak 27 kali, dengan rincian sabu sebanyak 76,41 kilogram, ganja sebanyak 314,72 kilogram, kokain sebanyak 793,90 gram, heroin sebanyak 14,05 kilogram dan ekstasi sebanyak 1.418.669 butir.(Ant/OL-9)


Micom

Selama 2012 Terjadi 27 Kali Kecelakaan Pesawat

sukhokoit2812
Ilustrasi Pesawat
Jakarta – Sepanjang tahun 2012 komite nasional transportasi Indonesia (KNKT) mencatat terjadi 27 kecelakaan pesawat dengan jumlah korban meninggal 56 orang.

Dari seluruh keelakaan Sukhoi Superjet 100 yang terjadi Mei lalu menjadi duka mendalam bagi dunia penerbangan Indonesia.

Ketua KNKT, Marskal Muda TNI Purnawirawan Tatang Kurniadi mengungkapkan dari 27 kecelakaan tersebut, 16 kasus faktor penyebabnya human factor, 4 kasus disebabkan oleh masalah teknis, dan 2 kasus karena masalah environment.

“Masih terdapat beberapa laporan investigasi kecelakaan udara yang belum dirampungkan. Sehingga perkiraan penyebab kecelakaan belum dapat dipastikan,” papar Tatang.

Jika sejak berdirinya lembaga ini tahun 2007 sampai Desember 2012, KNKT telah melakukan investigasi 140 kasus kecelakaan udara.

JUMLAH KECELAKAAN

Lebih rinci Tatang memaparkan data jumlah kecelakaan udara, pada tahun 2007 terjadi 21 kecelakaan, tahun 2008 ada 21 kecelakan, 2009 (21), 2010 (18), 2011 (32), dan 2012 27 kecelakaan udara.

Sedangkan jumlah korban meninggal dari kecelakaan pesawat setiap tahunnya yakni tahun 2007 125 korban, 2008 ada 6 korban, 2009 ada 40 korban, 2010 ada 5 korban, 2011 ada 71 koban, dan 2012 terdapt 56 korban meninggal.

Dari hasil investigasi tesebut, KNKT mengeluarkan rekomendasi atas hasil investigasinya yang ditujukan pada Ditjen Perhubungan, operator, bandara, regulator luar negeri, pabrik pesawat, investigator body, dan instansi lainnya.

“Untuk tahun 2012, KNKT mengeluarkan 37 rekomendasi atas 27 kecelakaan udara,” terang Tatang. (dwi)

Mobnas Tak Ganggu Pasar Agya

Mobnas Tak Ganggu Pasar AgyaPameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012 Toyota Astra Motor (TAM) memamerkan varian Low Cost Green Car (LCGC) Toyota Agya, Guna memberikan variasi pilihan kepada konsumen , Toyota Agya hadir dalam pilihan warna putih, silver metalik, hitam, abu-abu metalik, dan biru muda. Toyota Agya juga hadir dalam warna ekslusif Toyota, dark blue metallic di Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2012). (Tribun Jakarta/Jeprima)Foto: Tribun Jakarta/JEPRIMA

Jakarta ¤ Pemerintah dikabarkan bakal merubah regulasi mobil murah (LCGC) dari sisi spesifikasi mesin. Jika sebelumnya regulasi menggolongkan mesin 1.000 cc, kini diperlonggar menjadi rentang 600-1.200 cc.

Celah itu kabarnya tersebut akan diisi oleh produk-produk dari merek mobil nasional, seperti Tawon atau Gea. Lalu akankah pemain dari pabrikan besar akan merasa tersaingi.

“Kalau mobnas main di LCGC rasanya nggak ada yang saling mengganggu dengan pabrikan global. Karena masing-masing sudah punya segmennya sendiri,” jelas Rouli Sijabat, Head Marketing Public Relations PT Toyota Astra Motor (TAM) seperti dilansir Tribunnews dari Otomotifnet, Jumat (28/12).

Disamping itu, pihaknya juga merasa yakin atas kemampuan Agya saat ini. Menurutnya, Agya hadir dengan teknologi yang lebih baik performace, emisi lebih rendah dan lebih efisien.

“Jika regulasi penerapan kapasitas ditentukan, Toyota punya banyak tipe mesin. Dari yang cc kecil sampe cc besar,” ungkap Rouli.

Toh demikian, Toyota tetap akan terus mengembangkan mesin sesuai keinginan dan kebutuhan konsumennya di Tanah Air. “Namanya pengembangan mesin selalu menjadi concern Toyota, mengingat terus berubahnya kebutuhan pengguna kendaraan,” katanya.

Dahlan akan realisasikan hasil penelitian UGM

Menteri BUMN Dahlan Iskan berjanji akan merealisasikan sembilan hasil temuan di bidang farmasi yang telah ditemukan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM). Realisasi hasil temuan tersebut akan disalurkan melalui perusahaan farmasi pelat merah.

Kesembilan temuan farmasi itu di antaranya adalah penemuan obat diabetes, penemuan obat anti kolesterol, penemuan obat analgesik, bahan-bahan pengganti tulang, bahan-bahan pengisi tulang dan alat-alat kesehatan.

"Sembilan hasil penelitian langsung diterapkan dalam waktu dekat," ungkap Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan usai bertemu dengan civitas akademika UGM, termasuk Rektor UGM Pratiknyo dan beberapa perusahaan farmasi yang ada di bawah BUMN di Indonesia, Jumat (28/12), di Balai Senat UGM, Balaiurung, Sleman, Yogyakarta.

Dahlan mengatakan, salah satu perusahaan yang dapat merealisasikan penemuan-penemuan tersebut adalah Kimia Farma. "Sudah ditetapkan tidak perlu ada MoU, Juli 2013 harus sudah diproduksi. Juga soal mengisi kekroposan tulang. Ternyata UGM juga menemukan bahan untuk menormalkan diabetes. Sudah lama, tapi belum diproduksi. Juli juga diproduksi," jelas Dahlan.

Rektor UGM Pratikno menjelaskan selain melakukan pertemuan dengan Dahlan Iskan, civitas akademika UGM juga bertemu dengan perusahaan farmasi dan kesehatan di bawah BUMN untuk membicarakan realisasi temuan di bidang farmasi tersebut.

Pratikno menjelaskan langkah ini sebagai wujud bahwa UGM tidak hanya sebatas melakukan penelitian saja. Namun, hasil penelitian kita lempar ke masyarakat agar berguna bagi kehidupan masyarakat yang membutuhkan.

"Intinya adalah UGM tidak ingin berhenti hanya lahirkan prototipe di laboratorium. Kita ingin itu bener-bener terdeliver di industri. Makanya selesai sepakat untuk sepakati apa yang diproduksi siapa dan kapan," pungkas Pratikno. (mdk/rin)

16 BUMN Merugi Rp 1,49 Triliun pada 2012

 Namun, jumlah itu masih di bawah kerugian pada tahun sebelumnya. 

Jakarta ¤ Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Wahyu Hidayat, mengatakan, sebanyak 16 perusahaan pelat merah merugi sepanjang 2012. Kerugian yang diderita mencapai Rp 1,49 triliun.

Namun, Wahyu tidak menyebutkan secara lengkap BUMN mana saja yang merugi itu. Namun, ada beberapa BUMN yang menjadi perhatian kementeriannya.

"Yang rugi itu di antaranya PT Energy Management Indonesia, PT Industri Sandang Nusantara, PT Industri Soda Indonesia, dan Perum Film Nasional," kata Wahyu di kantornya, Jakarta, Jumat 28 Desember 2012.

Menurut Wahyu, jumlah BUMN yang merugi tahun ini tidak sebanyak tahun lalu. Begitu pula total kerugiannya. Berdasarkan hasil audit tahun lalu, ada 22 BUMN yang mengalami kerugian dengan total senilai Rp 3,54 triliun. "Jadi, turun sekitar 42 persen," ujar dia.

Wahyu menambahkan, tidak tercapainya target laba pada 2012, karena sejumlah faktor. Salah satunya disebabkan turunnya harga komoditas akibat krisis ekonomi global.

Faktor itu, menurut dia, memengaruhi bisnis BUMN di bidang komoditas. "Karena, komoditas pertambangan seperti batu bara, CPO (crude palm oil), produksinya tidak turun, namun harga di pasar turun," ungkapnya.

Faktor lain, dia menjelaskan, karena adanya penurunan laba salah satu BUMN raksasa di bidang energi, yaitu PT Perusahaan Listrik Negara tahun ini. Penurunan itu, menurut dia, disebabkan terus melemahnya nilai mata uang rupiah yang memengaruhi biaya produksi perseroan.

Seperti diberitakan sebelumnya, setoran laba PLN ke Kementerian BUMN menurun pada tahun ini. PLN hanya menyetorkan laba sebesar Rp 2,9 triliun, jumlah tersebut menurun dari tahun sebelumnya yaitu Rp 7,1 triliun. (art)


© VIVA.co.id

Kemristek dorong mahasiswa kuasai energi terbarukan

Bantul ~ Kementerian Riset dan Teknologi terus mendorong mahasiswa maupun kalangan terkait agar menguasai teknologi yang berkaitan dengan pengembangan energi baru dan terbarukan.

"Kami harus bisa menguasai teknologi yang berkaitan dengan energi baru dan terbarukan, karena kita tahu cepat atau lambat cadangan energi kita akan habis," kata Kepala Bidang Transfer Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) Kemristek, Arie Hendarto, Jumat.

Arie saat pembukaan Kompetisi Desain Kincir Angin Nasional di Pantai Baru Pandansimo, Kabupaten Bantul, Daerah Iatimewa Yogyakarta, mengatakan, oleh sebab itu, tidak ada cara lain selain menemukan cara dengan memanfaatkan tenaga matahari dan angin.

"Itulah salah satunya bagaimana penguasaan teknologi kincir angin sebagai penghasil energi terbaru dan terbarukan, semoga adik-adik semua bisa memanfaatkan ilmunya untuk menghasilkan energi sesuai dengan kondisi angin di Indonesia," katanya.

Menurut dia, Kemristek sangat memberikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan kompetisi desain kincir tingkat nasional ini, dan nantinya diharapkan dapat diselenggarakan setiap tahun dengan jangkauan yang lebih besar.

"Ke depan tentu harus melibatkan peran dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang diagendakan setiap tahun, dan tidak hanya melibatkan kawan-kawan mahasiswa tapi pelajar SMA sebagai kegiatan pengembangan energi terbarukan,"katanya.

Pengelola kompetisi desain kincir angin nasional, Tri Saktiyana mengatakan, kompetisi yang berlangsung mulai 28 hingga 31 Desember ini diikuti sebanyak 27 tim dari 13 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Jawa, dimana masing-masing tim peserta kompetisi terdiri atas tiga mahasiswa dan seorang dosen pembina.

"Semua tim akan berkompetisi merancang desain kincir angin yang bisa berputar selama dua kali 24 jam dan bisa menghasilkan energi listrik paling besar guna memperebutkan juara satu sampai tiga dan juara harapan satu sampai tiga," katanya.

Ia mengatakan, dalam kompetisi ini panitia menyediakan generator kapasitas 400 watt untuk masing-masing tim supaya dikembangkan sebagai pembangkit listrik tenaga angin melalui kincir angin.

Menurut dia, kompetisi yang digelar atas kerja sama dari Kemristek, UGM, Pemkab Bantul dan masyarakat dengan dukungan dari perguruan tinggi se Jawa ini menelan anggaran sebesar Rp 250 juta dari berbagai sponsor.

Ia mengatakan, pemenang kompetisi selain mendapat penghargaan dari Kementerian Riset dan Teknologi (Kemristek) juga akan mendapatkan uang pembinaan dan tabungan dari sejumlah lembaga perbankan yang telah menjadi sponsor.(KR-HRI/H008)


¤ Antara

Produksi Emas RI Terus Menurun

Pada 2013 produksi emas diharapkan naik menjadi 88 ton.
Kementerian Energi Sumber daya Mineral (ESDM) mencatat produksi emas Indonesia pada 2012 sebesar 66 ton, turun 12 ton dibandingkan produksi 2011 sebesar 78 ton.

Dalam paparan Kilas Balik Sektor Energi dan sumber Daya Mineral 2012 dan Rencana 2013 Kementerian ESDM yang dikutip VIVAnews, Sabtu, 29 Desember 2012 disebutkan produksi emas Indonesia sejak 2009 terus mengalami penurunan.

Pada 2009 lalu produksi emas Indonesia mencapai 129 ton, lalu menurun menjadi 105 ton. Pada 2011 produksi emas terus anjlok menjadi 78 ton. Pada 2012 produksi emas Indonesia mencapai titik terendah, 66 ton. Pada 2013, Kementerian ESDM bertekad untuk meningkatkan produksi emas sebanyak 88 ton.

Berbanding terbalik dengan emas, produksi batu bara Indonesia terus merangkak naik. Pada 2009 lalu total produksi batu bara Indonesia mencapai 254 juta ton dan naik menjadi 275 juta ton pada 2010.

Pada 2011, Indonesia memproduksi batu bara sebanyak 353 juta ton dan pada 2012 ini diproyeksikan produksi batu bara Indonesia mencapai 386 juta ton. Pada 2013, produksi batu bara Indonesia diperkirakan mencapai 391 juta ton. (ren)


© VIVA.co.id

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More