blog-indonesia.com

N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

N 219

Pesawat karya anak bangsa, kerjasama BUMNIS diproduksi PT DI - Indonesia Teknologi

Drone LEN

Drone Bersenjata karya LEN - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KN Tanjung Datu 1101

KN Tanjung Datu 1101 Bakamla, kapal patroli 110m produksi PT Palindo

KRI I Gusti Ngurah Rai 332

PKR 10514 class, Kapal frigat produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KN 321 Pulau Nipah

KN Pulau Nipah 321 Bakamla, kapal 80 m produksi PT Citra Shipyard, Batam

KRI Bung Karno 369

KRI Bung Karno 369 produksi PT Karimun Anugrah Sejati

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Torani 860

Kapal patroli 40 m produksi beberapa galangan kapal di Indonesia, telah diproduksi diatas 10 unit - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

X18 Tank Boat Antasena

Tank Boat Antasena produk kerjasama PT Lundin dengan Pindad - Indonesia Teknologi

Sentry Gun UGCV

Kendaraan khusus tanpa awak dengan sistem robotik yang dirancang PT Ansa Solusitama Indonesia - Indonesia Teknologi

MT Harimau 105mm

Medium tank dengan kanon 105 mm produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Badak FSV 90mm

Kendaraan tempur dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

MLRS Rhan 122B

Kendaraan militer multilaras sistem roket Rhan 122B produksi PT Delima Jaya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

MCCV

Mobile Command Control Vehicle (MCCV) kerjasama dengan PT PT Bhinneka Dwi Persada - Indonesia Teknologi

Ganilla 2.0

Kendaraan khusus dapur lapangan produksi PT Merpati Wahana Raya - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Maung 4x4

Kendaraan taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Turangga APC 4x4

Kendaraan militer taktis produksi PT Tugas Anda dengan chassis kendaraan Ford 550 - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

ILSV

Kendaraan taktis Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) produksi PT Jala Berikat Nusantara Perkasa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Jumat, 24 Juni 2011

Hutan Sumatera Masuk Daftar Bahaya PBB

Pembalakan liar dan perluasan perkebunan telah mengancam daerah konservasi ini.

Hutan gundul akibat pembakaran lahan (zunal.com)

VIVAnews
- Hutan Hujan Tropis Sumatera masuk dalam Daftar Warisan Dunia dalam Bahaya Perserikatan Bangsa-bangsa yang ditetapkan Badan PBB untuk Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya. Hutan Hujan Sumatera masuk daftar bersama Cagar Alam Rio Platano di Honduras.

Masuknya dua warisan dunia ini ditetapkan dalam sidang tahunan UNESCO pada 22 Juni 2011. Hutan Sumatera yang masuk daftar Warisan Dunia pada 2004 ditetapkan dalam bahaya untuk mengatasi pembalakan liar, perluasan perkebunan dan pembangunan jalan.

Sebenarnya, sejak 2004, Hutan Sumatera sudah disarankan masuk daftar bahaya, namun baru pada tahun ini resmi dimasukkan. Dengan masuknya hutan Sumatera dalam daftar bahaya ini, diharapkan ada upaya restorasi segera.

"Menandakan sebuah pesan pada dunia internasional untuk mendukung kawasan ini," kata Peter Shadie, Penasihat Senior International Union for Conservation of Nature yang merupakan konsultan UNESCO, seperti dilansir Environment News Service.

Sementara Hutan Perawan Komi, kawasan alam pertama Rusia yang masuk Daftar Warisan Dunia, tidak masuk kategori bahaya. Padahal izin penambangan emas di lokasi ini sebenarnya telah membuatnya pantas masuk daftar bahaya.

Sementara Cagar Alam Ria Platano masuk daftar bahaya justru karena permintaan pemerintahnya. Kawasan ini telah diramaikan pemukiman liar, penangkapan ikan ilegal, pembalakan liar dan sejumlah proyek konstruksi yang mengancam ekosistem setempat.

Sumatera memiliki beberapa cagar alam yang dilindungi, yang terbentang dari Nanggroe Aceh Darussalam sampai Lampung. Di Aceh terdapat Taman Nasional Leuser, di Sumatera Barat dan Jambi terdapat Taman Nasional Kerinci Seblat. (umi)


VIVAnews

Kamis, 23 Juni 2011

Pakai Amdocs, Telkomsel Jamin Data Pelanggan Tidak Bocor

Sarwoto Atmosutarno (rou/inet)

Jakarta - Telkomsel menegaskan kasus soal penggunaan perangkat dari Amdocs telah selesai. Perusahaan seluler milik Telkom dan SingTel itu juga menjamin data pelanggannya tidak akan bocor ke pihak asing meski Amdocs berasal dari Israel.

"Kami menjamin data pelanggan tidak akan bocor atau bisa disadap di luar yang dilakukan oleh pihak berwenang di Indonesia walaupun kami menggunakan perangkat dari Amdocs," tegas Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno, dalam RDP di Komisi I DPR, Jakarta, Kamis (23/6/2011).

Telkomsel telah memilih Amdocs untuk perangkat penagihan dengan sistem Operating System Software, Billing Software System (OSS/BSS) dengan nilai proyek senilai Rp 1,2 triliun pada akhir Februari 2011 dan Customer Relationship Management (CRM) dengan nilai Rp 1,8 triliun, Mei lalu.

Perangkat milik Amdocs digunakan oleh operator global seperti AT&T, British Telecom, dan Sprint. Amdocs sendiri telah beroperasi di 60 negara. Dalam laporan keuangan Amdocs tahun 2009 disebutkan 100% saham Amdocs Inc yang berdomisili di Missouri, AS, dimiliki Amdocs Ltd yang bermarkas di Ra'na, Israel.

Amdocs Inc hanya berperan sebagai principal operating subsidiaries atau anak perusahaan operasional Amdocs Ltd di Israel.

Menurut Sarwoto, masuknya industri telekomunikasi ke era broadband menjadikan masalah kapasitas, cakupan dan sistem pendukung infrastruktur seperti, solusi billing pelanggan, CRM, storage, dan solusi lainnya menjadi faktor penting untuk menang dalam berkompetisi.

Sistem itu diyakini mampu menurunkan biaya dan menjaga efisiensi operasional, serta mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan mengingat permintaan konsumen kian dinamis.

"Kami bisa pastikan OSS,BSS dan CRM tidak berkaitan langsung dengan penyadapan atau bocornya data pelanggan karena semuanya dikontrol oleh Telkomsel. Untuk penyadapan itu adanya di signaling dan jaringan," tegasnya.

Sarwoto menambahkan, masalah CRM lebih berkaitan dengan contact center, provisioning, ordering, dan manajemen penomoran.

"Telkomsel memilih Amdocs karena perusahaan ini berkompeten dan proses peningkatan sistem handling pelanggan ini telah dimulai sejak dua tahun lalu. Nah, setelah kami memaparkan teknisnya ke Komisi I DPR, rasanya permasalahan ini sudah clear," tegasnya.( rou / ash )


detikInet

Kompetisi Roket Nasional 2011 di Yogyakarta Diikuti 38 Perguruan Tinggi

TEMPO Interaktif, Bantul - Kompetisi Muatan Roket Indonesia (Komurindo) 2011 akan digelar pada 25-27 Juni 2011 dengan tema "Attitude, Monitoring and Surveillance". Kompetisi yang berlangsung untuk ketiga kalinya ini berlokasi di Pantai Pandansimo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebanyak 40 tim dari 38 perguruan tinggi lolos mengikuti Komurindo tingkat nasional 2011 ini.

Kompetisi tersebut digelar untuk mendapatkan juara hasil rancang bangun muatan roket (payload) yang mampu kembali atau menuju sasaran yang telah ditentukan setelah terlepas dan terpisah dari roket peluncur seri RUM70-100-LPN. "Komurindo menyelenggarakan ajang bagi mahasiswa untuk mengembangkan ilmu kedirgantaraan," ucap Dr Agfianto Eko Putra, Ketua Panitia Komurindo, di Bantul, kemarin.

Roket yang diikutkan dalam kompetisi adalah yang berbahan bakar propelan padat dan dapat mencapai ketinggian terbang hingga dua kilometer. Ada beberapa persyaratan muatan roket yang dilombakan, yaitu berbentuk silinder, berisi rangkaian elektronik, dan sistem akuator yang berfungsi sebagai perangkat telemetri untuk meteorologi dengan menggunakan tiga macam sensor. Alat itu akan mengukur temperatur, tekanan, dan kelembaban.

Roket itu juga harus memiliki pemandu arah terbang muatan menuju sasaran menggunakan kompas. Sistem kendali bersifat autonomous sekaligus dapat berkomunikasi dengan sistem kendali operator di darat. Ukuran roket harus berdiameter 100 mm, tinggi 200 milimeter, serta berat maksimal 1.000 gram.

Sebanyak 40 tim yang akan mengikuti kontes adalah tim yang lolos seleksi dari sekitar 500 tim. Seleksi dilakukan pada 15 Januari 2011. "Kompetisi ini diharapkan dapat menyiapkan bibit unggul yang berminat menggeluti teknologi kedirgantaraan, khususnya roket," kata Agfianto.

Menurut Gunawan Prabowo, Direktur Pengembangan Lembaga Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, roket mempunyai nilai strategis baik dalam keadaan damai maupun untuk keperluan pertahanan negara. "Misalnya roket digunakan sebagai peluncur satelit ke ruang orbit, roket sonda pemantau cuaca ataupun pelontar peluru kendali, maupun senjata roket balistik," kata dia.

Kolonel Supomo dari Akademi Angkatan Udara Yogyakarta menyatakan pihaknya berencana melakukan pengembangan dari prototipe roket dalam kompetisi itu. “Teknologi sudah ada, tinggal kami mengembangkannya. Jika masih gagal bisa didaur ulang dan dikembangkan,” kata dia.

Komurindo digelar atas kerjasama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Universitas Gajah Mada, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Akademi Angkatan Udara, dan Pemerintah Kabupaten Bantul. Perguruan tinggi yang timnya lolos seleksi antara lain Universitas Gajah Mada, Institut Teknologi Bandung, Universitas Negeri Yogyakarta, Institut Pertanian Bogor, dan beberapa universitas negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.[MUH SYAIFULLAH]


TEMPOInteraktif

Dua Alat Ini Paling Banyak Menyebar Virus

TEMPO Interaktif, Jakarta - Peranti lunak berbahaya atau malicius software (Malware) sebagian besar menyusup ke komputer melalui website dan USB.

Regional Technical Director, Syatems Engineering Symantec wilayah Asia Selatan, Raymond Goh mengatakan dua alat tadi menjadi sarana yang paling sering digunakan peretas untuk memasukkan virus ke komputer korban. "Ini cara hacker menyusup ke komputer Anda," kata Goh di Jakarta, Kamis (23/6).

Virus di website biasanya menyebar melalui media sosial, video, dan game. Software jahat, kata dia, biasanya masuk ketika pengguna mengunduh suatu aplikasi. Sementara penyebaran virus melalui USB sering kali terjadi jika flash disk itu kerap digunakan dari komputer satu ke komputer lainnya yang belum terjamin keamanannya.

"Sembilan puluh persen malware yang menginfeksi komputer membuka link ke hacker," kata Goh. Caranya, software jahat itu membuat "backdoor" supaya peretas dapat mengendalikannya dari jauh.

Untuk mencegah masuknya virus dari web, Goh menyarankan supaya pengguna selektif dalam mengunduh aplikasi dan biasakan memakai software dari situs yang jelas keamanannya. Selain itu, pengguna harus disiplin memperbarui sistem pengamanan atau program antivirusnya untuk melindungi data mereka.[RINI K]


TEMPOInteraktif

Aplikasi Kompas.com untuk "Ponsel Semiliar Umat"

SINGAPURA, KOMPAS.com - Pengguna ponsel "semiliar umat" buatan Nokia kini dapat mengakses informasi dari Kompas.com lebih nyaman dan lebih mudah. Aplikasi Kompas.com telah tersedia di OVI Store untuk platfotm S40 yang sebelumnya disebut-sebut Nokia sebagai bagian strategi menghubungkan semiliar umat berikutnya ke internet.

Verry Widhiatmoko, Mobile Business Supervisor Kompas.com mengatakan, pengembangan aplikasi ini adalah upaya menambah variasi aplikasi. "Pengguna dengan beragam handset bisa mengakses Kompas.com," katanya di sela-sela pameran Communicasia 2011.

Dalam aplikasi ini, Kompas.com tampil dengan desain yang lebih sederhana sehingga pengguna bisa mengakses lebih cepat.

Halaman muka terdiri dari kolom daftar kanal yang ada di Kompas.com. Seluruh kanal, di antaranya Kesehatan, Female, Entertainment, Tekno, Bola, serta Otomotif bisa diakses dengan mengeklik kolom bertuliskan nama kanal. Ketika mengeklik kanal News, pengguna bisa melihat daftar rubrik yang ada di Kompas.com, meliputi Nasional, Internasional, Travel dan yang lainnya. Informasi dalam tiap rubrik bisa diakses dengan mengeklik linknya.

Verry mengatakan, desain aplikasi yang sederhana sangat penting. "Ini adalah untuk kompresi data, jadi pengguna bisa mengakses dengan lebih cepat," kata Verry.

Verry mengungkapkan, pengguna sudah bisa men-download aplikasi Kompas.com di Ovi Store. Nama aplikasinya sama, yakni Kompas.Com. Aplikasi ini support untuk seluruh handset Nokia berbasis S40, salah satunya Nokia C3.

Sebelum aplikasi Kompas.com untuk S40, Kompas.com telah mengembangkan aplikasi untuk perangkat lain. Di antaranya, Kompas.com for iPad bagi para pengguna tablet keluaran Apple.


KOMPAS

Mahasiswa UNY Kembangkan Generator Induksi untuk PLTA

YOGYAKARTA--MICOM: Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta Djulianto berhasil mengembangkan generator induksi yang dapat dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga air atau pembangkit listrik tenaga mikrohidro.

"Alat itu dapat dikembangkan sebagai pembangkit listrik terutama untuk daerah terpencil yang belum terjangkau aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN)," kata Djulianto di Yogyakarta, Rabu (22/6).

Padahal, menurut mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu, di area tersebut terkandung potensi alam seperti gunung dan air terjun, tetapi pemanfaatannya belum optimal.

"Karena itu, alat tersebut diharapkan mampu menjadi alternatif pengganti pembangkit listrik tenaga diesel yang biaya operasionalnya lebih besar karena menggunakan bahan bakar minyak khususnya solar," katanya.

Alat itu menghasilkan energi listrik dengan cara mengubah motor induksi sebagai generator. Motor induksi diubah sebagai generator yang memiliki keunggulan dalam kesederhanaan dan biaya perawatan yang murah, sehingga jenis motor itu banyak dipakai di lingkungan industri maupun rumah tangga.

"Ide tersebut dipicu oleh fakta masih banyaknya daerah terpencil yang belum terjangkau listrik dari PLN. Padahal, listrik sangat dibutuhkan masyarakat agar tidak ketinggalan dalam memperoleh informasi yang bertujuan untuk memajukan daerah setempat dan meningkatkan produktivitas masyarakatnya," katanya. (Ant/OL-5)


MediaIndonesia

Dua Arca Peninggalan Kerajaan Airlangga Ditemukan

KEDIRI--MICOM: Dua arca yang dipastikan peninggalan Kerajaan Airlangga ditemukan di dekat sendang atau sumber air di Kelurahan Gayam, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Satu arca setinggi 50 sentimeter (cm) berbentuk Ganesha dan satu lainnya belum bisa diidentifikasi karena mengalami kerusakan parah.

Kepastian asal usul dua arca yang ditemukan warga sejak pekan lalu ini setelah tim dari Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan, Jawa Timur mendatangi lokasi penemuan, Rabu (23/6).

Wicaksono, arkeolog BP3, menjelaskan satu-satunya penjelas bentuk arca Ganesha terlihat dari bentuk belalai yang menjuntai ke arah kanan. "Kami agak kesulitan mengidentifikasi karena kondisi arca rusak, mungkin akibat dipugar warga," ujar Wicaksono.

Selain dua arca, di sekitar lokasi penemuan juga ditemukan lapak batu andesit yang
diperkirakan sebagai lokasi pemujaan. (ES/OL-9)


MediaIndonesia

Internet Indonesia Waspadai Serangan Anonymous

Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Serangan cyber yang melanda Malaysia beberapa waktu lalu memaksa Indonesia untuk pasang kuda-kuda. Ancaman serupa dikhawatirkan terjadi di Tanah Air oleh grup hacker yang menamakan diri sebagai Anonymous.

Wakil Ketua Indonesia Security Incident Response Team On Internet Infrastructure (ID-SIRTII), M. Salahuddien pun mengaku bahwa pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada para penyelanggara jasa internet (ISP) agar waspada.

"Melihat apa yang terjadi di Malaysia jadi kita sudah ingatkan kepada para penyelenggara (ISP-red) agar waspada dengan meningkatkan keamanan," tukas pria yang biasa disapa Didin Pataka ini, dalam perbincangan santai dengan detikINET, Rabu (22/6/2011) malam.

Menurutnya, beberapa waktu sebelum Anonymous menyerbu Malaysia, Negeri jiran itu sempat mendapat kiriman spam alias email sampah dalam jumlah besar.

"Jadi trennya itu setelah serbuan spam, normal sebentar, baru serangan dilancarkan," tukas Didin.

Program jahat (malware) yang digunakan Anonymous juga diyakini tidak dibuat oleh grup hacker tersebut. Namun cuma dimodifikasi dari sumber yang sudah ada.

Sebelumnya, puluhan website milik pemerintah Malaysia dihajar dalam gelombang serangan cyber oleh hacker. Setidaknya 51 website menjadi target dan gangguan terjadi pada 41 website yang disasar.

Kejadian yang menyasar situs berakhiran .gov.my itu diumumkan langsung oleh otoritas Malaysian Communications and Multimedia Commission (MCMC).

Diduga kuat pelaku serangan adalah grup hacker Anonymous. Terlebih sebelumnya ada peringatan dari kelompok hacker yang sudah cukup tenar ini untuk menyerang website pemerintah setempat.

Anonymous mengancam akan menyerang karena tidak setuju dengan kebijakan sensor internet Malaysia. Sebelumnya, kelompok ini juga menyabotase beberapa website di Turki terkait alasan serupa.( ash / ash )


detikInet

Rabu, 22 Juni 2011

Dinilai Rugikan Pengecer Pulsa, Aspindo Desak XL Axiata Hapus Hard Cluster

Seorang petugas tengah membersihkan billboard XL

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA-- Kebijakan hard cluster XL dalam pendistribusian pulsa mengundang reaksi keras Asosiasi Server Pulsa Indonesia (Aspindo). Mereka mendesak XL menghapus kebijakan hard cluster dan mengancam akan melakukan aksi boikot.

Lebih dari sekadar menghentikan penjualan pulsa, Aspindo juga akan menggiring pelanggan mereka ke operator lain. Aspindo mengklaim memiliki sekitar 3 juta pelanggan.

“Kebijakan hard cluster ini sangat merugikan kami,” ujar Ketua Umum Aspindo, Dwi Lesmana dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (22/6). Kebijakan itu disebutnya telah menimbulkan kerugian pedagang multichip atau server pulsa. Mereka juga mengalami kesulitan mendapatkan stok.

Hard cluster XL berlaku sejak April 2011. Dimana cluster area penjualan XL sangat ketat, kartu yang diisi harus berada satu area dengan kartu dompul (dompet pulsa).

Satu cluster terdiri dari 2-4 kecamatan. Jika pada awalnya pedagang pulsa bebas menjual dan mengisi pulsa ke mana saja, maka dengan adanya sistem hard cluster, wilayah cakupan penjualan jadi semakin sempit. Stok juga semakin dibatasi.

Kebijakan tersebut menurut Dwi berakibat pada menurunnya pendapatan para pengusaha server, ”Ini memangkas usaha kami. Anggota yang tergabung dalam Aspindo sebanyak 1000 pengusaha. Adapun yang mengoptimalkan usaha server sekitar 10 ribu pengusaha,” ugkap Dwi Lesmana.

Penjualan pulsa elektronik di Indonesia mendominasi penjualan pulsa. Diperkirakan 60-70 persen peredaran pulsa menggunakan pulsa elektronik, ketimbang vocer fisik. Sayangnya, bisnis ini belum memiliki payung hukum, memicu multipersepsi dari pihak industri.

“Pihak XL membuat aturan yang tidak memihak pada karakteristik bisnis pulsa elektronik,” kata Sekjen Aspindo, Andry Desuardi. Aspindo mendesak pelaksanaan hard cluster sampai semua pihak siap.

XL diminta untuk memperluas area penilaian recharge inner cluster menjadi propinsi, memperbesar toleransi inner cluster menjadi 50 persen. Pihak Aspindo juga menuntut penghapusan pembatasan alokasi server, dan meminta kepada pihak XL untuk menjamin pemberian stok non H2H (home to home) kepada server non dealer.


Republika

Google Maps Tawarkan Informasi Lalu Lintas Jakarta

Trafik Jakarta di Google Maps

Jakarta - Ingin mengetahui seberapa macet jalanan di Jakarta? Kini bisa diketahui melalui layanan Google Maps. Ya, raksasa internet asal Amerika Serikat itu sudah memperluas ekspansinya ke wilayah lalu lintas Jakarta.

Untuk mencobanya, pengguna bisa menyambangi http://maps.google.co.id. Lalu aktifkan layer 'Lalu lintas' yang ikonnya dapat ditemukan pada bagian kanan atas layar Google Maps.

Warna yang menutupi jalan disesuaikan dengan kecepatan lalu-lintas relatif terhadap batas kecepatan jalan. Hijau artinya lalu-lintas bergerak cepat dan merah atau hitam berarti lalu-lintas bergerak lambat atau tidak bergerak sama sekali.

Informasi yang sama tersedia di Google Maps for Mobile, sehingga para pengendara dapat membuat perubahan rute seketika jika diperlukan untuk menghindari lalu-lintas yang macet. Fitur lalu-lintas juga memungkinkan pengguna melihat perkiraan kondisi lalu lintas pada waktu yang berbeda pada hari tertentu, dan pada hari-hari lain pada minggu yang sama berdasarkan data historis.

Informasi lalu-lintas dalam Google Maps berasal dari penyedia data PT Neo Fusion Indonesia dan dilengkapi oleh data 'khalayak' (crowdsourced) dari para pengendara yang dapat memberi informasi mengenai kondisi lalu-lintas terupdate dengan menyetel ponsel mereka agar dapat memberikan data secara anonim.

Jika pengendara menyetel ponsel mereka sehingga Google Maps for Mobile bekerja, GPS diaktifkan, dan fitur My Location dihidupkan, ini akan mengirim balik butir-butir informasi ke Google mengenai seberapa cepat perangkat itu bergerak. Ketika digabungkan dengan data anonim dari perangkat-perangkat lain dengan kemampuan serupa, ini membantu Google Maps menciptakan gambar yang lebih baik mengenai kondisi lalu-lintas.

"Kementerian Perhubungan merasa senang bahwa Google telah menambahkan informasi lalu-lintas secara langsung (real time) ke dalam Google Maps," kata Dr Elly Sinaga, Direktur Bina Sistem Transportasi Perkotaan (BSTP), Ditjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan, dalam keterangannya, Rabu (22/6/20110.

"Ini tentunya sangat berguna bagi warga Jakarta yang kini akan memiliki sebuah alat yang akan membantu mereka merencanakan perjalanan di dalam kota mereka secara lebih efisien. Mereka dapat menggunakan informasi lalu-lintas ini dari komputer atau ponsel mereka untuk menghindari keterlambatan yang tidak diharapkan dan sampai ke tujuan dengan lebih cepat," lanjutnya.

Sementara menurut Andrew McGlinchey, Head of Product Google Southeast Asia, pihaknya telah bekerja untuk menghadirkan informasi transportasi darat yang akurat dan komprehensif dalam sebuah platform pemetaan global yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat Indonesia dari perangkat apa saja.

"Layer lalu-lintas untuk Jakarta dalam Google Maps merupakan langkah penting dalam membantu masyarakat Indonesia mengatur waktu perjalanan mereka dengan lebih baik dan memudahkan mereka dalam merencanakan perjalanan mereka di sekitar kota serta pada saat yang sama mengurangi beban kawasan-kawasan macet secara keseluruhan," pungkasnya.( ash / fw )


detikInet

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More