blog-indonesia.com

N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

N 219

Pesawat karya anak bangsa, kerjasama BUMNIS diproduksi PT DI - Indonesia Teknologi

Drone LEN

Drone Bersenjata karya LEN - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KN Tanjung Datu 1101

KN Tanjung Datu 1101 Bakamla, kapal patroli 110m produksi PT Palindo

KRI I Gusti Ngurah Rai 332

PKR 10514 class, Kapal frigat produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KN 321 Pulau Nipah

KN Pulau Nipah 321 Bakamla, kapal 80 m produksi PT Citra Shipyard, Batam

KRI Bung Karno 369

KRI Bung Karno 369 produksi PT Karimun Anugrah Sejati

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Torani 860

Kapal patroli 40 m produksi beberapa galangan kapal di Indonesia, telah diproduksi diatas 10 unit - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

X18 Tank Boat Antasena

Tank Boat Antasena produk kerjasama PT Lundin dengan Pindad - Indonesia Teknologi

Sentry Gun UGCV

Kendaraan khusus tanpa awak dengan sistem robotik yang dirancang PT Ansa Solusitama Indonesia - Indonesia Teknologi

MT Harimau 105mm

Medium tank dengan kanon 105 mm produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Badak FSV 90mm

Kendaraan tempur dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

MLRS Rhan 122B

Kendaraan militer multilaras sistem roket Rhan 122B produksi PT Delima Jaya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

MCCV

Mobile Command Control Vehicle (MCCV) kerjasama dengan PT PT Bhinneka Dwi Persada - Indonesia Teknologi

Ganilla 2.0

Kendaraan khusus dapur lapangan produksi PT Merpati Wahana Raya - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Maung 4x4

Kendaraan taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Turangga APC 4x4

Kendaraan militer taktis produksi PT Tugas Anda dengan chassis kendaraan Ford 550 - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

ILSV

Kendaraan taktis Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) produksi PT Jala Berikat Nusantara Perkasa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Rabu, 08 November 2023

Rudal Balistik Petir V101

 🚀 Terus dikembangkan untuk menjaga kedaulatan Indonesiahttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEitT3WejtMFY6yCCkrsthsTAMR7jsuaUkfJANMrZRFljmRZuCAgLBDGfEXButwQBke7Rl2sXlKRW50UhM70qeyz1Wm-55TVeXK-BFUqkSg3FqmUc98bbXuXrbQJTQqGICP_xYjvcsDjE4JbTSkSs1OkieGjcUMr6RCZDVz0y_kBXUHHhJrp7Hs0Wv4GrHst/s750/Rudal%20Petir%20V101-6748520.pngRudal Petir (Istimewa)

Indonesia sadar betul jika lini rudal balistik merupakan alutsista berdaya deteren tinggi untuk mengenyahkan niatan musuh mengganggu NKRI.

Rudal balistik menjadi unsur paling menakutkan yang harus dimiliki Indonesia.

Bukan cuma memiliki, Indonesia tengah berusaha membuat sendiri rudal balistik rancangannya.

Untuk mempercepat pembuatan rudal balistik dalam negeri, Indonesia juga menjalin kerja sama dengan Roketsan Turki.

Roketsan dan Indonesia meneken kerja sama pembuatan rudal balistik KHAN.

KHAN akan menjadi dasar pembuatan rudal balistik dalam negeri Indonesia.

Kepemilikkan rudal balistik bagi sebuah negara amat penting.

Korea Utara jadi contoh paling pas.

Meski alutsista konvensional Korut usang, mereka punya rudal balistik berhulu ledak nuklir dari jarak dekat, sedang dan jauh.

Rudal balistik Korut menjadi perhatian utama Korea Selatan, Jepang dan AS.

Bahkan semakin hari kemampuan rudal balistik Korut semakin meningkat.

Hal ini menjadikan Korsel, AS dan Jepang semakin waspada.

Efek deteren seperti inilah yang harus dicapai Indonesia, bukan untuk menyerang tapi menangkal serangan negara lain.

"Peluncuran rudal Korea Utara menunjukkan kemampuan yang semakin meningkat, Korea Utara telah meluncurkan lebih dari 60 rudal tahun ini," jelas Al Jazeera.

Meski dalam beberapa uji coba gagal, tetap saja rudal balistik Korut membuat gentar negara lain.

"Para pejabat Korea Selatan yakin ICBM tersebut gagal dalam penerbangan dan para pejabat Jepang mengatakan mereka kehilangan jejak rudal tersebut di jalur penerbangannya, sebuah indikasi lain dari kemungkinan kegagalan," jelasnya.

Belum selesai dengan rudal balistik, Korut saat ini tengah mengembangkan rudal hipersonik.

Mereka sudah melakukan peluncuran rudal balistik beberapa waktu lalu.

"Korea Utara mulai menunjukkan kemampuan militernya yang semakin maju dengan peluncuran rudal hipersonik baru," jelasnya.

Indonesia tentu saja ingin mempunyai kemampuan seperti di atas.

Walhasil saat ini Indonesia tengah merancang rudal berkemampuan balistik bernama Petir V101.

Namanya terdengar biasa saja, tapi jangan salah Petir V101 bila terus dikembangkan di masa depan dapat menjadi ancaman serius bagi musuh.

Saat ini Petir V101 dirancang untuk menghantam sasaran tak bergerak seperti markas komando musuh.

Tapi kedepan Petir V101 akan dikembangkan untuk melalap target bergerak.

"Rudal petir ini dipandu dengan GPS untuk sasaran tidak bergerak. Dilengkapi fitur anti radar dan anti jamming. Rudal ini seratus persen buatan dan dikembangkan di dalam negeri, ini merupakan inovasi dan kemandirian industri pertahanan nasional," jelas Kemhan RI pada 31 Oktober 2017.

Petir dirancang untuk menghindari deteksi radar lawan.

Hal ini menyulitkan lawan yang hendak menembaknya jatuh.

Sehingga ia bisa lenggang kangkung menghantam target.

"Rudal petir dirancang sebagai rudal permukaan ke permukaan berkemampuan balistik. Dengan program yang ditanam, rudal petir dapat di seting untuk menuju ke target sasaran vital tertentu yang tidak bergerak. Titik kerendahan terbang berada pada ketinggian 20 meter, rudal petir mampu melintasi kontur sehingga meminimalkan untuk terbaca oleh radar dan menghindari frekuensi yang berubah-ubah, serta mereduksi risiko di jamming," ungkapnya.

Hebatnya Indonesia membuat sendiri motor roket bagi rudal Petir yang mampu melesakkan senjata strategis itu secepat 500 km per jam.

Meski masih dalam kecepatan subsonik, namun gegara ia sulit dideteksi radar maka ancaman dari rudal Petir sangat nyata berbahaya.

"Poin keunggulan rudal petir diantaranya mengadopsi sejumlah teknologi mutakhir untuk penginderaan sasaran. Diantaranya sudah mengadopsi multiple 3D point, ini lebih maju daripada rudal yang menggunakan seeker, konsekuensinya rudal petir dibenamkan prosesor tingkat tinggi untuk memproses data sasaran tembak. Rudal petir menggunakan engine rancangan sendiri yang diharapkan mampu mendongkrak kecepatan rudal petir menjadi 500 km per jam," jelas Kemhan RI.

Kini rudal Petir V101 terus dikembangkan untuk nantinya dapat turut andil menjaga kedaulatan Indonesia dari ancaman asing.

 🚀 Zona Jakarta  

Selasa, 07 November 2023

Jepang Akui Indonesia Akan Segera Menjadi Adidaya di Masa Depan

 Tahan Gempuran Meski Seluruh Dunia Kena Krisis 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1AKhn6uYQt8B1xJal3UMFxoqKAzCd3iZ-7BrvZTdgfsGddyFEy-BCh0LLdJ3Hc30bL-j-dcqCVRszzR58uzdwihi6TI_Z47OY1Of2_VqcSw-5yOURnvT18z4VNw3J4w_mRmk9K3ZVPO0y5AJaQ7zKWQjuD0TRVxdv9-VEz_dv1UrH4iM-DAcmoxs-ymw3/s750/KRI%20628-3713.pngIlustrasi KCR 60 628 TNI AL (TNI AL) ★

I
ndonesia merupakan negara terbesar di Asia Tenggara disebut sebagai salah satu negara yang disebut memiliki DNA menjadi negara besar.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu penulis jepang Masafumi Ishii, dalam situs berita Jepang, weekly-economist.mainichi.jp.

Situs Jepang tersebut menyebut bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki DNA dan potensi yang sama sebagai kekuatan besar seperti Amerika Serikat, Tiongkok, dan India.

Populasi terbesar keempat di dunia dengan lebih dari 270 juta orang.

Ini adalah negara muda dengan usia rata-rata 32 tahun, dan merupakan salah satu dari sedikit negara yang akan terus mengalami dividen demografi, di mana populasi pekerja dalam jumlah besar akan mendukung pertumbuhan ekonomi bahkan setelah tahun 2040.

Produk domestik bruto (PDB) Jepang menduduki peringkat ke-17 di dunia.

Namun terus tumbuh dengan laju pertumbuhan tahunan lebih dari 5%, dan diperkirakan akan melampaui PDB Jepang dan menjadi peringkat ke-4 terbesar di dunia.

Hal ini saja sudah cukup untuk membuat negara ini menarik di masa depan, namun ada alasan yang lebih penting lagi.

Bahkan situs berbahasa Jepang itu menyebut Indonesia adalah negara adidaya yang akan naik ke peringkat keempat di dunia dalam hal PDB pada tahun 2040an.

Kerjasama dengan negara tersebut diperlukan untuk kepentingan nasional Jepang.

Menariknya situs berita lain Jepang lain juga menyebut Indonesia juga sebagai negara yang tahan banting terhadap krisis ekonomi dalam beberapa hal.

Mengutip situs Xhub Metro Tokyo, Indonesia merupakan negara yang terus mempertahankan pertumbuhan stabil dibandingkan negara lain di dunia.

Menurut pertumbuhan ekonomi di negara berkembang utama di dunia mulai menurun tahun 2000an.

Namun, hanya Indonesia yang tingkat pertumbuhan ekonomi positif sejak tahun 2000.

Meskipun negara-negara di dunia tampak terkenal dampak Lehman Shock tahun 2008.

Perekonomian Indonesia mampu mempertahankan pertumbuhan pada kisaran 4%.

Kecuali pada tahun 1998 pada saat itu negara Asia mengalami pertumbuhan negatif akibat Krisis Mata Uang Asia yang terutama dimulai di Thailand.

Dengan kata lain Indonesia dianggap sudah mulai mencapai pertumbuhan yang stabil dalam jangka waktu yang lama.

Hingga tahun 2019, laju pertumbuhan ekonomi masih sekitar 5% dan khususnya pada sekitar tahun 2010, masih terjaga pada angka 6%.

Penyebabnya tak lain adalah tingginya produk primer, industri utama.

Alasan Indonesia mampu mempertahankan tingkat pertumbuhan tinggi di tengah resesi global adalah karena perekonomian Indonesia didorong permintaan domestik.

Indonesia memiliki ketergantungan rendah terhadap ekspor, dan belanja konsumen yang kuat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Harga komoditas mengacu pada harga energi seperti minyak mentah, gas alam, dan bensin.

Tren pasar ini berdampak pada perekonomian dan valuta asing negara-negara maju sehingga menjadi salah satu yang menarik perhatian. ***

  ★
Zona Jakarta  

Senin, 06 November 2023

Spanyol Negosiasikan Pengadaan 10 unit Kapal Pengawas

 Akan dibangun di Spanyol dan Indonesia 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhao8IsmTveisGyljywey2n6sLI4jWx5kVXTN0GlLLaCdL18YxvyjCkGwQaC0ArHQdVWFnIkBMtDQrKJAlQok6HqwuWsdfqe2DxDFge2r9fkdkBq82gR3JQZre4ydOXh_nOCn83rNeCOec_NqaQt8OuH1sOcjDkLaM8yOxq6w8dgYCf3GB66ZQhC9FT6QJu/s750/KKP%20Orca%20777241.pngKapal Orca KKP (Istimewa) ★

I
ndonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saat ini tengah melakukan negosiasi dengan Pemerintah Spanyol untuk membangun 10 unit kapal pengawas melalui skema pinjaman/hibah luar negeri (PHLN).

"Masih dalam proses negosiasi. Harapannya apabila kerja sama Indonesia dengan pemerintah Spanyol kita merencanakan membangun 10 unit," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Adin menambahkan, untuk menyesuaikan adanya aspek Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), rencananya sebanyak empat unit akan dibangun di Spanyol dan enam unit di Indonesia.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_yFJiYMnq71FLsgY6yBny7YAtDoSeiMOTZS2Ddi2pLaUD3EmiCrOXF-d5NDfOKMW0yo4qhDYK3PZ9kImct6lVg5SkL3LKDs1heOLgPU4FbJqp7ttU_OVnymxuhWSXgUaLZfN35PSlTynbZ28S0gJ1zQytFKfO4UIApHSv-D0RDwEuTX8AleWQaKbS8Qeq/s750/Hakurei%20Maru%20Alias%20Orca%2005%20-19962.pngHakurei Maru, kapal Orca 05 KKP ★

"Kita rencananya membangun 10 unit. Rencananya untuk menyesuaikan dengan TKDN, 10 unit ini rencananya empat dibangun di Spanyol dan enam di Indonesia," paparnya.

Diketahui, KKP pada tahun ini telah menerima dua unit kapal hibah asal Jepang yakni Orca 05 yang tiba di tanah air pada 15 Juni 2023 serta Orca 06 yang tiba pada September 2023.

Kapal hibah yang merupakan kapal patroli bekas pakai dari Badan Perikanan Jepang ini memiliki panjang 63,37 meter, memiliki keunggulan dapat beroperasi di laut hingga 25 hari.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengumumkan bahwa KKP akan menerima sebanyak 2 (dua) Kapal Pengawas hibah dari Pemerintah Jepang, yaitu Hakurei Maru yang kemudian dinamakan KP Orca 05 dan Shirahagi Maru yang dinamakan KP Orca 06.

  ★ antara  

Inggris Tawarkan Joint Operation Agreement Desain Kapal Fregat Arrowhead 140

 Duta Besar Inggris Temui WamenhanDuta Besar Inggris Temui Wamenhan (Kemhan) ☆

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M. Herindra menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Inggris Dominic Jermey di Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Jumat, 3 November 2023, kemarin.

Acara ini sangat penting dalam memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Inggris di bidang industri pertahanan.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi detail kunjungan ini dan apa yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

 Pertemuan Penting
Dalam pertemuan ini, Duta Besar Inggris Dominic Jermey tidak sendiri.

Dia datang bersama dengan Atase Pertahanan Inggris Colonel Paul Reynolds, Direktur Negara Pembiayaan Ekspor Inggris Richard Michael, serta Wakil Atase Pertahanan dan Keamanan Inggris Tim Maile.

Di pihak Indonesia, Wamenhan M. Herindra didampingi oleh Dirjen Strahan Kemhan dan Kabainstrahan Kemhan.

Kunjungan ini menjadi wujud dari upaya kedua negara untuk menguatkan kerja sama dalam industri pertahanan. Sebelumnya, Indonesia dan Inggris telah memiliki beberapa nota kesepahaman tentang produk-produk industri pertahanan.

 Kerja Sama yang Lebih Komprehensif
Inggris menyampaikan keinginannya untuk menjalin kerja sama yang lebih komprehensif dengan Kementerian Pertahanan Indonesia.

Mereka juga berharap dapat mewujudkan peningkatan bentuk kerja sama baru yang lebih konkret. Beberapa produk pertahanan baru yang ditawarkan Inggris kepada Indonesia mencakup:

✪ Pesawat Angkut Berat C130Js dan Airbus A400M: Produk ini dimiliki oleh Angkatan Udara Inggris, dan mereka ingin berbagi keahlian dalam hal ini.

✪ Satelit Pertahanan: Salah satu aspek penting dalam pertahanan modern adalah teknologi satelit. Inggris menawarkan kerja sama dalam bidang ini.

✪ Artileri Pertahanan Udara: Keamanan udara adalah hal yang sangat penting, dan Inggris ingin berkontribusi dalam hal ini.

✪ Fasilitas Medis Militer: Kemampuan medis militer sangat diperlukan dalam pertahanan. Inggris siap untuk berbagi pengalaman dalam hal ini.

✪ Program Pemeliharaan Pesawat Hawk 100/200: Inggris ingin melanjutkan program ini dan memberikan dukungan.

✪ Desain Kapal Fregat Arrowhead 140: Ini adalah salah satu poin penting yang dibahas dalam pertemuan, dan kita akan membahasnya lebih lanjut.

 Joint Operation Agreement dalam Desain Kapal Fregat Arrowhead 140
Joint Operation Agreement (Kesepakatan Operasi Bersama) dalam desain kapal fregat Arrowhead 140 menjadi fokus utama dalam pertemuan ini.

Inggris menawarkan keberlanjutan dari program ini untuk pembangunan 2 fregat yang dipesan oleh Kemhan Indonesia.

Ini adalah langkah yang sangat penting dalam memperkuat pertahanan laut Indonesia.

Kapal fregat Arrowhead 140 adalah kapal perang modern dengan teknologi canggih. Dengan kesepakatan ini, Indonesia akan dapat memperoleh kapal perang yang kuat dan handal untuk menjaga keamanan perairan negara ini.

 Peningkatan Kerja Sama
Pertemuan ini menandai komitmen Indonesia dan Inggris untuk meningkatkan kerja sama dalam bidang pertahanan.

Dalam dunia yang terus berubah, kerja sama internasional sangat penting untuk menjaga keamanan dan kedaulatan negara.

Kedua negara berharap dapat menjalin hubungan bilateral yang kuat dan saling menguntungkan dalam bidang pertahanan. ***
 

  ☆ Zona Jakarta  

Minggu, 05 November 2023

2 Unit Alutsista Baru TNI AL Resmi Perkuat Jajaran Koarmada III

Siap Beroperasi di Wilayah Papua TD Umsini dan TD Irau siap perkuat jajaran Koarmada III Sorong. (Dispen Koarmada III) ★

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III Laksamana Muda (Laksda) TNI Rachmad Jayadi memimpin upacara penyambutan kedatangan dua unit kapal tunda atau Tug Boat yang akan memperkuat jajaran alutsista TNI AL di wilayah Papua, khususnya di wilayah tugas Koarmada III Sorong.

Dua unit kapal tunda atau Tug Boat yang diberi nama TD Umnisi dan TD Irau itu tiba di Dermaga Markas Komando (Mako) Lantamal XIV Sorong, Kota Sorong, Papua Barat Daya pada hari Kamis, 2 November 2023 kemarin.

Panglima Koarmada III Laksda TNI Rachmad Jayadi mengungkapkan, dua unit kapal tunda itu sebelumnya telah diresmikan dan diserahterimakan untuk masuk ke jajaran Koarmada III berdasarkan surat keputusan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali yang ditandatangani pada tanggal 21 Agustus 2023 lalu di Jakarta.

Dua unit kapal tunda itu yaitu TD Umsini dan TD Irau merupakan alutsista yang dibuat oleh perusahaan galangan kapal dalam negeri, yaitu PT Noahtu Shipyard Jakarta.

"Hal tersebut sejalan dengan komitmen TNI Angkatan Laut dalam mendukung kebijakan Pemerintah berupa Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) serta merupakan bukti nyata dari kemandirian industri pertahanan dalam negeri," kata Pangkoarmada III Laksda TNI Rachmad Jayadi dalam keterangan resminya yang diterima VIVA Militer, Jum'at, 3 November 2023.

Lebih jauh Pangkoarmada III menjelaskan, bahwa TD Umsini dan TD Irau merupakan kapal jenis Tunda Pelabuhan yang diawaki sekitar 10 personel yang akan dipergunakan untuk membantu Kapal Perang TNI AL (KRI) jajaran Koarmada III terutama yang berukuran besar untuk lepas sandar di Pelabuhan Sorong, khususnya di Dermaga Lantamal XIV, maupun di Dermaga Mako Koarmada III Katapop Kab Sorong.

"Sehingga ini dapat mengoptimalkan waktu serta keamanan bernavigasi KRI di alur pelabuhan," ujarnya.

Selain itu, lanjut Pangkoarmada III, kehadiran dua unit Tug Boat/Kapal Tunda ini, selain mampu mendukung lepas sandar KRI, juga memiliki kemampuan untuk menanggulangi kebakaran di laut maupun di pelabuhan. Sebab, kedua kapal tunda terbaru TNI AL ini dilengkapi dengan perangkat External Fire Fighting system.

Tidak hanya itu, kedua tug boat itu juga dilengkapi dengan Oil Dispersant System untuk mengatasi pencemaran limbah minyak di laut.

"Dengan demikian, TD Umsini dan TD Irau diharapkan mampu membantu fungsi Pangkalan dalam mendukung operasional KRI serta meningkatkan keselamatan di wilayah Pelabuhan Lantamal XIV Sorong dari bahaya kebakaran dan pencemaran limbah di laut," kata Pangkoarmada III.

Diakhir sambutannya, Pangkoarmada III mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung di jajaran Koarmada III, khususnya di Lantamal XIV Sorong. Dia pun berpesan kepada seluruh prajurit TNI AL yang mengawaki kedua tug boat agar selalu menjaga dan memelihara terus kondisi teknis kapal, supaya tingkat kesiapan kapal selalu terjaga dan bisa memenuhi tuntutan kesiapsiagaan operasional unsur Koarmada III.

"Pegang teguh prinsip Zero Accident dan mematuhi Standard Operating Procedure (SOP) agar keselamatan personel maupun materiil selalu terjaga," ujarnya.

  ★ VIVAnews  

Sabtu, 04 November 2023

Menkominfo Buka Opsi Tak Perlu Lagi Menara BTS

 Perusahaan telekomunikasi berbasis satelit LEO sudah hadir di Indonesia 
https://images.bisnis.com/posts/2021/12/21/1480335/karii1.jpgIlustrasi satelit LEO (Istimewa) 🛰

M
enteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi membuka opsi tak perlu lagi membangun menara selular alias BTS saat satelit orbit rendah beroperasi penuh.

Hal itu disampaikan Budi kala ia disinggung soal target pembangunan BTS di tahun ini.

"Kalau berapa banyak jumlah BTS, teknologi satelit ini akan mengubah lanskap tekonolgi telekomunikasi, jangan-jangan kita nanti udah gak perlu BTS, (tapi) pakai staelit LEO (Satelit Orbit Bumi Rendah)," kata dia di acara Forum Merdeka Barat, Jumat (3/11).

Perusahaan telekomunikasi berbasis satelit LEO sudah hadir di Indonesia, salah satunya Starlink yang bekerjasama dengan Telkomsat untuk layanan korporasi. Teranyar, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) juga akan menggaet perusahaan asal Inggris, OneWeb.

Budi menilai teknologi LEO menjadi sebagai salah satu opsi karena perusahaan telekomunikasi tak perlu lagi menggelar kabel fiber optik bawah laut dan menara BTS untuk memberi layanan di wilayah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T).

Kendati membuka peluang internet satelit, Budi tetap menargetkan pembangunan BTS yang dilakukan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) di tahun ini. Setidaknya bakal ada 5.000-5.600 BTS untuk melayani masyarakat.

"Daerah kita banyak tersebar sehingga kalau narik kabel fiber optic kan sangat memakan waktu dan biaya sehingga satelit ini pilihan tepat di Indonesia," tuturnya.

Dengan adanya opsi internet satelit, kata Budi, hal ini bisa menunjang percepatan pembangunan infrastruktur digital, sehingga sesuai dengan program prioritas Kominfo 2024.

Program prioritas itu, kata dia, merupakan prasyarat menjadi negara maju. Setidaknya ada tiga langkah strategis yang harus digenjot.

Ketiga langkah itu yakni penyediaan infrastruktur teknologi informasi dan telekomunikasi, program frekuensi spektrum dan layanan publik, serta program pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

"Kita negara yang sangat besar dan luas, karena itu pilihan teknologi program digitalisasi ini harus sangat smart," tuturnya.

Sebelumnya, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sempat mengungkapkan perizinan Starlink untuk publik seharusnya berjalan mulus dan tidak ada masalah.

"Ya sedang kita proses semua mestinya tidak ada masalah," kata dia usai meresmikan EdgeConnex Indonesia di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (13/9).

Jika negosiasi Starlink dan pemerintah lancar, Luhut menyebut Oktober 2023 nota kesepakatan bisa diteken sehingga Elon Musk bakal datang ke Indonesia.

Lalu kapan kepastian izin Starlink? "Belum, belum tahu. Saya belum teleponan sama beliau (Musk)," seloroh Budi Arie, Kamis (2/11). (can/arh)

  📡 CNN  

Jumat, 03 November 2023

Dassault Aviation Kunjungi Infoglobal

 Bahas potensi kerja sama program LCO (local content & offset) Rafale 
https://pbs.twimg.com/media/F912k3_aIAAsJZu?format=jpg&name=large(Infoglobal) ★

I
nfoglobal menerima kunjungan dari Dassault Aviation yang diwakili oleh Jean-Bernard Oresve selaku Intenational Cooperation Program Manager, Pascal Mangold selaku Cooperation Program Manager, dan Adhitiya Wibhawa selaku Konsultan.

  ★ Infoglobal  

Kemenhan Buka Suara Soal Kabar Website Dibobol Hacker

https://static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/logo-kementerian-pertahanan-kemenhan-yang-baru-diresmikan-prabowo_220121165536-165.jpg(Kemhan) ★

K
ementerian Pertahanan buka suara soal dugaan kebobolan situs Kemenhan dan penjualan dokumen rahasia di pasar gelap internet yang biasa disebut dark web.

Karo Humas Setjen Kemenhan Brigjen Edwin Adrian Sumantha mengatakan pihak Kemenhan masih mendalami dugaan peretasan tersebut.

"Perlu kami sampaikan bahwa kami tengah mendalami hal tersebut kepada pihak terkait di Kemhan," kata Edwin seperti dikutip dari detikcom, Kamis (2/11/2023).

Dia menjelaskan situs Kemenhan saat ini sudah dinonaktifkan sementara untuk memeriksa kebenaran pembobolan oleh hacker.

"Kami saat ini menonaktifkan situs Kemhan sementara waktu dalam rangka pemeriksaan jaringan terkait hal tersebut," ungkapnya. "Kami akan memberikan update setelah ada informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan," kata Edwin.

Kabar situs Kemhan diretas viral di media sosial melalui X, sebelumnya bernama Twitter. Penyebarnya adalah akun Fusion Intelligence Center @StealthMole yang menyampaikan bahwa seorang peretas mengaku telah meretas situs Kemenhan RI dan menjual dokumen rahasia serta akses ke situs tersebut.

"Seorang peretas mengaku telah berhasil meretas Kementerian Pertahanan Indonesia dan memposting pesan di pasar gelap, menawarkan untuk menjual dokumen rahasia dan sensitif situs web tersebut, serta akses admin," tulis Fusion Intelligence Center.

Peretas juga disebutnya membagikan tangkapan layar bukti peretasan. Peretas juga mengaku bahwa server tersebut berisi sekitar 1,64 TB data.

"Jika klaimnya benar, cara peretas memperoleh akses ke situs web tersebut akan diselidiki di masa depan. Namun salah satu skenario yang mungkin terjadi adalah penggunaan akun yang dibocorkan oleh malware Stealer. Kami dapat mengkonfirmasi bahwa sekitar 1.484 kredensial yang terkait dengan Kementerian Pertahanan terekspos di web gelap karena malware Stealer," lanjutnya.

  🖥 CNBC  

Kamis, 02 November 2023

PT Pindad Tuntaskan Pengembangan R-Han 122B

➶ Sebuah Sistem Peluncur Multi Roket R-Han 122B (Pindad)

Meski pengembangan teknologi roket di Indonesia maju mundur, namun, belum lama ini ada kabar dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, yang menyebut bahwa pengembangan roket balitsik untuk sistem senjata artileri kaliber 122 mm telah tuntas dilakukan oleh PT Pindad.

Roket 122 mm adalah jenis amunisi artileri dengan standar Rusia/Soviet yang disiapkan untuk jenis senjata MLRS (Multiple Launch Rocket System).

Dikutip dari Janes.com (31/10/2023), disePT Pindad pada akhir Oktober 2023 telah menuntaskan pengembangan roket 122 mm, atau disebut juga sebagai R-Han 122B. Dalam sebuah postingan di media sosial, Kementerian Pertahanan mengatakan bahwa PT Pindad melakukan “serangkaian uji coba yang berhasil pada sistem tersebut” sebelum menyatakan bahwa pengembangannya telah selesai.

Sejak tahun 2017, PT Pindad telah memproduksi R-Han 122B untuk Korps Marinir dengan basis produksi awal tingkat rendah.

R-Han 122B punya bobot 64 kg, dimana 18 kg di dalamnya berupa hulu ledak. Dengan bahan bakar solid propelan (waktu pembakaran 3,3 detik), R-Han 122B dapat melesat sampai kecepatan Mach 2.95. Dengan sudut peluncuran 50 derajat, roket ini dapat mencapai jarak tembak 30 km. R-Han 122B punya panjang 2.820 mm dan lebar diameter 122 mm.

R-Han 122B sejatinya adalah pengembangan dari roket RX1210. Sementara R-Han 122B (RX1220) performanya mengacu pada roket Grad buatan Ceko yang digunakan Korps Marinir. Fokus pengembangan roket artileri ini adalah untuk memaksimalkan motor roket hingga dapat menjangkau sasaran sejauh 20 – 30 km.

R-Han 122B dibuat untuk memasok kebutuhan Artileri Medan Korps Marinir, khususnya sebagai senjata utama pada alutsista self propelled MLRS (Multiple Launch Rocket System) RM70 Grad, RM70 Vampire dan Norinco Type 90B pada Resimen Artileri Korps Marinir.

Meski dibuat oleh PT Pindad, proyek R-Han 122B sejatinya adalah digarap Konsorsium Roket Nasional dan Balitbang Kemhan. Konsorsium Roket Nasional terdiri dari LAPAN, PT Pindad, PT Dahana dan PT Dirgantara Indonesia, yang kesemuanya dikoordinasikan oleh Ristek BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). (Gilang Perdana)

  ➶ Indomiliter  

Rabu, 01 November 2023

Dirjen PSDKP KKP Meninjau Senapan Mesin Untuk Mendukung Kapal Pengawas

 Kunjungi PT Pindad 
https://pindad.com/uploads/images/article/full/31102023_Kunjungan_KKP_(3).jpg(Pindad) ★

D
irektur Komersial PT Pindad, Atih Nurhayati beserta jajaran menerima kunjungan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Laksamana Muda TNI Adin Nur Awaludin beserta jajaran pada Selasa, 31 Oktober 2023 di Auditorium PT Pindad, Bandung.

Tujuan kunjungan Dirjen PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan ini ke PT Pindad dalam rangka pengawasan proses dan perkembangan produksi pengadaan senapan mesin yang akan di gunakan untuk memenuhi kebutuhan peralatan pertahanan Kapal Pengawas Kelautan dan Perikanan oleh KKP. Pada kegiatan ini juga rombongan Dirjen PSDKP KKP akan meninjau secara langsung fasilitas produksi yang dimiliki oleh Pindad.

Direktur Komersial PT Pindad, Atih Nurhayati menyambut hangat kunjungan Dirjen PSDKP KKP beserta jajaran di PT Pindad.

“Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami bapak Dirjen PSDKP beserta jajaran dapat mengunjungi PT Pindad, dan kami juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Kementerian Kelautan dan Perikanan Khususnya Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) untuk kami PT Pindad bisa terus memberikan kontribusi guna mendukung program serta pengawasan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pindad juga akan terus mensupport kegiatan kegiatan strategis maupun kebutuhan dari KKP dengan produk – produk yang berusaha kami kembangkan sesuai kebutuhan dari KKP, “ Jelas Atih Nurhayati.

Dirjen PSDKP KKP, Laksamana Muda TNI Adin Nur Awaludin dalam sambutannya mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas dukungan PT Pindad karena sudah memfasilitasi kegiatan kunjungan kerja dalam rangka pengawasan proses dan perkembangan produksi pengadaan senapan mesin yang sebelum nya sudah terkontrak antara PT Pindad dan KKP.

“KKP Sebelumnya sudah menggunakan produk PT Pindad berupa SS2, KKP juga membutuhkan Upgrade peralatan guna pengawasan di perbatasan laut. Senapan Mesin yang dipesan juga sudah sesuai persetujuan Kementerian Pertahanan agar dapat di gunakan di Kapal Pengawas Kelautan dan Perikanan,” Jelas Laksamana Muda TNI Adin Nur.

Setelah mendengarkan paparan singkat profil dan produk PT Pindad, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke fasilitas produksi Senjata PT Pindad.

  ★ Pindad  

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More