blog-indonesia.com

Sabtu, 07 Februari 2026

PT PAL Indonesia Disiapkan Jadi Holding Galangan Kapal BUMN

Fregat Merah Putih KRI BPD 322 produksi PAL (FMI fb)

PT PAL Indonesia sedang disiapkan menjadi induk atau holding khusus bagi galangan kapal Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai bagian dari konsolidasi industri maritim nasional.

Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod menyebutkan bahwa kajian mengenai pembentukan holding tersebut saat ini sedang dibahas di Danantara.

Danantara sedang melakukan konsolidasi industri galangan kapal BUMN … PT PAL diperintahkan untuk menjadi induk dari galangan-galangan kapal BUMN. Tetapi bentuknya seperti apa, ini masih dalam proses pembahasan,” kata Kaharuddin usai Diskusi Strategis Industri Maritim di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan kajian konsolidasi sudah berjalan sejak tahun lalu dan mencakup empat BUMN yang memiliki galangan kapal, yakni PT PAL Indonesia, PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (DPKB), PT Dok & Perkapalan Surabaya (DPS), dan PT Industri Kapal Indonesia (IKI).

Meski konsolidasi BUMN tengah digodok, Kaharuddin menegaskan bahwa peran galangan kapal swasta tetap sangat penting.

Kita akan terus berjalan secara paralel. Selain BUMN, kita juga membutuhkan industri galangan kapal swasta. Dan justru ini yang lebih banyak,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam Rapat Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (4/2), Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menegaskan bahwa PT PAL akan berperan sebagai anchor atau jangkar bagi perusahaan-perusahaan perkapalan nasional.

Ia menyampaikan bahwa proyek-proyek maritim, khususnya pembangunan kapal BUMN, diwajibkan untuk dilakukan melalui PT PAL Indonesia.

Menurut dia, kewajiban tersebut bertujuan untuk memperkuat dan meningkatkan kapasitas industri perkapalan nasional.

Oleh karena itu, BUMN pelayaran seperti PT Pertamina International Shipping (PIS), PT Pelni, dan ASDP diwajibkan membangun kapal melalui PT PAL Indonesia.

  🤝  antara  

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More