N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Krait

Kapal patroli 40 m berbahan almunium alloy produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

Panser Canon 90mm

Kendaraan militer dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

PT44 Gudel

Kendaraan taktis militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Rabu, 27 Mei 2015

Obat dan Vitamin Made in Cimanggis

Bayer Perluas Pabrik dan Gudang Cimanggis, Siapkan Rp 120 M Perusahaan obat asal Jerman, PT Bayer Indonesia akan genjot produksi dengan memperluas pabrik dan gudang di Cimanggis, Depok. Investasi yang digelontorkan tahun ini sebanyak 8,1 juta euro (Rp 120 miliar).

Perluasan pabrik yang terletak di Jawa Barat ini secara resmi dilakukan oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin. Saleh menuturkan, Bayer merupakan salah satu perusahaan multinasional yang menghasilkan produk farmasi dan bahan kimia. Salah satu produknya yang dikenal luas adalah Baygon, tapi sekarang Bayer tidak lagi memproduksi obat anti nyamuk tersebut.

"Patut diapresiasi komitmen Bayer Indonesia yang merupakan perusahaan multinasional di bidang healthcare dan crop science untuk terus tumbuh bersama Indonesia," kata Saleh di acara Inaugurasi of Warehouse Facility Expansion di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Rabu (27/5/2015).

Saleh mengatakan, Bayer dalam hal ini menggelontorkan investasi senilai 8,1 juta euro, yang bakal digunakan untuk menambah fasilitas dan lini produksi.

"Invetasi yang ditanamkan mencapai 60 juta euro, dan bertambah 8,1 juta euro tahun ini yang mampu menyerap tenaga kerja hingga 1.300 karyawan," katanya.

Di tempat yang sama, Presiden Direktur Bayer Indonesia Ashraf Al Ouf mengatakan, saat ini pabrik di Cimanggis merupakan salah satu pabrik strategis di antara 60 pabrik Bayer yang tersebar di seluruh dunia. Pabrik Cimanggis disebutkannya saat ini mempekerjakan 350 orang karyawan.

"Investasi ini untuk fasilitas tambahan, bukan hanya mesin, peralatan tapi juga untuk sumber daya manusia," ‎katanya.

Bayer memproduksi dan memasarkan aneka produk farmasi dan produk obat tanpa resep, serta produk untuk industri agrikultural. Pabrik yang berlokasi di Surabaya memproduksi bahan kimia untuk bidang pertanian, sementara Cimanggis memproduksi produk farmasi dan produk obat tanpa resep, yang dipasarkan di dalam negeri, serta di ekspor ke beberapa negara–negara Asia Pasifik lainnya.

Kapasitas gudang di Cimanggis ini sudah ditambah dari 3.500 palet places menjadi 7.000. Biaya perluasan gudang ini mencapai 5 juta euro.

Sedangkan peningkatan produksi effervescent ditingkatkan dari 36,3 juta tubes menjadi 54 juta di 2016. Dana yang dipakai sebanyak 3,1 juta euro.
Diekspor ke 20 Negara PT Bayer Indonesia memproduksi multivitamin, vitamin, obat-obatan hingga suplemen dan diekspor ke lebih dari 20 negara di dunia. Dalam 3 tahun ke depan, pabrik yang berlokasi di Cimanggis ini bakal mengekspor produknya ke 50 negara.

Head of Supply Center Bayer Indonesia Cimanggis Site, Safak Oner mengatakan, saat ini, Bayer memproduksi beberapa produk seperti Redoxon, CDR, Aspirin, Saridon dan jenis obat dan multivitamin lainnya. Produk-produk tersebut diekspor ke berbagai negara.

"Kita mengekspor ke lebih dari 20 negara. Kita juga sedang menunggu feedback dari beberapa negara tujuan ekspor terkait regulasi, seperti Amerika Serikat (AS), beberapa negara di Eropa," tutur Safak ditemui di sela acara Inauguration Warehouse Facility Expansion Bayer di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Rabu (27/5/2015).

Negara-negara tujuan eskpor obat-obatan made in Cimanggis ini adalah Hong Kong, Filipina, Singapura, Malaysia, Korea, Taiwan, Thailand, Australia, Selandia Baru. Kemudian Vietnam, Kamboja, Inggris, Uni Emirat Arab, Turki, Austria, Rumania, Hungaria, dan Yordania.

Dikatakan Safak, sebanyak 75% semua produksi Bayer di pabrik Cimanggis ini adalah untuk tujuan ekspor, sementara 25% sisanya dijual di dalam negeri.

Dia menuturkan, Bayer akan terus membuka peluang pasar ekspor ke negara-negara lain. Perusahaannya menargetkan akan mengirimkan ‎produk-produk obat dan multivitamin tersebut ke 30 negara lainnya.

"Saya harap 50 negara, dalam 2 sampai 3 tahun ke depan," katanya.

Hari ini, Bayer meresmikan beroperasinya fasilitas gudang baru berkapasitas 7.000 palet dari sebelumnya 3.500 palet dengan nilai investasi 5,1 juta euro‎. Perusahaan juga menggelontorkan 3 juta euro untuk menambah lini produksi effervescent menjadi 54 juta tube per tahun dari kapasitasnya saat ini yang mencapai 36,3 juta tube.

"Itu akan beroperasi sekitar triwulan pertama tahun 2016," tutupnya. (zul/ang)
Bahan Baku Masih Impor Lebih dari separuh hasil produksi obat dan vitamin PT Bayer Indonesia diekspor ke 20 negara di dunia. Namun sayangnya, bahan baku dari produk yang dihasilkan hampir seluruhnya diimpor. Paling banyak impor dari China.

Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, industri farmasi di Indonesia cukup berkembang, namun sayangnya bahan baku masih banyak yang diimpor. Saleh mengatakan, 90% bahan baku industri farmasi masih diimpor.

"Memang selama ini‎ masih 90% kebutuhan bahan baku masih impor. Tentu Kemenperin berkoordinasi dengan kementerian lainnya agar secara bertahap bahan baku impor kita kurangi," kata Saleh di sela acara Inauguration Warehouse Facility Expansion Bayer Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Rabu (27/5/2015).

Dikatakan Saleh, impor dilakukan terpaksa karena belum ada industri dalam negeri yang mampu memenuhi kebutuhan industri farmasi. Baik dari segi spesifikasi, kualitas ataupun harga.

Saleh menyayangkan hal ini karena ekspor obat-obatan ataupun produk farmasi cukup gemilang. Di tahun 2014, nilai ekspor produk farmasi nasional mencapai US$ 532 juta, tumbuh 16,98% dari tahun 2013 yang mencapai US$ 455 juta.

Sementara itu, Head of Supply Center Bayer Indonesia Cimanggis Site, Safak Oner mengatakan,‎ kebanyakan bahan baku yang diimpor adalah dari negara seperti China, India dan Eropa. Bahan baku utama dan penolong pun masih diimpor.

"Kita sebenarnya ingin pakai material dari lokal. Tapi seperti plastik tube itu impor dari segi kualitas dan harga masih bagus. Kebanyakan dari China sekitar 15%, lalu India dan juga ada dari Eropa," tutupnya. (zul/ang)

  ✈️ detik  

Selasa, 26 Mei 2015

[World] Suara Aneh di Langit Eropa dan Amerika

Misterius dan Tak Terpecahkan http://images.detik.com/content/2015/05/25/10/171153_ilustrasi.jpgAda kegemparan yang muncul belakangan ini terkait dengan suara aneh yang muncul dari langit. Suara aneh ini bak suara terompet dan terdengar kencang. Di situs berbagi video YouTube ada beberapa penampakannya.

Mengutip CNN Indonesia, Senin (25/5/2015), diketahui sejumlah negara di Kanada, Australia, Jerman dan Amerika Serikat warganya mengalami kejadian mendengar suara tersebut.

Salah satu warga yang mendengar suara dari langit tersebut adalah Kimberly Wookey yang merekam suara misterius tersebut dan mengunggahnya ke situs jejaring sosial.

"Ini adalah kedua kalinya saya mendengar suara ini. Pertama kalinya terjadi pada 19 Juni 2013 pada pukul antara 9 sampai 9.30 pagi. Tapi tidak cukup intens," katanya di akun YouTube miliknya, yang dikutip dari Tech in Times.

Bila menelusuri lebih jauh, keriuhan ini sudah terjadi sejak 2012. Kemudian berlanjut hingga 2013, dan 2014 dan menyebar terjadi di beberapa kota. Tapi sayangnya, hingga kini belum juga terpecahkan suara misterius itu.

CNN Indonesia menulis bahwa dalam entri lain, tanggal 29 Agustus 2013, Wookey mengaku ia dibangunkan oleh suara keras, yang diketahui ia telah mendengar sebelumnya. Dia berkata bahwa dia pergi untuk melihat anaknya yang juga ketakutan oleh suara.

Wookey menambahkan bahwa dia tidak percaya bahwa peristiwa memiliki hubungan dengan agama, atau bahwa suara bisa berasal dari alien, kereta atau konstruksi. Dia, bagaimanapun, percaya bahwa peristiwa tersebut terjadi karena fenomena geofisika yang bisa dijelaskan dengan pendekatan ilmiah.

Jadi suara apa itu gerangan?
Analisa NASA Tentang Suara Aneh dari Langit yang Terdengar di Eropa dan AS Suara aneh di langit yang terdengar di sejumlah kota di Eropa dan AS memunculkan berbagai spekulasi. Mulai dari yang mengutip dalil agama yakni suara sangsakala hingga yang ilmiah sebagai fenomena alam.

Tapi hingga kini tak bisa terjawab jelas, dari mana suara yang menyeramkan itu berasal. Di situs berbagi video YouTube ada beberapa peristiwa yang merekam suara keras membahana itu.

Seperti dikutip CNN Indonesia, Senin (25/5/2015), melihat fenomena tersebut, para ilmuwan di Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA) percaya kebisingan berpotensi berasal dari "kebisingan latar belakang" Bumi.

"Jika manusia memiliki antena radio--bukan--telinga, kita akan mendengar sebuah simfoni luar biasa dari suara-suara aneh yang datang dari planet kita sendiri," juru bicara dari NASA menjelaskan, seperti dikutip dari Tech Times.

NASA mengatakan bahwa suara tersebut bisa dibandingkan dengan musik latar yang biasanya dapat didengar di klasik film fiksi ilmiah. Namun, para pakar menekankan bahwa suara yang datang dari Bumi bukan fiksi ilmiah. Emisi radio alami dari planet Bumi seperti ini yang sangat banyak dan lumrah terjadi.

Hingga kini mungkin ribuan orang yang dari berbagai kota yang mendengar suara itu. Fenomena aneh itu tak juga terjawab. Suara bak terompet yang besar dan terdengar beberapa kali ini bagi yang mendengarnya amat mengejutkan.

Lalu dari mana asal suara aneh ini?
Analisa LAPAN Soal Suara Misterius Bak Terompet di Langit AS dan Eropa http://images.detik.com/content/2015/05/25/10/180424_hammer.jpgSuara misterius bak terompet terdengar beberapa kali dari langit. Peristiwa ini terjadi di sejumlah kota di AS, Eropa, Kanada, hingga Australia.

Suara bak terompet ini sudah ramai sejak 2012, namun hingga 2015 ini tak juga terpecahkan. Di situs berbagi video YouTube tayangan soal suara aneh ini juga banyak diabadikan. Kemudian, lembaga antariksa AS NASA juga sudah membuat analisa soal suara itu, tapi tak memuaskan.

Nah, Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) pun sudah mendengar soal isu suara aneh ini. Seperti dikutip dari CNN Indonesia, Senin (25/5/2015), suara itu diperkirakan bukan dari luar bumi.

“Belum tahu juga saya apakah itu asalnya dari bencana alam di Bumi atau lainnya, yang jelas bukan dari luar Bumi," kata Kepala Lapan, Prof Thomas Djamaluddin kepada CNN Indonesia.

Thomas mengungkapkan apabila ada unsur yang memang berasal dari luar angkasa, kemungkinan besar itu adalah benda antariksa seperti komet, asteroid, hingga meteor yang betul-betul jatuh atau menabrak Bumi, bukan berupa audio atau suara.

Sementara menurut pendapat badan antariksa Amerika Serikat, NASA, suara terompet tersebut bisa dibandingkan dengan musik latar yang biasanya dapat didengar di klasik film fiksi ilmiah. Namun, para pakar menekankan bahwa suara yang datang dari Bumi bukan fiksi ilmiah. Emisi radio alami dari planet Bumi seperti ini yang sangat banyak dan lumrah terjadi, kata NASA. (ndr/mad)
Selain Suara Terompet, Suara Aneh Juga Pernah Landa Langit Amerika Sebelum fenomena suara terompet di langit ramai terjadi, jauh sebelum itu pernah ada fenomena suara yang dikenal dengan istilah The Hum. Fenomena suara gemuruh ini terjadi di sejumlah tempat, seperti di Taos, New Mexico; Bristol, Inggris; Largs, Skotlandia; sampai ke Bondi, Australia.

Dilansir dari CNN Indonesia, Senin (25/5/2015), laporan awal soal Hum sebetulnya pertama kali muncul pada 1950-an. Orang-orang melaporkan adanya suara dengungan berfrekuensi rendah, debaran, atau gemuruh. Bunyinya pun cukup lama terdengar.

Tapi secara umum Hum hanya bisa didengar di dalam ruangan, dan terdengar lebih keras pada malam hari ketimbang saat siang hari. Selain itu, ia hanya terjadi di daerah pedesaan atau yang agak terpencil. Mungkin karena frekuensinya rendah, Hum tak terdengar di kota yang berisik.

Sejumlah penelitian sudah dilakukan untuk mengungkap misteri Hum. Pada 2003 konsultan akustik Geoff Leventhall dari Surrey, Inggris, meneliti suara itu. Hasilnya, dia mendapati hanya dua persen orang yang hidup di daerah yang terdengar Hum, yang mendengar suara itu. Mayoritas berusia 55 sampai 70 tahun.

Seperti dilansir Livescience, menurut mereka yang mendengar suara itu—biasa disebut sebagai hummers—suara Hum itu seperti bunyi mesin diesel yang idle dan suara itu terasa ‘menyiksa’. Malah, ada kasus bunuh diri yang mempersalahkan fenomena ini sebagai penyebabnya.

"Ini seperti semacam siksaan, kadang-kadang Anda seperti ingin berteriak saja," kata Katie Jacques, dari Leeds, Inggris, seperti dilansir BBC. "Malam yang buruk, saya susah tidur."

Bristol, Inggris, adalah tempat pertama di Bumi yang secara resmi disebut tempat terjadinya Hum. Pada 1970-an disebut ada 800 orang di kota pantai itu yang mendengar Hum. Waktu itu mereka menduga suara timbul dari lalu lintas dan bunyi pabrik yang beroperasi 24 jam.

Lalu pada 1991 Hum terdengar di Taos, New Mexico. Malah suara ini terdengar selama bertahun-tahun dan meresahkan sebagian warga di kota itu. Satu tim dari Los Alamos National Laboratory, Universitas New Mexico, Sandia National Laboratories, dan ilmuwan lain belum berhasil mengidentifikasi sumber suara itu.

Suara Hum yang lain terdengar di Windsor, Ontario. Begitu juga di Bondi, daerah pantai di Australia. Daily Telegraph pernah mengulas bunyi, yang disebut telah menyebabkan 'kegilaan' kepada orang-orang.

Kebanyakan peneliti yang menginvestigasi Hum menyatakan suara itu adalah nyata, bukan hasil dari histeria massal atau bunyi dari luar Bumi.

Penyebabnya disebut macam-macam. Mulai dari tekanan tinggi di jalur pipa gas, perangkat komunikasi, radiasi elektromagnetik berfrekuensi rendah namun masih bisa didengar telinga manusia.

Ada juga yang menyebutkan itu faktor dari alam, termasuk kegiatan seismik seperti gempa yang amat kecil yang bisa disebabkan oleh gelombang laut. Ada juga yang punya hipotesis bahwa Hum disebabkan kegiatan militer atau dampak komunikasi di kapal selam.

 Memecahkan Misteri Suara Hum 

Selama puluhan tahun suara aneh berfrekuensi rendah mengganggu banyak orang di sejumlah tempat di Bumi. Ilmuwan dari Centre National de la Recherche Scientifique mengklaim telah menemukan penyebab suara itu.

Menurut mereka, suara The Hum terjadi akibat dari aktivitas mikroseismik pada gelombang lautan yang menghantam dasar laut. Hantaman yang berlangsung dalam jangka waktu lama dan konstan ini disebut menghasilkan suara gemuruh atau debaran.

"Tekanan gelombang pada dasar laut menghasilkan gelombang seismik yag menyebabkan Bumi mengalami vibrasi," kata Fabrice Ardhuin, peneliti senior di sana, seperti dilansir The Independent pada April lalu.

Gelombang berkelanjutan memproduksi suara yang berlangsung selama 13 sampai 300 detik. Tapi suara ini hanya bisa didengar sebagian orang yang sensitif pada suara itu, atau perangkat seismik. (rni/idh)

  ★ detik  

Senin, 25 Mei 2015

Kegetiran Habibie Mengenang Runtuhnya Industri Penerbangan Indonesia

Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie tak pernah lupa akan pemecatan besar-besaran karyawan PT Dirgantara Indonesia, industri penerbangan negeri ini yang dibangun olehnya. Habibie merasa ikut andil dalam perginya ilmuwan-ilmuwan top Indonesia ke luar negeri akibat dari pemecatan itu.

Suara Habibie terasa getir saat mengenang peristiwa yang terjadi pada saat krisis ekonomi tahun 1996-1998 itu.

Kepada wartawan dan para puluhan peneliti Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) yang berkumpul di kediamannya, Habibie merasa telah membunuh "anak" yang telah dilahirkan, dibesarkan, dan kemudian terpaksa harus hengkang jauh darinya.

Dia mengatakan, awalnya industri penerbangan Tanah Air dia rintis hanya dengan 20 orang pekerja dalam Institut Pesawat Terbang Nusantara (IPTN). Kemudian, industri penerbangan berjaya dan berhasil mempekerjakan sekitar 48.000 orang.

Mereka yang bekerja di IPTN adalah orang-orang pilihan Indonesia yang disekolahkan pemerintah untuk bisa melanjutkan jenjang S-1 hingga S-3 di luar negeri. Putra-putri Tanah Air itu kembali ke Indonesia dan bergabung bersama Habibie untuk merakit pesawat-pesawat udara buatan asli bangsa ini.

Namun, masa-masa indah itu berubah drastis. Habibie yang lama menjadi menteri riset dan teknologi kemudian menjadi wakil presiden. Meski menjadi wapres, Habibie rupanya harus menelan pil pahit. Dia harus mengalah dengan keputusan presiden yang menutup IPTN pada masa krisis.

Presiden Soeharto memutuskan menerima bantuan International Monetary Fund (IMF) dengan syarat menghentikan proyek pengerjaan pesawat N250 yang menjadi kebanggaan Habibie.

"Saya serahkan 48.000 orang dan saya serahkan semua itu untuk membuat apakah kereta api, pesawat terbang, apa senjata. Total turn over 10 juta dollar AS, tapi karena reformasi diimbau oleh IMF, kita ramai-ramai membunuhnya. Di kacamata saya, itu kriminal," ujar Habibie dengan emosional.

Suami dari Hasri Ainun Besari itu menganalogikan dimatikannya industri strategis Indonesia sama dengan membunuh anak sendiri. Apabila sang anak sakit, seharusnya disembuhkan hingga bangkit kembali.

"Padahal, Anda tahu di situlah tempat manusia-manusia unggul di mana mereka membuat produk yang dibutuhkan banyak orang," tutur Habibie.

Pria yang merintis kariernya dari awal sebagai peneliti hingga bisa mendapat posisi tinggi di perusahaan pesawat terbang Jerman itu sempat membuat jeda saat berbicara. "Anda tahu, saya sempat protes industri strategis ditukarkan. Tapi, tidak ada yang mendengar," ceritanya.

Kegetiran Habibie semakin menjadi manakala 16.000 orang yang dipecat ketika itu mendatanginya. Mereka yang tak lagi memiliki pekerjaan merasa kebingungan harus mencari nafkah dari mana.

Habibie pun hanya bisa merelakan mereka untuk mencari pekerjaan di luar negeri yang juga sedang gencar memproduksi industri strategisnya.

Alhasil, para ahli Indonesia "hijrah" dan bekerja di perusahaan asing, seperti Boeing dan Airbus. Mereka juga bekerja di Thailand, Brasil, dan Turki.

"Saya katakan, carilah pekerjaan. Mereka harus bekerja supaya tidak berhenti dari proses unggul ini supaya tidak tertinggal. Tunggulah sampai mereka pulang," kata Habibie.

  ✈️ Kompas  

★ Demo UAV LAPAN di BNPT

imageLAPAN berkunjung dan melakukan demo terbang pesawat tanpa awak di Markas Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Sentul, Bogor, Senin (18/5). Demo terbang tersebut dalam rangka penjajakan kerja sama kedua instansi untuk memberantas terorisme.

Sebelum melakukan demo terbang pesawat tanpa awak dan quadcopter milik LAPAN, Kepala Pusat Teknologi Penerbangan (Kapustekbang) LAPAN, Gunawan S. Prabowo, memberikan pemaparan mengenai pesawat tanpa awak buatan LAPAN di ruang rapat BNPT. Paparannya tersebut menggambarkan mengenai teknologi yang dimiliki pesawat tanpa awak, mulai dari Lapan Surveillance UAV (LSU) 01 hingga LSU 05.

Dalam paparannya, Gunawan menjelaskan bahwa saat ini, LAPAN memiliki empat pesawat tanpa awak buatan sendiri. Teknologi yang disematkan di pesawat tanpa awak milik LAPAN antara lain mampu mengambil foto dan video udara sehingga dapat melakukan penginderaan di daerah yang sulit dijangkau.

Hingga kini, pesawat tanpa awak LAPAN telah digunakan untuk berbagai kepentingan seperti mitigasi bencana, pemotretan lahan, dan membantu latihan perang TNI. Di masa depan, pesawat tanpa awak LAPAN diharapkan dapat menjadi transmitter untuk komunikasi pasukan di lapangan.

Selain Kapustekbang, dalam kunjungan tersebut, LAPAN mengirimkan Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat, Agus Hidayat, dan Kepala Bidang Avionik Ari Sugeng, dan tim Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Tim LAPAN disambut oleh Deputi Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT, Irjen Pol Arief Dharmawan beserta jajarannya.

  LAPAN  

Sabtu, 23 Mei 2015

Jokowi Resmikan Gedung Tertinggi Ikon Ibu Kota

Gedung tinggi di Jakarta. TEMPO/Aditia Noviansyah

Gedung tertinggi di Indonesia yang akan diresmikan Presiden Jokowi, Sabtu, 23 Mei 2015, digadang-gadang akan menjadi ikon Ibu Kota. Gedung ini terdiri atas menara kembar yang masing-masing memiliki 59 dan 55 lantai.

Tower di sebelah utara terdiri atas perkantoran dari lantai 4 sampai 44, dengan luas 1.685-1.830 meter persegi. Sedangkan apartemen dari lantai 47 hingga 57. Total apartemen sebanyak 161 unit diperuntukkan bagi keluarga yang membutuhkan apartemen dengan pelayanan yang unggul.

Terdiri atas tipe studio dengan luas 29,6 meter persegi sebanyak 36 unit, tipe satu kamar tidur dengan luas 55,2 meter persegi sebanyak 63 unit, tipe satu kamar dengan luas 76 meter persegi sebanyak 24 unit, tipe dua kamar tidur dengan luas 99,5 meter persegi sebanyak 36 unit, dan tipe dua kamar tidur dengan luas 122 meter persegi sebanyak dua unit.

Sedangkan tower selatan terdiri atas perkantoran dari lantai 4 hingga 46, dengan luas 1.685-1.830 meter persegi dan dilengkapi restoran dengan pemandangan seluruh Kota Jakarta yang indah dari lantai 49 hingga 55. Lantai 1-4 untuk area service restaurant. Adapun fasilitas lainnya adalah tujuh lantai parkir di basement.

Gedung multifungsi ini juga akan memiliki retail shop yang menyuguhkan perpaduan retail merek-merek kelas atas, restoran-restoran ternama, dan aneka layanan bermutu lainnya bagi konsumen dengan pelayanan unggulan. Hal ini akan memberikan nilai tambah yang tinggi bagi investor karena akan menjadi tujuan tempat santai seusai kerja.

Gedung tersebut merupakan milik PT China Sonangol Media Investment (CSMI), sebuah perusahaan kerja sama antara PT China Sonangol dan Media Group. Gedung ini akan memiliki sertifikat Greenmark Platinum Grade A untuk kelas bangunan komersial berskala internasional.

  ✈️ Tempo  

Jumat, 22 Mei 2015

Manfaat nuklir dalam keseharian

http://jakartagreater.com/wp-content/uploads/2015/05/image359-e1432268224737.jpgIlustrasi. Stasiun tenaga nuklir (REUTERS)

Nuklir telah menyumbangkan manfaat yang dirasakan dalam keseharian kita seperti bidang pertanian dan kesehatan, kata Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Prof. Dr. Djarot Sulistio Wisnubroto.

"Kami selalu bilang nuklir itu teknologi yang ada risiko, tapi kalau dikelola dengan baik akan bermanfaat," ujar Djarot dalam acara L'Oreal Girls in Science 2015 di BATAN Serpong Tangerang, Rabu malam.

Dalam hal pertanian, nuklir dapat membuat benih baru hasil mutasi genetik yang lebih unggul dan produktif. Salah satu contohnya adalah varietas padi "sidenuk" yang merupakan singkatan dari Si Dedikasi Nuklir.

Di bidang kesehatan, radioisotop dimanfaatkan untuk terapi kanker dan diagnostik organ dalam.

"Diagnostik untuk menentukan posisi presisi penyakit biar tidak salah pas operasi," imbuh dia.

Pemanfaatan nuklir yang masih menjadi kontroversi di Indonesia saat ini adalah soal pembangkit listrik tenaga nuklir. Hingga kini, pemerintah tak kunjung memberi kepastian, lanjut Djarot. Menurut dia, Indonesia dapat mulai menghalau ketakutan masyarakat terhadap energi nuklir dengan cara membangun PLTN mini terlebih dahulu. Diharapkan masyarakat bisa mulai menerima keberadaan PLTN bila merasakan sendiri manfaatnya.

Dia menambahkan beberapa daerah yang berpotensi dijadikan tempat PLTN di antaranya adalah Bangka Belitung, Kalimantan Timur dan Batam.

Selama ini, nuklir lebih identik dengan kejadian mengerikan seperti bom Nagasaki dan Hiroshima sehingga terbentuk anggapan negatif di masyarakat. "BATAN perlu lebih intensif sosialisasi apa itu nuklir dari sisi positif," ujar dia.




  ✈ antara  

★ Bakamla Deklarasikan Alutsis Keamanan dan Keselamatan Laut Buatan dalam Negeri

Bakamla RI mendeklarasikan Alat Utama Sistem Keamanan Dan Keselamatan Laut produk dalam negeri untuk mendukung Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Deklarasi ini diselenggarakan pada tanggal 20 Mei 2015 di Ruang Serbaguna Badan Keamanan Laut Republik Indonesia.

“Melalui kegiatan ini Bakamla diharapkan dapat menjadi pelopor dalam kemandirian dan pengembangan teknologi dalam negeri, terutama pada bidang keamanan dan keselamatan di laut. Hal ini tentunya untuk menunjukkan bahwa Indonesia sudah cukup mumpuni dalam hal kualitas. Dengan kemampuan alat yang baik serta perawatan yang sesuai dengan standar internasional, maka produk dalam negeri tersebut tidak kalah dari produk luar”, ujar Plt. Deputi Inhuker Bakamla RI, Laksamana Pertama Maritim Eko Susilo Hadi dalam sambutannya mewakili Kabakamla RI.

Settama Bakamla RI Laksma Maritim Ir. Dr. Dicky R. Munaf menegaskan alutsiskamla merupakan peralatan yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan keamanan dan keselamatan di laut seperti teknologi, kapal, persenjataan, peralatan SAR, dan peralatan pendukung lainnya. Adapun tujuan dari peningkatan Alutsiskamla ini untuk mengimbangi meningkatnya jumlah pengguna jasa laut sebagai salah satu wujud terlaksananya Poros Maritim Dunia sesuai dengan amanat Presiden Joko Widodo. Sehingga pengawasan keamanan dan keselamatan di perairan Indonesia dapat terakomodir secara menyeluruh.

Beberapa produk dalam negeri yang akan digunakan oleh Bakamla RI sebagai alutsiskamla tambahan, antara lain: Forward Looking Infra Red (FLIR) akan digunakan untuk pengawasan kapal yang ditujukan untuk mendukung operasional Bakamla dalam hal Sistem Deteksi Dini yang diantaranya: pengenalan pergerakan di laut untuk pengintaian, pengawasan dan akuisisi target obyek, pencarian di permukaan, pencarian dan pelacakan di luar kapal, dll. Remotely Operated Vehicle (ROV) yang akan digunakan untuk Maritime SAR mendukung survey bawah air sebagai alat deteksi dini BAKAMLA. ROV diinginkan untuk dapat beroperasi sampai kedalaman 100 meter. Serta Radar Over The Horizon (OTH) yang akan digunakan untuk traffic monitoring, yang memiliki pantauan wilayah mencapai hingga ± 250 NM. Dengan Radar OTH ini diharapkan Bakamla RI dapat memonitoring kapal-kapal yang melintas di perairan Indonesia dengan jangkauan wilayah yang lebih luas.

Bakamla RI bekerja sama dengan Intitut Teknologi Bandung (ITB) melakukan pengembangan-pengembangan teknologi ini. Pada tahap awal Bakamla RI menggunakan 10 produk Wakatobi Mini ROV Tactical Underwater Robot. Penggunaan teknologi lokal ini akan mendorong semangat pengembangan teknologi lokal sehingga di masa depan teknologi lokal akan terus diinovasikan pada setiap level dan bidang sendi negara baik di bidang pertahanan, keamanan dan kemanusiaan.

  ♆
JMOL  

Kamis, 21 Mei 2015

Presiden Jokowi Akan Resmikan Terminal Teluk Lamong

Pelabuhan Terminal Multipurpose Teluk Lamong

Suksesnya Pelindo III menyelesaikan proyek Alur Pelayaran Barat Surabaya dan Terminal Teluk Lamong akan meningkatkan daya saing Pelabuhan Tanjung Perak sebagai pelabuhan terbesar kedua di Indonesia.

Direktur Utama Pelindo III, Djarwo Surjanto mengatakan bahwa dengan selesainya revitalisasi APBS dan Terminal Teluk Lamong, daya saing Indonesia sebagai negaea maritim akan semakin meningkat. Selesainya dua proyek besar Pelindo III itu diharapkan dapat sebagai pemicu bangkitnya sektor maritim di Indonesia khususnya di bidang logsitik dan kepelabuhanan.

“Menurut rencananya, kedua proyek ini akan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada tanggal 22 Mei 2015 di Surabaya” ungkap Direktur Utama Pelindo III, Djarwo Surjanto, dalam jumpa pers kepada Jurnal Maritim, Selasa (19/5) di Hotel Sultan Jakarta.

Dikatakan Djarwo, dua proyek dengan nilai investasi sebesar 4,65 T itu menggunakan dana yang bersumber dari internal perusahaan dan pinjaman modal.

“Bahkan untuk mendukung proyek-proyek Pelindo III lainnya, perseroan juga melakukan pinjaman global/global bond senilai USD 500 Juta pada Oktober 2014″ tuturnya.

Catatan Jurnal Maritim, Pelindo III adalah BUMN yang bergerak di sektor perhubungan. Tugas, wewenang, dan tanggung jawab Pelindo III mengelola 43 pelabuhan yang tersebar di 7 provinsi yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, serta memiliki 10 anak perusahaan dan afiliasi. [ANDRI REZEKI]

  ✈️ JMOL  

Target Indonesia: Tuan Rumah MotoGP 2017-2021

Menteri Pariwisata Arief Yahya dan pihak penyelenggara MotoGP, Dorna SL berpose saat jumpa pers tentang rencana seri MotoGP di Indonesia, di Gedung Kementerian Pariwista, Jakarta, 20 Mei 2015. (CNN Indonesia/Martinus Adinata)

Indonesia sedang mencari peluang untuk menyelenggarakan ajang balap motor MotoGP pada musim balapan 2017-2021.

Menteri Pariwisata RI Arief Yahya mengatakan pihaknya dan penyelengara MotoGP, Dorna SL, telah mendapatkan kesepahaman lisan tentang peluang menyelenggarakan grand prix MotoGP di Indonesia.

"Hari ini kita belum tanda tangan kontrak tapi kedua belah pihak sudah menyatakan ketertarikannya," ujar Arief dalam jumpa pers di Balairung Soesilo Sordarman, di kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Rabu (20/5) petang WIB.

"Ini akan kita tuangkan dalam MoU dalam waktu tiga bulan mendatang," lanjut Arief.

Dalam kesempatan sama, CEO Dorna, Carmelo Ezpelata, menyatakan optimisme bahwa Indonesia akan dapat menyelenggarakan ajang balap MotoGP tersebut.

"Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan (oleh Indonesia) tapi dengan kerja keras semua pihak, maka tujuan ini akan tercapai," ujar Ezpelata.

Grandprix MotoGP bukanlah hal yang baru bagi Indonesia. Indonesia pernah menggelar ajang balap motor tersebut selama dua tahun berturut-turut pada 1996 dan 1997 di Sirkuit Sentul, Bogor.

Pada ajang grand prix yang saat itu kelas tertinggi menggunakan motor 500cc, pembalap Australia, Mick Doohan naik podium pertama pada 1996. Itu adalah seri grand prix kedua dari musim MotoGP 1996.

Di bawah Mick Doohan, adalah Alex Barros peringkat kedua dan Scott Russel di peringkat ketiga.

Setahun berikutnya, 1997, Indonesia menjadi tuan rumah seri grand prix ke-14 atau satu musim sebelum seri terakhir di Australia. Saat itu yang menjadi pemenang dalam GP Indonesia adalah pembalap Jepang, Tadayuki Okada. Sementara itu Doohan berada di peringkat kedua dan Alex Criville di peringkat ketiga. (kid/kid)
Hanya Dua Space Kosong, Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah MotoGP Hanya tersisa dua space kosong, Indonesia melalui Menteri Pariwisata menyatakan ketertarikannya untuk menjadi tuan rumah ajang balapan dunia MotoGP. (Reuters/Jon Nazca)

Indonesia memiliki kesempatan menjadi tuan rumah ajang MotoGP untuk mewujudkan hal tersebut pada musim balapan 2017-2021 mendatang.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan langsung menyatakan ketertarikannya terkait kompetisi kelas dunia itu. Pasalnya, kesempatan untuk menjadi tuan rumah ajang tersebut sangatlah terbatas.

"Kesempatan (untuk menjadi tuan rumah) hanya tinggal menyisakan dua space kosong," ujar Arief dalam konferensi pers di Balairung Soesilo Soedarman, Jakarta, Rabu (20/5).

Menteri Arief menyatakan, olahraga merupakan turisme. Dan turisme itu, lanjut Arief, merupakan bisnis. Sehingga penting menurutnya untuk segera memutuskan kesediaan Indonesia ini.

Hari ini, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional juga sengaja dipilih untuk mengumumkan rencana itu. "Selain itu, hal ini juga menjadi kesempatan untuk menginspirasi anak muda agar lebih taat dalam berlalu-lintas."

Sebelumnya, Menteri Pariwisata RI Arief Yahya mengatakan pihaknya dan penyelengara MotoGP, Dorna SL, telah mendapatkan kesepahaman lisan tentang peluang menyelenggarakan grand prix MotoGP di Indonesia.

"Hari ini kita belum tanda tangan kontrak tapi kedua belah pihak sudah menyatakan ketertarikannya," ujar Arief dalam jumpa pers di Balairung Soesilo Sordarman, di kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Rabu (20/5) petang WIB. "Ini akan kita tuangkan dalam MoU dalam waktu tiga bulan mendatang," kata Arief melanjutkan.

Dalam kesempatan sama, CEO Dorna, Carmelo Ezpelata, menyatakan optimisme bahwa Indonesia akan dapat menyelenggarakan ajang balap MotoGP tersebut.

"Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan (oleh Indonesia) tapi dengan kerja keras semua pihak, maka tujuan ini akan tercapai," ujar Ezpelata. (vri/vri)
Jakarta Segera Bangun Sirkut Balap Internasional PLT Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (tengah) seusia mengikuti Rapat Paripurna DPRD, Jakarta, Jumat 14 November 2014. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

DKI Jakarta akan segera memiliki sebuah sirkuit balap bertaraf internasional pada 2017 mendatang. Pembangunan sirkuit balap internasional di ibu kota itu pun direncanakan mulai dilakukan pada tahun ini agar target penyelesaian dapat tercapai nantinya.

Untuk membangun sirkuit balap internasional tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan bekerjasama dengan beberapa pihak swasta dan pemilik International Circuito de Almeria, David Garcia.

Setelah pertemuan dengan Garcia pada Senin (18/5) siang lalu, Ahok—sapaan Basuki—mengatakan bahwa sirkuit di ibu kota nanti akan dibangun di lahan yang berada di dekat salah satu bandara di kawasan Jakarta.

"Kita ingin sirkuit model yang saat orang duduk (di satu titik) mereka bisa nonton (lintasan balap) semua. Kita juga akan bangun di dekat bandara, dan ingin PT Jakarta Propertindo juga membangun mal, hotelnya dekat situ, langsung ada sirkuitnya," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta.

Proses pembangunan yang akan berjalan nantinya dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT. Jakarta Propertindo, bersama Garcia dan pihak swasta.

Ahok mengatakan, kerja sama dengan Garcia juga akan dilakukan untuk menjual sirkuit yang nanti dibangun agar dapat menyelenggarakan acara-acara balap internasional nantinya.

"Kita ingin (sirkuit) dimasukkan di dalam jadwal event (balapan) internasional. Tahun 2017 harus jadi. Nilai bangun bisa mungkin mencapai Rp 2 triliun," kata Ahok.

Selain memiliki sirkuit di kawasan Almeria, Spanyol, mantan pembalap motor itu juga diketahui berperan sebagai pelatih dan promotor pembalap motor muda Indonesia Ali Adriansyah. Ali akan diproyeksi untuk dapat berlaga di kejuaraan Moto2 dan MotoGP oleh Garcia di masa depan.

Pada pertengahan 2014 lalu, Garcia juga diketahui pernah bertemu dengan Presiden Joko Widodo untuk membicarakan kemungkinan pembangunan stadion bertaraf internasional di Indonesia. Kemungkinan tersebut disampaikan setelah Jokowi mengutarakan niatnya terlebih dahulu untuk membawa Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan MotoGP beberapa tahun mendatang. (hel)

  ✈️ CNN  

★ Badan Keamanan Laut Minati Pesawat Amfibi dari ITB

Pesawat Amfibi Aron M50. ANTARA/Zabur Karuru

Badan Keamanan Laut (Bakamla) berencana membeli pesawat amfibi buatan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk membantu pelaksanaan tugas pengamanan laut. Menurut pelaksana tugas Sekretaris Utama Badan Keamanan Laut, Laksamana Pertama Dicky R. Munaf, pesawat amfibi dapat menjadi solusi pemberantasan tindakan ilegal di laut Indonesia.

Dicky mencontohkan, kapal-kapal asing pelaku tindakan ilegal sering berada di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif atau berjarak 200 mil laut dari garis pantai Indonesia. Dengan begitu, mereka mudah melarikan diri ketika aparat keamanan Indonesia menyergap mereka. Kapal-kapal asing itu cukup bergerak sedikit menuju laut internasional, sehingga tak bisa ditangkap petugas.

"Padahal untuk mengerahkan kapal patroli dari pantai ke Zona Ekonomi Eksklusif bisa makan waktu delapan jam. Kalau pakai pesawat amfibi, waktu tempuh lebih singkat," kata Dicky di kantor Bakamla, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2015.

Sesuai dengan rencana, pesawat amfibi tersebut bisa dinaiki minimal tiga orang, yang terdiri atas pilot, navigator, dan penyidik Bakamla. Penyidik Bakamla menjadi awak terpenting dalam pesawat itu. Sebab kejahatan di laut harus ditangani pada saat itu juga oleh petugas Bakamla.

Dicky menjelaskan, saat satelit pusat Bakamla menemukan kejanggalan aktivitas kapal di laut, pesawat amfibi akan dikerahkan ke lokasi kapal itu. Pesawat akan mendarat di dekat kapal yang dicurigai. Penyidik selanjutnya menaiki rakit untuk menuju kapal guna melakukan pemeriksaan. "Jadi penyidikannya bisa dilakukan di laut langsung," katanya.

Bakamla belum tahu persis rupa pesawat amfibi yang bakal dibeli dari ITB itu. Sebab sampai sekarang Mulyo Widodo, profesor dari ITB, masih berupaya menyelesaikan riset pesawat itu. Meski hasil rise itu belum jelas, Dicky mengatakan, Bakamla siap membeli enam pesawat amfibi dari ITB. Pesawat-pesawat itu akan disebar ke sejumlah pangkalan Bakamla di Batam, Manado, dan Ambon. "Kami belum buka tender, tapi kami minta ITB segera menyelesaikan produknya," kata Dicky.

Sebelumnya, Bakamla membeli sepuluh robot bawah air dari ITB. Robot tersebut akan digunakan dalam misi search and rescue dan pemberantasan kejahatan bawah laut. Robot ITB mampu menyelam hingga kedalaman 100 meter dan dilengkapi dua kamera, di depan dan belakang badan, yang bisa langsung menampilkan video di bawah laut kepada operator yang berada di atas kapal. Robot bawah laut ITB dihargai Rp 1,7 miliar per unit.

  ♔ Tempo  

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More