blog-indonesia.com

N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

N 219

Pesawat karya anak bangsa, kerjasama BUMNIS diproduksi PT DI - Indonesia Teknologi

Drone LEN

Drone Bersenjata karya LEN - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KN Tanjung Datu 1101

KN Tanjung Datu 1101 Bakamla, kapal patroli 110m produksi PT Palindo

KRI I Gusti Ngurah Rai 332

PKR 10514 class, Kapal frigat produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KN 321 Pulau Nipah

KN Pulau Nipah 321 Bakamla, kapal 80 m produksi PT Citra Shipyard, Batam

KRI Bung Karno 369

KRI Bung Karno 369 produksi PT Karimun Anugrah Sejati

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Torani 860

Kapal patroli 40 m produksi beberapa galangan kapal di Indonesia, telah diproduksi diatas 10 unit - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

X18 Tank Boat Antasena

Tank Boat Antasena produk kerjasama PT Lundin dengan Pindad - Indonesia Teknologi

Sentry Gun UGCV

Kendaraan khusus tanpa awak dengan sistem robotik yang dirancang PT Ansa Solusitama Indonesia - Indonesia Teknologi

MT Harimau 105mm

Medium tank dengan kanon 105 mm produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Badak FSV 90mm

Kendaraan tempur dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

MLRS Rhan 122B

Kendaraan militer multilaras sistem roket Rhan 122B produksi PT Delima Jaya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

MCCV

Mobile Command Control Vehicle (MCCV) kerjasama dengan PT PT Bhinneka Dwi Persada - Indonesia Teknologi

Ganilla 2.0

Kendaraan khusus dapur lapangan produksi PT Merpati Wahana Raya - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Maung 4x4

Kendaraan taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Turangga APC 4x4

Kendaraan militer taktis produksi PT Tugas Anda dengan chassis kendaraan Ford 550 - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

ILSV

Kendaraan taktis Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) produksi PT Jala Berikat Nusantara Perkasa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Sabtu, 05 November 2022

PT PAL Indonesia Gandeng Thales

⚓ Dalam Penguatan Potensi Pasar Asia Hingga Eropa[PAL Indonesia]

Defend ID terus melakukan upaya akselerasi dalam mewujudkan visi menjadi TOP 50 Global Defense Industry, dengan menguatkan kerjasama strategis dengan mitra global.

Salah satunya PT PAL Indonesia yang melakukan penandatanganan MoU dengan perusahaan persenjataan global asal Perancis yakni Thales.

Penandatanganan MoU antara PAL dan Thales dilakukan oleh CEO PT PAL Indonesia, Bapak Kaharuddin Djenod dengan Mr Guy Bonassi selaku Senior Vice President Asia, Eurasia & Latin America dari Thales, disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan RI Bapak Prabowo Subianto..

Kerjasama ini dalam rangka join production dan join marketing, untuk ekspansi pasar global.

Model desain Frigate 143 PAL (jaas)

Produk yang akan diusung yakni kapal perang jenis Light Frigate, dimana keseluruhan desain dan proses produksi akan dilakukan oleh PAL.

Kemudian peran Thales yakni memberi dukungan pada combat management system.

Melalui aliansi strategis ini menjadikan PAL semakin menguat di level Asia, Eropa dan Amerika Latin.
 

  💕
PAL Indonesia  

PT PAL Indonesia Kembangkan Produk Kapal Perang Baru dengan Teknologi Modern

⚓️ Jenis kapal serang ringanPenandatanganan kerjasama antara PT PAL Indonesia, Kongsberg, dan PT Lundin (PAL Indonesia)

Setelah sukses dengan pengembangan produk Fast Patrol Boat (FPB) hingga Kapal Cepat Rudal (KCR), kini PT PAL Indonesia sebagai lead integrator menggandeng galangan kapal nasional dalam mengembangkan produk kapal perang terbaru dengan jenis Kapal Serang Ringan (KSR).

Negara kita adalah negara kepulauan yang memiliki banyak wilayah perairan untuk dipastikan keamanannya, tentunya bukan hanya untuk kapal-kapal besar. Tapi kapal kecil yang berkecepatan tinggi, mampu mengakses wilayah perairan dangkal, dan memiliki kemampuan tembak yang besar” terang CEO PT PAL Indonesia Bapak Kaharuddin Djenod.

Bapak Kaharuddin Djenod CEO PT PAL Indonesia pada hari kedua Indodefence 2022, melakukan penandatanganan MoU dengan mitra strategis asal Norwegia yakni Kongsberg, yang diwakili oleh Frank Tveiten sebagai Vice President Naval Systems. Dalam memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, PAL juga mengajak galangan kapal nasional PT Lundin Invest, yang diwakili oleh John Lundin selaku CEO.

Miniatur desain missile boat Lundin dengan rudal NSM (jaas)

Maka KSR atau Kapal Serang Ringan yang memiliki displacement seberat 33 Ton, dikembangkan melalui kerjasama antara 3 perusahaan yakni PAL, Kongsberg, dan Lundin. Kerjasama ini akan menghasilkan suatu produk yang diharapkan menjadi terobosan bagi pertahanan laut Indonesia, dengan panjang sekitar 20 meter namun memiliki kemampuan persenjataan yang tangguh. Maka KSR ini akan menjadi garda terdepan bagi strategi maritim secara keseluruhan” tutupnya CEO PAL pada kesempatan tersebut.

Memahami akan besarnya potensi pasar dalam negeri akan kebutuhan Alutsista yang menjalankan misi pemukul utama, PT PAL Indonesia bersama PT Lundin Invest tengah mengembangkan desain Kapal Serang Ringan (KSR). Dengan track record Lundin bidang teknologi komposit, menjadikannya sebagai salah satu mitra strategis untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri.

Selain itu, kolaborasi semakin menguat dengan adanya mitra global yang memiliki proven experience pada system persenjataan yaitu Kongsberg, Norwegia. Kerjasama strategis ini akan berfokus pada bidang integrasi sistem, sensor dan persenjataan pada Kapal Serang Ringan (KSR).

  ⚓️
PAL Indonesia  

PTDI Kerjasama dengan AMMROC, Honeywell, dan Collins Aerospace

[Airspace Review] ✈️

Di hari kedua Indo Defence 2022 pada Kamis (3/11), Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan dan CEO AMMROC Mahmood Al Hameli menandatangani Teaming Agreement tentang dukungan purna jual pesawat CN235, N219, dan NC212 di Timur Tengah dan Afrika. Target utama kerja sama ini adalah untuk CN235 yang dimiliki oleh UAE Air Force.

PTDI dan AMMROC sepakati kerja sama melakukan layanan pemeliharaan, rekayasa, modifikasi, upgrade, dan logistik sebagai hub MRO untuk produk PTDI di Timur Tengah dan Afrika.

Dengan bantuan PTDI, AMMROC dapat memperoleh Design Organization Approval (DOA) baik untuk aplikasi komersial maupun militer. Kerja sama ini akan diatur dalam perjanjian tersendiri.

Kerja sama ini berupa partisipasi dalam investasi dan pemeliharaan, rekayasa, modifikasi, peningkatan dan layanan logistik dalam pengembangan MRO pesawat tempur di Kertajati, Indonesia dalam mendukung TNI AU.

Kerja sama ini juga berupa jasa pengujian, perbaikan dan overhaul mesin T700 dalam rangka mendukung Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) – Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat.

Kemudian, dengan Honeywell (NASDAQ: HON), PTDI menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memasok produk Military Airborne Collision Avoidance System (MILACAS) Honeywell untuk Program Peningkatan Avionik Pesawat C130 TNI AU.

MILACAS adalah sistem peringatan penghindaran tabrakan yang dirancang untuk jangkauan dan kualitas siaran pengawasan yang lebih baik pada pesawat militer.

Ini memberikan jangkauan pengawasan hingga dua kali lebih baik dari Enhanced Traffic Alert Collision Avoidance System (ETCAS), secara signifikan mengurangi risiko tabrakan saat memenuhi mandat untuk akses wilayah udara sipil.

MILACAS terbaru Honeywell menggunakan metode interogasi yang ditingkatkan dan Pengawasan Hibrida (Automatic Dependant Surveillance Broadcast – ADS-B).

Jangkauan pengawasan MILACAS adalah 100nm untuk azimut 360°. Sistem ini disetujui oleh organisasi manajemen frekuensi sipil dan militer, termasuk U.S. National Telecommunications and Information Administration untuk dipasang di semua pesawat militer.

Selain peningkatan jangkauan, MILACAS menyediakan fungsi yang sama yang menjadikan ETCAS sebagai produk TCAS militer dengan penjualan terbesar di dunia. MILACAS dirancang untuk menjadi pengganti langsung dari TPA-81A.

Berdasarkan TPA-100, lini TCAS generasi baru Honeywell, MILACAS menggunakan platform perangkat keras yang identik dan mempertahankan semua persyaratan kinerja ACAS II sipil serta fitur unik militer tambahan.

Honeywell dan mitranya seperti PTDI telah menjaga agar pesawat lama tetap relevan dengan menambahkan kemampuan untuk meningkatkan keselamatan, efisiensi, dan efektivitas misi.

Kehadiran PTDI dan hubungan dekat yang telah berlangsung lama dengan Honeywell akan memastikan layanan dan dukungan kelas dunia untuk TNI AU.

Selanjutnya dengan Collins Aerospace, PTDI mengumumkan kesepakatan untuk memodernisasi pesawat angkut militer C-130 TNI AU sebagai bagian dari rencana peluncuran Fase 2, dan 11 pesawat C-130 akan ditingkatkan.

Melayani sebagai kontraktor PTDI, Collins akan menyediakan solusi avionik after market Flight2™, yang memberikan solusi peningkatan CNS/ATM yang paling hemat biaya dan berisiko paling rendah.

Flight2™ mengubah sistem analog gabungan menjadi digital glass cockpit yang modern. Dengan tampilan canggihnya dan sistem manajemen penerbangan sipil/militer terintegrasi.

Flight2™ menghadirkan kemampuan paling canggih yang tersedia saat ini, termasuk kinerja navigasi yang diperlukan, sistem manajemen penerbangan navigasi area dengan titik pelepasan di ketinggian, dan perangkat lunak titik pelepasan udara yang dihitung dengan presisi.

Pada saat yang sama, ini adalah solusi pemutakhiran CNS/ATM yang paling hemat biaya dan berisiko paling rendah.

Sebagai bagian dari peningkatan, Collins akan memanfaatkan arsitektur Flight2 Mobility Mission Application (MMA), yang memungkinkan pelanggan untuk memilih dari serangkaian kemampuan luar biasa.

Pelanggan yang menggunakan arsitektur MMA dapat menyesuaikan sistem untuk memenuhi persyaratan misi tertentu, mematuhi mandat dari manajemen pengawasan/lalu lintas navigasi udara komunikasi regional, atau sekedar memaksimalkan kemampuan untuk anggaran tertentu.

Dengan upgrade ke Flight2, pesawat C-130H TNI AU akan memenuhi standar terbaru International Civil Aviation Organization (ICAO), sekaligus melengkapinya dengan keunggulan taktis dalam operasi militer. -RBS-
 

 
Airspace Review  

Jumat, 04 November 2022

Perusahaan Turki dan Indonesia Akan Kembangkan Bersama Produk Training dan Simulasi

 Havelsan dan PT. Falah Inovasi Teknologi akan melakukan pengembangan shooting simulator, parachute simulator dan flight simulator 
https://cdnuploads.aa.com.tr/uploads/Contents/2022/11/04/thumbs_b_c_a47bfe2fcf4d3f2b9f188f8f6f0b8faf.jpg?v=012058PT. Falah Inovasi Teknologi dan Havelsan sepakat bekerja sama dalam pengembangan berbagai produk untuk pelatihan dan simulasi. (Dok foto Falah)

P
erusahaan Pertahanan Turki dan Indonesia sepakat untuk bekerja sama dalam pengembangan berbagai produk untuk pelatihan dan simulasi.

Kerja sama yang dilakukan antara perusahaan Turki Havelsan dan perusahaan dari Indonesia PT. Falah Inovasi Teknologi (Falah) mencakup pengembangan shooting simulator, parachute simulator dan flight simulator.

Kedua perusahaan itu kedepannya akan mengembangkan lebih banyak produk yang dapat digarap bersama.

Penandatanganan perjanjian kerja sama antar pihak dilakukan pada pameran Indo Defence 2022 yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto.

Havelsan, perusahaan pertahanan asal Turki milik Turkish Air Force Foundation, telah berkecimpung di industri ini sejak 1982 dan memberikan banyak solusi bagi kebutuhan militer dan non-militer.

Produk-produk yang dikembangkan Havelsan bertujuan agar pelatihan menjadi lebih cepat, efisien, hemat biaya dan dapat dilakukan berulang-ulang. Pelatihan juga dibangun dengan skenario dan lingkungan yang realistis serta bebas resiko.

Deni Muslim, komisaris sekaligus CTO Falah, menyampaikan bahwa Havelsan adalah mitra strategis untuk teknologi dalam pengembangan berbagai produk training dan simulasi.

Kita sangat gembira dapat menjalin kerja dengan Havelsan karena mereka memiliki pengalaman yang panjang dan memiliki visi serta semangat yang sama terutama terkait pengembangan industri dan transfer of technology,” ujar dia.

Noviayana CEO Falah menceritakan bahwa penandatanganan MoU pada hari ini merupakan babak baru bagi kedua pihak setelah pertemuan pertama di event International Defence Exhibition (IDEX) Abu Dhabi pada 2021 silam.

Kami bertemu pertama kali di IDEX 2021 Abu Dhabi dan berlanjut pada due diligence, saling mengunjungi, kami berkunjung ke Ankara dan mereka berkunjung ke Jakarta,” ungkap Noviayana.

Dalam kerangka kerja sama ini, Falah akan melakukan inovasi pada perangkat keras dan perangkat lunak dari sistem agar dapat sesuai dengan kebutuhan aparat militer Indonesia, aparat keamanan, aparat penegak hukum dan berbagai pasukan khusus.

Inovasi dilakukan termasuk namun tidak terbatas pada penyesuaian parasut, senjata dan kustomisasi pesawat, serta visual database Indonesia dan berbagai skenario pelatihan khusus.

Pada kesempatan ini CEO Havelsan Mehmet Akif Nacar menyampaikan bahwa Indonesia dan Asia Tenggara memiliki posisi yang penting bagi Havelsan dan Falah adalah mitra yang tepat.

Kami sangat gembira memiliki Falah sebagai mitra kami. Mereka memiliki kemampuan dan sumber daya yang mumpuni dalam pengembangan berbagai produk. Saat ini kami juga secara aktif mengikuti berbagai proyek terkait militer dan non-militer di Indonesia.” Ujarnya.

Sejak awal berdiri Falah memfokuskan produknya pada pelatihan militer dan non-militer menggunakan teknologi canggih seperti augmented reality dan virtual reality.

Falah memiliki sistem manajemen pembelajaran sendiri dan platform virtual training suite untuk berbagai konten yang dibutuhkan.

Saat ini Falah telah mengembangkan banyak konten dan skenario pelatihan yang dibuat khusus untuk pelatihan perawatan pesawat, sistem pembelajaran bahasa virtual reality, dan berbagai materi pelajaran e-learning lainnya.

Kedepannya Havelsan dan Falah akan terus mengembangkan produk dan menembus pasar baru bersama-sama di Indonesia atau belahan dunia lainnya.

Era pasca pandemi ini memungkinkan kita untuk melakukan berbagai pembelajaran dan pelatihan dengan metode digital dan virtual. Ini dibutuhkan tidak hanya di Indonesia namun juga di seluruh belahan dunia. Falah optimis dapat menembus pasar baru di luar negri bersama Havelsan,” tukas Noviayana.

  ★ AA  

Tesco Indomaritim Tampilkan Kapal Cepat KCR 60M

⚓ Bermesin water jet dan mampu dipacu hingga 40 knotModel kapal serang cepat KCR-60M PT Tesco pertama kali diluncurkan pada pameran Indo Defence 2022 di Jakarta. (Janes/Ridzwan Rahmat)

Pembuat kapal swasta Indonesia PT Tesco Indomaritim (Tesco) telah meluncurkan varian water-jet-propelled dari Kapal Cepat Rudal 60 Meter (KCR-60M) fast attack craft (FAC) untuk Angkatan Laut Indonesia.

Hal itu ditegaskan Janes pada pameran Indo Defence 2022 yang berlangsung di Jakarta pada 2 hingga 5 November mendatang.

Kontrak untuk membangun kapal tersebut diberikan oleh pemerintah Indonesia kepada Tesco pada tahun 2021, kata Direktur Pertahanan dan Penjualan Pemerintah Tesco, Jasni Basuki. Namun, dia tidak dapat memberikan rincian lebih lanjut tentang kontrak dan tanggal peluncuran kapal pada saat publikasi karena masalah kerahasiaan.

Menurut Basuki, varian Tesco dari KCR-60M dibuat secara in-house dan memiliki desain yang sedikit berbeda jika dibandingkan dengan kapal sejenis yang sudah ada yang dibangun oleh PT PAL Indonesia.

KCR 60 produksi Tesco Indomaritim ketika tampil demo di Pondok Dayung, Jakarta (Ist)

Perbedaan utama adalah sistem propulsi kapal – terdiri dari satu baling-baling tetap dan dua jet air Hamilton HT900. Ini didukung oleh dua mesin diesel MTU 16V 4000 M93L dan satu MTU 16V 4000 M63L.

Kapal KCR-60M yang ada masing-masing didorong oleh dua baling-baling pitch tetap.

Studi dan konsultasi kami dengan Angkatan Laut Indonesia menunjukkan bahwa kapal KCR-60M dioperasikan sebagian besar dengan kecepatan di bawah jelajah,” kata Basuki dalam wawancara dengan Janes.

Pada kecepatan ini, paling ekonomis menggunakan baling-baling. Dan ketika harus melaju dengan kecepatan penuh, ketiga sistem propulsi bisa digunakan,” tambahnya.
 

  💂
 Jane's  

PT. PAL Gandeng Naval Group Prancis Kembangkan Baterai Lithium Kapal Selam

Menhan Dukung PT PAL Indonesia Kembangkan Teknologi Kapal Selam Penanda-tanganan PT PAL dan Naval Group tentang kerjasama kembangkan baterai Lithium kapal selam [PAL] ⚓️

Menteri Pertahanan RI Bapak Prabowo Subianto, menyaksikan langsung penandatanganan kerjasama strategis antara PT PAL Indonesia dengan Naval Group. Dalam agenda tersebut, turut mendampingi Duta Besar Perancis untuk Indonesia Mr Olivier Chambard, bersama para jajaran di pameran Indodefence 2022.

Penandatanganan dilakukan oleh CEO PT PAL Indonesia Bapak Kaharuddin Djenod dan Nicolas de La Villemarque selaku Vice President India, Asia, & Pacific Naval Group.

Melalui kerjasama ini diharapakan bangsa Indonesia memiliki kapabilitas dalam menguasai teknologi kunci masa depan, seperti produksi dan pengoperasian baterai lithium-Ion, dan hidrogen sebagai bagian dari sistem propulsi kapal selam.

Tekad bangsa Indonesia dalam penguasaan teknologi kapal selam ini semata-mata untuk menjadi bangsa yang mandiri, serta meminimalisir ketergantungan terhadap impor Alutsista.

  PAL indonesia  

Indonesian Army Orders New Class of Fast Interdiction Craft

Indo Defence 2022 A model of the new fast interceptor craft that has been ordered for the Indonesian Army on display at Indo Defence 2022. (Janes/Ridzwan Rahmat)

The Indonesian Army has placed an order for a new type of water-jet-propelled fast interdiction craft (FIC) with private shipbuilder PT Tesco Indomaritim (Tesco).

Speaking to Janes at the Indo Defence 2022 exhibition in Jakarta, Tesco's director for defence and government sales Jasni Basuki confirmed that a contract for the vessel was signed with the Indonesian government in 2021.

The FIC has been designed for rapid infiltration missions and will complement the Indonesian Army's existing fleet of KMC Komando fast assault craft, which were also built by Tesco and delivered to the service from 2014 onwards.

The new vessel has an overall length of 24 m and displaces about 55 tonne. It is powered by two MTU M86 engines driving two Hamilton HTX52 water-jets and can attain top speeds in excess of 50 kt and an economic cruising speed of 27 kt.

The vessel can accommodate five crew members and 31 fully armed personnel. The vessel has been designed with a slipway at its stern, which can be utilised to launch rigid hull inflatable boats (RHIBS) or jet skis.

In terms of weapons, the FIC can be equipped with a remote controlled weapon station (RCWS) that incorporates either a 12.7 or a 7.62 mm machine gun. Considerations have been made within the vessel for a weapon operator station.

The FIC was launched on 1 November 2022, and Tesco expects to deliver the vessel to the Indonesian Army before the end of 2022.

  ★ Jane's  

KLI Beli 11 Unit Pesawat N219 Buatan PT DI

 Kebanggaan Buatan Anak BangsaN219 PTDI

PT Karya Logistik Indotama (PT KLI) membeli sebanyak 11 unit Pesawat N219 buatan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) sebagai alat angkut penumpang.

Pembelian itu ditandai dengan penandatanganan kontrak jual beli yang dilakukan Direktur Utama PT DI Gita Amperiawan dan Direktur Utama PT Karya Logistik Indotama Krishna Soejitno yang disaksikan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

"Alhamdulillah baru saja PT KLI (Karya Logistik Indotama) melakukan pembelian sebelas unit pesawat (dari PT DI). Ini kebanggaan buatan anak-anak bangsa," ujar Prabowo Subianto saat mengikuti acara penandatanganan kontrak tersebut di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis 3 November 2022.

Total harga kontrak jual beli 11 unit Pesawat N219 itu sebesar 80,5 juta dolar Amerika Serikat.

Satu unit Pesawat N219 ini direncanakan akan diserahkan PT DI kepada PT Karya Logistik Indotama pada bulan ke-28 setelah kontrak berlaku secara efektif. Kemudian, unit kedua sampai dengan unit kesebelas pesawat tersebut akan diserahkan secara bertahap pada setiap 4 (empat) bulan setelah penyerahan unit pertama.

PT KLI merupakan perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan, perdagangan, dan logistik. Perusahaan tersebut akan memanfaatkan Pesawat N219 untuk meningkatkan konektivitas penumpang dan logistik di daerah terpencil ke bandara yang lebih besar.

Dalam rangka memberikan dukungan produk layanan setelah menjualnya, PT DI telah memiliki dan mengoperasikan fasilitas servis atau bongkar mesin (overhaul) di antaranya, bengkel avonics, electrical, instrument, transmission, hydraulic, dan propeller.

PT DI akan menyediakan satu set publikasi untuk setiap Pesawat N219 sesuai dengan spesifikasi Air Transportation Association (ATA) Chapter serta menyediakan satu teknisi selama enam bulan di tempat servis yang ditunjuk PT KLI.

Pesawat N219 yang telah mencapai tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) 44,69 persen merupakan hasil kerja sama PT DI dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 16 Agustus 2017. Pesawat tersebut telah melakukan uji terbang perdana pada 10 November 2017 diberi nama “Nurtanio” oleh Presiden RI Joko Widodo.

Pesawat N219 berhasil memperoleh type certificate (TC) pada 22 Desember 2020 yang diterbitkan oleh otoritas kelaikudaraan sipil, dalam hal ini yang berwenang di wilayah Indonesia, yaitu Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) Kementerian Perhubungan RI.
 

  🛩
Tempo  

Daftar Kesepakatan Kontrak Alutsista saat Dimulainya Indo Defence 2022

Jokowi memerintahkan Menhan Prabowo Subianto dan BUMN mampu menjalin kerja sama dengan perusahaan alutsista global. Namun korporasi tersebut diminta melakukan transfer teknologi. ✈ N219 dikabarkan akan dipesan 10 unit oleh TNI AD  [PTDI]

Perhelatan alat tempur Indo Defence 2022 resmi dibuka hari ini oleh Presiden Joko Widodo. Acara yang berlangsung mulai tanggal 2 hingga 5 tersebut diikuti oleh 905 perusahaan industri pertahanan dari 59 negara.

Dalam acara tersebut, Jokowi meminta Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang industri pertahanan inovatif serta mampu membangun kerja sama global.

Tak hanya itu, Jokowi juga membuka lampu hijau holding BUMN industri pertahanan Defend ID menggandeng siapa pun untuk transfer teknologi. "Tapi tetap mayoritas (harus) kita," kata Jokowi dalam pembukaan Indo Defence 2022 di JIExpo, Jakarta, Rabu (2/11).

Dalam acara tersebut, pemerintah dan perusahaan swasta lokal memastikan sejumlah kerja sama dalam pengembangan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Sedangkan mayoritas kesepakatan pada awal Indo Defence didominasi oleh BUMN PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PT DI.

Morino EV produk Pindad (ist)

Dikutip dari D-Insights dan sejumlah pemberitaan, beberapa kesepakatan tersebut antara lain:

1. Pembelian lima unit pesawat C-103J atau Super Hercules produksi Lockheed Martin Aeronautics Company kepada TNI Angkatan Udara.

2. Pembelian 11 unit pesawat N219 oleh perusahaan swasta, PT Karya Logistik Indonesia. TNI Angkatan Darat juga berencana memesan 10 unit N2019 versi militer dari PT Dirgantara Indonesia (Persero).

3. Kontrak pengadaan pesawat angkut CN235-220 senilai Rp 748 miliar antara Kementerian Pertahanan dengan PT Dirgantara Indonesia.

4. Penandatanganan kesepakatan antara PT Dirgantara Indonesia (Persero) dengan Honeywell untuk peningkatan avionics C-130 Hercules milik TNI AU.

5. Kesepakatan antara PT. Dirgantara Indonesia (Persero) dengan Collins untuk pembelian Fase 2 program peningkatan avionika.

6.Kesepakatan PT Dirgantara Indonesia (Persero) dengan Boeing untuk mendukung produk pertahanan pemerintah.

7. Penandatanganan nota kesepahaman PT. Dirgantara Indonesia (Persero) dengan Airbus tentang perawatan dan perbaikan (MRO).

8. Penandatanganan kerangka kerja sama PT Dirgantara Indonesia (Persero) dengan Turkish Aerospace Industries tentang program teknik rekayasa angkasa luar.

9. Pengadaan 6.000 sepeda motor listrik buatan Defend ID dan 3.000 unit jeep produksi PT Pindad (Persero) untuk Kemenhan.

10. Pembangunan 27 rumah sakit milik TNI AD, TNI AU, dan TNI AL dengan melibatkan enam BUMN dan sepuluh swasta.

11. Penandatanganan kesepakatan Kemenhan terkait 20 kontrak pengadaan alat pertahanan dari luar negeri. Dalam kontrak tersebut, industri dalam negeri mendapatkan porsi pengadaan kandungan lokal dengan nilai Rp 67,5 triliun.

  Kata Data  

[Foto] Morino EV Pindad

Bertenaga Listrik PT Pindad menghadirkan berbagai produk alutsista terbaru yaitu kendaraan taktis 4x4 Mobil listrik Rekacipta Indonesia bernama Morino MV EV.

Saat ini mobil tersebut masih dalam proses pengembangan. "Dikembanginya mulai tahun lalu (2021), kita cuma bikin 1 prototype," kata Divisi Inovasi PT. Pindad, Wenmas.

Mobil ini telah melakukan uji coba dari Bandung menuju Purwakarta. "Baru uji jelajah yah yang deket-deket baru sampai Purwakarta," ungkap Wenmas.

Layaknya mobil 4x4 mobil listrik ini menggunakan jenis ban M/T yang memiliki kontur tapak ban yang sangat kasar sehingga mobil Morino MV EV ini yang gesit dan handal disegala jenis jalan. Untuk sekali pengisian daya mobil ini bisa memakan waktu 4 jam (Fast Charging) namun jika dari listrik ruman waktu yang dibutuhkan 8 jam.

Dengan Baterai penuh bisa menempuh jarak 200 km.






  CNBC  

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More