blog-indonesia.com

N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

N 219

Pesawat karya anak bangsa, kerjasama BUMNIS diproduksi PT DI - Indonesia Teknologi

Drone LEN

Drone Bersenjata karya LEN - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KN Tanjung Datu 1101

KN Tanjung Datu 1101 Bakamla, kapal patroli 110m produksi PT Palindo

KRI I Gusti Ngurah Rai 332

PKR 10514 class, Kapal frigat produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KN 321 Pulau Nipah

KN Pulau Nipah 321 Bakamla, kapal 80 m produksi PT Citra Shipyard, Batam

KRI Bung Karno 369

KRI Bung Karno 369 produksi PT Karimun Anugrah Sejati

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Torani 860

Kapal patroli 40 m produksi beberapa galangan kapal di Indonesia, telah diproduksi diatas 10 unit - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

X18 Tank Boat Antasena

Tank Boat Antasena produk kerjasama PT Lundin dengan Pindad - Indonesia Teknologi

Sentry Gun UGCV

Kendaraan khusus tanpa awak dengan sistem robotik yang dirancang PT Ansa Solusitama Indonesia - Indonesia Teknologi

MT Harimau 105mm

Medium tank dengan kanon 105 mm produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Badak FSV 90mm

Kendaraan tempur dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

MLRS Rhan 122B

Kendaraan militer multilaras sistem roket Rhan 122B produksi PT Delima Jaya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

MCCV

Mobile Command Control Vehicle (MCCV) kerjasama dengan PT PT Bhinneka Dwi Persada - Indonesia Teknologi

Ganilla 2.0

Kendaraan khusus dapur lapangan produksi PT Merpati Wahana Raya - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Maung 4x4

Kendaraan taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Turangga APC 4x4

Kendaraan militer taktis produksi PT Tugas Anda dengan chassis kendaraan Ford 550 - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

ILSV

Kendaraan taktis Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) produksi PT Jala Berikat Nusantara Perkasa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Minggu, 05 Agustus 2012

Waduk Ditutup, Tiga PLTA Berhenti Operasi

KEBUMEN: Waduk Wadaslintang dan Sempor di Kebumen, Jawa Tengah, sejak 1 Agustus lalu sudah mulai ditutup total.

Penutupan waduk tersebut karena sudah tidak ada sawah yang membutuhkan air irigasi serta persiapan musim tanam 1 Oktober mendatang.

Apalagi, saat ini volume waduk telah menurun drastis. Air Waduk Sempor menyusut hingga 70% dan Waduk Wadaslintang menyusut 40%.

Kepala Bidang Irigasi Dinas Sumberdaya Air Energi dan Sumberdaya Mineral (SDA ESDM) Kebumen Muchtarom, Minggu (5/8), menyatakan bahwa volume di kedua waduk pada musim kemarau ini merosot cukup tajam.

Untuk Wadaslintang saat sekarang volume waduk mencapai 263,5 juta meter kubik (m3), padahal pada Maret silam volume waduk bisa mencapai 413,46 juta m3. Volume air Waduk Sempor kini mencapai 12,1 juta m3 atau menyusut dibandingkan kondisi Maret yang volumenya masih mencapai 39,8 juta m3.

Dengan penutupan kedua waduk, operasional tiga PLTA berhenti yakni PLTA Wadaslintang dengan kapasitas 16 megawatt (MW), PLTA Pajengkolan 1,4 MW, dan PLTA Sempor 1,1 MW.

Saat ini, itu digunakan untuk pemeliharaan PLTA serta perbaikan saluran irigasi. "Penghentian saluran irigasi juga dimasuksudkan agar air dapat dihemat sehingga mampu memasok kebutuhan irigasi pada awal musim tanam Oktober mendatang," katanya. (LD/OL-5)

(Media Indonesia)

UGM Kembangkan Jerami Fermentasi Pengganti Pakan Hijauan

http://static.republika.co.id/uploads/images/square/pakan-ternak-_120804232336-427.jpgREPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA--Kelompok Peneliti Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta mengembangkan jerami fermentasi sebagai pakan ternak sapi pengganti hijauan.

"Pemanfaatan pakan jerami fermentasi ditujukan untuk membantu peternak yang kesulitan mendapatkan pakan hijauan pada saat musim kemarau," kata Koordinator Kelompok Peneliti Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yanuartono di Yogyakarta, Sabtu.

Selain itu, menurut dia, petani juga diajak untuk memanfaatkan limbah jerami yang melimpah saat musim panen padi tiba. Dengan demikian, peternak tidak mengalokasikan waktunya lagi untuk mencari rumput dan bisa memanfaatkan waktu luangnya untuk bekerja lainnya.

"Pakan jerami fermentasi dibuat dengan cara cukup sederhana, yakni jerami kering dicampur polar dengan perbandingan 10:2 dan ditambahkan air secukupnya. Campuran jerami dan polar itu dimasukkan ke dalam tabung untuk dilakukan fermentasi selama satu pekan," katanya.

Ia mengatakan pakan itu mempercepat penyerapan sari makanan dalam tubuh sapi, karena sapi membutuhkan waktu fermentasi terhadap seluruh makanan yang ditampung di dalam rumen. Dengan pakan alternatif itu fermentasi sudah dilakukan lebih dulu.

"Jumlah pemberian pakan pada sapi setiap harinya minimal 10 persen dari total berat badan. Jika pakan yang diberikan kurang dari 10 persen, maka akan berisiko mengganggu sistem kesehatan reproduksi sapi," katanya.

Menurut dia pemanfaatan jerami fermentasi sebagai pakan sapi yang merupakan aplikasi hasil diseminasi teknologi tepat guna itu telah disosialisasikan pada kelompok ternak Sidodadi, Dusun Kepuh Kulon, Wirokerten, Banguntapan, Bantul.

"Kegiatan itu dilakukan melalui penyuluhan kesehatan reproduksi dan pemanfaatan jerami fermentasi sebagai pakan sapi. Kegiatan itu merupakan program pendampingan peningkatan kualitas dan kapasitas ternak," katanya.

(Republika)

Sabtu, 04 Agustus 2012

Siswa SMA Mengubah Asap Rokok Menjadi Oksigen

Ulah Dua siswa SMA Negeri 3 Semarang ternyata tidak maen-maen. Mereka menoreh prestasi pada International Exhibition for Young Inventors (IEIY) 2012 di Bangkok, Thailand pada 28 Juni – 1 Juli lalu.  Mereka menciptakan sebuah alat yang mampu Mengubah Asap Rokok Menjadi Oksigen.

“Alat perubah Asap Rokok Menjadi Oksigen itu dinamai T-Box Application to Reduce the Danger Impact of CO dan CO2 in Smoking Room,” ungkap Hermawan Maulana, salah satu siswa pemenang IEIY 2012 dari SMAN 3 Semarang.

Hermawan mengatakan, ide tersebut datang lantaran kegelisahannya melihat para perokok yang semakin banyak. Untuk itulah, dia bersama timnya berulah membuat alat untuk memfilterkan karbondioksida (CO2) menjadi oksigen.

“Kendati sudah banyaknya disediakan smoking room diberbagai tempat-tempat umum, seperti swalayan dan lainnya, Herman melihat tempat tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik. Karena, dengan banyaknya jumlah perokok maka ruangan tersebut kemudian menjadi penuh asab rokok. Jadi, para perokok cenderung memilih merokok di luar dan akhirnya mengganggu orang lain,” jelasnya.

Menurut Hermawan, dengan alat tersebut asap rokok yang mengandung CO2 akan diuraikan menjadi oksigen. Dan oksigen itu akan dialirkan kembali pada ruang untuk merokok atau smoking room. Sehingga, para perokok betah dan bisa memanfaatkan secara maksimal ruangan tersebut.

Zihramma Afdi, rekan satu tim dengan Hermawan menjelaskan, alat yang semula disebut “Carbol Application” itu bekerja menghisap asap rokok masuk ke dalam mesin yang sudah dirangkai. “Kemudian, asap rokok tersebut diurai menjadi oksigen, filterisasinya juga meninggalkan karbon. Namun, berbentuk padat yang bisa dimanfaatkan kembali,” paparnya.

Awalnya, rasa minder itu datang ketika penemuan siswa SMAN 3 itu harus beradu dengan hasil penemuan siswa dari berbagai negara. Apalagi, stand yang mereka tempati berdampingan dengan siswa dari Jepang. Namun, alat ciptaan mereka ternyata mengalahkan penemuan- penemuan dari siswa berbagai negara di ajang tersebut.

Sementara, Hari Waluyo, Kepala SMAN 3 Semarang mengaku bangga atas prestasi siswanya. “Mereka berhasil mengalahkan pesaingnya dari China, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Filipina, Taiwan dan Jepang. “Kedua siswa ini duduk di Kelas XI IPA, mereka bisa menjadi teladan adik-adik kelasnya,” tandasnya.

(Bangka)

Helm 'Berpopok' Buatan Siswa SMP Dilirik Perusahaan Top

Jakarta - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) rutin mengadakan lomba karya inovasi anak sekolah. Siapa sangka, salah satu karya mereka dilirik perusahaan besar. Seperti yang terjadi pada seorang siswa SMP di Surabaya.

Linus Nara Pradhana, siswa SMP Petra Surabaya membuat inovasi Water Coated Helmet atau helm dengan lapisan popok. Karya ini mampu menyedot perhatian juri dan mendapat medali emas di ajang International Exhibition for Young Inventors (IEYI) di Bangkok, Thailand, beberapa waktu lalu.

Kepala Biro Kerjasama dan Pemasyarakatan Iptek (BKPI) LIPI Bogie Soedjatmiko Eko Tjahjono menerangkan, karya Nara dianggap terbaik karena sederhana dan mudah diaplikasikan. Tak heran, sebuah perusahaan besar pun melirik karya itu untuk dijadikan produk massal.

"Bahkan kata bapaknya sudah transaksi. Tapi itu rahasia pribadi, dia nggak mau disebut namanya. Wajarlah, namanya temuan seperti itu," kata Bogie saat berbincang dengan detikcom, Minggu (8/7/2012).

Menurut Bogie, karya Nara adalah salah satu dari 600 inovasi yang ikut serta dalam lomba yang digelar LIPI tiap tahun. Dari sekian banyak itu, dipilih tiga pemenang dan tiga finalis yang bertarung di ajang inovasi internasional.

"Yang dapat medali gold itu Nara, inovasi dia itu dia berfikir helm itu kalau dipakai kepanasan nggak bagus untuk otak. Nah bagaimana caranya supaya kepala itu tetap cool. Setelah dicoba beberapa metode, akhirnya dia pakai itu diaper bayi yang memantulkan panas, jadi helm itu nggak panas lagi," jelas Bogie bangga.

Helm itu seperti alat pelindung kebanyakan. Namun diberi lapisan berbahan popok yang tidak menyerap panas. Menurut Bogie, suhu di helm bisa turun seperlima dari sebelumnya.

"Kalau helm biasa sampai 40 derajat, ini bisa sampai 30-32 derajat," terangnya.

Selain Nara, ada sejumlah pelajar lain yang mendapat penghargaan di ajang International Exhibition for Young Inventors (IEYI) Ke-12 di Thailand ini. Mereka antara lain Hermawan Maulana dan Zihramna Afdi siswa kelas 2 SMA Negeri 3 Semarang dengan karya Carbofil Application for Carbon-Oxygen Separation in Smoking Room.

Untuk inovasi terakhir, kedua siswa menciptakan alat yang mengubah asap rokok menjadi oksigen. Tujuannya agar perokok kerasan di smooking room.

(Detik)

Anak SMA Ciptakan Sepatu ‘Bermata’ Bagi Tunanetra

http://images.solopos.com/2012/07/0707Sepatu-370x277.jpgJAKARTA- Dua siswa asal SMA 2 Yogyakarta, Muhammad Luqman dan Faishal Fuad Rahman, membuat alat bantu berjalan bagi penyandang tunanetra berupa sepatu ‘bermata’. Alat ini cukup sederhana dan biaya pembuatannya pun tak terlalu mahal.

Kepada detikcom, Faishal menceritakan bahwa sepatu ini menggunakan sensor inframerah sehingga para tunanetra tak perlu lagi menggunakan tongkat saat berada di dalam rumah atau jalur braille. Biaya produksi satu alat ini untuk sementara Rp 300 ribu.

“Tapi Rp 300 ribu itu masih handmade. Kalau diproduksi massal mungkin lebih murah,” kata Faishal, Jumat (6/7/2012).

Meski begitu, Faisha mengakui masih ada kekurangan di alat ini. Salah satunya adalah para penyandang tunanetra harus menggesek-gesekan kakinya lebih keras saat berjalan.

“Selain itu, mereka juga harus konsentrasi penuh saat berjalan,” terangnya.

Sepatu bernama Edges Shoes sebelumnya dilombakan dan mendapat medali perunggu di ajang lomba inovasi internasional di Thailand.

Selain Faishal dan Lukman, ada sejumlah pelajar lain yang mendapat penghargaan di ajang International Exhibition for Young Inventors (IEYI) Ke-12 di Thailand ini. Mereka antara lain Linus Nara Pradhana dengan karya Water-coated Helmet, serta siswa kelas 1 SMP Petra Surabaya dan Hermawan Maulana dan Zihramna Afdi siswa kelas 2 SMA Negeri 3 Semarang dengan karya Carbofil Application for Carbon-Oxygen Separation in Smoking Room.

Untuk inovasi terakhir, kedua siswa menciptakan alat yang mengubah asap rokok menjadi oksigen. Tujuannya agar perokok kerasan di smooking room.

(Harian Jogya)

Tokobagus.com Raih Penghargaan Toko Online Top 2012

JAKARTA, KOMPAS.com - Situs jual beli Tokobagus.com kembali meraih penghargaan. Situs jual beli yang pertama kali dikembangkan dari Pulau Dewata, Bali, itu memperoleh penghargaan Top Brand Award 2012 yang digelar Frontier dan Majalah Marketing.

"Ini tentu saja membanggakan sekaligus menghadirkan tantangan baru. Perkembangan sekaligus persaingan di masa mendatang akan semakin ketat," kata Manajer Humas Tokobagus.com, Ichwan Sitorus, di Jakarta, Sabtu (4/8/2012).

Penghargaan itu diberikan di Jakarta, Kamis (2/8/2012) malam. Ini menjadi penghargaan kedua bagi Tokobagus.com di tahun ini. Februari lalu, Tokobagus.com dinobatkan sebagai toko online paling popular. Oleh MarkPlus Insight dan Marketeers Magazine, Tokobagus memperoleh penghargaan The Most Popular Online Shop Brand di segmen situs niaga.

Top Brand 2012 dipilih berdasarkan survei. Hal itu dilakukan di delapan kota yakni Bandung, Jakarta, Makassar, Medan, Semarang, Surabaya, Balikpapan, dan Pekanbaru.

Total jumlah responden yang disurvei secara acak adalah 3.250 orang, dan total jumlah booster responden adalah 850 orang.

Sejak dibangun tahun 2005 di Denpasar, Bali, Tokobagus.com terus berkembang. Menurut Ichwan, saat ini mencapai jutaan iklan dengan pengunjung mencapai 800.000-1 juta per hari. Ini belum lagi pembaruan iklan baru setiap harinya yang mencapai 70.000-100.000 iklan.

"Trafik yang tinggi membuat nilai transaksi antara seller dan buyer Tokobagus.com juga meningkat, tercatat rata-rata perbulan nilai transaksi di Tokobagus.com mencapai Rp 1,4 triliun hingga Rp 1,5 triliun sepanjang tahun ini," kata Ichwan.

(Kompas)

Ini Dia Penyelenggara Televisi Digital di 5 Zona

http://assets.kompas.com/data/photo/2010/05/17/2151289p.jpgJAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) telah mengumumkan hasil seleksi lembaga penyiaran televisi digital di Indonesia. Hasilnya, ada beberapa stasiun televisi yang bisa bersiaran di 5 zona yang telah ditentukan.

Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kemkominfo Gatot S Dewa Broto menjelaskan seharusnya pengumuman penyelenggara televisi digital tersebut sudah harus diumumkan pada 23 Juli yang lalu.

Namun karena Tim Seleksi LPPPM (Lembaga Penyiaran Penyelenggara Penyiaran Multipleksing) Kementerian Kominfo masih memerlukan waktu sekitar beberapa hari untuk evaluasi, maka tim seleksi meminta perpanjangan hingga 30 Juli 2012.

"Pengunduran waktu penyampaian pengumuman tersebut sama sekali bukan karena adanya suatu alasan tertentu, namun lebih ingin obyektif, transparan dan tidak mengutamakan lembaga penyiaran tertentu, karena seluruh peserta memiliki hak yang sama untuk mengikuti seleksi sesuai peraturan yang berlaku," kata Gatot dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (31/7/2012).

 Berikut penyelenggara televisi digital di 5 zona:

1. Zona 4 (DKI Jakarta dan Banten)



No.

Nama Badan Hukum

Nama Sebutan di Udara

a.

PT Banten Sinat Dunia Televisi

BSTV

b.

PT Lativi Media Karya

TVOne

c.

PT Media Televisi Indonesia

Metro TV

d.

PT Surya Citra Televisi

SCTV

e.

PT Televisi Transformasi Indonesia

Trans TV


2. Zona 5 (Jawa Barat)

No.

Nama Badan Hukum

Nama Sebutan di Udara

a.

PT Cakrawala Andalas Televisi Bandung dan Bengkulu

ANTV Bandung

b.

PT Indosiar Bandung Televisi

Indosiar Bandung

c.

PT Media Televisi Bandung

Metro TV Jabar

d.

PT RCTI Satu

RCTI Network

e.

PT Trans TV Yogyakarta Bandung

Trans TV Bandung


3. Zona 6 (Jawa Tengah dan Yogyakarta)

No.

Nama Badan Hukum

Nama Sebutan di Udara

a.

PT GTV Dua

Global TV

b.

PT Indosiar Televisi Semarang

Indosiar Semarang

c.

PT Lativi Mediakarya Semarang-Padang

TVOne Semarang

d.

PT Media Televisi Semarang

Metro TV Jawa Tengah

e.

PT Trans TV Semarang  Makassar

Trans TV Semarang



4. Zona 7 (Jawa Timur)

No.

Nama Badan Hukum

Nama Sebutan di Udara

a.

PT Cakrawala Andalas Televisi

ANTV

b.

PT Global Informasi Bermutu

Global TV

c.

PT Media Televisi Indonesia

Metro TV

d.

PT Surya Citra Televisi

SCTV

e.

PT Televisi Transformasi Indonesia

Trans TV


5. Zona 15 (Kepulauan Riau)

No.

Nama Badan Hukum

Nama Sebutan di Udara

a.

PT RCTI Sepuluh

RCTI Network

b.

PT Surya Citra Pesona Media

SCTV Batam

c.

PT Trans TV Batam Kendari

Trans TV Batam


Selain itu, Tim Seleksi LPPPM juga menyebutkan, bahwa kepada peserta seleksi yang berkeberatan atas pengumuman hasil tersebut, diberikan kesempatan pada tanggal 31 Juli s/d. 2 Agustus 2012 untuk menyampaikan sanggahan secara tertulis yang ditujukan kepada Tim Seleksi LPPPM Pada Penyelenggaraan Penyiaran Televisi Digital Terestrial Penerimaan Tetap Tidak Berbayar (Free to Air).

(Kompas)

Facebook: Akun Palsu di Indonesia Termasuk Tertinggi

 Jumlahnya 83 juta akun dari seluruh dunia, yang terbagi menjadi tiga kategori.

http://www.beritasatu.com/media/images//medium/02062012231355.jpgJika anda mengunakan nama palsu untuk akun Facebook anda, atau membuat profil tersendiri bagi hewan kesayangan misalnya, atau punya profil (akun) lain yang digunakan untuk login ke situs lain, maka anda melanggar aturan Facebook. Tepatnya, anda termasuk salah satu dari 83,09 juta akun palsu yang bakal dimatikan oleh Facebook.

Dalam salah sebuah update data terkait peraturan, yang dirilis Rabu (1/8) waktu setempat, perusahaan media jejaring sosial menyatakan bahwa sekitar 8,7% dari 955 juta total pengguna aktif bulanannya merupakan pemilik duplikasi atau akun palsu itu. Menariknya, Indoensia pun disebut termasuk memiliki jumlah tertinggi untuk pelanggaran ini.

"Di Facebook, secara umum kami punya komitmen yang benar-benar tinggi untuk menemukan dan menonaktifkan akun-akun palsu itu," ungkap Kepala Keamanan Facebook, Joe Sullivan, dalam sebuah wawancara dengan CNN. "Keseluruhan platform kami didasarkan pada orang-orang yang (harusnya) menggunakan identitas asli mereka," tambahnya.

Lantas, apa saja yang diperbuat oleh sebanyak 83 juta akun Facebook yang tergolong palsu itu? Menurut pihak Facebook lagi, ada yang tak berbuat salah dan ada yang memang sengaja melakukan pelanggaran dalam hal ini. Facebook pun telah memilah tiga kategori untuk akun-akun itu, yakni akun duplikasi, akun salah tempat, dan akun yang "tak diinginkan".

Akun duplikasi disebut sebagai yang terbanyak, yakni sekitar 4,8% (45,8 juta) dari seluruh pengguna aktif Facebook. Padahal menurut aturan Facebook, pengguna tidak diperbolehkan memilki akun personal lebih dari 1 (satu), atau bahkan membuat akun atas nama orang lain.

Sesuai aturan yang satu ini, maka orang tua yang membuat (dan mengelola) akun Faccebook atas nama anak-anak mereka yang masih kecil, sebenarnya tercatat melanggar dua regulasi sekaligus. Ya, soalnya anak usia di bawah 13 tahun sendiri memang tidak diizinkan punya profil/akun di Facebook.

Sementara itu, akun salah tempat (misclassified) juga terhitung cukup banyak, yakni mencapai 22,9 juta (2,4%). Tipe profil "non-manusia" seperti untuk perusahaan, hewan peliharaan, grup/organisasi dan lain-lain, memang diperbolehkan dibuat dan dikelola di Facebook, tetapi harus dalam bentuk Page, tanpa perlu kehilangan informasi yang dimilikinya.

Kategori ketiga adalah yang "terkecil" (sekitar 1,5% dari 955 juta akun), namun disebut sebagai yang paling menimbulkan masalah. Itu karena dari sekitar 14,3 juta akun "tak diinginkan" tersebut diyakini sengaja dibuat khusus untuk tujuan-tujuan pelanggaran, antara lain misalnya melakukan spam (menyampah), atau menyebar info yang dapat merugikan pengguna lain.

"Kami yakin bahwa persentase akun yang merupakan duplikasi atau palsu, jauh lebih rendah di negara-negara maju seperti Amerika Serikat atau Australia. (Sebaliknya) Jumlahnya lebih tinggi di negara-negara berkembang, seperti misalnya Indonesia dan Turki," ungkap pihak Facebook pula dalam berkasnya, sambil menjelaskan bahwa data itu adalah hasil riset sampling akun yang dilakukan oleh para pe-review khusus.

Pihak Facebook menegaskan bahwa mereka senantiasa (akan) mematikan setiap akun palsu yang diketahui keberadaannya. Namun dengan alasan "safety and security", meski menghapus segala informasi terkait nama akun itu dari mata publik, Facebook tidak akan benar-benar menghapusnya dari server mereka.

Dikatakan, akun yang sudah dimatikan itu nantinya akan berstatus "terkatung-katung" non-aktif, dengan pemiliknya tak bisa berbuat apa-apa terhadap konten di dalamnya (foto, video, postingan dan lain-lain). Pemilik akun bahkan disebut tak bisa meminta salinan datanya ke Facebook.

Sementara, sesuai aturan dasar di Facebook, jika akun anda telah dinonaktifkan, anda tak bisa lagi membuat akun yang baru tanpa mendapatkan persetujuan dari Facebook. Tapi, benarkah demikian?

(Berita Satu)

Minggu Depan, Bandung Bakal Dibanjiri Inovasi

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/28/1628239p.jpg
Menristek Gusti Muhammad Hatta.
JAKARTA, KOMPAS.com - Minggu depan, Bandung bakal dibanjiri inovasi. Dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas), akan digelar RITech Expo sekaligus karnaval dan diskusi teknologi.

Peayaan hakteknas tahun ini merupakan yang ke-17. Perayaan Hakteknas dimulai sejak tahun 1995, peringatan terbang perdananya pesawat anak bangsa N-250 Gatotkaca. Tahun ini, tema Haktenas adalah "Inovasi untuk Kemandirian Bangsa" dengan tagline "Bandung Lautan Iptek".

Sejumlah acara akan digelar, salah satunya RITech Expo yang akan diadakan mulai 8-11 Agustus. RITech Expo akan memamerkan sejumlah inovasi dari lembaga riset pemerintah, universitas dan pihak lain.

Dalam kurun waktu yang sama, akan digelar juga Karnaval Kreatifitas IPTEK. Karnaval akan diikuti Bus Listrik Nasional, Panser PT Pindad, Mobil Kedaruratan Nuklir, Mobil Nuklir Pangan untuk Kesehatan, Buggy Car karya SMKN 8 Bandung, Pesawat UAV Badan Informasi Geospasial dan lainnya.

Konferensi International Triple Helix Conference X juga akan digelar pada 8-10 Agustus 2012. Sementara itu, akan dilakukan pula peresmian Program Pisar Airbone Campaign PT Dirgantara Indonesia pada 8 Agustus 2012.

Tema Inovasi untuk Kemandirian Bangsa yang dipilih tahun ini berkaitan dengan upaya untuk memacu riset yang menyelesaikan permasalahan bangsa, mengembangkan kerjasama antara lembaga riset atau perguruan tinggi, industri teknologi dan penggunanya serta pemerintah.

Menteri Roset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta dalam konferensi pers Jumat (3/8/2012) mengatakan, "Kita saat ini punya 7 fokus riset nasional. Semua kita laksanakan dan kembangkan."

Selain itu, Gusti juga mengatakan, "Kami ingin menggugah bangsa Indonesia. Sebetulnya banyak produk-produk yang sudah dihasilkan. Kami berharap masyarakat mau memakai produk kita sendiri."

(Kompas)

Karnaval IPTEK Indonesia Unggulkan Roket dan Mobil Listrik

http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2012/02/13295043241823445786.jpg
Roket LAPAN
Kementerian Riset dan Teknologi akan menyelenggarakan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) di Bandung pada 8-11 Agustus 2012. Karnaval ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) itu bertujuan, sebagai pemicu motivasi bagi perkembangan inovasi bangsa.

"Kami ingin menggugah bangsa Indonesia bahwa sebetulnya banyak produk-produk yang dihasilkan. Kami berharap masyarakat mau memanfaatkan produk kita sendiri," papar Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta di Jakarta, Jumat sore (3/8/2012).

Dengan semakin banyaknya orang yang memanfaatkan produk buatan dalam negeri, menurutnya, pelan-pelan kualitas produk akan berubah menjadi semakin baik.

Dia menambahkan, inovasi di dalam karnaval Hakteknas ada tujuh bidang penelitian yang dijadikan fokus, yaitu pertanian dan ketahanan pangan, energi, kesehatan, obat, ICT, nanoteknologi serta pertahanan.

 Roket dan Mobil Listrik

Dari sekian banyak inovasi teknologi yang akan dipamerkan di karnaval Hakteknas, dua yang diunggulkan adalah mobil listrik dan roket. Inovasi roket tersebut masih dalam tahap uji coba. Nantinya ini diharapkan bisa dipakai untuk meluncurkan satelit buatan sendiri.

"Target kami, pada 2014 roket ini sudah bisa meluncur sampai jarak tiga digit kilometer. Jarak ini penting, karena untuk meletakkan satelit kita di luar angkasa minimal harus di ketinggian 100 kilometer," jelas Gusti.

Sedangkan untuk mobil listrik, ia menyayangkan tipe city car masih belum selesai digarap. Walaupun begitu, Gusti menilai mobil listrik yang dikembangkan di Indonesia sudah cukup baik. "Kesiapan kita di mobil listrik sudah ada di tingkat lima dari sembilan level," imbuhnya.

Pengembangan mobil listrik tersebut selanjutnya akan dilakukan dengan fokus pada beberapa teknologi inti, seperti desain, propolsi dan transmisi, baterai, serta alat charger. "Soal propolsi dan transmisi, ini masih banyak impornya. Baterai juga impor. Tapi perlu diketahui, di internasional pun baterai perkembangannya masih minim," pungkasnya. (adl)

(Okezone)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More