blog-indonesia.com

N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

N 219

Pesawat karya anak bangsa, kerjasama BUMNIS diproduksi PT DI - Indonesia Teknologi

Drone LEN

Drone Bersenjata karya LEN - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KN Tanjung Datu 1101

KN Tanjung Datu 1101 Bakamla, kapal patroli 110m produksi PT Palindo

KRI I Gusti Ngurah Rai 332

PKR 10514 class, Kapal frigat produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KN 321 Pulau Nipah

KN Pulau Nipah 321 Bakamla, kapal 80 m produksi PT Citra Shipyard, Batam

KRI Bung Karno 369

KRI Bung Karno 369 produksi PT Karimun Anugrah Sejati

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Torani 860

Kapal patroli 40 m produksi beberapa galangan kapal di Indonesia, telah diproduksi diatas 10 unit - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

X18 Tank Boat Antasena

Tank Boat Antasena produk kerjasama PT Lundin dengan Pindad - Indonesia Teknologi

Sentry Gun UGCV

Kendaraan khusus tanpa awak dengan sistem robotik yang dirancang PT Ansa Solusitama Indonesia - Indonesia Teknologi

MT Harimau 105mm

Medium tank dengan kanon 105 mm produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Badak FSV 90mm

Kendaraan tempur dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

MLRS Rhan 122B

Kendaraan militer multilaras sistem roket Rhan 122B produksi PT Delima Jaya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

MCCV

Mobile Command Control Vehicle (MCCV) kerjasama dengan PT PT Bhinneka Dwi Persada - Indonesia Teknologi

Ganilla 2.0

Kendaraan khusus dapur lapangan produksi PT Merpati Wahana Raya - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Maung 4x4

Kendaraan taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Turangga APC 4x4

Kendaraan militer taktis produksi PT Tugas Anda dengan chassis kendaraan Ford 550 - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

ILSV

Kendaraan taktis Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) produksi PT Jala Berikat Nusantara Perkasa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Jumat, 01 Juli 2011

Mengintip Masa Depan Perdagangan di Era Internet

INILAH.COM, Jakarta – Tak dipungkiri, saat internet kian marak, beragam aktivitas mulai bergeser, termasuk belanja dan hal semacamnya. Salah satu solusinya melalui situs penawaran harian.

Melalui situs penawaran, pengguna internet bisa bertransaksi secara praktis dan hemat. Saat di XXI Lounge Plaza Senayan, Jakarta, situs penawaran harian DealKeren mengungkap, pengguna bisa melakukan penghematan 50%-90%.

Selain itu, perusahaan yang telah memiliki anggota sebanyak 300 ribu itu menyatakan, tiap bulannya, penghematan yang bisa diperoleh mencapai total Rp3 miliar.

“Penawaran-penawaran unik membuat kami berhasil mendapat 65% pangsa Indonesia,” ujar CEO DealKeren Adrian Suherman saat diwawancara INILAH.COM, Kamis (30/6).

Menurut data situs tempat 300 merchant berpromosi itu, sejak pertama muncul di Agustus hingga kini, transaksi per bulan terus meningkat, dari US$10 ribu (Rp86 juta) menjadi US$250 ribu (Rp 2,15 miliar) saat ini.

Selain itu, pria yang akrab disapa Adrian itu berambisi mendapat tambahan penawaran 100-150 penawaran tiap bulan dan memiliki satu juta anggota di akhir tahun.

Untuk itu, Adrian mengaku memakai strategi memberi harga murah di awal kemudian ditingkatkan ke yang lebih mahal. Stategi ini dilakukan guna menarik lebih banyak anggota.

Di saat sama, Adrian mengumumkan, DealKeren resmi diakuisisi LivingSocial, perusahaan penawaran terbesar dunia. “Akuisisi ini memungkinkan kami memberi lebih banyak nilai tambah untuk anggota dan mitra usaha,” tutupnya. [mor]


• Inilah

Mi Instan Kaya Zat Besi dari Universitas Brawijaya

TEMPO Interaktif, Malang - Laboratorium Food Production and Training Centre (FPTC) Fakultas Ilmu dan Teknologi Pertanian (FITP) Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, Jumat siang pekan lalu, 24 Juni 2011. Suasana hiruk-pikuk. Ada yang sedang membungkus aneka kudapan, ada yang memasak, ada pula yang sedang melayani pembeli.

Selain sebagai penghasil makanan olahan, FPTC juga berfungsi sebagai toko. Di tempat ini, mahasiswa dan dosen FITP bisa menjual makanan atau minuman hasil inovasinya. "Kami mencoba menjual mi instan di tempat ini. Saya yakin laku keras," kata Meidina Nurfitrasari, mahasiswa semester VIII FITP yang sedang memasak di dapur FPTC.

Meidina Nurfirasi baru saja menemukan mi instan kaya akan zat besi. Meneliti bersama Ricki Setiawan dan Maya Mukti yang sama-sama mahasiswa FITP, mi instannya berasal dari campuran tepung terigu, singkong, ubi jalar kuning, belut, dan tempe. "Semua dari bahan lokal," ujar Meidina.

Penelitian 3 mahasiswa ini dimulai lima bulan lalu. Berawal dari keinginan mereka mengikuti kompetisi pangan antarmahasiswa sedunia yang diadakan oleh Institute of Food Technologists (IFT). Tema kompetisi tersebut adalah cara menanggulangi kekurangan zat besi melalui pangan di negara berkembang.

Awal penelitian dimulai dengan studi literatur selama sebulan. Mereka menemukan belut dan tempe banyak mengandung zat besi. Dalam banyak literatur disebutkan, kandungan zat besi dalam belut dan tempe mencapai sekitar 25-30 persen.

Dalam studi literatur, Indonesia tercatat sebagai negara yang paling banyak mengkonsumsi mi setelah Cina. Pada 2009, jumlah mi yang dikonsumsi orang Indonesia sebanyak 139,3 juta bungkus dan meningkat menjadi 144 juta bungkus pada 2010.

Setelah menemukan jenis makanan yang akan diproduksi, mereka kemudian mempelajari cara membuat mi.

Ternyata, dibutuhkan bahan lain, selain belut dan tempe, yakni tepung terigu. Mereka berpikir mi yang akan diproduksi tak akan banyak berbeda dengan mi pada umumnya jika campurannya hanya tepung terigu.

Mi buatan Mei dan dua temannya ini dibuat dalam kemasan 70 gram dengan kandungan zat besi sebesar 40 persen. Soal bentuk, tergantung selera. Bisa bulat atau kotak. Mi juga bisa dibuat basah atau kering. Namun, trio mahasiswa ini memilih membuat mi kering agar tahan lama. "Masa kedaluwarsanya 6 hingga 8 bulan," kata Ricki.

Kerja keras mereka tak sia-sia. Dalam Kompetisi Teknologi Pangan se-Dunia 2011 yang digelar oleh IFT di New Orleans, Lousiana, Amerika Serikat, 11-14 Juni 2011 lalu, mereka sukses.

Penelitiannya yang diberii judul "Melawan Masalah Kekurangan Zat Besi Melalui Produksi Mi Instan Kaya Zat Besi dengan Memanfaatkan Bahan-Bahan lokal" berhasil menyabet juara pertama. Sedangkan juara kedua diraih oleh tim dari Universitas Gadjah Mada Yogtakarta dan juara ketiga disabet oleh tim dari Institue of Chemical Technology India.

Menurut dosen pembimbing mahasiswa, Agustin Krina Wardani, keunggulan mi buatan mahasiswa FITP ini terletak pada besarnya kandungan zat besi. Selain itu, produknya akan digemari masyarakat karena mi merupakan produk yang populer dan menggunakan bahan-bahan lokal. "Produk mereka bisa membantu program pemerintah dalam mengatasi masalah kekurangan zat besi dan mendorong peningkatan produk pertanian," katanya.[BIBIN BINTARIADI]


• TEMPOInteraktif

Toko Buku Indonesia Pertama di iPad

Aplikasi "Gramedia.com for iPad" merupakan toko buku Indonesia pertama di iPad. Dengan aplikasi ini, Anda dapat membeli buku-buku secara online dengan harga jual 75 persen dari harga jual di toko buku Gramedia

KOMPAS.com — Kompas Gramedia melalui Kompas.com membuat terobosan baru dengan meluncurkan aplikasi "Gramedia.com for iPad". Melalui aplikasi ini, Anda bisa membaca buku-buku berkualitas dari berbagai penerbit dalam Kelompok Gramedia di iPad.

Terobosan ini tentu saja membuat senang para penggemar buku. Anda bisa membeli buku berbahasa Indonesia lewat iPad dan membacanya kapan saja, di mana saja.

Selama ini, aplikasi iPad untuk membeli buku secara online baru dibuat pengembang luar. Sebut saja misalnya Kobo, Free Books, dan iBook (aplikasi yang sudah built-in di iPad). Namun, kita tidak bisa menemukan buku-buku berbahasa Indonesia.

Kehadiran aplikasi "Gramedia.com for iPad" ini akan memenuhi rasa dahaga membaca para penggemar buku-buku Indonesia. Buku-buku yang sudah Anda unduh, bisa Anda simpan di "Library".

Aplikasi ini bisa diunduh lewat App Store. Nah, Anda akan menemukan buku-buku yang sudah diterbitkan berbagai penerbit yang tergabung dalam Kelompok Gramedia.

Anda tidak bisa membaca buku ini gratis secara keseluruhan. Hanya bab pertama saja yang gratis (free first chapter), selebihnya jika Anda ingin membeli, Anda tinggal membelinya secara online. Harga setiap buku di "Gramedia.com for iPad" ini 75 persen dari harga jual di toko buku. Anggaplah Anda membalik-balikkan halaman buku ini untuk tahu apa isi buku ini.

"Untuk tahap awal, aplikasi 'Gramedia.com for iPad' menyediakan produk buku dari berbagai penerbit Kompas Gramedia. Berikutnya, buku-buku dari penerbit lain juga akan dapat dibeli di toko buku online ini. Selain buku, dalam waktu dekat 'Gramedia.com for iPad' juga akan menawarkan majalah, tabloid, dan koran dalam bentuk replika digital," kata Edi Taslim, Business General Manager Kompas.com, Jumat (1/7/2011).

Rekomendasi: Nah, jika Anda penggemar buku sejati, aplikasi "Gramedia.com for iPad" adalah jawabannya. Anda wajib mengunduhnya! (Robert Adhi Ksp)


• KOMPAS

Mau IT Indonesia Maju, Isolasi Insinyur

Jakarta (ANTARA News) - Ada berapakah insinyur yang dicetak Indonesia setiap tahunnya?

Indonesia hanya mencetak sekitar 27,5 ribu sarjana teknik tiap tahunnya, coba bandingkan dengan negara yang memiliki penduduk banyak seperti China yang mencetak sekitar 600 ribu insinyur tiap tahunnya, India 400 ribu insinyur dan Brasil 45 ribu insinyur.

"Ketersediaan insinyur di Indonesia masih kurang jika dilihat dari tuntutan teknologi dan ekonomi saat ini," kata Ir. Muhammad Said Didu, Komisaris Utama PT Merpati Nusantara ketika menjadi pembicara dalam seminar "Building Managerial and Leadership Competencies for Engineers" di gedung PPM Manajemen di Jakarta, Kamis (30/6).

Padahal, teknologi dan industri memegang peranan penting dalam memajukan perekonomian suatu negara sebut saja Amerika Serikat, Jerman, Jepang dan sosok penting dibalik kemajuan teknologi negara tersebut adalah ketersediaan insinyur yang kompeten dan banyak.

Menurut sebuah laporan dari The National Academies di AS menyebutkan sebesar 85% pertumbuhan pendapatan perkapita di AS disebabkan oleh kemajuan teknologi.

Oleh karena itu, dia mengusulkan sebaiknya keberadaan insinyur dan dikumpulkan di satu tempat atau kota sehingga mereka lebih fokus luntuk menciptakan inovasi teknologi untuk Indonesia.

"Alangkah baiknya, kita mengumpulkan insinyur dan ekonom Indonesia di satu kota dan mengisolasi mereka untuk menemukan inovasi teknologi terbaik untuk indonesia," katanya.

Said Didu prihatin Jakarta menjadi tumpuan kota politik, sosial, dan teknologi. Hal itu, kata dia, berbeda dengan apa yang terjadi di India. Di India, setiap kota memiliki tumpuan yang berbeda-beda, politik ada di New Delhi, sosial atau hiburan ada di Bombay, sedangkan teknologi di sekitar kota-kota tersebut.

"Jadi, jika ada masalah politik di Delhi, hal itu tidak ada akan menular ke kota-kota lainnya yang menopang industri. Hal itu tentu berbeda dengan di Jakarta, jika di Jakarta ada masalah politik, ya sudah, hal itu akan berdampak ke semuanya," katanya.

Selain itu, pemerintah harus fokus mencetak insinyur lokal yang berkompeten dan lebih menggunakan tenaga mereka dibanding merekrut insinyur asing untuk memajukan industri Indonesia.

Satu hal lagi, Dia (Said Didu) menekankan pemerintah harus memberikan renumerasi terhadap profesi insiyur di Indonesia karena peran insyur yang sangat penting.

"Tidak ada satu negara yang mengabaikan insinyur," katanya.

Seminar itu dihadiri juga oleh Andi Ilham Said, Ph.D Direktur Utama PPM Manajemen, Ir. Amir Sambodo. MBM Staf Khusus Menko Perekonomian, Ir. Rinaldi Firmansyah, MBA, CFA Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk dan Ir. Martiono Hadianto, MBA, Presiden Direktur PT Newmont Pacific Nusantara.(Adm/S026)


• ANTARAnews

Puluhan Tim Ikuti Kontes Robot

Ilustrasi/Anak Membuat Robot (ANTARA/Arief Priyono)

Semarang (ANTARA News) - Puluhan tim dari berbagai sekolah di Jawa Tengah, Rabu, mengikuti kontes robot bertajuk "Robot Race" yang digelar di Mal Ciputra Semarang.

Sebanyak 34 tim dari TK hingga SMA mengikuti lomba dalam berbagai kategori, yakni TK kategori "Building Instruction Aeroplane", kelas 2-3 SD kategori "Land Yacht", kelas 4-6 SD kategori "Racing Car", serta SMP dan SMA kategori "Move The Egg" hingga "Grab The Ball".

Kategori dasar hingga senior yang diikuti siswa SMP dan SMA memperlombakan robot yang mampu bergerak mengikuti garis lurus hingga zig-zag, memindah telur, dan menangkap bola. Sedangkan TK dan SD memperlombakan merakit robot sederhana dari lego.

Humas Panitia Penyelenggara "Robot Race", Septi, menyebutkan para peserta berasal dari beberapa sekolah tidak hanya wilayah Semarang tapi hingga Jepara dan Kudus, di antaranya SMA Krisna Mitra, SMA Dominicus Savio, dan SMA Karang Turi.

Ia mengemukakan kegitan yang biasa diadakan oleh Robo Kidz, Computer and Robotic Learning Center tiap tahun ini memang sengaja dilaksanakan untuk mengisi waktu liburan dan diselenggarakan setiap Juni atau Juli.

"Peminat kontes robot ini lumayan baik, terbukti dengan banyaknya peserta yang mendaftarkan diri menjadi peserta, mungkin karena kontes robot jarang dilaksanakan di Semarang," katanya.

Ia mengemukakan, robot selama ini memang belum banyak dikenal masyarakat Indonesia khususnya Semarang.

"Perkembangan robot di Semarang memang agak tertinggal dibandingkan dengan kota lain seperti Surabaya, namun jika dibandingkan dengan Kota Solo bisa dikatakan setara," katanya.

Ia mengatakan bahwa faktor biaya menjadi kendala para peminat dunia robot untuk lebih menekuninya.

"Untuk bisa membuat robot sederhana, kira-kira dibutuhkan biaya sekitar Rp2,5 juta, dan robot "NXT" yang punya keahlian tertentu dan bisa dijalankan bisa mencapai Rp6 juta," katanya.

Untuk pembelajaran, tambahnya, bisanya digunakan lego untuk meminimalisir biaya dan pengaplikasian awal.

Pihaknya mengaku mulai memasukkan kegiatan merakit robot ini ke sekolah-sekolah dalam kegiatan ekstrakulikuler dan rutin menyelenggarakan acara ini sebagai upaya untuk lebih mengembangkan dunia robot di kalangan masyarakat khususnya pelajar.

Salah satu orang tua peserta dari Semarang, Fatimah, mengaku sangat senang dengan kegiatan kontes robot ini karena dapat membantu kreativitas serta mengasah kemampuan anak.

"Selain itu kegiatan seperti ini dilakukan saat libur sekolah sehingga anak-anak bisa memanfaatkan kegiatan liburan dengan kegiatan positif tidak hanya dihabiskan di rumah," katanya.

Ia mengatakan anaknya yang duduk di kelas 2 SD Nasima baru kali ini mengikuti kontes dan memang sudah mempunyai hobi dengan dunia robot.

Ia berharap kegiatan seperti ini lebih sering dilangsungkan untuk memajukan dunia IT di Semarang dan tidak perlu belajar jauh untuk bisa merakit robot.


• ANTARAnews

Pemilik Ponsel di Indonesia Belum Terlindungi SMS Spam

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG -Lebih 50 persen pengguna ponsel di Indonesia dipastikan menerima SMS spam setiap harinya. SMS spam atau sering disebut SMS sampah, tidak lain adalah pesan singkat yang tidak diinginkan pemilik ponsel.

Sekretaris Jenderal Indonesia Telecomunications Users Group (IDTUG), Muhammad Jumadi, mengatakan, selama ini para pemilik ponsel hanya bisa pasrah atau bersikap pasif karena tidak bisa mencegah masuknya SMS spam tersebut.

"Sebagai konsumen, pemilik ponsel bisa saja merasa terganggu. Sebab beberapa SMS spam dikirim berulang kali. Apalagi sebagian SMS spam yang sumbernya tidak jelas, kadang menyampaikan informasi menyesatkan. Ironisnya, sampai sekarang belum ada regulasi yang mengatur tentang SMS spam ini," kata Jumadi, saat ditemui di sela sebuah diskusi tertutup di Aston Tropicana Hotel, Kamis (30/6/2011) siang.

Menurut Jumadi, di negara-negara Eropa, pemilik ponsel telah dilindungi perusahaan operator seluler dari SMS spam. Namun perusahaan operator seluler di negara-negara tersebut harus berinvestasi membeli alat anti-sms spam yang harganya ratusan miliar rupiah.


• Tribunnews

2 Siswa Sumut Ikuti Kontes Mekanik Se Indonesia

Siswa di Medan sedang mengikuti seleksi untuk kontes mekanik se-Indonesia

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN
-
Sebagai produsen sepeda motor terkemuka, Honda mempunyai kewajiban moril untuk memajukan kualitas mekanik yang ada di Indonesia. Caranya, Honda menggelar kontes mekanik yang pesertanya dari siswa terbaik se-Indonesia.

Hal itu disampaikan Technical Service Manager CV. Indako Trading Company Min Hian, selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara, Kamis (30/6/2011). Menurutnya, dengan terlaksananya kegiatan ini sekaligus untuk menguji keterampilan otomotif antar siswa se-Indonesia.

"Sebanyak 46 siswa ini datang dari berbagai penjuru Tanah Air. Mulai dari Aceh, Medan, Jakarta, Surabaya, Bandung, Makasar, Balikpapan, Samarinda, sampai Menado. Kami mencanangkan kegiatan ini menjadi kegiatan rutin tahunan sebagai bentuk tanggung jawab sosial kami untuk menyampaikan informasi teknologi di bidang pendidikan,” ujar Min Hian di kantornya, Medan, Kamis.

Acara yang digelar oleh Service Advisor PT Astra Honda Motor (AHM) bekerjasama dengan main dealer Honda, sengaja dilakukan untuk meningkatkan kompetensi di bidang teknik sepeda motor.

Dijelaskannya, sebagai manufaktur dan distributor sepeda motor terbesar di Indonesia, AHM tidak hanya memproduksi dan mendistribusikan produknya. AHM juga berkomitmen memberikan transfer teknologi sepeda motor yang berkembang pesat ke dunia pendidikan, khususnya pada sekolah yang memiliki jurusan teknik otomotif.

Technical skill contest untuk siswa SMK ini merupakan satu bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan di bidang pendidikan. Selain uji keterampilan, kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya pengetahuan siswa tentang teknologi sepeda motor.

Ditempat yang sama, Tison Mikael Sinaga yang berasal dari SMK 1 Medan Putri dan Ade Endro Susilo yang berasal dari SMK Negeri 1 Lubuk Pakam terpilih mewakili Sumatera Utara. Mereka mengalahkan sekitar 136 kandidat yang mengikuti kegiatan Gebyar SMK Sumatera Utara.

Sebagai bentuk dukungan bagi pengembangan SMK, selain memberikan bahan uji praktek dan teori beserta peralatan dan fasilitas kerja bagi kegiatan Gebyar SMK, Honda juga memberikan kesempatan peserta yang memenangkan kontes Otomotif SMK untuk menjadi perwakilan dari Sumatera Utara.


• Tribunnews

Indonesia Bakal Miliki Bandar Antariksa di Enggano, LAPAN Mulai Lakukan Survei

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mulai melakukan beberapa survei terkait rencana pembangunan bandar antariksa di Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu. "Dalam waktu dekat tim akan survei di Pulau Enggano,ini merupakan tindaklanjut dari penandatanganan MoU yang dilakukan Pmprov Bengkulu dengan LAPAN 2010," terang Kepala Bapeda, Provinsi Bengkulu, Edi Waluyo, Kamis.

Survei tersebut meliputi kawasan konservasi, status hutan, kondisi geografis, dan sekaligus komunikasi awal antara LAPAN dan masyarakat Pulau Enggano.

Hasil survei itu merupakan kebutuhan untuk melengkapai pembuatan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Rencana Kelola Lingkungan (RKL), dan Upaya Kelola Lingkungan (UPL)
Survey penting dilakukan karena LAPAN akan mencari penyesuaian tata ruang, dan seminimal mungkin tidak mengganggu ekosistem Enggano yang diketahui rapuh.

Selanjutnya, Edi Waluyo menambahkan dalam MoU belum dikatakan sharing apa yang akan dilakukan antara LAPAN dan Pemerintah Provinsi Bengkulu, namun Bengkulu telah mengalokasikan beberapa hektar lahan untuk keperluan pembangunan bandar antariksa itu.

Edi menekankan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini akan diutamakan, sosialisasi akan terus dilakukan semuanya kembali kepada masyarakat Enggano, jika mereka sepakat daerahnya akan dibangun bandar antariksa maka program akan berlanjut begitu pula sebaliknya.

Diharapkan dengan adanya Bandar antariksa di Enggano masyarakat Bengkulu akan dapat mengakses beberapa ilmu pengetahuan yang penting dalam dunia antariksa, dan juga dapat berimbas pada perbaikan ekonomi rakyat.


• Republika

Cara Mudah Berantas Virus Cinta

Jakarta - Virus lokal bernama Siggen yang bertemakan cinta akan memblokir seluruh file berekstensi .zip, .rar dan .exe. Tujuannya, agar aplikasi antivirus tidak dapat mengapus program jahat ini.

Namun setelah mengetahui ciri komputer yang terjangkit, ternyata ada beberapa cara sederhana untuk membasmi virus tersebut. Seperti yang dalam keterangan yang diterima detikINET dari vaksincom, Kamis (30/6/2011). Caranya dimulai dengan:

1. Matikan proses virus yang aktif di memori. Sebagai informasi virus ini dibuat dengan menggunakan program Visual Basic (VB), sehingga relatif mudah untuk mematikan proses virus yang sedang aktif dengan menggunakan tools KillVB. Silahkan download tools tersebut di alamat berikut.

2. Perbaiki registry yang sudah di ubah oleh virus. Virus ini cukup banyak melakukan perubahan pada registry Windows, untuk mempercepat proses perbaikan copy script di bawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama REPAIR.INF. Install file tersebut dengan cara :

klik kanan REPAIR.INF
Kemudian pilih [INSTALL]

Berikut script yang harus disalin:

[Version]

Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del
[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Classes\.zip,,, "winzip"
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

[del]

HKCU, Software\noF i T r I on Computer
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\noF i T r I on Computer
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Services\noF i T r I on Computer
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\App Management\ARPCache\noF i T r I on Computer
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, AudioSystem.exe
HKCU, Software\Policies\Microsoft\Windows\system, DisableCMD
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoClose
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoFind
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoFolderOptions
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoControlPanel
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoRun
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NosaveSettings
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoStartMenuMorePrograms
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoViewContextMenu
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoViewonDrive
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableMsConfig
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableRegistryTools
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableTaskMgr
HKCU, Control Panel\Desktop,SCRNSAVE.EXE
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, AudioSystem.exe
HKLM, SOFTWARE\noF i T r I on Computer
HKLM, SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\Installer, DisableMSI
HKLM, SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\Installer, LimitSystemRestoreCheckPointing
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\0000.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Ahnlab.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\ansavd.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\attrib.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Avas.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\AVG.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Ccapp.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\cclaw.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\ccleaner.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Cleaner.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\cleanmgr.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\DriverDetective.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\DriverScanner.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Fixinstall.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\folderlockbox_setup.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Free Fire Screensaver.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Hunter.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\install.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\install_flash_player.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\ISUNIST.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Kaspersky.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\keygen.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\limeware.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\LNKSTUB.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\mobsync.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\MSOOBE.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\msra.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\NAPSTAT.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\NETSETUP.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Nip.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Nipsvc.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Niu.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Njeeves.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\NOD32krn.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\NOD32kui.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Norman.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Norton.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Nvccf.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Nvcoas.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Nvcod.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Nvcsched.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Panda.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMV-RTP.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\ppclean.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Procexp.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regdir.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Restore my files.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\rminstall.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\RSTRUI.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\SecurityConfig.exe.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\setup.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Smadav 2009 Rev. 3.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\SmaRTP.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Sophos.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\symantec.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\st5unst.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\supercleaner.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Task.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Taskkill.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\tasklist.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\tfnotice.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Tiny.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Trend.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\TrendAntiVirus.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Trojan Hunter.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Trojan.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\TrojanHunter.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\TweakUi.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Unins.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Unins000.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Uninst.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Uninstall.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\unlocer.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\unlocker.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\UNWISE.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Upd.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Update.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\V2iBrowser.exe.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\VProConsole_.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\WinHIIP.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\unwise32.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\youtubesetup.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\ypsr.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\ypsrru.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Zanda.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Zlh.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\ZoneLabs.exe

3. Munculkan seluruh file yang disembuyikan oleh Windows dengan cara Folder Option, lalu ke tabulasi View kemudian centangkan opsi show hidden files and folder.

4. Hapus file yang dibuat oleh virus termasuk di USB Flash. Untuk mempercepat proses penghapusan, Anda dapat menggunakan fungsi Search/Find dari Windows dengan kata kunci *.exe dan *.scr. Tapi ingat, jangan sampai salah menghapus file.

File yang dibuat oleh virus ini memiliki ciri-ciri, berukuran 76 KB, tidak menyertakan icon, tipe file Application atau Screen Saver. Setelah itu kemudian hapus file berikut ini:


  • OBE.sacura [semua drive]
  • Autorun.inf [semua drive]
  • Folder [-], semua drive
  • Folder [Kasihku], semua drive
  • Folder [Koleksi ScreenSaver], semua drive
  • C:\WINDOWS\system32\blank.htm
  • C:\Documents and Settings\%user%\http_www.patah-hati.com

Untuk pembersihan optimal, sebaiknya scan dengan menggunakan antivirus yang up-to-date, atau bisa menggunakan tools gratis Dr.Web CureIt yang bisa didapat melalui link berikut.
( eno / ash )


• detikInet

Jangan Sembarangan Jual Gadget Online

BlackBerry Selundupan (detik)

Jakarta - Tak ada yang salah dengan membeli perangkat elektronik di luar negeri. Yang salah adalah ketika gadget tersebut dibawa masuk ke Indonesia untuk kemudian dijual lagi.

Menurut Kepala Humas dan Pusat Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika Gatot S. Dewa Broto, segala perangkat elektronik yang diperdagangkan di Tanah Air itu harus memenuhi sejumlah persyaratan. Tidak bisa asal menjual, terlebih yang berasal dari luar negeri.

Aturan tersebut salah satunya adalah harus adanya buku panduan manual dalam bahasa Indonesia yang dipayungi UU Perlindungan Konsumen. Kemudian wajib pula melalui pengujian standarisasi dari Balai Besar Alat dan Perangkat Telekomunikasi Ditjen Sumberdaya, Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Kominfo.

Perangkat yang diuji di bawah wewenang Kominfo sendiri tidak hanya berupa perangkat telepon. "Mulai dari tablet PC, mesin fax, hingga laptop juga melalui Kominfo. Alat telekomunikasi yang dimaksud tidak cuma ponsel, laptop memancarkan WiFi juga kami uji," kata Gatot.

"Setelah pengujian itu dilakukan dan dinyatakan lulus, maka tipe perangkat tersebut berhak mendapatkan sertifikasi yang dipegang importir dan stiker yang ditempelkan di setiap tipe perangkat tersebut," lanjutnya kepada detikINET, Kamis (30/6/2011).

Aturan ini sesuai dengan pasal 52 di UU Telekomunikasi. Dimana berbunyi :"Barang siapa memperdagangkan, membuat, merakit, memasukkan atau menggunakan perangkat telekomunikasi di wilayah Negara Republik Indonesia yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan atau denda paling banyak Rp 100.000.000".

Lebih spesifik lagi ditekankan pada peraturan Menteri Kominfo no 29 tahun 2008 tentang sertifikasi alat dan perangkat telekomunikasi. "Kesimpulannya, apapun nama alatnya kalau itu digunakan, dibuat dan dirakit di Indonesia itu harus memenuhi sertifikasi dan labelling (stiker) sesuai aturan," tukas Gatot.

Masyarakat pun diimbau untuk menyadari hal ini dan tidak sembarangan melakukan transaksi gadget yang berasal dari luar negeri. Terlebih di ranah online yang kian menjamur forum jual-beli. Yang pasti, pastikan dulu bahwa perangkat tersebut sudah sesuai aturan.

"Jika ternyata tidak ada sertifikat dan stiker, sudah pasti itu melanggar aturan. Jika mereka yang selama ini tidak ketahuan, ya itu tengah bernasib baik saja," tukas Gatot.

Jual iPad Ditangkap

Sebelumnya, dua pria di Jakarta ditangkap pihak kepolisian lantaran dituding menjual iPad yang tidak resmi di Indonesia, melalui forum online Kaskus. Keduanya kini terancam pidana 5 tahun penjara.

Kasus ini bermula ketika tersangka menawarkan 2 unit iPad 3G WiFi 64 GB di forum jual beli Kaskus. Entah karena apa, tawaran ini membuat anggota polisi Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan.

Lantas, seorang anggota polisi, Eben Patar Opsunggu diterjunkan untuk menyamar sebagai pembeli. Transaksi pun dilakukan pada 24 November 2010 di City Walk, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Saat pertemuan dilangsungkan, Randy membawa 6 iPad miliknya dan 2 iPad milik Dian. Namun, saat Eben memastikan tidak ada buku petunjuk berbahasa Indonesia dan tidak ada stiker Ditjen Ditjen Sumberdaya, Perangkat Pos dan Informatika, Eben langsung mengaku sebagai petugas Polda Metro Jaya.

Sejurus kemudian, Randy dan Dian ditangkap dengan dibantu dua petugas polisi lainnya yang juga berada di tempat kejadian. Kasus ini pun sekarang bergulir di PN Jakarta Pusat.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Endang, mendakwa keduanya melanggar Pasal 62 Ayat (1) juncto Pasal 8 Ayat (1) Huruf j UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen karena tidak memiliki manual book berbahasa Indonesia.

Lalu, Pasal 52 juncto Pasal 32 Ayat (1) UU Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, karena iPad belum dikategorikan sebagai alat elektronik komunikasi resmi. Ancamannya pidana penjara paling lama 5 tahun penjara.( ash / fyk )


• detikInet

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More