⚓️ Siapkan Workshop Baru
(Jatim now)
Raksasa industri pertahanan maritim, PT PAL Indonesia, mulai menancapkan kuku bisnisnya lebih dalam di wilayah pesisir Jawa Timur.
Memomentumkan hari jadinya yang ke-46, perusahaan plat merah ini resmi mengambil alih pengelolaan area workshop di Paciran, Lamongan, sebagai bagian dari strategi memperkuat kapasitas produksi kapal nasional.
Langkah ekspansi ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) area workshop dari PT Lamongan Marine Industry kepada PT PAL Indonesia di Desa Sidokelar, Sabtu (18/4/2026).
Penandatanganan prasasti Tugu Identitas oleh jajaran direksi menjadi simbol bahwa operasional manufaktur PAL kini punya titik tumpu baru di Lamongan.
Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menyatakan bahwa pertumbuhan industri kapal tidak boleh meninggalkan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
Menurutnya, kehadiran fisik perusahaan di wilayah baru harus berdampak langsung pada kualitas hidup warga.
"Kemajuan industri ini mesti berjalan lurus dengan perbaikan ekonomi warga sekitar. Kami memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi agar anak-anak muda di sini punya peluang lebar untuk sukses. Harapannya, mereka nanti yang akan memajukan daerahnya sendiri sekaligus memperkuat industri maritim kita," ungkap Kaharuddin di sela acara.
Selain urusan manufaktur, PT PAL juga mulai memikirkan daya dukung lingkungan di area operasional barunya. Hal ini dibuktikan dengan jalinan kerja sama dengan Universitas Trunojoyo Madura untuk menjaga ekosistem pesisir.
Kaharuddin menilai, menjaga keseimbangan alam adalah komitmen jangka panjang agar aktivitas industri tidak merugikan nelayan dan warga lokal.
Kehadiran unit usaha di Lamongan ini diproyeksikan bakal menyerap tenaga kerja dan menghidupkan ekosistem usaha mikro di sekitar galangan.
Sebagai bentuk syukuran atas dibukanya fasilitas baru tersebut, perusahaan menggelar pesta rakyat dan bazar makanan yang melibatkan pedagang setempat.
Dengan tambahan fasilitas workshop di Lamongan, PT PAL Indonesia kini memiliki ruang gerak yang lebih luas untuk mengejar target penyelesaian proyek-proyek kapal strategis, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun pesanan pasar global. Selain i dia.
(Jatim now)Raksasa industri pertahanan maritim, PT PAL Indonesia, mulai menancapkan kuku bisnisnya lebih dalam di wilayah pesisir Jawa Timur.
Memomentumkan hari jadinya yang ke-46, perusahaan plat merah ini resmi mengambil alih pengelolaan area workshop di Paciran, Lamongan, sebagai bagian dari strategi memperkuat kapasitas produksi kapal nasional.
Langkah ekspansi ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) area workshop dari PT Lamongan Marine Industry kepada PT PAL Indonesia di Desa Sidokelar, Sabtu (18/4/2026).
Penandatanganan prasasti Tugu Identitas oleh jajaran direksi menjadi simbol bahwa operasional manufaktur PAL kini punya titik tumpu baru di Lamongan.
Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menyatakan bahwa pertumbuhan industri kapal tidak boleh meninggalkan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
Menurutnya, kehadiran fisik perusahaan di wilayah baru harus berdampak langsung pada kualitas hidup warga.
"Kemajuan industri ini mesti berjalan lurus dengan perbaikan ekonomi warga sekitar. Kami memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi agar anak-anak muda di sini punya peluang lebar untuk sukses. Harapannya, mereka nanti yang akan memajukan daerahnya sendiri sekaligus memperkuat industri maritim kita," ungkap Kaharuddin di sela acara.
Selain urusan manufaktur, PT PAL juga mulai memikirkan daya dukung lingkungan di area operasional barunya. Hal ini dibuktikan dengan jalinan kerja sama dengan Universitas Trunojoyo Madura untuk menjaga ekosistem pesisir.
Kaharuddin menilai, menjaga keseimbangan alam adalah komitmen jangka panjang agar aktivitas industri tidak merugikan nelayan dan warga lokal.
Kehadiran unit usaha di Lamongan ini diproyeksikan bakal menyerap tenaga kerja dan menghidupkan ekosistem usaha mikro di sekitar galangan.
Sebagai bentuk syukuran atas dibukanya fasilitas baru tersebut, perusahaan menggelar pesta rakyat dan bazar makanan yang melibatkan pedagang setempat.
Dengan tambahan fasilitas workshop di Lamongan, PT PAL Indonesia kini memiliki ruang gerak yang lebih luas untuk mengejar target penyelesaian proyek-proyek kapal strategis, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun pesanan pasar global. Selain i dia.
👷 Jatimnow
0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.