Kamis, 21 Maret 2013

Basarnas Bentuk Pasukan Khusus

Jakarta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendukung Badan SAR Nasional (Basarnas) meningkatkan kemampuan dan kapasitas. Basarnas juga diharapkan semakin kreatif dan inovatif agar penyelamatan jiwa manusia makin terarah.

Bentuk dukungan SBY berupa peninjauan langsung stand Basarnas saat Presiden membuka pameran pertahanan International Defense Dialogue (JIDD) 2013 di JCC, Jakarta, Rabu (20/3). “Tingkatkan upaya pertolongan manusia dan segera kerjakan jika masyarakat membutuhkan,” perintah Presiden kepada Kepala Basarnas Letjen Mar Alfan Baharudin.

Kabag Humas Basarnas Didi Hamzar mengemukakan, pihaknya memang terus mengembangkan diri dan berinovasi, antara lain dengan membentuk “telepon darurat” (Emergency Call 115). Dengan emergency call itu, siapapun bisa telepon ke Basarnas untuk menyampaikan bencana apa saja yang terjadi. Dari situ kemudian dikirim tim yang melakukan penanganan.

Bentuk peningkatan lain adalah membentuk Basarnas Special Group (BSG) pasukan khusus yang siap bereaksi cepat atas apa yang terjadi. Mereka yang segera menindaklanjuti telpon pengaduan di 115.

“Saat ini masih terbatas ada di pusat dengan jumlah 68 orang. Ke depan, kami akan bentuk 1 batalyon yang mencapai 600 orang. Mereka nantinya akan tersebar di daerah-daerah,” ujar Didi.

Selain itu, Basarnas juga sedang mengembangkan sistem deteksi dini satelit. Dengan sistem itu bisa diketahui di mana lokasi atau kejadian yang sedang terjadi bencana. (aby)


Teks: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meninjau stand Basarnas di pameran pertahanan International Defense Dialogue (JIDD) 2013 di JCC, Jakarta, Rabu (20/3). Tampak Presiden tengah mendengarkan keterangan Kabag Humas Didi Hamzar disaksikan Ka Basarnas Letjen Alfan Baharudin.(aby)


  Poskota  

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More